Az első 200 sor.
"Reborn Rookie."
Kamu siapa?
Minggir, Sayang.
Aku akan mengambil kembali tubuhku.
Sayang!
Sayang!
Seok Do!
Seok Do, cepat!
Tadi dia baik-baik saja, apa yang orang ini lakukan?
Cepat lakukan sesuatu!
Tunggu!
Jika aku mendekat, apakah kamu dan aku akan mati?
Dasar bajingan gila. Apa dia mau menanduk Ayah?
- Aku akan mengambil tindakan. - Biar aku yang urus.
Sepertinya Anda pun terkejut. Urus Ayah saja, Direktur Lee.
Kalian tidak tahu siapa aku?
Pimpinan Kang, Anda sudah sadar?
- Minggir! Minggir! - Berhenti!
Kamu...
Kamu yang melapor ke berita, bukan? Bahwa ayahku melakukan tabrak lari?
Kenapa kamu ada di sini?
Seharusnya kamu di New York, kapan kamu pulang ke Korea?
Jadi, kamu mengenalku?
Kamu bekerja di Choiseong? Siapa yang mengizinkanmu?
Lalu siapa yang mengizinkanmu mencoreng nama ayahku seperti itu?
- Rencanaku berantakan. Siapa kamu? - Lepaskan!
Lepaskan. Aku ini ayahmu, Anak Nakal.
Aku tanya siapa kamu!
Rupanya kamu belajar berkelahi. Kamu kuat sekali. Aku tak ada waktu.
Ayahmu sekarat sekarang.
Aduh.
Sekarat?
- Ayah? - Benar.
Sekarang kamu mulai khawatir?
Aku mengkhawatirkan ayahku? Aku?
Aku mengkhawatirkan diriku sendiri.
- Takut tak bisa balas dendam. - Apa yang kamu gumamkan itu?
Katakan saja apa yang terjadi dengan ayahku.
Tidak mau bicara?
Pak Direktur, kami menemukan Tuan Hwang Jun Hyeon.
Aku Kang Jae Seong dari Choiseong Corporation.
Syukurlah Anda tidak terluka parah.
Ini adikku, Direktur Kang Jae Gyeong.
Bisakah kita bicara soal kecelakaan akibat ayah kami, Hwang Jun Hyeon?
Baiklah.
Mungkinkah informan berita itu.
Hwang Jun Hyeong?
Dia baru saja sadar di UGD, waktunya tidak cocok.
Yang Pimpinan temui terakhir adalah direktur kembar itu, bukan?
Benar. Setelah bertemu mereka, Pak Pimpinan terlihat sangat marah.
Dia marah?
Sepertinya mereka mencuri rekaman dasbor mobilku.
Pergi ke sirkuit, bawa Manajer Jang. Ambil semua rekaman CCTV di sana.
Baik, Pak Direktur Lee.
Ini jelas kecelakaan tabrak lari.
Kedua kakakku terlibat dalam hal ini.
Ibu.
Dia sopirku. Ada sesuatu yang harus aku jaga.
Terima kasih.
Karisma Nyonya Jo Seon Hee!
Kamu gila, nekat pulang ke Korea. Tanpa izin ayahmu pula.
Aku lupa memberimu kabar.
Apa kamu mau berakhir mati di tangan kakak-kakakmu?
Bukankah kita setuju tak berkeliaran di sekitar Choiseong?
Selama ini aku patuh pada Ayah, patuh pada kakak-kakakku.
Sampai kapan Ibu terus mencemaskan keluarga Kang?
Apa margamu Kim Bang Gaeul?
Aku hanya keluarga Kang di kertas, anak yang terbuang.
Adakah yang mau kamu katakan di depan Ayahmu?
Bagaimana keadaan Ayah?
Katanya jangan khawatir, dia akan segera sadar.
Tentu saja. Dia belum boleh meninggal.
"Benarkah Pimpinan Kang Yong Ho yang mengemudi?"
Pimpinan benar-benar menyeramkan, bukan?
Kita tidak tahu karena wajah pengemudi tak terlihat.
Pimpinan Kang ketat, tapi tak kejam. Gaji tahunan dan bonus kinerja...
Tidak ada perusahaan yang sebaik Choiseong, 'kan?
Jadi, siapa sebenarnya pengemudinya?
Katanya salah satu dari para direktur.
Sudah kuduga. Berarti Pimpinan yang menanggungnya.
Tidak masuk akal.
Kalau bukan dia yang melakukannya, kenapa pura-pura tak sadar di RS?
Padahal baginya kehormatan adalah segalanya.
Karena akan dipenjara di masa tua, makanya dia tidak bisa keluar.
Astaga, sudah kubilang Pimpinan bukan pelakunya.
Tunggu, tapi kenapa dari tadi kamu terus membelanya?
Apa kamu ini putri gelap Pak Pimpinan?
- Bukan, baca saja artikelnya. - Ucapannya tak bisa jadi bukti!
Tapi, bukankah ini semua hanya spekulasi?
Siapa pun pelakunya, yang jelas ada pengkhianat di dalam.
Seharusnya mereka membuat pengumuman resmi.
Kita tidak perlu sampai turun tangan dan melaporkannya.
Bagaimana kalau ada saksi mata yang muncul setelah melihat berita?
Masalah ini pasti akan terungkap. Baiknya kita ungkapkan lebih dulu.
Kalau ketahuan aku yang mengemudi...
Bagaimana kalau pria itu punya video lain?
Kamu lihat sendiri dia menerjang Ayah, bukan?
Aku sudah hapus total data ponselnya sampai tak bisa dipulihkan.
Kalau Ayah sadar, kita akan didepak selamanya.
Ini satu-satunya kesempatan kita untuk bertahan hidup.
Reputasi ayah kita begitu bersih tanpa cela.
