Master Of The Shadowless Kick: Wong Kei-Ying

Master Of The Shadowless Kick: Wong Kei-Ying (擎天無影腳黃麒英)

Indonesian उपशीर्षक डाउनलोड करें

रिलीज़ जानकारी

Master of the Shadowless Kick Wong Kei Ying 2016 BluRay [ 1:38:42 ]
Master of the Shadowless Kick Wong Kei Ying 2016 HDTV [ 1:34:45 ]
टिप्पणी द्वारा H@w-to-kiLL
=========================================================== direct link web arsip sub Indo = http://bit.ly/List-Subtitle-Indonesia

टैग

BluRay
प्रकाशित: 2019-04-24
डाउनलोड: 42
श्रवण बाधित: No

Indonesian उपशीर्षक पूर्वावलोकन

पहली 200 पंक्तियाँ।

- Adaptasi dari Retail oleh - * H@w-to-kiLL *

Pada pertengahan abad ke-19...

Tiongkok penuh dengan korupsi...

Dihantui ancaman serangan asing...

Dilanda impor madat dan bencana alam...

Sungguh masa yang sulit.

Tabib Wong, tahun ini sedang musim kemarau.

- Aku hanya bisa membayar ini. - Simpan saja.

Anakmu kekurangan gizi. Belikan saja dia makanan bergizi.

- Ayah! - Ada apa, Fei-Hung?

Ayah dicari ibu.

- Apa yang ibumu inginkan? - Cepat, Ayah! Ayo!

Perlahan! Tunggu!

- Cepat! - Perlahan!

Fei-Hung, hati-hati.

Ibu, Ayah datang!

Baiklah, Fei-Hung. Latihlah kungfu-mu.

Tenanglah. Kau baru sembuh. Jangan paksakan diri.

Aku baik-baik saja. Aku bisa mengurusnya.

Baiklah, jangan paksakan diri.

Lihat dirimu, kau butuh istirahat.

Serahkan pekerjaan rumah pada Ah-Gum.

Jangan membuatku khawatir.

Aku akan hati-hati. Kau seharusnya lebih memerhatikan Fei-Hung.

Itu akan mengurangi beban pikiranku.

Baiklah.

Malam ini guruku akan datang kemari. Dia bisa bicara pada Fei-Hung.

Astaga! Aku lupa!

Guru Lok biasanya mengunjungi kita di tahun ini.

Kita kehabisan beras dan daging.

Nanti aku akan pergi membeli makanan.

Lok Ah Choi, sudah lama tak bertemu.

Siapa kau?

Lok, selama ini kau membangkang. Kau adalah buronan kami.

Dengan pertolongan Langit, akhirnya aku menemukanmu.

Ternyata kau antek dari istana.

Baiklah, tangkap aku jika bisa.

Guru Lok.

Maaf. Aku salah orang.

Kau semakin tua, Lok!

Ternyata memang kau.

Pengkhianat! Kau menganiaya orang tak berdosa! Kau akan kuhabisi!

Uang membuat dunia berputar.

Kau saja yang terlalu bodoh untuk memahaminya!

Jenderal Wei, banyak pengungsi membanjiri kota Guangzhou.

Bahkan sebagian orang ada yang menggelar tenda di depan rumah kami.

Aku baru saja menjabat dan bencana sudah melanda Guangzhou.

Sungguh nasib buruk.

Berikan para pengungsi makanan dari persediaan kita.

Jenderal, jumlah makanan yang kita jatah berdasarkan jumlah pegawai.

Tak ada sisanya.

Aku punya rencana. Terus distribusikan makanan.

Baik, Jenderal.

Ada masalah lagi yang ingin kulaporkan.

Aku sudah dapatkan informasi tentang madat...

Yang kau perintahkan aku untuk menyelidikinya.

Sebagian besar madat dikendalikan oleh Geng Ma.

Sang ketua geng, Ma Mo adalah orang yang paling berkuasa di Guangzhou.

