Bhooth Bangla

Bhooth Bangla (भूत बंगला)

Télécharger le sous-titre en Indonesian

Informations sur la version

Bhooth Bangla 2026 HINDI WEB-DL NF
Un commentaire de tedi
Retail NF | 2:43:00

Tags

webdl
Publié le: 2026-06-12
Téléchargements: 72
Malentendants: No

Aperçu des sous-titres Indonesian

Les 200 premières lignes.

FILM INI ADALAH KARYA FIKSI DAN DIMAKSUDKAN UNTUK TUJUAN HIBURAN.

KEMIRIPAN AGAMA, RITUAL, ATAU KEYAKINAN KEBETULAN. TAK MENYINGGUNG PIHAK MANA PUN.

TAK ADA HEWAN DISAKITI DALAM PEMBUATAN FILM INI. HEWAN DIBUAT MENGUNAKAN KOMPUER.

FILM INI TIDAK MENGAGUNGKAN ATAU MENDUKUNG KONSUMSI ALKOHOL

UNTUK MENGENANG GOVARDHAN ASRANI

KAMI AKAN MERINDUKANMU BRIJMOHAN BHATIA - ARUNA BHAITA

Hujannya tidak berhenti.

Kereta pasti sudah lewat.

Kita tanya ke siapa?

Ayo tanya penjaga stasiun.

Ayo.

Sini.

- Halo, Pak. - Pak.

Kereta pukul satu pagi sudah lewat?

Siapa dia?

Paman Kumbakaran.

- Halo. - Bangun, Pak.

Pak.

Apa kami ketinggalan kereta pukul satu?

Kereta harus tiba sebelum kalian ketinggalan.

Rel kereta kebanjiran.

Semua kereta terlambat.

Akan tiba pukul berapa?

Kalian akan tahu saat tiba.

Ayo. Dia terdengar seperti ayahku.

Hei!

Dingin sekali.

- Jassi, Kawan. - Ya?

Lihat, ada api unggun.

- Ayo ke sana. - Ya.

- Ayo. - Ya.

Paman, permisi. Dingin sekali. Boleh kami gabung?

Paman, orang sini?

Tidak mau bicara.

Kami datang dari Delhi untuk hadiri pernikahan teman.

Orang bilang bertahun-tahun lalu tak seorang pun bisa menikah di sini.

Pengantin wanita menghilang di hari pernikahannya.

Ada masa ketika hal itu terjadi.

Tapi itu bertahun-tahun lalu.

BEBERAPA TAHUN LALU

Pukul berapa ini?

Baru pukul tujuh. Jangan cemas.

Sampai di Lucknow dalam satu jam.

Pesawat berangkat pukul 23.30. Masih banyak waktu.

Apa yang terjadi?

Tak bisa lanjut. Pohon tumbang karena hujan lebat.

Kami harus tiba di Lucknow dalam satu jam.

Tak bisa lewat sini.

Beberapa pohon tumbang.

Lewat Mangalpur saja.

Mangalpur?

Bagaimana menurutmu?

Ikuti rute yang dia sarankan.

Harus mengejar pesawat.

Tapi… itu berbahaya, Pak.

Bahaya apa?

Pengantin baru dilarang

melewati rute itu.

Kenapa?

Orang bilang iblis suka menculik pengantin di sana.

Omong-kosong.

Kami tak percaya cerita semacam itu.

Ayo, jalankan busnya.

Ini bukan takhayul, Pak.

Aku dari Mangalpur.

Pengantin terakhir hilang 12 tahun lalu.

Sejak itu, tak seorang pun menikah di sini,

dan tak ada pengantin yang lewat sana.

Kita akan terlambat naik pesawat gara-gara ceritamu.

Sudah, putar busnya, ayo jalan.

Kenapa lagi sekarang?

Pak, bannya bocor.

Ya, ampun.

Semua harus turun.

Istirahatlah. Nanti aku panggil setelah ban diganti.

Ini dingin sekali.

Ke sini.

Duduklah sini. Aku ambilkan teh.

- Ya. - Sini, duduk.

- Ambil syal. - Ya.

Cuaca mendadak dingin hari ini.

Tak masalah. Minumlah teh panas ini.

Ibu Mertua.

Ya ampun!

Paman, tidak ada sinyal.

Sepertinya kita ketinggalan pesawat.

Ya ampun. Bencana apa lagi ini?

- Ini juga makin dingin. - Teh?

Ya, terima kasih.

Tetap denganku.

Sekarang aku paham kenapa kau bilang

Dushyant Maharaj tak mau menemui siapa pun.

Dokter bilang

dia kena penyakit menular parah.

