Az első 143 sor.
Aku sangat bahagia sampai terasa menakutkan.
Ibu akan membalaskan dendammu.
Anakku sudah meninggal.
Kenapa anak Erika dan Ryoichi masih hidup?
Ibu!
Astaga, aku salah.
Maaf, Bu ART.
Maaf.
Maafkan aku, Ren.
Kurasa kondisi tubuh Erika
membuatnya mustahil untuk punya anak.
Namun, lima tahun lalu
dia tiba-tiba muncul dengan menggendong bayi Ren.
Kau sudah dengar, bukan? Bahwa Ren diadopsi.
Kenapa?
Jika dia diadopsi, kenapa DNA-nya cocok?
Kenapa kau menjadi ART
dan menyelidiki DNA keluarga Mido?
Hasil tes DNA yang kuberikan
bukan dari sampel Erika.
Itu
hasil DNA-mu dan Ren.
Apa?
Ren
adalah putramu.
Sato Kako.
Tidak
kau Takamura Nozomi, bukan?
Aku sungguh minta maaf.
Bayiku
masih hidup.
Lalu
dia Ren?
Dokter
tolong beri tahu aku detailnya.
Lima tahun lalu
aku dokter residen di IGD Rumah Sakit Mido.
Pasiennya wanita hamil.
Bersiap untuk operasi sekarang!
Dia tak sadarkan diri dan mengalami takikardia.
Baik. Siapkan transfusi darah. Cepatlah.
Baik.
Saat kau dibawa ke IGD
tidak ada yang bisa kulakukan.
OPERASI SEDANG BERLANGSUNG
Syukurlah. Rupanya bayinya lahir dengan selamat.
Tidak, bayinya lahir mati.
Apa?
Ibunya dalam kondisi kritis tanpa peluang pulih
jadi kami akan mendaftarkannya sebagai lahir mati.
Kami sudah menemukan rumah untuk anak itu
jadi itu keputusan terbaik untuk bayinya.
Namun...
Ini perintah mutlak dari atasan.
Mengerti?
Bagaimana dengan bayinya?
Sayangnya
bayimu lahir mati.
Apa yang telah kulakukan?
Sejak saat itu, aku tersiksa oleh rasa bersalah.
Mengaku sekarang tidak akan menghapus dosaku.
Aku tahu itu.
Saat melakukan tes padamu
aku sadar kau pernah melahirkan.
Kartu asuransi yang kau berikan itu palsu.
Kupikir kau pasti punya alasan, jadi aku mengawasimu.
Kau menjadi ART untuk balas dendam pada keluarga Mido, bukan?
Kenapa kau tidak mempertimbangkannya kembali?
Anakmu masih hidup.
Aku akan membantumu mencari cara mendapatkan kembali anakmu.
Itu terlalu berbahaya.
Keluarga Mido lebih berkuasa dari yang kau bayangkan.
Entah apa yang akan mereka lakukan kepadamu.
Aku tak peduli apa yang mereka lakukan kepadaku.
Jika Tuhan dan hukum tidak akan menghukum mereka
maka aku yang akan melakukannya.
Mari kubur percakapan ini di dalam hati kita.
Jika kau memberi tahu siapa pun
aku akan mengungkap pengakuanmu kepada seluruh dunia.
Bu Takamura.
Dia masih hidup.
Aku ingin naik kereta ke pantai.
Dengar, Ren. Ibu sibuk.
Tidak! Aku ingin naik kereta!
Aku ingin pergi ke pantai!
Sudah Ibu bilang tidak.
Hei! Kako!
Ren.
Kako, kau tidak enak badan?
Aku baik-baik saja. Tidak perlu khawatir.
Begitukah? Baguslah.
Kebetulan sekali.
Aku baru mau pergi.
Bisakah kau pulang bersama Ren?
Dia terus bilang ingin melihat pantai dan tidak mau mendengarkan.
Baiklah.
Ayo pulang bersama.
Ini ART kami, Bu Sato Kako.
Dia sangat kompeten.
Senang bertemu. Aku Kadowaki dari Obstetri.
DEPARTEMEN OBSTETRI, KADOWAKI MAKOTO
Senang bertemu denganmu.
Ayo, Kako.
Kalau begitu, kami permisi dahulu.
Kau jarang memuji orang seperti itu, Bu Direktur.
Menurutmu begitu? Dia favoritku.
Itu Shinkansen!
Keren sekali.
Bagus sekali. Aku ingin menaikinya!
Aku sangat ingin pergi ke pantai.
Mau pergi?
Ke pantai, bersamaku.
Benarkah? Hore!
Halo, Bu Takamura?
Maaf aku tiba-tiba meneleponmu.
Aku sudah berpikir sejak...
Luar biasa! Aku akan pergi ke laut dengan Kako!
Halo?
Halo?
Maaf, saat ini aku agak...
Jangan bilang...
Luas sekali!
Boleh aku bermain pasir?
Tentu saja.
Andai aku tidak mengalami itu...
Ibu!
Apa aku bisa tetap menjadi ibunya?
Kau sudah bersih.
Kako.
Ayo bermain denganku, Kako!
Takamura Nozomi sudah tiada.
Karena aku meninggalkannya.
Baiklah.
Ini dia.
Keluarkan saja bagian ini, ya?
Ini dia.
Baiklah, lagi. Tepuk.
Tepuk.
Bagaimana dengan sisi ini?
- Bagaimana? - Bagus sekali.
Ini menyenangkan, bukan, Kako?
Ya.
Akan lebih menyenangkan jika Ibu ada di sini.
No comments yet. Be the first to leave one.