Les 200 premières lignes.
Ya, Pak. Aku sangat mengerti, Pak.
Situasi kadang berjalan seperti itu.
Baik, Pak. Akan kulakukan. Kau bisa mengandalkanku.
Anak-anak, ayo keluar. Waktunya hadiah penugasan.
- Aku datang! - Aku juga datang!
Foto, video, dan daftar putar.
Tak sebaik tubuh hangat di tempat tidurmu
tapi ini harus cukup sampai aku bertemu denganmu lagi.
Tunggu, Ashley. Biar kuambil!
Darien, aku takkan pergi ke Med.
AL akan mengirim kami ke Arktik.
Arktik? Itu gila.
Uji cuaca dingin pada sistem senjata baru.
Semuanya rahasia dan akan terjadi dengan sangat cepat.
Kami akan benar-benar dilarang memakai radio.
Tak ada surel, telepon.
Berapa lama?
Enam bulan, mungkin lima.
- Sudah kuduga. - Ini tur terakhir Ayah selama beberapa saat.
Setelah itu Ayah akan sangat sering berada di rumah
sampai kalian muak pada Ayah. Ayah berjanji.
Duduklah.
Apa kau membungkus ini sendiri?
Ya.
Ini dari pertandingan kejuaraan.
Letakkan di samping tempat tidur Ayah.
Ayah suka sekali, Kawan. Ini sangat bagus.
Terima kasih.
- Ini cantik. - Ini bukan peraturan
jadi aku tahu Ayah tak bisa memakainya.
Bagaimana kalau Ayah simpan di saku depan
seragam Ayah tepat di atas jantung?
Aku butuh bantuan jika ada yang bisa mendengarku di luar sana.
Aku ada tepat di luar...
Aku butuh bantuan. Kumohon.
Jika kau bisa mendengarku...
Kusuruh mereka istirahat.
Kupikir aku mau melihat apa yang terjadi di dunia luar.
Banyak bunyi statis.
Ya, apapun yang mungkin kau dengar di luar sana
takkan menyenangkan.
Ayahku punya set radio tua di kabinnya
dan kupikir mungkin jika Darien...
Ini hari jadi kami.
Kau tak pernah kemari.
Tidak.
Kurasa Christine takkan mencariku.
Ayolah.
Sebelum kita pergi, hubungan kami agak kacau.
Saat aku akhirnya bisa menghubunginya
setelah kita mengangkat EMCON, ia memberitahuku soal Lucas.
Kehilangan seorang putra itu satu hal
tapi menghadapinya sendiri...
Tak ada yang bisa kaulakukan.
Bukan itu yang ingin ia dengar.
Aku takkan mengganggumu.
Masih ada kesempatan, Mike.
Bagi kita semua.
Jordan!
Di samping! Lempar!
Aku terbuka!
- Di sini! - Itu yang kuinginkan.
Ayo, Miller. Kukira kau bisa berguling.
- Ya, aku bisa. - Kau bisa, ya?
Ya, ampun. Itu bola terakhir kita.
Bagus, Kawan.
Jadi, kenapa Costa Rica?
Dr. Scott butuh primata untuk menguji vaksinnya.
Tampaknya ada penangkaran monyet beberapa mil ke hulu.
Ia tak punya vaksinnya, kan?
Ia sedang mengerjakannya. Sementara itu, kita maju.
Menurutmu akan ada pantai?
Aku butuh pantai saat ini.
Apa ini?
Bukankah ini ada dalam daftar untuk dibangun kembali?
Ya, Pak.
Kepala Teknisi menaruh HT di situ
tapi kita kehabisan suku cadang.
Mereka menambal semuanya bersama-sama dari nol.
Ia dibaringkan di bangsal medis
dan jika gasket itu rusak sekarang, maka itu salahku.
Tak ada yang boleh berhenti berjaga sampai ini selesai.
Apa ada yang dengar itu?
- Dengar apa, Pak? - Ia tak mendengkur.
Ini messdeck untuk calon perwira
walau kurasa kau mungkin akan makan
bersama para opsir di bangsal.
Astaga. Tempat ini penuh sekali.
Aku tak tahu bagaimana kalian sanggup bertahan.
Kalian sudah empat bulan di kapal ini sekarang?
- Hampir lima bulan. - Lima?
Bu.
Ia lezat.
Benar, kan?
Ceria sedikit, Bung. Aku hanya mau bilang.
Ini akhir dunia, kan?
Tak ada salahnya menyebarkan sedikit cinta
- dan aku bukan marinir. - Ya, tapi mereka marinir
yang berarti tak boleh bergaul akrab. Titik.
Aku mengerti.
Hei. Dimana lab?