Ini kesempatan untuk membuatnya mundur secara sah.
Maksudmu, kita harus mencoreng karier Ayah?
Hanya dengan begitu kita bisa menundukkan pengikut setia Ayah.
Sekarang kita hanya perlu membereskan satu orang lagi.
Kamu pasti mengalami banyak kesulitan.
Apa keadaanmu baik-baik saja?
Khawatirkan saja ayah kalian, bukan? Dia bahkan belum siuman.
Itu karena dia sudah sangat tua, jadi jangan dipikirkan.
Bagaimanapun, lega rasanya ada informan yang memberi keterangan.
Tapi, wajah pengemudi mobil itu...
Apa kamu sempat merekamnya?
Kami ingin membantu Anda semaksimal mungkin.
Termasuk kompensasinya.
Kami malu atas dosa mengerikan yang ayah kami perbuat.
Kami tidak tahu harus memohon maaf seperti apa.
Apa ayah kami tidak menawarkan penyelesaian damai?
Dia benar-benar keterlaluan.
Ayah kalian bilang
anak-anaknya mencuri mobilnya, menyebabkan kecelakaan, lalu kabur.
"Dosa mengerikan"?
"Malu"? Kalian pikir aku tak tahu kalau kalian pelakunya?
Ayah kalian juga sedang terbaring sakit.
Kalian memasang wajahku di seluruh berita,
lalu kalian jadikan ayah kalian sebagai tersangka utamanya.
Dasar tidak tahu malu. Beraninya menumbalkan ayah kalian!
Apa kalian tidak bersyukur pada ayah kalian yang bereskan ulah kalian?
Ayah kami bilang kami pelakunya?
Ada buktinya?
Kalian punya?
Bukti bahwa Kang Yong Ho yang mengemudi.
Punya?
Dasar anak-anak berengsek. Makanya dia tak beri Choiseong.
Ini sebabnya dia tak akan memberi kalian Choiseong.
Posisi pimpinan! Tidak akan. Jangan bermimpi, dasar berengsek!
Apa yang kalian lakukan!
Kami biasanya sopan,
tapi apa gunanya jika kamu percaya kebohongan Ayah?
Ayah kami memang orang yang seperti itu.
Dia yang membuat masalah,
lalu menimpakan kesalahan pada anak-anaknya.
Karier atletmu sudah berakhir, jadi, sebaiknya ambil kompensasinya.
Kami sudah bilang, kami akan beri semua yang kamu mau.
Bagiku, permintaan maaf adalah uang.
Karena tak ada maaf yang lebih tulus daripada membayarnya dengan pantas.
Kalau kamu mau sepuluh miliar, tulis saja sepuluh miliar.
Pikirkan baik-baik, Pak Hwang Jun Hyeon.
Jangan biarkan dia ke mana-mana sampai aku mendapat jawaban.
Baik.
Ada masalah besar.
- Kejahatan tabrak lari! - Melapor dari depan Grup Choiseong.
Sementara belum ada konfirmasi mengenai sadarnya Pimpinan Kang,
kabar tentang spekulasi Jae Gyeong atau Jae Seong
adalah pengemudi sebenarnya saat kecelakaan itu, menjadi viral.
Informasi tersebut hingga kini belum dikonfirmasi.
Apa lagi ini?
Setelah dugaan keterlibatan Pimpinan Kang dalam tabrak lari,
saham Grup Choiseong anjlok di bursa hari ini,
dan membuat para investor semakin resah.
Para pemegang saham dan investor berkumpul di depan kantor pusat
dan menggelar unjuk rasa menuntut manajemen bertanggungjawab.
- Mundur! - Tangkap!
Minta maaf! Minta maaf!
Tangkap Kang Yong Ho!
Apa Pimpinan Kang sudah siuman? Saham Grup Choiseong anjlok.
Kapan Anda akan memberikan pernyataan resmi?
Apa Anda sudah bertemu korban? Apa dia bersaksi Pimpinan pelakunya?
Ada klaim bahwa pengemudinya salah satu dari kalian.
Pembebasan wamil Direktur Utama Kang,
pemalsuan tesis kalian,
dugaan melahirkan di luar negeri, hingga spekulasi properti ilegal
di luar negeri senilai sepuluh juta dolar.
Apa Pimpinan Kang menutupi semua kontroversi kalian?
- Astaga, bicara apa dia? - Itu semua...
Itu semua atas perintah ayah kami.
Kami
tidak berhak untuk bisa menolak.
Kami hanyalah anak yang tidak berdaya.
Kami mohon maaf.
Kamu sudah gila?
Ayah bisa saja langsung bangun dan menjebloskan kita ke penjara.
Kalau begitu, kita buat saja dia tidak bisa bangun.
Menurutmu kenapa aku membawa Ayah ke rumah sakit ini?
Dia tidak pernah menolak perintahku.
Takdir berpihak pada kita.
Bagaimana dengan Manajer Jang?
Sekretaris Nam sudah menanganinya.
Pihak kepolisian juga sudah beres.
Asal bajingan itu tutup mulut, tidak akan ada yang tahu.
Dasar.
Orang itu tidur.
Anak-anak nakal. Vila ini aku yang membangunnya.
Semua berawal dari foto di lokasi kejadian tabrak lari tanggal 27,
- mobilnya terekam. - Astaga.
Ada kesaksian bahwa Pimpinan Kang berusaha memperbaiki mobilnya
dengan tergesa-gesa setelah kecelakaan.
Jadi, Anda tahu ada kecelakaan?
Pak Pimpinan bilang dia menabrak pagar karena menghindari kucing,
jadi, aku percaya saja dan memperbaikinya.
Tidakkah Anda merasa ada yang aneh?
No comments yet. Be the first to leave one.