Az első 200 sor.
- Jangan bertindak seperti banci. - Tidak akan. Diam.
- Baik. Ayolah. - Okay.
-Kau tidak memulainya. -Kau juga.
Astaga, yang memulai itu pria.
Aku lebih dekat padamu daripada kamu kepadaku.
Apa hubungannya?
Karena, aku sedang berusaha memulainya
Kau idiot.
- Kau yang idiot. - Tutup mulutmu.
- Jangan jadi banci. - Baiklah.
- Okay. - Yep.
Teman
- Oops. - Tidak apa-apa. - Maaf.
Pasangan
Tadi sangat menyenangkan.
Aku senang kita bisa jalan bareng makan malam dan minum-minum.
- Tadi... - Bergaul.
- Yeah. - Yeah.
- Senang bertemu denganmu. - Aku juga. Dah.
- Lihat... - Terima kasih.
- Okay. - Okay.
- Selamat malam. - Selamat malam.
Jaga dirimu.
- Dah. - Dah.
- Hi. - Hi.
Mantan
Mau mampir?
Tidak.
Ini bukan tentangmu, kau cantik. Sudah larut.
Aku rasa teman-teman kerjamu memperingatkanmu tentangku.
Mereka mungkin bilang aku sedikit...
Aku punya sejarah buruk dengan wanita...
... dan aku pikir lebih baik untuk kita berdua.
Jika kau ingin mengenaliku lebih dalam, aku sebenarnya.
- Berapa umurmu? 24? 25? - 23.
Sial. Aku 31 tahun. Kau tahu apa itu artinya?
Artinya aku tak boleh bercinta lagi dengan gadis-gadis ini sesukaku.
Aku bahkan tidak pernah berbicara dengan mereka lagi. Itu tidak sopan dan cengeng.
Sungguh memalukan.
Setelah suatu titik kau ingin ini lebih dari sekedar bersenang-senang.
Kau paham maksudku?
Aku akan pergi
Aku akan memintamu jika nanti aku bertemu kau lagi.
Aku akan menemanimu ke pintu.
Oh, sayang, kau sungguh menggairahkan.
Oh, Aku sangat mencintaimu.
Bagaimana aku bisa dapatkan gadis sepertimu? Astaga.
Ini sudah lebih dari empat hari dan mulai encer seperti susu.
Aku tak ingin jadi bajingan di sini, tapi berhentilah hidup seperti seekor babi.
Beberapa kali aku mesti memintamu lagi dan lagi?
Ada apa dengan sepatu ini?
Lihat... Rapikan... Lihat semua sepatu ini!
Ini semua tidak mungkin sepatumu, kawan.
Sepatu siapa itu, Dave?
Aku sudah bilang berkali-kali padanya! Aku tak ingin jadi bajingan di sini.
Astaga. Kau sangat seksi.
Menurutmu dia seksi?
Ayo kita ke kamar.
Sebelumnya, aku mau ambil donat ke dapur dulu.
- Kita akan bersenang-senang dengan donat? - Ya.
- Apa yang akan kau lakukan? - Aku akan memakannya.
Apa yang kau lakukan di rumah? Kenapa kau tak punya teman kencan?
Apa yang kau lakukan di rumah malam ini? Kau besok libur.
Kenapa kau tidak keluar?
Kau tak boleh mengekang dirimu seperti ini...
Ayolah, ini malam Jumat!
Demi Tuhan, Kau masih muda. Kau mendengarkanku?
Setidaknya, keluarlah dan tidur dengan PSK! Ini malam Jumat
Hello? Ini siapa? Pesta? Kau dimana? Oh yeah!
Sekarang selasa.
Dave.
Dave!
Inez tampak cantik malam ini, kan? Sangat seksi.
Sangat cantik dan seksi.
Aku berfikir...
maukah kau ke kamarku?
Dengan kami.
Baik.
- Kawan! - Sudah sampai mana? - Sedang berusaha.
Hey, Ken?
- Boleh minta tolong? - Apa? - Jangan lihat ke dalam lemari obatnya!
Aku bukanlah tipe gadis yang terobsesi dengan berat badan.
Biasanya, kulkasku selalu penuh.
Tapi semalam aku mabuk dan kehilangan uang tip ku di suatu tempat, jadi...
Aku tak bisa pergi berbelanja.
Aku harap kau tidak beranggapan aku ini aneh atau cupu...
... tapi yang ku punya hanyalah anggur dingin.
- Pemutih gigi? - Maaf?
Pemutih gigi. Itulah dia?
- Di lemari obatmu. - Gigiku terlalu putih? - Tidak, Aku...
Oh, dan juga ada bra di ruanganku.
Kau mungkin beranggapan aku berdada besar.
Gigi putih...
... karena waktu kecil aku tidur dibawah lampu khusus.
- Apa? - Aku penakut jadi orang tuaku membelikanku lampu khusus...
...supaya aku bisa tidur. Tapi lampu itu membuat gigiku tampak sangat putih.
Benarkah?
"Berrycuda." Ini bagus.
Quenchy.
- Jadi saat kau bercerita tentang lampu - Baiklah, aku berbohong.
Itu bodoh sekali. Aku tak tahu kenapa aku berkata seperti itu.
Aku tak terbiasa menerima tamu pria di sini pada kencan pertama.
Dengar.
Aku memeriksa lemari obatnya ketika aku pura-pura ke belakang.
