A Shop for Killers

A Shop for Killers (킬러들의 쇼핑몰)

Indonesian felirat letöltése

2. évad

Kiadási információk

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗔 𝗦𝗛𝗢𝗣 𝗙𝗢𝗥 𝗞𝗜𝗟𝗟𝗘𝗥𝗦 𝗦𝟬𝟮𝗘𝟬𝟳 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕
Kommentár Coffee_Prison
𝐑𝐄𝐓𝐀𝐈𝐋 𝐃𝐒𝐍+ >> 𝟓𝟔:𝟎𝟔 *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘚𝘶𝘥𝘪𝘳𝘮𝘢𝘯 𝘓𝘪𝘶𝘴 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

Címkék

webdl
Közzétéve: 2026-08-12
Letöltések: 114
Hallássérülteknek: No

Indonesian felirat előnézete

Az első 194 sor.

Serial drama ini fiksi.

Aktor anak dan hewan direkam dalam kondisi aman.

Gerbang utama aman. Tak ada pergerakan warga sipil atau kendaraan.

Dimengerti.

Masuk berhasil.

Dimengerti.

Turun ke rubanah dalam 30 detik.

Periksa tiap lima menit.

Dimengerti.

Marco, M, amankan server lantai satu rubanah dulu.

Sisanya, ikut aku ke pusat perbelanjaan.

- Baik, Bu. - Baik, Bu.

Apa yang kau lakukan kepada Paman dan Kak Minhye?

Pasin, jangan lakukan ini.

Sudah berakhir.

Jangan melawan.

Aku sudah menangkap Jian.

Lepaskan Atti.

Pasin, ini aku.

Tunggu.

- Ayah. - Atti?

Kau tak apa-apa?

Kau terluka?

Aku tak apa.

Aku benar-benar tak apa.

Atti, semuanya akan baik-baik saja sekarang.

Atti.

Terima kasih, Jinman.

Terima kasih.

Tidak. Jangan berterima kasih kepadaku.

Karena sekarang aku menculik anakmu.

Dengar baik-baik.

Jika kau mau Atti selamat,

berhenti jadi boneka Babylon

dan lindungi Jian sekarang juga!

Ingat.

Nyawa putramu dipertaruhkan.

Paman bagaimana?

Jinman aman.

Aku…

Minta maaf.

Aku akan jelaskan semuanya nanti.

Kita

harus pergi dari sini.

Terus jalan.

Tangkap dia hidup-hidup!

Brother!

Pergi!

Pergi!

Pergi!

Senapan di ujung.

Pegangan.

Hati-hati.

Pergilah, Siput.

Guru.

Guru!

Pintu itu…

Tak bisa dibuka dari dalam.

Dengar, Jian.

Mungkin akan ada situasi saat lengan sampai copot.

Saat itu terjadi, jangan coba ambil lengan itu kembali.

Lindungi lenganmu yang tersisa.

Kita harus pergi.

- Jeong Jian mana? - Senapan terakhir!

Kokangnya!

Aku akan mengejarnya.

Baiklah.

Sial.

Hampir sampai. Sedikit lagi.

Ayo. Tinggal sedikit lagi.

Brother.

Kau dulu. Cepat.

Tidak. Kita harus pergi.

Aku mau beristirahat.

Kita hampir tiba.

Berdiri.

Cepat berdiri!

Hei.

Hei, dasar bodoh. Apa yang kau lakukan?

Buka pintunya.

Buka!

Brother, buka pintunya!

Terima kasih…

Atas segalanya,

Jeong Jian.

Kumohon, buka pintunya!

Brother, buka!

Kak Honda,

kita segera bertemu.

Jangan.

Jangan.

Jangan.

Tim Pembobol.

Masuk ke jalur bawah tanah.

Sekarang!

Tepat di depannya, ada ruangan kecil.

Seperti pusat perbelanjaan yang lama.

Dari sana, kau bisa membakar seluruh pusat perbelanjaan.

Kenapa?

Apa maksudmu "kenapa"?

Kalau kau harus kabur, berarti itu darurat.

Jangan tinggalkan jejak apa pun.

Mundur!