Kita akan menyerang markasnya. Target pertama kita yaitu Geng Ma.

Kami mengabdi pada Wei Mo-gik, Jenderal Pelindung Guangzhou.

Kalian dicurigai menyelundupkan madat.

Kami ingin menggeledah gudang-gudang kalian.

Jadi, menyingkirlah jika kalian tahu apa yang baik untukmu.

Aku tak pernah dengar soal Jenderal Pelindung Guangzhou.

Kota ini milik Geng Ma. Kami yang menguasai daerah ini.

Kau bukan apa-apa di sini.

Jika kau halangi kami yang melaksanakan tugas...

Kau akan kutangkap.

Beraninya kau!

Di mana tabib? Cari dia!

Di mana tabib itu? Cari dia! Di mana dia?

Tabib Wong sedang keluar.

Apa tak ada tabib pengganti di sini? Ini balai kesehatan? Tak berguna!

- Cari tabibnya! - Pergi!

Hentikan!

Tuan-tuan, aku Wong Kei-Ying, tabib balai kesehatan ini.

Jika diizinkan, akan kucoba lakukan yang terbaik untuk menyembuhkannya.

Cepat! Lakukan! Selamatkan dia!

Ayo! Kemari, selamatkan dia!

Ah-Gum, berikan aku handuk. Cepat!

Ah-Gum, berikan aku salep.

Aku Hong Sum.

Terima kasih telah menyelamatkan nyawaku.

Sama-sama, Hong Sum.

Aku berutang nyawa padamu. Sampai bertemu lagi.

Lok Ah Choi, karena kita sesama murid...

Aku akan melepaskanmu...

Jika kau serahkan kitab ilmu silat guru kita.

Pengkhianat!

Jika kuberikan kitab itu...

Pasti akan kau gunakan kemampuan itu untuk menyakiti orang lebih banyak.

Lupakan saja.

Selama ini kau memang pembangkang. Apa bagusnya begitu?

Pemerintah korupsi. Orang-orang tak berdosa dibunuh.

Kita seharusnya memberontak.

Kau memang keras kepala! Kami akan membuatmu menyerah.

Maaf, Nona Muda. Apa kau kemari ingin konsultasi?

Silakan duduk.

Apa ini balai kesehatan Wong Kei-Ying?

Benar. Balai kesehatan ini milik Tabib Wong.

Aku ingin bertemu tabibmu, Wong Kei-Ying.

Guru Wong sedang sibuk Silakan tunggu sebentar.

Baiklah. Aku mencari istrinya.

Aku mencari istri Wong Kei-Ying.

- Kau mencari istrinya? - Benar.

Aku mencari istri Wong Kei-Ying, Yue.

Kakak ipar.

Kau Xue? Bibi Ke-13?

Kakak ipar, di mana kakakku?

Di mana kakakku?

Kakakku tak ragu menikah denganmu.

Kenapa kau tak menjaga dirinya dengan baik?

Kau seorang tabib!

Kenapa kau biarkan dia mati?

Aku gagal menyelamatkannya.

Kembalikan kakakku! Kembalikan!

Kembalikan kakakku! Kembalikan!

Kenapa kau memukul ayahku? Jangan pukul dia.

Ibuku mati karena sakit.

Jenderal Wei memang penyelamat kita!

Semoga Tuhan memberkatimu. Semoga kau lekas sembuh.

Musim kemarau tahun ini melanda banyak orang.

Karena kalian mencari perlindungan di kotaku, aku tak akan diam.

Kuputuskan untuk mendistribusikan jatah makanan untuk hari ini.

Luar biasa!

Selama ada aku, tak akan ada yang kelaparan.

Kau memang penyelamat kami! Orang hebat!

Madat akan menghancurkan kita. Aku akan menghabisi markasnya!

Kakak.

Ketua!

Ketua!

Astaga, akhirnya pahlawan kita kembali.

