The Chef Show

The Chef Show

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

the chef show s01e02 1080p web x264-stout
the chef show s01e02 720p web x264-stout
Komentar oleh TZ17
NETFLIX RETAIL

Tag

web
x264
1080
720p
720
Diterbitkan pada: 2019-06-12
Unduhan: 28
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

SERIAL DOKUMENTER NETFLIX ORIGINAL

- Aku Jon. - Aku Chris.

Senang bertemu kau. Siapa namamu?

John juga.

- Quentin. Senang bertemu. - Apa kabar?

Kau punya tato. Kami cari tahu...

- Aku tak punya... El Jefe. - El Jefe, ya.

- Kalian nonton film kami? - Ya.

Itu membuatku kembali ke dapur lagi.

Benarkah? Filmnya?

Aku melalui hal sulit di dapur daerah tempat tinggalku.

Film itu buat aku kembali senang ke dapur dan masak.

Keren.

- Hai, Chef. - Selamat datang.

- Terima kasih. - Apa kabar?

- Senang bertemu kau. - Sama-sama.

Selamat datang.

- Kudengar banyak soal tempat ini. - Baik.

- Kami senang kau di sini. - Kami mengagumi...

Ini seperti ham Serrano?

Jadi, ini Ossabaw.

Jadi, ini turunan ham Ibérico.

Ini diawetkan dalam rumah setahun.

- Jadi, ini prosciutto Ossabaw rumahan. - Astaga.

- Kalian tak mau coba? - Terima kasih.

- Boleh? - Tentu.

Biar Jon saja.

Sedikit gerakan saja. Iris setipis mungkin.

Kau mahir gunakan pisau.

- Berbakat alami. - Roy yang ajari aku.

Dia berbakat.

Dia cepat sekali belajar.

- Semakin tipis, semakin baik? - Ya. Kita coba... Itu sempurna.

Intinya hanya setebal ujung pisau.

- Sempurna. - Lihat.

Latihanku berlanjut.

- Aku suka penataanmu. - Terima kasih.

Kau suka apa? Kau suka semua berlabel?

Ya, aku suka wadahnya. Aku suka dua ukuran berbeda.

Atasannya... Bahkan bagian atasnya.

Saat dia melatihku untuk Chef,

intinya para chef itu semua OCD.

Itu yang penting.

Pengaturan, pengulangan dan mise en place.

Kau suka mise en place. "Semua rapi."

Kau mulai lakukan di rumah.

- "Salah." Kau mulai... - Aku bersihkan kamar hotel waktu pulang.

Sebelum pulang.

Bagus. Lipat semua. Lipat handuknya.

Ini yang mana? Kuba?

Ini La Panca. Ini jintan, bawang putih.

Aku mencicip jintan.

Enak sekali.

- Kau mau memanggang? - Boleh?

Ya, di belakang sana. Kalian boleh buat satu.

BURGER HOLEMAN & FINCH

Jon datang di kirimu.

- Di belakang. - Apa kabar?

Senang bertemu lagi.

Apa yang harus aku tahu?

Baik, ini burger kami.

Apa yang buat burgernya enak? Bumbu dasar?

Kurasa kesederhanaan dan kualitas bahannya.

Burger isinya lemusir dan lamur setengah-setengah.

Tanpa pengikat atau apa.

- Tanpa telur? - Ya, kadar lemaknya pas.

Cari bagian daging yang kombinasinya bisa melekat.

Jadi, tak butuh yang lain. Hanya daging dan garam.

Saat menekan burgernya,

kami menekan di empat titik. Ini dipelajari Chef.

Itu mematangkan 75 persen di satu sisi, lalu dibalik untuk mematangkan sisanya.

Boleh?

Silakan.

Bagus, Jon.

Itu yang kau mau. Karamelisasi.

Jika coba ini di rumah,

jangan sambil telanjang.

Banyak minyak yang keluar dari ini.

- Kenakan ini agar sah. - Ini dia. Terima kasih.

Sekarang susun bawang bombai.

- Boleh? - Silakan.

Hal lain yang diturunkan Chef Lin

hanya Kraft. Dia hanya gunakan Kraft.

Itu bagus juga.

Biasanya jika keju lain dipanggang, keju leleh ke mana-mana.

Tapi jika keju Amerika dipanggang, ia tetap sama.

Buat apa pun, pakai Kraft.

Itu keajaiban alam.

Jadi, kapan aku mulai... Susun saja saat...

Benar. Lihat kejunya leleh di atas?

Itu memanasi bawang bombai di bawahnya.

- Beri rasa sedikit matang. - Bawang bombai di tengah?

Ya.

Benar.

Chef Choi lebih gugup daripada aku karena aku muridnya.

Dia ingin pastikan aku mewakili sekolahnya.

Aku seperti orang tua pemain Liga Kecil. Menonton.

Jadi, kau boleh angkat burgernya.