Apapun yang ada di sana takkan membuatku pergi dari sini.
- Kau beranggapan aku serampangan, ya kan? - Tidak, Aku...
Yeah. Aku memang beranggapan seperti itu. Tapi siapa peduli? maksudku..
Bukan karena itu aku di sini, ya kan? Mungkin karena aku menyukaimu.
Dan aku tak peduli walaupun kau berantakan.
Atau ternyata pengasuh Muppet Babies telah berhenti.
Tenang. Aku takkan bertanya lagi.
Kau mesti tenang dan berhenti khawatir tentang apa yang ku pikirkan.
Kita akan tertawa, ngobrol, dan minum. Bagaimana menurutmu?
- Yeah. - Bagus.
- Ada satu lagi. - Apa?
- Aku tak mau minum ini. - Aku juga tidak. Rasanya seperti kotoran.
Kesinilah.
- Oh, Maaf - Tidak apa-apa.
- Aku rasa aku mabuk. kau? - Mungkin kita telah menunggu terlalu lama.
Mari kita coba lagi.
Ah, Aku hanya khawatir... Menurutmu aku pintar?
Alright, Gaylord,
Aku paham, dengar karena aku takkan mengatakannya dua kali.
Aku tak ingin ini jadi seperti apa yang terjadi saat kencan
Karena kita berdua tahu setiap pria yang ku temui selalu selingkuh.
- Kecuali aku karena kami sebenarnya tak pernah... - Tutup mulutmu.
Jika aku tak mengatakannya aku akan kembali
terjebak pada pria brengsek seperti dulu lagi.
Lagipula, kau satu-satunya pria yang ku percayai belakangan ini.
Yang ditolak oleh wanita jalang yang mencampakkanmu...
Jangan sebut dia jalang.
Yang mencampakkanmu 7 bulan lalu dan memperlakukanmu seperti orang bodoh selama 6 tahun.
- 6 tahun 4 bulan. - Kau mesti bercinta!
- Okay, sangat butuh sekali. - Ya, aku mengerti.
Daripada mengkhawatirkannya..
lebih baik fokus untuk mengosongkan "isi testismu" sesegera mungkin.
Itulah yang harus kau pikirkan karena itu masalahnya.
- Aku tak ingin membahayakan siapapun. - Terdengar. Terkadang itu akan berarti.
Membelai wajah saling meremas jari...
... dan membisikan sebuah rahasia.
Terkadang bercinta hanya bercinta.
Memberimu kepuasan dan lalu tidur.
Itu yang akan kita lakukan karena itulah gunanya teman.
Jadi berhenti bermain-main, tenggak minuman itu.
Dan setelah itu aku akan memberimu oral seks.
Kau akan....?
Kau siap untuk itu? Sudah kau cukur seperti yang kita bicarakan sebelumnya.
- Uh, yeah. - Tos.
Bagus.
Aku dapat banyak anggur ketika aku dipromosikan di tempat kerja.
Yang ku maksud adalah tempat ini.
Oh. Yeah. Benar. Ini juga didapat ketika aku dipromosikan.
Anggurnya juga bagus.
Sebenarnya, aku terkejut karena kau tidak suka anggur.
Aku menyukainya sekarang.
Jasmine akan membunuhku.
- Kenapa? - Dia terlalu pencumburu.
- Aku tak bilang siapa-siapa. - Tidak?
Aku rasa mereka akan bilang ini buruk...
... atau mereka gembira karena kita bersama lagi.
Atau sesuatu.
Jadi, kau masih bersama...?
- Maaf. - Tidak apa-apa.
Hanya mencoba mencari bahan pembicaraan. Bukan apa-apa.
Ini konyol.
Lihat? Tak harus canggung.
Jujur, aku rasa...
...kita merasa terangsang lalu melalukan "hal dewasa"
- dan kembali ke jalan masing-masing. - Aku tahu. Aku juga berfikiran begitu.
Tidak. Lihat bagian atas bajumu.
Lihat setelan ini.
Berpotongan rendah tepat di dadamu.
Itu yang ku maksud. Bagian atas itu sengaja dirancang...
... untuk membawa pria sepertiku kembali ke tempatmu.
- Pria sepertimu? Maksudnya? - Pria yang menyukai buah dada.
Kau salah.
Ini dirancang untuk membuat pria sepertimu berharap...
... bisa pulang bersamaku.
- Aku mengerti sekarang. - Paham maksudku?
Kau ingin membuatku menyesal.
Penyesalan itu bagus.
Dan tak bermaksud membawaku ke sini.
- Tidak. Tidak sama sekali. - Aku merasa kampungan.
Senang berjumpa denganmu. Sampaikan salamku untuk Jasmine.
- Salam untuk ibumu. - Baik.
Jangan pergi dulu.
- Andrew? - Ada apa?
Apa ini? Tapi ini ulang tahunmu.
Aku tahu. Aku hanya tak ingin mencari perhatian. Aku cinta kau, sayang.
- Kau yang terbaik. - Memang.
Selamat ulang tahun.
Selamat malam, babe.
- Abby. - Andrew.
- Abby? - Andrew?
Aku tak yakin aku ingin itu malam ini?
Apakah itu pertanyaan.
Tidak. Maksudku aku capek.
Honey, pekerjaanku sangat berat belakangan ini.
Aku pikir minus di kacamataku tidak tepat...
... mataku berat dan perih.
No comments yet. Be the first to leave one.