Dasar wanita jalang bodoh.

Biasanya kau kembali dengan kemenangan. Apa kau terluka?

Tomboi! Kau memang gadis yang payah.

Jangan sombong.

Hong Sum, jangan lupakan di mana dirimu sekarang.

Jaga ucapanmu. Berhenti membual.

Dengar baik-baik! Biar kuberi tahu di mana kita.

Ini markas yang kuperjuangkan mati-matian bersama bawahanku.

Kau tak bisa merebutnya dari kami dengan godaanmu.

Andai ketua tidak menyukaimu, kau pasti sudah kubunuh sekarang!

Hentikan!

Ada apa di antara kalian berdua?

Kenapa berkelahi lagi?

Jenderal, Wong Kei-Ying ingin bertemu denganmu.

Katanya dia bisa mengobati kakimu dan ingin bertemu denganmu.

Wong Kei-Ying?

- Biarkan dia masuk. - Baik, Jenderal.

Tidak perlu berdiri. Salam hormat, Jenderal.

Jadi kau Wong Kei-Ying.

Aku sudah dengar kemampuan medismu yang luar biasa.

Silakan duduk.

Terima kasih.

Bawakan teh untuk kami.

Tabib Wong, silakan diminum tehnya.

- Tabib Wong, dari mana asalmu? - Aku lahir di Foshan, Nanhai.

Tabib Wong berasal dari Foshan?

Foshan adalah kota kuno terkenal. Tempat kelahiran orang terkenal.

Sama sekali tidak. Kau menyanjungku.

Saat kau membagikan jatah, kuperhatikan kakimu pincang.

Itu sebabnya aku kemari untuk menawarkan bantuan.

Aku ingin mengobatimu.

Kakiku cedera saat menumpas rumah madat milik Geng Ma.

Aku sudah diobati beberapa tabib tapi kakiku tidak ada kemajuan.

Kau menolong masyarakat dengan menutup rumah madat.

Kau pahlawan sejati.

Aku punya pengalaman dalam mengobati cedera tulang dan otot.

Izinkan aku mengobatinya.

- Aku berterima kasih, Tabib Wong. - Sama-sama.

Tabib Wong, apa ada yang salah?

Tidak ada, Jenderal.

Lukamu butuh lebih dari sekadar obat.

Kau butuh akupuntur untuk meningkatkan sirkulasi.

- Coba letakkan kakimu. - Baik.

Tabib Wong, kau memang tabib yang luar biasa.

Obat apa yang kau gunakan?

Ini disebut "Sembilan Phoenix Bernyanyi Tiga Kali."

Sembilan jarum akupuntur diatur untuk bergema tiga kali.

Ini adalah teknik batin.

Sembilan Phoenix.

Jenderal, aku pergi dulu.

Tunggu, biarkan aku membayar jasamu.

Tidak perlu, Jenderal. Suatu kehormatan bisa mengobatimu.

Aku hargai iktikad baikmu.

Tapi aku tak bisa menerima uangmu.

Kalau begitu, aku tak akan memaksa.

Mungkin suatu hari aku akan membutuhkan jasamu lagi.

Aku selalu senang membantu.

Aku juga harus pergi. Mau kuantar?

Jika tidak merepotkan.

Mundur!

Siapa mereka, Jenderal? Beraninya mereka menyerang pemerintah!

Mungkin mereka pemberontak.

Aku tak tahu kau petarung yang hebat.

Aku seharusnya memanggilmu "Guru Wong".

Jurusmu tadi adalah kungfu Shaolin. Apa gurumu seorang biksu Shaolin?

Guruku hanyalah seorang penampil jalanan tua.

Aku belajar seni bela diri hanya untuk memperkuat tubuhku.

Jurus yang kupelajari tadi hampir tak sesuai dengan kungfu yang benar.

More Indonesian subtitles for Master Of The Shadowless Kick: Wong Kei-Ying

टिप्पणियाँ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left