पहली 200 पंक्तियाँ।
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Betty.
- Kau yang mengemudi, ya? - Ya.
LA JOLLA, CALIFORNIA
Kurasa cara terbaik menghadapinya adalah tetap tenang.
Harga jualnya salah.
Itu atas permintaanmu.
Seharusnya lebih tinggi karena masih dikonfirmasi juru taksir.
Baik...
Mungkin. Tapi jangan pusingkan itu.
Kita bisa dapatkan setengah dari permintaan
ditambah 20 ribu untuk perbaikan rumahmu,
lalu simpan energi untuk sidang berikutnya.
Ini sudah terjadi.
Aku tahu. Kau bilang terus.
Dia mau menjualnya.
Dia mau menjual rumah kami!
Tanpa peduli pendapat atau perasaanku.
Ini saranku.
Kita di sana sebentar saja.
Kita masuk, tanpa basa-basi, tanda tangani dokumen,
lalu keluar.
Begitu, ya?
Aku tak mau.
Tak mau apa?
Masuk ke sana.
Betty.
Hal terpenting dalam perceraian adalah bijak memilih.
Aku bukan pakar kehidupan,
tapi aku tahu ini…
Ada kalanya kau tak bisa menang.
Dan kau bersusah payah mati-matian,
dan inilah masa sulit itu.
Tidak bagi Dan Broderick.
Bahkan bagi Dan Broderick.
Aku berani jamin.
Aku tak mau ke sana.
Secara teknis dia ada dalam premis.
Secara teknis masih bisa.
Jika aku terbang seharian dari Beverly Hills ke San Diego,
dan klienku tak mau keluar mobil...
Aku akan turun, minta tanda tangannya, naik lagi...
Negosiasi dengan perantara.
Baiklah.
Atau mintalah dia berhenti bersikap konyol.
Selama 22 tahun menggeluti kasus hukum keluarga,
aku menghadapi banyak yang lebih konyol dari dia.
Walau situasi ini tak kuharapkan,
tapi ini tugasku.
Pasti kau maklum.
Dan karena klienmu juga pengacara,
pasti dia juga maklum.
Sudah kuperiksa.
Semua sesuai urutan.
Dia bilang apa?
Soal apa? Soal kau di sini?
Tak bilang apa-apa.
Jadi...
Aku mau pikir dulu.
Jangan.
Harus pikir dulu sebelum tanda tangani sesuatu.
Itu tak ada gunanya.
Jangan membuatnya benci.
Satu pembeli sudah hilang.
Betty, tolong dengarkan aku.
Ya.
Ya.
"Bijak memilih", ya?
Maaf, kau bilang itu, ya?
Sekarang merasa agak konyol?
Agak konyol?
Sekarang kau paham, ya?
Paham apa?
Betty.
Coral Reef rumah pertama kami.
Satu-satunya.
Rumah yang kami beli untuk keluarga.
Sejak meninggalkan rumah itu, aku tak tenang.
Sekarang, setengah dari nilainya harus kuberikan?
Juga 18.000 dolar untuk perbaikan rumah permintaan Dan,
yang kutinggali sendiri,
agar anak-anak bisa menginap.
Aku memahami kemarahanmu, ya.
Tapi itu harus dikendalikan,
disalurkan melalui jalur yang sah.
Harus.
Kita harus berkonsentrasi melanjutkan perpisahan menjadi perceraian,
berupaya mendapatkan aset dan tunjangan yang berhak kau dapatkan.
Kita harus fokus pada itu.
Aku tak bisa terus membela yang tak bisa dibela.
Jam berapa pesawatmu?
Semua rangka di jendela belakang sudah lapuk.
Dan ada lubang di pengecoran di kamar.
Ditambah...
kertas dindingnya basah. Astaga!
Kenapa belum ada perabot?
Di mana...
di mana lemarinya?
Di mana, meja kecil yang indah?
Sudah kuminta, tapi kata Dan,
aku harus buat daftar permintaan,
lalu baru perabot diberikan.
Daftar?
Sombong sekali.
