World of the Drunken Master (Jiu xian shi ba die)

World of the Drunken Master (Jiu xian shi ba die)

Indonesian उपशीर्षक डाउनलोड करें

रिलीज़ जानकारी

World of the Drunken Master 1979 CHINESE-AUDIO DVDRip [1:28:10 ]
टिप्पणी द्वारा H@w-to-kiLL
Link film ada di bawah

टैग

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
प्रकाशित: 2019-06-05
डाउनलोड: 41
श्रवण बाधित: No

Indonesian उपशीर्षक पूर्वावलोकन

पहली 200 पंक्तियाँ।

- Pengalih & Penyunting Bahasa oleh - * H@w-to-kiLL *

Kungfu Mabuk, yang telah ada lebih dari 1.000 tahun...

...berkembang dari seni bela diri para Dewa Mabuk...

...yang diciptakan oleh Wu Song si Pembunuh Harimau.

Dengan gerakan yang unik dan sulit ditebak...

...serangannya sangat mematikan ketika dia sempoyongan.

Lalu tinju dan tendangannya diarahkan ke titik vital.

Jurus ini tak tertandingi di dunia persilatan.

Pada masa dinasti Qing akhir...

...Kungfu Mabuk kian populer di Jiangnan.

Dan menarik minat banyak pendekar.

Di antara banyak pendekar mabuk...

...pendekar yang paling sakti adalah Fan Tai-pui dan Pengemis Sou.

Latihan keras selama puluhan tahun...

...serta persahabatan mereka, telah menjadi legenda.

Alasan Fan Tai-pui dan Pengemis Sou terpisah selama 30 tahun...

...masih menjadi misteri di dunia persilatan.

Yuk-lou.

Pendekar tak boleh mudah menitikkan air mata...

...kecuali saat mereka berduka.

Siapa kau?

Matamu pasti sudah rabun.

Guru Fan, kita bertemu di Kaifeng...

...tiga tahun yang lalu.

Boleh kutahu siapa namamu?

Aku Sheung Mo-kei. Dua bulan aku mencarimu, Guru Fan.

Apa yang bisa kubantu?

Aku ingin kau menunjukkan Jurus Dewa Mabuk.

Tuan, kita tak punya dendam. Tak perlu berkelahi.

Mari kita minum.

Tidak. Aku susah payah mencarimu.

Hari ini, aku ingin tahu apakah tinjumu...

...lebih hebat dari jurus Langkah Labirin-ku.

Beri aku kehormatan itu, Guru Fan.

Ayolah, kita minum dahulu.

Guru Fan, hari-harimu minum arak...

...akan segera berakhir.

Apa maksudmu?

Apa kau kenal Chau si Pembunuh dari Perbatasan Utara?

Chau? Entahlah. Siapa dia?

Dia kakak seperguruan Yip Fu, yaitu si Cakar Elang Besi.

Kau membunuh Yip Fu.

Apa kau masih mau mengelak?

Itu sudah 30 tahun yang lalu.

Jangan banyak bicara. Sebentar lagi kau akan mati.

Tunjukkan kemampuanmu sebelum kau mati.

Bersiaplah, Guru Fan!

Jadi, kau serius? ⁄ Apa aku terlihat bercanda?

Tangkapan bagus.

Anggurku nikmat sekali.

Jurus Dewa Mabuk?

Aku mengaku kalah, Guru Fan.

Aku terkesan. ⁄ Siaoheng...,

...apa sekarang kita bisa minum? ⁄ Guru Fan!

Guru Fan!

Guru Fan.

Ada surat untukmu.

FAN, DATANGLAH KE PONDOK SENTOSA. DARI ANONIM

Sedap Malam? ⁄ Sedap Malam?

Fan Tai-pui? ⁄ Pengemis Sou?

Anggur ini nikmat sekali.

Ternyata memang Sedap Malam.

Sudah berapa lama sejak terakhir kali kita mencuri anggur Niagara...

...untuk membuat Sedap Malam?

Pasti setidaknya 30 tahun.

KILANG ANGGUR AIR BENING

Guru Cheung.

Ada apa, Fong?

Guru Cheung, Bos menunggumu untuk memeriksa kebun.

Baik. Aku akan menyusul.

Aku lebih dulu? Baik.

Panen kali ini lebih baik dari tahun lalu.

Fong, kau mau cari mati, ya?

Fong, perhatikan jalanmu! Dasar dungu!

Aku balapan dengan Guru Cheung.

Aku unggul 27 meter.

Masa?

Lalu siapa itu?

Ada yang mencuri anggur kita.

Ya, ini sudah yang ketiga.

Apa kita masih bisa membuat Sedap Malam?

Para pencuri ini sangat meresahkan.

Ayo dibeli anggurnya!

Seruntai hanya 10.000 koin perunggu!

Silakan beli anggur Niagara Asli!

Seruntai hanya 10.000 koin tembaga!

Ayo dibeli! ⁄ Ayo dibeli!

Lihatlah anggur Niagara ini.

Silakan dicicipi.

Cicipi gratis.

Ini anggur Niagara asli.

Ini anggur Niagara asli.

Hanya di sini yang menjual. Cobalah.

