The Demon Hunter

The Demon Hunter (猎魂人)

Indonesian felirat letöltése

Kiadási információk

The Demon Hunter 2025 1080p AMZN WEB-DL Multi DDP2 0 H 264-MUTIARA
Kommentár mutiara
RETAIL / RESYNC By MUTIARA

Címkék

webdl
Közzétéve: 2026-01-02
Letöltések: 62
Hallássérülteknek: No

Indonesian felirat előnézete

Az első 200 sor.

R E S Y N C S U B By MUTIARA

Anak yang lahir di peti mati?

Benar.

Ini adalah kelahiran Lang Wuji dan Lang Wushuang.

Anak yang lahir di peti mati

memang terlahir sebagai musuh siluman dan iblis.

Kebetulan sekarang adalah bulan kedua kabisat.

Siluman jahat pewaris Suku Yu

akan mengadakan pernikahan di sini.

Bagi Lang Wuji,

ini adalah kesempatan bagus yang sangat langka.

Dia pasti akan datang.

Sepertinya aku punya kesempatan untuk bertemu dengan Pendekar Lang.

Kak, hari sudah selarut ini,

kenapa kamu ada di sini?

Aku membawa bayiku pulang ke rumah orang tuaku.

Perjalanan ini sangat jauh,

aku benar-benar tidak sanggup berjalan lagi.

Tuan Muda.

Bisa bantu aku gendong bayiku sebentar, tidak?

Terima kasih.

Kamu berjalan sendirian di malam hari,

apakah kamu tidak takut pada siluman pemakan manusia?

Pendeta Kecil.

Tahukah kamu

kalau hanya di bulan kedua kabisat yang terjadi beberapa tahun sekali ini,

siluman-siluman ini paling tak terkendali?

Dengarlah.

Cepat dengar, suara apa itu?

Baru dengar angin langsung ribut, mana ada suara?

Benar-benar ada suara.

Tengah malam begini, mungkinkah itu siluman?

Kami adalah pemburu jiwa.

Memangnya kenapa kalau siluman?

Hari ini adalah hari pernikahanku, tetapi malah tersesat di gunung ini.

Bisakah para pahlawan menerima kami malam ini?

Kemarilah, masuk dan hangatkan tubuh di perapian.

Kenapa bayiku menangis?

Mungkin sudah lapar.

Coba kulihat.

Sanchi!

Kamu adalah pemburu jiwa?

Kamu telah membunuh anakku.

Aku mau kamu membayarnya dengan nyawamu!

Hangat sekali.

Nona-Nona, tadi di luar hujannya begitu deras,

kenapa tidak ada setetes air pun di tubuh kalian?

Kak, jangan bercanda.

Mana ada hujan?

Benar, Kak.

Tidak hujan.

Gawat!

Tolong.

Pedang Ajaib Sanchi.

Lang Wuji?

Sanchi!

Pendekar Lang, tolong!

Tolong!

Pendekar Lang.

Pe... Pendeta Kecil.

Apakah ini benar-benar kamu, Pendekar Lang?

Ternyata kamulah yang menyelamatkanku.

Terima kasih atas pertolongan Pendekar Lang.

Tempat ini tidak aman.

Bawa yang terluka dan segeralah pergi.

Pendekar Lang.

Tahukah kamu kalau kamu adalah orang yang paling kukagumi?

Cepat bawa mereka turun gunung! Cepat pergi!

Tolong aku!

Pendekar Lang!

Pendeta Kecil!

Tolong aku!

Pendekar Lang!

Pendekar Lang!

Bisakah bawa aku bersamamu?

Pendeta Baiyun.

Suku Rubah-ku tidak punya dendam denganmu.

Kenapa kamu membawa orang untuk membantai Suku Rubah-ku?

Hanya karena kamu adalah siluman.

Berhenti!

Ruo, kenapa kamu kemari?

Kamu pernah berjanji akan melepaskan Gunung Jingfan.

Kenapa membohongiku?

Aku adalah pemburu jiwa.

Membunuh siluman dan membasmi iblis adalah kewajibanku.

Aku tidak pernah menghalangimu membunuh siluman yang berbuat jahat.

Namun, Nenek Rubah sudah hampir 100 tahun

berlatih dengan tenang di Gunung Jingfan

tanpa pernah melukai orang.

Nona Ruo.

