Boys Over Flowers

Boys Over Flowers (꽃보다 남자)

Indonesian उपशीर्षक डाउनलोड करें

रिलीज़ जानकारी

Boys Before Flowers 2009 Episode 01-10 Indonesia
टिप्पणी द्वारा kikywebsite

टैग

other
प्रकाशित: 2019-05-18
डाउनलोड: 72
श्रवण बाधित: No

Indonesian उपशीर्षक पूर्वावलोकन

पहली 200 पंक्तियाँ।

Grup Shinhwa dari Korea akan menjadi sponsor Olimpiade London...

...di tengah kemerosotan ekonomi dunia.

"Sejak grup ini menjadi perusahaan terbuka..."

"...Shinhwa menjadi konglomerat kalangan atas."

"Perusahaan ini menjadi perusahaan kelas dunia."

"Grup Shinhwa."

"Dari barang elektronik hingga mobil."

"Distribusi hingga komunikasi."

"Konglomerat ini menjadi nama yang dikenal setiap warga."

"Tidak ada yang tidak mengenal perusahaan ini."

"Ini salah satu perusahaan tersukses di Korea."

"Pertama kali dalam sejarah, Shinhwa ekspor satu trilyun won..."

"...Ketua grup Shinhwa dipanggil Presiden ke istana negara."

"Bukan dapat penghargaan..."

"...dia berkata, 'Izinkan aku membangun sekolah untuk cucuku.'"

"Sekolah Shinhwa."

"Sekolah pertama yang seperti ini dalam sejarah pendidikan Korea."

"Presiden saat itu menekankan pentingnya ekonomi."

"Dia membuatkan aturan khusus untuk membantu sekolah itu."

"Mereka yang lulus dari sini diakui oleh kalangan atas."

"Sekolah hanya dibuat untuk satu persen masyarakat saja."

"Sekolah ini mendapat reputasi sebagai institusi elit."

"Bahkan kalangan atas tidak mudah untuk masuk ke sekolah ini."

"Dari Taman Kanak-Kanak Shinhwa..."

"...sampai SD, SMP dan SMU Shinhwa..."

"...sekali diterima, mereka bisa meneruskan ke tingkat universitas."

"Sekolah ini kebanggaan serta kebahagiaan orangtua dan siswa..."

"...sementara mengundang rasa iri dari pihak luar sekolah."

"Tapi di sekolah super kaya dan terkenal ini..."

"...sesuatu yang luar biasa sedang terjadi."

Min-ha.

Apa yang akan kau lakukan?

Dasar brengsek!

Tangkap dia!

Lepaskan aku!

Ada yang bisa dibantu?

Aku datang untuk mengantar cucian.

Baiklah.

Terima kasih.

Dia tidak menyerah.

Cepat cari dia!

Dia di sana! Tangkap dia!

Apa ini benar-benar sekolah?

Di atap! Lee Min-ha ada di atap!

Benarkah?

- Apa ini hanya sedang pura-pura? - Tidak, ini sungguhan!

Benarkah?

Lee Min-ha?

Sudah kubilang dia tak akan bertahan selama seminggu.

Setidaknya dia bertahan selama tiga hari.

Ini belum tiga hari.

Apa ini yang kalian mau?

Baiklah.

Akan kuberikan yang kalian mau.

Tunggu!

Hei, Lee Min-ha!

Maksudku, Tuan.

- Siapa kau? - Aku?

Jika kau harus tahu...

...aku di sini untuk mengantar pakaianmu.

Layanan antar penatu. 30.000 won.

Baiklah.

25.000 won.

Aku memberi gratis biaya cuci seragam olahraganya.

Saat aku mati...

...kau bisa menagih ke keluargaku.

Jangan berkata seperti itu.

Mati?

Apa kau mencoba bunuh diri?

Kenapa?

Kenapa bunuh diri padahal kau sudah masuk sekolah bagus?

Ini bukan sekolah. Ini neraka.

Hei!

Cobalah cari kehidupan di luar sekolah ini.

Pernah dengar ujian masuk universitas?

Kau pernah dengan F4?

F apa?

F4?

Apa itu?

Saat mereka memberikanmu kartu merah...

...kau akan diburu satu sekolah.

Seperti ini.

Kenapa kau tidak melawan mereka?

Mereka sekelompok pemuda yang sok keren.

Jika mereka masuk sekolahku, aku akan menghajar mereka!

Seperti itu.

Temanmu beruntung.

Apa?

Mereka punya teman sepertimu.

Tidak!

Tidak!

"Sekolah Shinhwa ternoda akibat aksi kekerasan."

"Jadi siapa yang menyelamatkan murid yang ditindas?"

"Bukan murid di sana yang menyelamatkan."

"Gadis biasa yang datang melakukan layanan antar penatu."

"Para siswa itu tidak perlu ikut ujian masuk perguruan tinggi."

"Jika kalian tidak punya kegiatan, ikut saja ujian itu!"

"Siswa-siswa ini harus dihukum!"

