The Devil's Mark

The Devil's Mark (La marca del demonio)

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

Mark of the Devil 2020 NF WEB-DL
Un commentaire de Putra14
Netflix Retail.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publié le: 2020-03-28
Téléchargements: 16
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

PERSEMBAHAN NETFLIX

"Bukanlah kematian yang bisa terbaring selamanya.

Dengan berlalunya ribuan tahun yang aneh, bahkan Maut pun bisa mati."

Tak ada yang bisa kulakukan.

Kita tak bisa menguburnya di sini.

30 TAHUN KEMUDIAN

Bahasa Kanaan, serta bahasa Aram dan bahasa Ugarit,

semuanya adalah bagian dari subkelompok bahasa Semit Barat utara.

Baik.

Sekian untuk hari ini.

Kita akan bertemu lagi minggu depan.

Bagaimana tadi?

Bisa minta uang? Aku akan pergi.

Ke mana?

Makan malam dengan Diego, lalu pergi ke bar setelahnya.

Astaga, Camila, bukankah kita akan makan malam bersama?

Tapi ini hari Sabtu.

Melewatkan hari Sabtu dengan keluargamu tak akan membunuhmu.

Kita bisa menghabiskan hari bersama besok.

Kita bisa pergi ke mal.

Kita akan makan malam di rumah, lalu kau boleh pergi. Paham?

- Boleh undang Diego? - Tentu. Beri tahu dia.

- Hai. - Hai, Nyonya.

- Apa kabar, Diego? - Baik.

- Kau mau datang untuk makan malam? - Ya, aku mau.

Bagus, aku pulang dengan Diego, kita bertemu di rumah.

Baiklah.

Sampai jumpa.

Doktor, kami menerima manuskrip dari Durango. Bisa datang melihatnya?

Bisa Senin saja?

Aku ragu kau mau menunggu.

Ini pasti manuskrip tertua yang pernah kulihat.

Sulit kupercaya betapa terpeliharanya ini.

Siapa pembawanya dan apa tujuannya?

Ini diantar oleh kurir.

Ada yang sudah melihatnya?

Tak ada.

Tolong beri tahu Doktor, aku akan serahkan ringkasan rinci secepat mungkin.

- Akan kubawa. - Baiklah.

Terima kasih.

- Aku pulang! - Apa-apaan kau ini?

Dasar kau...

- Kau akan bekerja? - Ini mendesak, tapi tidak darurat.

Anak-anak?

Di kamar mereka.

Makan malam?

- Luis. - Ya?

Makan malam?

Ya, hampir siap, Sayang.

- Jangan tinggalkan itu di ruang keluarga. - Ya, Sayang.

Fernanda, awas!

Apa itu?

Pekerjaan. Tidak istimewa.

Tentu, Bu. Aku percaya.

Hei, Ibu serius.

Ibu tak suka kau memeriksa barang Ibu.

- Paham? - Terserah kata Ibu saja.

- Maaf, aku tak tahu kau di sini. - Jangan cemas. Ada apa?

Bukan apa-apa, hanya...

Aku ingin menunjukkan sesuatu dari...

- Aku akan ke sana. - Ya.

Tidak, tunggu.

Kau tak mau?

Mau, tapi agak aneh saat keluargaku di sini juga.

Jika ayahku buka pintu?

Apa itu?

Maafkan aku.

- Aku tak mau... Aku tak tahu kalian... - Itu bukan apa-apa.

- Apa kalian sudah melakukannya? - Belum.

- Kenapa lama? - Kau membuka pintu.

Aku bercanda.

- Aku tak mau melakukannya di sini. - Lalu? Di hotel?

Aku mengganggu?

Tidak... Tak pernah. Tidak. Aku menunjukkan buku ini kepada Camila.

Amat menarik. Ibu yang bawa.

Apa ini?

Tampak seperti Necronomicon.

Necronomicon itu apa?

Itu buku ritual untuk memohon kepada para leluhur.

- Book of the Dead. Pernah dengar? - Karya fiksi.

Lovecraft mengarangnya dalam kisahnya, di era 1920-an.

Itu menurutmu.

Apakah kau memohon kepada para leluhur?

- Tentu saja. - Berapa banyak?

- Lima. - Terhubung dengan salah satu?

