सीज़न 2

रिलीज़ जानकारी

Reborn as a Vending Machine I Now Wander the Dungeon S02E11 1080p CR WEB-DL DUAL AAC2 0 H 264-VARYG
टिप्पणी द्वारा Robandit

टैग

webdl
प्रकाशित: 2026-05-26
डाउनलोड: 18
श्रवण बाधित: No

Indonesian उपशीर्षक पूर्वावलोकन

पहली 200 पंक्तियाँ।

Selamat datang.

Panas sekali.

Aku bisa mati terbakar.

Kurang mungkin kami mati karena panas,

tapi semoga mesinku tidak terbakar.

Pasti baik-baik saja, kan?

Semua ini gara-gara si mesum sepatu.

Memang, kami semua di tempat ini karena surat dari Hevee.

"Aku harus pergi karena ada urusan pribadi.

Tapi tenang, aku pasti kembali begitu urusanku beres.

N.B. Jaga diri dan sepatu kalian."

Ini maksudnya dia pergi ke lapisan Pasir Panas?

Mungkin, kalau melihat tingkahnya.

Lebih baik kita ikuti, ya?

A-Aku tidak peduli soal Hevee,

tapi aku ingin lihat lapisan Pasir Panas,

jadi boleh saja.

Jadi, sampailah kami ke lapisan Pasir Panas,

tapi sebaiknya aku bertindak sebelum semua tumbang kepanasan.

Nyalakan fitur pengatur suhu.

Oh, tiba-tiba dingin!

Trims, Hakko!

Curang, hanya Lammis yang dapat!

Dinginnya enak sekali.

Iya, kan? Oh iya! Aku mau pakai jubah dari Hakko!

Dia tidak perlu pakai alat penangkal panas lagi, sih.

Tapi aku senang Lammis sengaja memakai hadiah dariku.

Bagaimana?

I-mu-t.

Terima kasih.

Jadi senang memuji kalau ekspresinya seperti ini.

Tapi ini bukan waktunya tenang-tenang.

Kami harus segera ke Asosiasi Hunter mengantar surat Direktur Beruang!

REBORN AS A VENDING MACHINE, I NOW WANDER THE DUNGEON

Di luar, aku kotak besi.

Di dalamnya ada jiwa manusia!

Dalam dunia lain, aku bergerak di punggung partnerku, Lammis!

Aku Hakko! Selamat datang!

Itu artinya "iya"!

Kami dari lapisan Danau Bening.

Ada surat dari direktur

yang ingin kami sampaikan ke Direktur Membara.

M-Master Hakko!

Lama tidak bertemu!

Maaf membuatmu khawatir!

S-Selamat datang.

Mishuel...

Aku tidak lupa padamu, kok.

S-Sungguh.

Intinya, sekarang semua yang terpisah sudah berkumpul lagi!

Aku terkirim ke sini sendiri,

tapi waktu bingung memikirkan cara kembali,

aku jadi membantu melindungi desa saat ada serangan monster.

Syukurlah kau selamat.

Tenang, yang lain sudah kembali ke lapisan Danau Bening.

S-Syukurlah.

Aku senang bertemu Mishuel lagi,

jadi penasaran cara dia bertahan sendirian.

Semoga isu komunikasinya sudah membaik sedikit.

Syukurlah Master datang.

Akhir-akhir ini aku stres sampai perutku sakit.

Astaga...

Tapi wajahmu tetap tampan.

Memang mustahil kau membaik secepat itu, ya.

Maaf sudah menunggu.

Direktur bilang akan datang.

Selamat datang! Senang bertemu!

Walau lapisan ini sedang aneh

karena kawanan monster yang menyerang desa.

Kami melawan mereka,

menangkap komandan dan memenjarakannya juga.

Hebat sekali.

Uh, ada surat dari Direktur Beruang.

Wah, kalian juga susah, ya.

Kau bisa memberi kami air?!

I-ya.

Syukurlah!

Oasis mengering karena panas, dan keadaannya hampir gawat!

Boleh langsung kuminta?

Selamat datang.

Begitu aku mulai menjual di lapisan sangat panas ini,

minuman dinginnya langsung laku keras.

Aku terus menjual tanpa henti hingga malam.

Sibuk, ya, Hakko.

I-ya.

Setelah ini harus apa, ya?

Shui tiba-tiba pergi.

Mau cari item sihir di toko yang menjual sepatu itu?

Jalan-jalan malam boleh juga.

Selamat datang.

Kira-kira ini alat sihir apa, ya.

Ah, itu pembersih air mandi dan bisa menyimpan di ember.

Sepertinya Lammis mau belanja

sebelum mencari informasi.

Praktis sekali! Aku mau beli!

Oh, terima kasih banyak.

Aku beruntung.

Kau pelanggan baru ketiga yang datang.

Apa ada pelanggan lain yang bajunya seperti pendeta

dan wanita rambut pendek membawa panah?

