200 baris pertama.
Orang berubah.
Hei!
Kau terlihat sehat.
Ini dia orangnya./ Aku John.
Senang bertemu denganmu.
Bagaimana penerbanganmu?
Lumayan. Itu panjang.
Apa yang kau lakukan?
Aku membaca./ Apa yang kau baca?
Buku ini.
Maaf, aku bermaksud membawakanmu sesuatu...
Hadiah. Kado pernikahan.
Itu tidak perlu./ Tak masalah. Ya, sungguh.
Lagi pula kami kawin lari./ Selamat.
Terima kasih.
Bisa kita pergi?
John bagian dari New York Philharmonic.
Dia salah satu solois termuda mereka.
Dia jenius./ Aku tidak berkata begitu.
Apa, itu benar.
Aku hidup di hari tanpa akhir akan sinar matahari,
Menunggu cahaya yang takkan pernah datang.
Aku akan menunggumu di sana.
Dan itu akan mulai kembali,
Sekali lagi,
Untuk kita berdua.
Di tanah yang berdebu dan panas ini,
Kita menunggu,
Seperti setiap jam yang berlalu.
Kami baru menikah.
Sungguh?/ Selamat.
Terima kasih.
Kami menikah dua tahun lalu,
Dan kami mengambil alih tempat ini dari orang tuaku.
Itu sangat bagus.
Apa rencanamu selama kau di sini?
Kami akan di sini selama beberapa hari,
Kemudian kami pergi ke Emmond's Pass.
Itu benar.
Baiklah, aku akan memberimu Buckskin Suite.
Itu tersedia?
Ini untukmu.
Aku meminta mereka untuk terbangkan dia ke sini.
Aku setuju membiarkan dia datang./ Hei, kau melakukan hal yang benar.
Sungguh?/ Oke?
Hei.
Aku sudah pesankan kau kamar./ Terima kasih.
Itu tepat di samping kamar kami.
Kau punya mata yang indah.
Mata Ibu.
Aku tinggalkan sesuatu untukmu di kamarmu.
Kau sebaiknya masuk dan tidur.
Hei...
Kau bisa beritahu aku kau akan menikah.
Kau tak bisa dihubungi, Isabella.
Lagi pula, kami kawin lari.
Kau sebaiknya masuk dan istirahat.
Ada apa?
Aku baru ingat, besok hari ulang tahunnya.
Aku ingat pertama kali aku melihatmu.
Kau berada di panggung.
Bermain biola, dan kau seperti melukis.
Aku ingat.
Dan kau melihatku...
Dan aku ingin tahu semua tentangmu.
Hai./ Hei!
Bagaimana kabarmu?/ Ya.
Ya, aku baik, bagaimana kabarmu?
Sangat baik.
Terima kasih sudah datang./ Tentu saja.
Terima kasih sudah mengundangku.
Kau mau masuk?
Tentu, ya, ini bagus.
Semua ini milikmu?/ Ya.
Terima kasih sudah datang...
Menjadi model untukku.
Aku melihatmu tampil kemarin malam,
Dan menurutku itu sangat indah.
Maksudku, kau pasti sering mendengarkan itu.
Tidak, tidak terlalu.
Kau sering datang ke konser di Julliard?
Aku punya teman yang sekolah di sana.
Aku pergi bersama dia.
Tapi aku suka musik klasik.
Musik yang kau mainkan...
"Serenade"?/ Karya Schubert, benar?
Aku tak pernah mendengarnya dimainkan seperti itu sebelumnya.
Bagaimana menurutmu?
Seperti melankolis.
Dan aku baru mulai melukis wajah,
Jadi kupikir, "Hei, dia memiliki wajah tampan, jadi..."
Kau biasanya mengerjakan.../ Motif bunga dan lanskap.
Benar... Benar, benar, benar.
Yang ini bagus.
Ya, itu milik kakakku.
Apa pekerjaannya?
Dia seorang aktris.
Ya?
Kau mau mendengarkan musik?/ Tentu.
Halo.
Kau bisa suruh dia naik. Terima kasih.
Bagaimana kau tahu aku di New York?
Aku melihat fotomu di Internet.
Kau menjadi pembuka di kelab.
Aku tidak tahu kau masih melakukan itu.
Tapi aku tahu kau selalu menginap disini.