- Jelas. - Kau sudah melakukan ritualnya?

Tidak. Aku mempertimbangkannya, tapi terlalu rumit.

Ini hanya untuk senang-senang. Kau terlalu serius soal ini.

Tidak! Semua bisa dan harus dihadapkan pada metode ilmiah.

Jika tidak, kau akan memercayai semua omong kosong.

- Itu bisa ditunjukkan. - Bagaimana jika kita coba?

Dengan begitu, bisa kita lihat apakah itu benar atau tidak.

Aku suka ide itu.

Baiklah.

Kita harus bergandengan.

- Lilin? - Hentikan omong kosong itu.

- Bahasa apa ini? - Latin.

Aku tak bisa bahasa Latin.

Biar kulihat.

Cepat baca.

"Dengan ini aku menawarkan tubuhku sebagai wadah untuk kegelapan, Ctulhu.

Dengan kata-kata ini,

kunyatakan kau hebat, Cthylla, putri Ctulhu...

Astaga!

Wow!

Tidak mungkin!

Lewat sini.

Selamat siang, Semuanya.

Namaku Karl Nüni.

Terima kasih sudah datang, Bapa.

Aku bukan pastor.

Lalu, bisa kupanggil apa?

Kau mengurungnya.

Tolong jangan sakiti ibuku.

Dia sudah tua.

Guadalupe Rodríguez, kau di sini?

Setan, tunjukkan dirimu.

Aku adalah Tuhanmu.

Buka pintunya, Bapa, buka!

Ibu!

Ibu!

Ibu! Kau apakan dia, Bedebah?

- Ibu! - Ibu.

Ibu baik-baik saja?

Ibu tak apa-apa?

Sakit?

Itu sudah cukup.

Semoga Tuhan membalasmu, Bapa.

Apa kabar, Bocah Putih?

Harganya naik?

Tidak, semua di situ.

Omong kosong, Jorge.

- Bisa kudapatkan lagi jika kau mau. - Lupakan saja.

Pergilah dalam damai.

Aku mendengarkan.

Berkati aku, Bapa, karena aku telah berdosa.

Katakan, Nak.

Nak?

Kau tak mau tahu bagaimana hasilnya?

Kau masih hidup.

- Itu menjawab pertanyaanku. - Kau mau ke mana?

Semua orang perlu menyingkirkan iblis mereka sendiri.

Bagaimana dengan keluarga itu? Baik?

Aku letih.

Mau sedikit penyegar?

Pada akhirnya, itu baik bagi kita berdua, bukan?

Kau tak akan pernah paham, kecuali...

Terserah pribadi masing-masing.

Kau juga tak akan pernah paham.

Kecuali...

Hei...

Karl...

Jangan tetap di kegelapan.

Nikmatilah.

ROMA, ITALIA, JERMAN

Fernanda?

Ada apa?

Ibu sudah melarangmu.

Maaf. Tak akan kuulangi.

Kami berangkat, Ayah.

Sempurna. Kalian tampak cantik!

- Telepon jika butuh sesuatu, ya? - Ya.

- Bergembiralah. Dah. - Dah.

Romina.

- Apa kabar? - Baik. Kau?

Apa kabar?

- Kita masih akan pergi berkemah? - Ayo cari minuman.

- Tiga tequila? - Tequila.

Pesan tiga tequila!

- Jangan tequila? Air saja. - Satu air.

Satu air.

- Hei, apa-apaan? Kami antre. - Dia mual.

Aku tak peduli. Antre!

- Diam, Jalang! - Aku tak peduli.

- Camila! - Hei!

- Camila! - Kau baik-baik saja?

Hei... Kau baik-baik saja?

Hei.

Sedang apa kau?

Apa?

Ayo.

Hai! Selamat pagi!

Aku mau!

- Jangan sampai kau terbakar. - Tidak...

- Pagi. - Pagi!

Hai. Sudah siap?

- Ya, kusajikan sekarang. - Aromanya lezat. Terima kasih.

Apa?

Hei, panggil saudarimu.

Bagus.

Camila, sarapan sudah siap.

Camila.

Hei, ayo. Bangunlah.

Mau kubawakan sarapan?

Camila...

Camila.

Kau tak apa-apa?

Cami!

Sayang?

Ayo, bangun.

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left