I-Iya, ada...

Apakah kenalan?

Yup! Jadi, mereka bilang apa?

P-Pendeta itu bertanya

aku dapat sepatu itu dari siapa, lalu dia pergi.

Tapi itu informasi rahasia.though.

Sudah pasti itu Hevee!

Bisa ceritakan soal hunter yang menjual sepatu itu?

Maaf.

Ini rahasia pedagang.

Menyebarkan informasi pribadi tetap tidak boleh di dunia lain, ya.

Kalau begitu...

Sa-u-r-a-t.

Saurat? Maksudnya surat?

Oh, iya!

Ada surat rekomendasi dari direktur dan Suori!

Oh, ini Direktur Membara, dan...

Apa?!

Dari perusahaan super besar itu?!

Surat rekomendasi Suori lebih heboh daripada Direktur, ya.

Pantas dia bilang anak pedagang super hebat.

Uh, kali ini saja akan kukatakan.

Soalnya sulit bertahan kalau mereka sampai marah.

Nona ini sampai ketakutan.

Aku jadi penasaran apa isinya.

Penjual sepatu itu adalah Tashtay, hunter aktif lapisan ini.

Master Hakko.

Kenapa tidak mengajakku jalan-jalan?

Kalau makan sendirian, aku stres didatangi para wanita.

Hebatnya dia tidak sarkas, sih.

Jadi aku tanya Direktur Membara dan hunter bernama Tashtay.

Dia pemimpin tim hunter yang bernama Api Berkobar.

Jumlahnya sekitar selusin.

Katanya mereka sedang memeriksa reruntuhan

di padang pasir lapisan ini.

Selamat datang.

Kalau mau bicara dengan Tashtay,

sepertinya kita harus ke reruntuhan.

Berarti melintasi padang pasir, ya?

Selamat datang.

Sudah kuduga.

Master Hakko.

Apakah berkenan mengajakku?

Jangan melihatku seperti anjing terlantar begitu, dong.

Ini harus ditanggapi.

A-da-tu-g-a-s-un-tu-k-m-ur-i-d.

Master Hakko memanggilku "murid".

Silahkan suruh apa saja!

Sebentar! Kau mau hilang lagi?!

Kenapa semua mau kau urus sendiri?!

Jangan lupa kita ini satu tim!

Ini masalah pribadi.

Aku tidak mau merepotkan.

Tuh, semaunya sendiri!

Padahal belum bicara!

Kau jadi sama saja seperti Kapten Kerioyl!

Aku memang kurang bisa diandalkan, tapi aku ingin dia cerita.

Kalau begitu, mungkin semua ini bisa jadi berbeda.

Shui...

Kalian semua juga.

Maaf aku merepotkan kalian.

Kalau tahu merepotkan, lebih baik bicara saja!

Benar. Kalau langsung pergi begitu, kami makin khawatir!

I-ya, i-ya.

Baiklah.

Kalian mungkin tidak suka, tapi apa berkenan mendengar?

Ini jauh sebelum aku masuk ke Badut Sirkus.

Aku menjadi hunter bersama teman masa kecilku.

Kami kenal baik dan sangat cocok bersama,

sampai dibilang kami adalah duo yang terhebat.

Hevee dulu punya partner, ya.

Suatu hari, karena beruntung,

aku mendapat hadiah lumayan besar,

lalu aku membelikan temanku sepatu baru di hari ulang tahunnya.

Itulah Sepatu Tujuh Liga.

Sepatu hadiah juaraku.

Iya, benar.

Dia... Temanku dulu juga sangat senang.

Setelah itu, dia membawa sepatu itu ke mana-mana.

Sambil tersenyum, dia bilang tidak akan memberikannya ke siapapun.

Ekspresinya mengatakan temannya itu pasti sangat penting baginya.

Lalu...

kami diserang bandit saat sedang mengantar pedagang,

dan aku pingsan karena dipukul dari belakang.

Begitu sadar, aku dihadapkan pemandangan mayat di mana-mana.

Dan... ada mayat temanku, kakinya hilang dari lutut ke bawah.

Pasti mereka memotongnya dengan kapak.

Dia mengikatnya erat sekali karena sepatu itu penting,

dan sepertinya bandit itu tidak bisa membukanya.

Mereka memakai topeng, jadi sulit dikenali.

Aku hanya tahu sepatu bot yang mereka ambil.

Jadi, dengan harapan kecil itu,

aku mulai memerhatikan sepatu orang lain.

Sampai sekarang.

Aku tidak menyangka Hevee punya masa lalu begitu.

Aku memang pendeta,

tapi selama ini aku hanya hidup demi membalas dendam.

Memang payah, padahal aku sudah sok hebat

pada Kapten Kerioyl.

Bodoh! Kau dan mereka sama bodohnya!

टिप्पणियाँ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left