Astaga, kau membunuh semuanya.

Sekarang kau paham, Jian?

Inilah neraka yang harus kau tinggali.

A SHOP FOR KILLERS 2

EPISODE 07 MUSUH DARI MUSUHKU

Lalu apa untungnya bagiku?

Jika kau membujuk para Kode Merah,

kami akan sediakan senjata gratis,

dengan tarif bagi hasil terpisah untuk operasi yang diselesaikan.

Tawaranmu menggiurkan.

Tapi seperti yang kau tahu,

aku sudah lama meninggalkan bidang ini.

Apa untungnya bagimu melakukan itu untuk fosil tua sepertiku?

Para Kode Merah masih mematuhimu.

Saat kau bergerak, mereka semua mengikuti.

Jaringanmu tak hanya mencakup para kode,

tapi juga daftar klien.

Semuanya pasti sudah hancur sekarang, tinggal para kroco yang tersisa.

Yang paling ditakuti perusahaan besar adalah perintis kroco.

Murthehelp Jeong Jinman adalah model bisnis yang bagus.

Omong-omong soal itu…

Jika kau menangkap Jeong Jinman atau Jeong Jian,

ini jumlah minimal yang bisa ditawarkan oleh Babylon sebagai uang muka.

Mulai sekarang, kita jalankan perlindungan para Kode Hijau.

Tapi…

Ada apa dengan "Kusanagi", apa itu "Jin"?

Kau orang Korea atau Jepang?

Kau mengambilnya kembali?

Baiklah.

Aku orang Korea.

Aku bekerja di Jepang sangat lama sampai…

Jadi, kau orang Korea, tapi memakai nama belakang Jepang?

Bu Yoon Sujin?

Kami bekerja dalam skala global di planet mungil ini.

Apakah kewarganegaraan penting?

Tentu saja.

Bagiku, tak sesederhana itu.

Aku generasi ke-37 Klan Ahn dari Sunheung.

Aku cucu tertua.

Leluhur langsungku termasuk Ahn Junggeun,

Ahn Changho…

Kau serius?

Mereka mati melindungi negeri ini dari para bajingan Jepang itu.

Jadi, aku tidak bisa.

Aku cuma menyarankan kita bekerja sama.

Entah kita orang Jepang atau Korea,

apa pentingnya itu?

Lagi pula, kau bukan berjuang demi kemerdekaan Korea.

Ya, kau benar.

Aku bukan penyelamat negeriku, kan?

Tapi aku cuma…

Tidak menyukaimu.

Petinggi perusahaan yang tangannya tak pernah menyentuh darah,

berlagak seolah uang bisa menyelesaikan segalanya,

sambil duduk santai di balik mejanya.

Menyuruh-nyuruh orang, cuma mengatur sesuka hati.

Aku tak suka itu.

Tipikal.

Pikiran chosenjin sangat sempit.

Apa katamu?

Pak Ahn Seongbeom.

Jika kau mau terus makan daging yang sangat kau sukai,

kau harus menjaga mulutmu agar bisa mengunyah.

Aku bisa melenyapkan…

Seluruh tempat ini sekarang.

Tak apa.

Jangan buang-buang waktu untuk hal sepele.

Daging ini setimpal dengan harganya.

Aku paham betul posisimu.

Pengecut selalu menunjukkan taringnya lebih dulu.

Babylon tak menugaskan orang di balik meja

kecuali sudah pernah mengotori tangannya.

Berpencar dan cari mereka.

Cahaya di ambang maut.

Cahaya di ambang maut.

Q!

Kau tak apa-apa?

Ikuti aku!

Berikan kepadaku.

Itu dia.

"JW".

SERIKAT JW

JAEWON CLEANING

K, tolong periksakan sesuatu.

Baiklah.

Akan kupastikan dengan intelijen dan mengabarimu.

Dia akan bertindak sendiri tanpa melapor kepadaku?

Perlu kusuruh dia kembali ke markas?

Biarkan saja.

Biarkan Q sibuk menangkap Jeong Jian

dan kita fokus menangkap Jeong Jinman.

More Indonesian subtitles for A Shop for Killers

Hozzászólások

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left