Bagaimana dia bisa mengatur pembagian barang tanpa daftar?
Juga, hati-hati jalan di lantai dapur itu.
Linoleum itu kenyal.
Ayah, kami membelinya
karena pemandangan jalan ini indah.
- Kami tahu rumah ini akan dibongkar. - Ya.
Tapi kini Dan di rumahnya sendiri.
Lalu bagaimana?
Bisakah kami bertemu Tracy dan Jenny,
atau Dan perlu daftar untuk itu juga?
Tempat ini tak ada gunanya.
Aku heran kenapa dia membiarkannya.
Cucu kami...
Lelaki itu tak punya rasa hormat.
Halo?
Hai, ini Bob Monroe.
Ada kabar buruk.
Itu bukan yang aku suka.
Rumah Coral Reef sudah terjual.
Maaf.
Dan dapat panggilan.
Tadi pagi dia menghadap hakim.
Dia bilang apa?
Hakim tak menanyakan keberadaanku?
Dia menerapkan pemberitahuan empat jam.
Jadi, dengan atau tanpa kehadiranmu...
Aku tidak hadir.
di depan hakim, dia bilang sikapmu keterlaluan.
Sudah kuperingatkan...
Sebentar, ya.
Di mana dia?
Ayah ke penatu.
Ibu, jangan di sini!
Ibu tak berniat masuk rumahnya.
Ibu harus pergi.
- Dilarang di depan pintu, ya? - Ibu tahu sifat Ayah.
- Sudahlah. - Biarkan saja.
Tak usah turuti kemauannya.
- Bu, pergilah, ya? - Bahaya, Bu.
Ibu tetap di sini apa pun risikonya.
- Pergi, Betty. - Kenapa rumah milik kita...
- Tanya pengacaramu! - dijual tanpa persetujuanku?
Kau melanggar perintah pengadilan.
Perintah. Dan kau tahu itu.
ANGKUT SEMUA
REAL ESTAT CORAL REEF TERJUAL
BENSIN
- Betty! - Tidak!
- Keluar! - Ayah!
- Keluar! - Ayah, hentikan!
Panggil polisi!
Hentikan!
- Jenny, masuk! - Hentikan!
Panggil polisi!
Panggil polisi!
Hentikan!
Hentikan!
Putriku di dalam rumah bersama putriku yang lain.
Aku Dan Broderick, pemilik rumah.
Dr. Broderick.
Baik, bagaimana kenal wanita ini?
Dia istriku. Kami berpisah.
Pengadilan memerintahkan dia untuk menjauhi rumah ini.
Kau mau perintah itu ditegakkan?
Aku tahu ada protokol untuk panggilan ini,
tapi dalam situasi ini,
menurut pendapatku,
lebih baik dia diobservasi, daripada...
- Maksudmu rumah sakit? - Dia jelas tak bisa mengendalikan diri.
Kurasa dia harus dalam perawatan.
- Mungkin Klinik Scripps. - Ya.
RSJ terlalu jauh.
Aku tak punya hak istimewa,
tapi jika sudah ditentukan tempatnya,
hubungi aku, nanti kuutus seseorang.
Kemari, Bu.
Luruskan lengan.
Luruskan lengan.
Hebat.
- Tolong silangkan. - Ayo, masuk, Nak.
Ayo, Jenny.
Awas kepala, Bu.
Tracy, ayo. Masuk.
Tak usah buang waktu menungguku.
Tak ada yang bisa kukatakan.
Pasti itu tak benar.
Baiklah. Aku tak tahu alasanku di sini.
Baiklah, ada sesuatu yang ingin kau katakan?
Aku ingin bilang bukan aku yang gila, tapi dia.
- Ya? - Mantan suamimu.
Dia masih suamiku. Tapi, ya.
Maksudnya bagaimana?
Baik. Ceritakan saat mengendarai mobil ke rumahnya.
Tidak, ya, itu hal gila.
Aku memang lakukan itu.
Itu hal gila dan aku melakukannya,
No comments yet. Be the first to leave one.