Tuan, cicipi anggur Niagara asli ini.

Seruntai hanya 10.000 koin tembaga.

Cicipi sampel gratis sebelum beli.

Seruntai hanya 8.000 koin tembaga!

Itu tawaran yang bagus.

Seruntai anggur harganya 6.000 koin. Belilah di sini.

Tunggu. Seruntainya hanya 5.000 koin tembaga.

Seruntai anggur ini hanya 4.000 koin tembaga.

Seruntainya hanya 4.000 koin tembaga.

Sial. Belilah seharga 3.000 koin tembaga.

Kujual seruntainya 2.000 koin tembaga walau itu artinya aku merugi.

Aku punya tawaran yang lebih menarik. Seruntainya 1.000 koin tembaga.

1.000 koin tembaga... ⁄ 1.000 koin tembaga?

Tidak, ambil saja secara gratis. Silakan.

Jangan pergi. Tuan, tetaplah di sini.

Silakan, anggur-anggur ini gratis.

Jangan pergi, Tuan.

Ayo, silakan ambil.

Jangan pergi. Aku juga punya buah gratis.

Semuanya gratis.

Jeruk-jeruk ini juga gratis.

Ambillah sesuka kalian.

Semua ini gratis.

Semuanya kebagian. Silakan diambil.

Sialan.

Kenapa kau mengacaukan hidupku?

Kau yang mengacaukan hidupku.

Apa maumu? ⁄ Apa maumu?

Aku? Aku ingin menghajarmu!

Kau mau menghajarku?

Kenapa tahu ini keras sekali?

Tahu?

Lupakan soal tahu. Terimalah ini!

Biar kutuliskan mantra di wajahmu. Bagus, ’kan?

Terimalah ini!

Terimalah tendanganku ini...

...dan juga kedua tinju ini.

Ini dinamakan bela diri di atas gerobak.

Tinju ini sudah cukup keras?

Tinju ini sudah cukup keras?

Matilah kau!

Aku akan membunuhmu!

Dari mana kau dapat anggur ini?

Mereka memberikannya kepadaku.

Dari mana kau dapat anggur Niagara ini?

Jawab.

Kupetik dari pohonnya.

Tentu saja kau petik. Tak mungkin anggur ini jatuh dari langit.

Katakan, di mana kau memetiknya?

Kupetik...

Di Bukit... ⁄ Maksudmu di kaki Bukit Selatan?

Kupetik di bukit di Nanking dan kuangkut dengan kuda...

...lalu melewati laut.

Itu perjalanan yang sulit.

Bagaimana denganmu? ⁄ Perjalananku lebih panjang.

Raja Kera bisa pergi sejauh 9.000 km...

...dengan sekali jungkir balik sambil mengangkut anggur...

...dan berjalan kaki sejauh 54.600 km.

Kupikir kau memetik anggur ini di kaki Bukit Selatan.

Kuperingatkan kalian berdua.

Kebun anggur itu milik Kilang Anggur Air Bening.

Jadi kau menuduhku mencuri anggur? ⁄ Aku tak bilang begitu.

Lalu, apa kau menuduhku? ⁄ Aku juga tak bilang begitu.

Aku akan menghajarmu. ⁄ Aku juga.

Beraninya kau menuduh kami mencuri!

Beraninya kau menggigitku. Berhenti!

Kau lagi.

Takdir telah menyatukan kita lagi.

Jadi di sinilah kau harus pergi sejauh 54.600 km.

Tempatnya tepat di bukit di Nanking.

Kau lihat anjing itu? Jangan libatkan aku dalam hal ini.

Satu keranjang anggur tak sepadan dengan risikonya.

Kawan, dua kepala lebih baik daripada satu.

Mari kita membuat strategi.

Ya, kita ini manusia.

Jangan biarkan hewan mengalahkan kita.

Yang kalah harus memancing anjing itu untuk pergi.

Harimau. ⁄ Ular.

Naga. ⁄ Belalang sembah.

Burung bangau.

Bangauku telah memakan belalang sembahmu.

Kini kau yang akan memancing anjing itu.

Saat seseorang tak beruntung, tak ada yang berjalan dengan baik.

Pegang ini.

Coba petik lebih banyak anggur.

Aku masih tak tahu namamu.

Nama keluargaku Fan. Aku Fan Tai-pui.

Kini aku tahu namamu, jika kau mati...

...bisa kusiapkan pemakamanmu.

Aku akan pergi. ⁄ Baiklah.

Sial.

Kau harus bayar semua anggur ini.

Siapa kau?

Aku kemari untuk menagih.

Menagih?

Dengan siapa?

Kau hampir mengacaukan bisnisku.

Tentu aku harus menagihmu.

Apa maksudmu?

Kau memetik 28 runtai anggurku malam ini.

Ada 113 anggur di tiap runtainya...

...artinya total ada 3.164 anggur.

Jadi kau berutang padaku sebesar 2.537 juta koin tembaga.

Bayarlah sesuai jumlah yang kutentukan sebelum kau pergi.

Jika tidak, aku akan mencungkil matamu...

...dan memakainya untuk membuat anggur Sedap Malam.

Kau pikir bisa kabur?

टिप्पणियाँ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left