"Aku tidak bisa terima ini."

"Aku tidak akan belanja di Swalayan Shinhwa."

"Sekolah Shinhwa harus dibubarkan!"

"Bubarkan!"

"Sekolah Shinhwa harus dibubarkan!"

"Bubarkan!"

"Hapus pendidikan golongan khusus!"

"Saya di sini, dengan para pendemo..."

"...untuk melawan Shinhwa."

"Mari dengarkan apa yang dikatakan oleh orang-orang ini."

"Halo. Kenapa Anda protes di jalanan?"

"Temanku berhenti sekolah setelah ditindas."

"Siswa biasa tertekan soal ujian masuk perguruan tinggi..."

"...tapi anak-anak di sekolah itu tidak mengkhawatirkan itu."

Jan-di, apa kau tahu mereka menyebutmu apa?

Kau disebut "Gadis Perkasa", Wonder Woman di generasi ini.

Ayo semangat, Penatu Geum Jan-di!

Hentikan itu!

Kau hebat.

Tapi aku penasaran dengan Flower 4.

Apa mereka benar-benar setampan itu?

Aku harap aku bisa melihat mereka dari dekat.

Flower 4?

Bunga (flower) apa?

Mereka lalat (fly) yang terbang di atas kotoran.

Empat lalat!

- Jan-di, lihat kemari. - Jan-di, tolong komentarnya?

- Lihat kemari! - Lihat sini!

Tolong, lihat sebelah sini.

"Sekolah ini bukan untuk anak yang berbakat."

"Bukan sekolah untuk siswa pintar. Ini sekolah untuk orang kaya."

"Korea adalah bangsa yang menganut pemerataan kesempatan."

"Sekolah khusus orang kaya harus dilarang."

(Seorang Gadis Biasa Menjadi Pahlawan)

Maaf, Bu.

Departemen Humas sudah mengendalikan situasi ini.

Kau pikir ini yang disebut situasi terkendali?

Bagaimana kalian bisa membiarkan wartawan...

...menyebutkan nama Jun-pyo di koran?

Maafkan aku.

Kau tahu kenapa opini masyarakat itu menakutkan?

Karena masyarakat itu bodoh.

Jika api sudah tersulut, akan sulit untuk menghentikannya.

Mereka tidak akan menerima alasan.

Yang mengobarkan apilah yang harus memadamkannya.

Bu, Perdana Menteri menelepon.

Ya, ini aku.

Ya, situasinya semakin menarik.

Tidak pernah terpikir aku akan dikejar-kejar paparazzi.

Ini hanya karena satu antaran yang sial.

Aku benar-benar muak dengan Shinhwa dan F4.

Aku pulang.

Ini dia!

Jan-di, sapa dia.

Dia sekretaris ketua Grup Shinhwa.

Apa?

Aku akhirnya berhadapan dengan Gadis Perkasa yang terkenal.

Senang bertemu denganmu.

Aku tidak mendorongnya. Itu yang sebenarnya.

- Itu karena F4 atau apa pun itu... - Aku akan langsung ke intinya.

Jan-di, jangan terkejut.

Kau akan masuk Sekolah Shinhwa mulai besok.

Kau akan bersekolah di Shinhwa!

- Apa? - Sebenarnya...

Ketua mau kau masuk dengan beasiswa khusus.

Beasiswa!

Beasiswa? Kenapa?

Kami melihatmu...

Kau dulu seorang perenang. Kau bisa berenang lagi!

Kau bisa berenang lagi.

Tidak.

- Apa? - Kenapa tidak?

Apa kau sudah gila, Jan-di?

Aku puas dengan keadaan saat ini.

Aku tidak cocok masuk sekolah seperti itu.

Aku harus menolak.

Jan-di, tolong pikirkan lagi.

Tidak ada yang perlu dipikirkan. Dia akan masuk sekolah mulai besok.

Sampai bertemu besok di sekolah.

Kami akan melakukan apa pun untuk meyakinkan dia.

Tolong pastikan itu.

Pak?

Aku tahu ini kesempatan bagus.

Bu!

Jangan berteriak pada Ibu. Lihat ke sana.

SMA Shinhwa!

SMA Shinhwa!

Aku tak pernah mengira bisa menyaksikan ini.

Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku bangga padamu.

Ayah.

Ibu tak percaya kau tidak suka sekolah itu.

Tahukah kau betapa mahalnya uang sekolahnya?

Tetap tidak mau. Bu, aku tidak mau pergi!

Ini sekolah yang bahkan orang kaya pun memimpikannya.

Kenapa kau tidak?

Sebelumnya Ibu bilang tidak ada hal bagus dari Sekolah Shinhwa!

Itu sebelum Ibu tahu kau akan masuk sekolah itu.

Ini seperti uang jatuh dari langit.

Kenapa kau menolak?

Aku tidak tahu, tapi aku punya firasat buruk.

Aku tidak akan pergi ke sekolah itu, tidak peduli kalian bilang apa!

Kau dulu suka berenang.

टिप्पणियाँ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left