200 baris pertama.
GURU SEMENTARA BARU
KEPALA BIDANG KONSELING PENDIDIKAN
BIDANG KONSELING PENDIDIKAN
WAKIL KEPSEK, KEPSEK, KEPALA BIMBINGAN PENYULUHAN
BIDANG URUSAN SISWA KEPALA BIDANG URUSAN SISWA
KEPALA WALI KELAS 3, WALI KELAS 3
KEPALA BIDANG EKSKUL, TI, KEPALA PROGRAM LUAR SEKOLAH
SEMUA TOKOH, ORGANISASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI
KARYAWISATA SMA SONGYOUNG TAHUN 2007
Hei, Anak-anak. Apa kalian tidak lelah?
Istirahat sebentar. Tidur sana.
- Astaga! - Yang benar saja!
Kau bukan wali kelas kami. Kenapa kau ada di bus ini?
Aku juga terpaksa di sini, untuk mengisi kekosongan.
Hei, bersenang-senanglah.
Kapan lagi kalian bisa bersenang-senang?
Kenapa kau berkata begitu setelah teguranku tadi?
Pak Kim, biarkan saja mereka bersenang-senang hari ini.
Aku tidak sakit sama sekali.
Jadi, berhentilah bertanya.
Bagaimana dengan kakimu?
Aku bilang baik-baik saja.
Aku bisa urus diriku sendiri.
- Ibu mulai lagi. - Kau ini.
Astaga. Ibu lupa membawakanmu tisu basah.
Hei, Ha-neul.
Ada apa dengan kakimu?
Apa ada tisu basah di tasmu?
Kau bahkan tak bisa membersihkan diri dengan benar
karena kakimu. Jadi, kau butuh tisu…
Hei, hujan turun!
Sepertinya ibu sudah masukkan ke tasmu.
Tak apa bila tak keramas sehari saja, 'kan?
Kau juga sudah bawa topimu.
Bila benar-benar tak nyaman,
minta tolong temanmu saja.
- Ajak mereka ke rumah nanti… - Aku bisa urus sendiri dengan baik!
Siapa saja yang ada di dalam bus?
Apa wali kelasmu ada?
Halo?
Ibu.
Aku tak bisa dengar. Halo?
Halo?
- Halo? - Apa kau dengar sekarang?
Ya, aku dengar.
Sepertinya tadi karena lewat terowongan. Sekarang suara Ibu terdengar.
Pokoknya hati-hati di jalan.
Baiklah, aku akan berhati-hati.
- Telepon ibu saat tiba nanti. - Baiklah.
Sial.
Hei! Cepat!
Bukankah itu bus nomor dua?
- Jangan keluar. Tetap di dalam! - Ada apa ini?
Tetap di dalam bus.
Pak Kim! Pak Woo!
Tolong kami, Pak Woo!
Cepat masuk.
Apa kalian baik-baik saja?
Hati-hati.
Hei, tolong bantu cek jumlah orang. Kami semua ada 30 orang.
- Ada 30 orang? - Benar.
Siapa yang tidak ada di sini?
Kecelakaan terjadi di Terowongan Suri daerah luar Seoul.
Bus sekolah mengalami kecelakaan. Kami butuh bantuan sekarang.
Tiga, empat, lima.
Pak Lee, ada berapa orang di sebelah sana?
Ya, di sebelah sini!
Lima, enam, tujuh, delapan. Delapan orang di sini!
Sembilan, sepuluh…
- Pak Kim, kau tak apa? - Ya.
Apa ini?
- Kau terluka parah. - Apa kau baik-baik saja?
- Ya, aku tak apa. - Baiklah.
Pak, bensinnya menetes keluar. Bus akan meledak.
Bus akan segera meledak. Segera berlindung.
Pak Kim! Coba tenangkan anak-anak.
Pak! Go Ha-neul masih ada di dalam bus.
- Cepat berlindung! - Siapa?
Ha-neul masih di dalam bus!
Ha-neul ada di dalam bus?
Cepat berlindung!
Cepat cari perlindungan!
Bus akan segera meledak. Cepat!
Ha-neul tidak ada di sini!
Ha-neul masih ada di dalam bus!
Young-ha.
Young-ha, ada apa?
- Pak. - Tunggu dulu.
- Young-ha. Tunggu dulu. - Tidak, Pak.
Hei.
Apa tak ada orang di luar?
- Kau mau apa? - Dompetku tertinggal di bus.
Omong kosong macam apa itu? Young-ha!
- Young-ha! - Jangan!
- Pak Kim. - Pak, kita harus pergi sekarang.
Young-ha, kau bisa mati.
Siapa yang akan tanggung jawab bila kau mati?