Siluman tetaplah siluman, jangan tertipu olehnya.

Wuji.

Tahukah kamu kalau Pendeta Baiyun...

Ruo, cepat pergi!

Jangan berkelahi lagi!

Ruo!

Ruo!

Nona Ruo begitu melindungimu,

kamu malah membunuhnya!

Ruo.

Syal...

Syalnya... tidak bisa kurajut sampai selesai.

Musim dingin tahun ini, kamu akan menderita.

Ruo.

Ruo!

Ruo.

Ruo.

Alam Rahasia Xiyun ini,

hanya bisa menyimpan tubuh Ruo selama setahun.

Setahun kemudian, Ruo tetap akan mati.

Kecuali...

Kecuali dalam waktu satu tahun,

kalian bisa mengumpulkan seribu jiwa siluman

dan mendapatkan Bulu Foniks,

pusaka milik Suku Yu di Gunung Tianyu,

maka aku bisa

mengembalikan jiwa Ruo

ke tubuhnya,

dan menghidupkannya kembali.

Kalau begitu, aku akan mengumpulkan jiwa siluman.

Kak.

Aku akan pergi ke Gunung Tianyu untuk mencari Bulu Foniks.

Sanchi, kamu juga mulai bermalas-malasan.

Siluman Kecil.

Kamu sudah bosan hidup, ya?

Hamba Yao Yao, memberi salam pada Tuan Muda.

Wuji.

Ruo.

Ekormu sudah terlihat.

Benarkah?

Maaf.

Tuan Muda.

Tubuhmu panas sekali.

Dasar cari mati.

Pendekar.

Kenapa kamu kasar sekali?

Ini Pil Penyambung Nyawa.

Ini Bubuk Penghenti Pendarahan.

Lalu, ini Pil Penghindar Siluman.

Kamu bawa saja semua.

Aku sudah menyiapkannya untukmu.

Banyak sekali.

Ingat, segera gunakan saat butuh.

Selain itu,

cuacanya dingin.

Syal ini,

kamu pakai saja.

Untuk menahan dingin di perjalanan.

Kenapa syal ini pendek sekali?

Itu karena kamu perginya terlalu terburu-buru.

Aku belum selesai merajutnya.

Nanti setelah kamu kembali, aku akan lanjut merajutnya.

Setelah menyegel pedang,

mari kita pergi mengelilingi dunia ini.

Menyegel pedang, menyegel pedang, kalimat ini sudah kamu katakan berapa kali?

Pada akhirnya, bukankah kamu selalu meninggalkanku

saat mendengar ada siluman?

Menurutku,

sebaiknya kamu hidup dengan Sanchi-mu saja.

Aku bersumpah, setelah kembali dari Kuil Taiqing,

aku pasti akan menyegel pedang.

Setelah itu,

mari kita jalani hidup dengan bebas dan bahagia.

Ruo.

Siapa yang mengajarimu ilmu ilusi ini?

Apa hubunganmu dengan rubah tua itu?

Apa yang kamu katakan? Aku tidak mengerti.

Sanchi.

Katakan.

Di mana dia?

Pendekar Lang!

Pendekar Lang.

Akhirnya aku menemukanmu.

Ada banyak pemburu jiwa yang datang ke gunung.

Sepertinya tahu pintu masuk ke Kecamatan Leyou.

Ayo kita pergi bersama.

Kecamatan Leyou?

Aku sangat mengenal jalan itu.

Aku bisa membawa kalian ke sana.

Asalkan

kamu mengembalikan jiwa saudariku.

Siluman! Pendekar Lang, hati-hati!

Bagaimana?

Siluman kecil ini pasti ada hubungannya dengan rubah tua itu.

Meskipun tidak bisa menemukan Kecamatan Leyou,

mungkin saja bisa menemukan keberadaan rubah itu.

Pendekar Lang, menurutku tempat ini sangat aneh.

Mungkinkah...

Begini saja sudah takut?

Pendekar Lang, pasti ada jebakan di sini. Lebih baik kita...

Pendekar Lang.

R E S Y N C S U B By MUTIARA

Apakah ada orang?

Apakah ada orang?

Pemilik!

Tuan.

Tuan jangan panik.

Kalian mampir untuk makan atau mau menginap?

Di mana rubah kecil yang masuk tadi?

Tuan, jangan bercanda.

Hozzászólások

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left