- Rotinya siap disajikan. - Baik.

Dari kiri ke kanan.

- Kiri ke kanan. - Terima kasih, Chef.

- Ini untuk kami? - Tentu! Makan saja.

Salud! Terima kasih, Chef.

Tentu, Teman-teman. Selamat makan!

Astaga!

- Enak? - Ya.

Seperti... Aku tak...

Aku tak pernah makan burger lebih enak dari ini.

Ini luar biasa.

Apa kabar?

- Selamat datang. Senang bertemu kau. - Terima kasih.

Kau akan tunjukkan makananmu, lalu kami masak menu keluarga buat timmu?

Ya.

Lalu kau temui kami lagi saat makan malam.

Seperti raket tenis.

Roti gulung lobster. Kurasa orang suka pikir lagi apa itu?

Apa itu terlalu rumit atau sangat sederhana?

Kurasa kita tahu itu pasti sangat sederhana.

Kau pesan roti gulung lobster, bisa dengan mayones atau mentega.

Itu perpaduan keduanya karena aku mau pesan

"Aku mau mayones dan mentega."

Kau makan seperti koki. Kau mau keduanya.

Dicampur saja.

ROTI GULUNG LOBSTER

Kalian mungkin pernah mengolah lobster.

Belum. Itu tak ada di pelatihanku.

Intinya yang dilakukan adalah melepas kepalanya seperti ini. Putar saja.

Baik, itu mudah. Sekarang lepas ini.

Letakkan pisau pada titik itu, lalu iris ke bawah dengan kuat.

Keluarkan dagingnya.

Potong-potong sedikit.

Kurasa kunci roti gulung lobster adalah roti panggang mentega yang enak.

Itu rahasia lain dari dapur yang tak dibuat di rumah: banyak mentega.

Ya. Banyak mentega, banyak garam. Bagus.

Baiklah. Masukkan.

- Aduk-aduk. - Seperti itu.

Ya, lalu...

Panggang di oven kira-kira sepuluh detik.

Biar dinginnya hilang.

Bagus.

Sendok keluar.

- Jangan terlalu banyak mentega, 'kan? - Ya.

- Sebelah sana. Seperti ini. - Begitu ya.

Tahan di situ. Biar bagian itu mengeluarkan mentega.

Benar.

Di rumah tak apa, tapi di film, para koki tahu kau tidak mahir.

Satu lobster per roti gulung?

Ya, lobster 0,5 kilogram.

Lalu rotinya, di mana... Kalian yang panggang rotinya?

Kami panggang di salah satu restoran kami.

Ini sama penting dengan lobster.

Itu masalahnya di rumah. Roti itu sulit didapatkan.

Aku ikut Lobster Roll Rumble di New York.

Salah satu pemenangnya menggunakan

- roti Hawaii. - Roti Hawaii?

- Enak sekali. Ada rasa manisnya. - Bagus.

Yang penting lobsternya. Sedikit mayones.

Sedikit perasan lemon.

Beberapa seledri.

Lokio sebagai bawang. Ini bawang yang ringan.

Kini kita akan isi penuh satu roti gulung.

Begitu.

- Bagus. - Bagus, 'kan?

Lalu ini keripik garam dan cuka.

Seorang koki kami mengajariku ini. Aku sering belajar dari koki kami.

- Tentang banyak hal. - Kau dapatkan jawabannya.

Tidak.

Si koki masuk dan berkata, "Rendam dalam air dan cuka."

Maksudmu rasa asin dan asam itu sulit dibuat?

- Ya, banyak kita... - Tanpa tepung dan zat kimia.

Begitu. Jadi, saat dibungkus,

mereka masukkan banyak sekali

- zat kimianya. - Asam sitrat.

- Enak sekali. Kau mau coba? - Kau dahulu.

Ini enak.

Aku suka ini saling melengkapi.

- Kau... Boleh, 'kan? - Ya.

Tak apa, 'kan? Kau sudah makan beberapa.

ROTI PANGGANG UDANG

Baiklah. Jadi, kami punya udang.

Ini udang panggang kayu.

Dengan pasta cabai árbol giling, banyak mentega,

dan roti panggang ala pedesaan yang kalian sukai.

Jadi, kita akan memasaknya dengan itu.

Aku akan menaburinya...

Sedikit garam.

Wajanku sudah panas sekarang.

Ini dia.

Masukkan ke sana.

Ini cepat sekali matang. Jangan terlalu lama.

Itu 425 derajat Celsius?

Sekitar 370 derajat Celsius.

Di sini kita ingin...

Aku mencium baunya. Aku cium.

Aku akan menekan kepalanya sedikit agar sarinya keluar.

- Apa itu? Minyak zaitun saja? - Ya.

- Lalu turunkan suhunya. - Bagus.

Lihat kecepatannya.

Aku ingin...

Tekan sedikit.

More Indonesian subtitles for The Chef Show

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left