- Pak, kita harus pergi. - Hei!
Hei, Bodoh!
Ha-neul!
Ha-neul!
Pak Guru.
Ha-neul, apa kau baik-baik saja?
Baiklah. Tunggu sebentar di sana.
- Pak Kim! - Pak Kim!
Mundur, Semuanya. Anak-anak, kembali ke bus.
Apa kau baik-baik saja?
Mari kita gerakkan kakimu perlahan-lahan.
Ayo coba sekali lagi.
- Pak Kim! - Bagaimana ini?
Pak Kim!
Kembalilah ke bus!
Tolong selamatkan Ha-neul!
- Young-ha. - Tolong selamatkan dia.
Bagaimana ini?
Young-ha!
Anak-anak, masuklah!
Kita pasti bisa keluar.
Ayo coba lagi perlahan.
Kita berhasil. Bagus.
Kemarilah.
Semua baik-baik saja.
Semua baik-baik saja.
Ha-neul, kita bisa keluar.
Ya? Kita pasti bisa. Ayo.
Apa kau baik-baik saja?
- Terima kasih. - Apa kau bisa memanjat?
Ayo pelan-pelan naik.
Kalian lebih dulu. Aku akan menyusul.
- Ha-neul! - Ha-neul!
- Ha-neul! - Cepat kemari!
Sebuah bus sekolah yang membawa siswa SMA berkarya wisata
meledak di terowongan Suri dalam jalur lingkar luar Seoul.
Pengemudi berusaha menghindari kendaraan rusak
yang berhenti dalam terowongan, tapi menabrak dinding sebelum meledak.
Seorang guru dalam kejadian ini tewas,
dan karena ledakan tersebut,
proses penyelamatan sulit dilakukan.
BERISTIRAHAT DALAM DAMAI KIM YOUNG-HA
Tunggu.
Anak mereka mendapat biaya ganti untuk luka kecil di lengannya.
Namun, kenapa anakku tidak bisa mendapat uang asuransi?
Lalu kau mau kami tutup mulut akan kejadian ini?
Bu, bukan itu maksud kami.
Kau melarangku untuk tak bilang siapa pun bahwa anakku guru kalian!
Kami hanya ingin kau lebih bijak saat bicara.
Astaga.
Aku dengar sekolah swasta penuh dengan korupsi.
Apa kau tak merasa bersalah sedikit pun?
Dengarkan kami dulu, Bu.
Kim Young-ha bukanlah guru sebenarnya.
Apa maksudmu?
Apa kalian selama ini bekerja dengan hantu?
Ini tak bisa dipercaya.
Direktur itu…
Dia mengajak anakku untuk bergabung hingga anakku keluar dari pekerjaannya
dan mengajar murid di sana selama tiga tahun.
Kini kau bilang dia adalah guru palsu?
Astaga.
Hei, kau. Coba beri tahu aku.
Kau tahu Kim Young-ha atau tidak?
- Beri tahu aku. - Jangan libatkan dia.
Ayolah. Beri tahu aku sekarang.
Bu.
Anakmu bukan guru yang sebenarnya.
Apa kau bilang?
Kim Young-ha
hanya guru sementara.
Guru sementara? Apa itu?
- Dia guru kontrak. - Apa maksudmu?
Kau terus berbicara tentang uang asuransi.
Namun, kami bisa apa? Hukum mengatakan begitu.
Jadi, maksudmu hasil kerja suamiku selama ini
tidak senilai dengan guru-guru lain?
Kami hanya mengikuti hukum yang ada.
Walau uang selalu menjadi pilihan terbaik dan paling nyaman,
hukum di negara mana yang membuat
peningkatan jumlah guru sementara untuk mengajar murid?
Suamiku meninggal.
Seseorang baru saja meninggal.
Astaga.
Sudahlah.
- Ibu, bangunlah. - Astaga.
Apa kau manusia?
Apa kalian semua pantas jadi manusia?
Young-ha…
Ibu.
Young-ha-ku yang malang.
Hentikan ini, Ibu.
Sebenarnya apa yang membuat dia
sampai mengorbankan dirinya untukku?
- Apa kalian mengerti? - Ya!
Bila kita mau membuat ini menjadi sepuluh,
ada perbedaan di bagian penyebut.
HAPUS DISKRIMINASI JENIS KONTRAK UNTUK KEMATIAN BERTUJUAN MULIA
Aku harus mencari jawabannya.
FEBRUARI 2019
Kalian membutuhkan 20 poin untuk Pedagogi,
tapi butuh setidaknya 18 poin agar bisa mengajar Bahasa Korea.
Untuk teori Sternberg dan Gardner…
No comments yet. Be the first to leave one.