Dia tidak keluar kamar selama 40 hari.

Terakhir kami bertemu di malam bulan purnama.

Dia ke istana untuk upacara pemujaan.

Dia bilang tidak enak badan.

Dia tidak keluar kamar dua hari, bahkan untuk makan.

Piringnya ditaruh di depan pintu kamar.

Pagi ini, waktu aku keluar, piring itu masih ada di sana.

Saat itulah aku sadar bahwa dia…

Dushyant Acharya pria yang hebat.

Tak seorang pun berada di sampingnya saat ajalnya.

Penasaran siapa yang ditakdirkan mewarisi semua kekayaan ini.

DEWAN COUNTY OXFORDSHIRE

Tirukan persis seperti yang aku ucapkan.

Ucapkan.

Ucapkan mantra dengan benar. Katakan.

Di mana kau menemukan orang tolol ini?

Di mana kau menemukan orang tolol ini?

Kau mengejekku?

Aku tak mengejek… kau yang suruh ulang ucapanmu.

Itulah yang kulakukan.

Panggil pengantinnya.

Shiela, bawa wanita itu.

Dia di sini.

Siapa yang mengantar pengantin?

Hanya ayah pengantin yang bisa mengantar dia untuk ritual ini.

BILL BRYSON SEJARAH SINGKAT TENTANG HAMPIR SEGALANYA

Berikan kalung bunga ke pengantin.

Bodoh… Pegang bunganya di tangan kanan.

Pakai tangan kanan, Arjun.

Kalungkan ke pohon, Nak.

Sekarang baluri pohon itu.

Pohonnya!

Pohon ini.

Pegang pedangnya.

Itu pedangnya.

Potong.

Potong pohon. Pohon itu!

Katakan yang jelas. Aku tak lakukan ini tiap hari.

Sulit dipercaya.

Potong pohonnya.

Maharaj, ini alasan pernikahannya terus terhambat.

Keluarga ini semuanya bermasalah.

Kini Meera dan Rahul… bisa menikah.

Pada hari Ekadashi, hari ke-11 bulan Kartik.

Artinya tanggal 13 November, di kalendermu.

Ayah.

Tempat pernikahanku berubah lagi.

- Bukan di Udaipur? - Bukan.

Karena Istana Udaipur dikelilingi oleh air.

Dan nenek Rahul takut air, jadi…

Kalau dia takut air, apa dia tidak mandi?

Arjun?

Bagaimana dengan Benteng Gujarat?

Feng shuinya buruk. Itu juga tidak mungkin.

Itu dia masalahnya.

Dari dulu aku tak setuju dengan pernikahan ini.

Aku setuju karena kau mencintai Rahul.

Kalau mau, mereka bisa menikah di neraka.

Telepon saja, dan aku akan lakukan ritualnya.

Omong-omong,

besok aku terbang ke Sydney untuk seminar.

Jangan meneleponku dengan pertanyaan.

Ayah.

Ini.

Kau belum bilang padaku apa keputusanmu tentang dia.

"Dengar, aku pria miskin."

"Aku cuma punya rumah ini."

Dengar, aku pria miskin.

Aku cuma punya rumah ini.

Benar.

Tapi dia punya beberapa pinjaman,

orang ajukan tuntutan hukum terhadapnya.

"Apa aku suruh dia pinjam uang?"

Apa aku suruh dia pinjam uang?

Biasanya, setelah sekolah, anak-anak belajar berbagai hal

yang membantu mereka dalam hidup.

Itu hal baru.

Apa yang dia lakukan?

Dia pergi menangkap anakonda.

Dia malah belajar taekwondo.

Terserahlah.

Siapa yang habiskan uang ayahnya untuk belajar berkelahi?

Ya!

Tentu, aku akan datang.

Tak ada siapa pun di telepon. Kau dengar semuanya, 'kan?

Atau kau ingin aku ulangi?

Dengar…

dia tetap anakku.

Setelah pernikahanmu selesai, aku akan membantunya.

Tapi jangan beri tahu dia.

Kalau tidak, dia akan pinjam uang lagi.

Kenapa kau tertawa?

Dadah.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Jangan beri tahu dia aku yang bilang, atau dia akan membunuhku, ya?

Apakah dia masih mencintaiku?

"Apakah dia masih mencintaiku?"

Masih.

Dengar, kalau ada yang bertanya tentang aku,

bilang saja aku sudah mati. Ayo coba katakan?

Aku mati. Dengar.

Bodoh.

Ya?

Kau tahu di mana aku bisa menemukan Nn. Meera Acharya?

Itu aku sendiri.

Nn. Acharya.

Commentaires

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left