Mungkin mengunjungi ilmuwan itu.
Ia warga sipil, kan?
Aku tak percaya harus sekamar denganmu.
Serius. Dimana lab?
Aku perlu melengkapi analisa rangkaian
tiga untaian virus yang diketahui:
virus purba, virus Mesir
dan sampel yang kuambil dari kapal pesiar itu.
Lakukan yang harus kaulakukan, tapi harus kaulakukan sendiri.
Takkan kubiarkan ia kembali ke lab.
Percayalah padaku. Quincy adalah orang terakhir
yang mau kulihat saat ini, tapi aku membutuhkannya
dan kita hampir berhasil.
Orang itu coba menginfeksi seisi kapal ini.
Kau tak mendengarkanku.
Prosedur ini tak bisa kulakukan sendiri.
Bagaimana dengan Dr. Rios?
Aku yakin ia dokter kapal yang hebat
tapi aku butuh ahli bioinformatika yang sangat terlatih
selama beberapa jam saja.
Aku berjanji takkan membiarkan ia mendekati apapun
yang bisa membahayakan kapal.
Apa maumu?
Aku berhasil merangkainya.
Ketiga untaian itu.
Tadinya aku tak yakin mampu melakukannya
dengan peralatan yang ada, tapi datanya sudah masuk.
Dan kau memerlukanku untuk menganalisa itu.
Ya.
Dengar, Quincy. Aku turut berduka atas yang kau dan keluargamu alami.
Atas kematian Kelly.
Dan tentu saja Ava.
Aku tahu tak ada yang bisa kukatakan
tapi aku juga tahu kau mengerti
dunia butuh kita saat ini.
Tolong jangan ceramahi aku, Rachel.
Aku sudah muak dengan sikap berjiwa besarmu.
- Aku tidak ceramah. - Dunia butuh kau
dan kau suka itu.
Quincy, apa yang kaukatakan?
Aku tahu kau menderita
- tapi tak ada... - Sudah kukatakan padamu.
Sudah kukatakan padamu kita harus berbagi informasi
bahwa menyelinap ke Arktik bukan cara untuk melakukan ini
tapi kau suka hal "super rahasia".
Itu tidak adil karena kita berdua sepakat
Kau harus berjalan sendiri
ini satu-satunya cara yang kita ketahui.
dan menunjukkan pada semua orang betapa pandainya dirimu.
Quincy, kenapa kau berkata begini?
Wabah ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi padamu.
Rachel Scott menyelamatkan dunia.
- Ini bukan salahku. - Bukan, ini salahku
karena telah mengikutimu.
Apa sebenarnya yang kaupertaruhkan?
Kau tak punya keluarga, teman.
Kebenarannya, kau tak punya taruhan apapun di sini.
Kau tak tahu apa yang telah hilang dariku.
Pria yang datang ke kota dua kali dalam sebulan
tidak masuk hitungan.
Kau tak paham soal kehilangan
karena kau hanya peduli pada dirimu sendiri.
Bagaimana kau bisa berpikir bahwa penderitaanmu
lebih besar dari orang lain?
Ada sebuah kapal berawak penuh di luar sana
yang mengalami kehilangan sama sepertimu
tapi mereka tetap mencari cara untuk maju, sedangkan kau...
Kau pengecut.
Tidak lebih.
Mungkin lebih rendah dari itu.
Diplomasi bukan kelebihanmu.
Aku bahkan tak sanggup memandangnya.
Katamu kau tak bisa melakukan ini tanpanya
jadi dengan cara apapun
kita harus melibatkannya, kan?
Kau yang bicara padanya.
Aku memang kurang pandai berurusan dengan orang.
Apa itu?
Anjungan, ini MPA.
Ada suhu tinggi pada generator 1 dan 2.
Memulai bangsal isi tahap satu.
Beritahu Kapten Chandler kita perlu AC dan listrik
atau semuanya akan mati, dan cepat!
- Segera. - Sial.
Tidak, bukan itu. Lacak salurannya.
Kita tak bisa melaju dalam suhu ini.
Kita akan kepanasan!
Tarik penyaring itu. Ayo lihat apa yang terjadi.
Sial!
Kebakaran.
Kebakaran kelas B, mesin utama ruang dua.
Kebakaran, sediakan dari perbaikan lima.
DCA, ini Kapten. Apa statusnya?
Kuulangi. DCA, apa statusnya?
Tn. Chung! Semua baik-baik saja?
- Ya, Pak. Apinya sudah padam. - Apa situasi kita?
Bermula di penerimaan sistem servis air laut, Pak.
Sesuatu pasti merobek penyaringnya
dan tumbuhan laut masuk.
No comments yet. Be the first to leave one.