Kenapa kau di sini?
Salah satu film lamamu tayang di TV semalam.
Kau masih 12 tahun, aku rasa.
Kau sangat menggemaskan.
Ya?
Ya.
Hei, aku bertemu seseorang.
Dan dia sangat istimewa.
Siapa namanya?/ John.
Aku ingin kau bertemu dia.
Hei.
Hei.
Ada apa dengan semua ini?
Benda koleksiku.
Dan yang murid-muridku pernah menangkan.
Para orang tua mengirim anaknya ke sini selama sepekan...
...agar mereka bisa belajar caranya berkuda.
Ya?
Kelihatannya kau handal dalam melakukan itu.
Aku sudah di sini selama 6 tahun sekarang.
Itu terlihat kesepian.
Itu benar.
Ada resepsi di galeriku tempatku bekerja malam ini.
Aku ingin kau datang.
Kau bisa bertemu John.
Aku akan tuliskan alamatnya.
Kau masih melukis?
Ya, kau akan tahu itu, jika kau...
Aku ke sini malam ini karena aku ingin menemuimu.
Ini hanya sesederhana itu.
Karena aku ingin kau tahu apa yang terjadi dihidupku.
Karena aku tak melihatmu 3 tahun. 3 tahun!
Aku bilang pada diriku sendiri, aku bilang,
"Biarkan dia menjalani hidupnya."
"Biar dia melakukan keinginannya."
Tapi entah apapun alasannya, aku tidak bisa.
Aku tidak bisa melakukan itu.
Aku datang ke sini hari ini untuk tunjukkan padamu aku peduli.
Aku mohon, datanglah malam ini.
Tunjukkan padaku kau juga peduli.
Bagaimana malammu?
Aku bisa mendengarmu semalam.
Selamat ulang tahun...
Selamat ulang tahun...
Tunggu./ Selamat ulang tahun, Isabella...
Tidak, tidak, tidak, tidak./ Selamat ulang tahun...
Hei, Isabella.
Tolong datanglah malam ini untuk bertemu John.
Hei!/ Berhenti, berhenti!
Louise, berhenti. Berhenti!/ Tidak!
Aku hanya berusaha melakukan sesuatu yang baik untuknya.
Dia membuat semuanya terasa sangat sulit.
Dia sakit.
Aku merasa kasihan dengannya.
Kenapa kau membela dia? Kau baru bertemu dengannya!
Aku tidak... Aku tidak membela dia!/ Kau bahkan tak mengenalnya!
Oke?
Dia benar-benar delusional!
Ini seharusnya menjadi waktu kita.
Menurutku ini akan baik-baik saja./ Tidak, kau tak kenal dia, oke?
Sama sekali.
Robert datang jauh-jauh dari London.
Ya.
Dan Louise baru lulus peringkat utama di kelas melukisnya.
Kami bahkan punya salah satu lukisannya di sebelah sana.
Itu bagus.
Apa salah satu inspirasimu?
Kurasa mungkin saudariku.
Menurutku kita sebaiknya menyimpan lukisannya di sini selama seminggu.
Melihat bagaimana perkembangannya, dan kita mungkin mendapatkan sesuatu.
Permisi.
Hai./ Hei.
Ini luar biasa. Ya./ Ya?
Kurasa Isabella tidak datang.
Hei.
Hei.
Aku minta maaf soal sebelumnya./ Tak apa.
Apa itu?
Sesuatu yang aku kerjakan.
Kau akan memainkannya untukku?
Aku tahu betapa pentingnya itu untukmu.
Sekali lagi terima kasih untuk ilmunya./ Sama-sama.
Selamat menikmati liburan kalian./ Terima kasih.
Bagaimana perasaanmu tentang pernikahan?
Aku masih belum tahu.
Aku merasa itu masalahnya dengan generasi kita, kau tahu?
Begitu banyak aplikasi.
Kita tak bertemu via aplikasi.
Aku tahu. Hanya saja itu bukan soal koneksi lagi.
Apa maksudmu?/ Mungkin untuk kita, tapi...
Kita hanya dua orang di dunia gila ini.
Semuanya hanya berputar disekitar kita.
Kau begitu filosofis.
Mungkin aku akan bermain musik untukmu malam ini.
No comments yet. Be the first to leave one.