LKG

LKG

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

LKG 2019 720p 526191 ff
Komentar oleh MelsBatakJogja
mohon ratingnya

Tag

720p
720
Diterbitkan pada: 2019-05-29
Unduhan: 40
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

MelsBatakJogja

Hubungi 08818196705 (WA ONLY) untuk iklan komersial

Hubungi 08818196705 (WA ONLY) untuk subtitle film lainnya

SARAN KESEHATAN Merokok Menyebabkan Kanker - Merokok Membunuh Minuman Keras Membahayakan Kesehatan

Tak ada burung, binatang yang disakiti selama pembuatan film ini.

Terinpirasi dari Semua Politisi dari Tamil Nadu, India dan Seluruh Dunia

Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan, maka hanyalah kebetulan saja.

"Tak ada pujian yang lebih hebat dari kata-kata ayahku!"

Turunkan wakil rakyat!

Turunkan pemerintahan korup!

Turunkan pemerintahan korup!

Batalkan pengambilan sumpah!

Turunkan wakil rakyat!

Turunkan pemerintahan korup!

Laut meluapkan keceriaan, bumi semakin menua.

Dengan memperindah wajah di Benua India yang mulia ini!

Bagian selatan! Khususnya Bangsa Dravida yang suci!

Bagai indahnya lengkungan 'tilak' di dahi.

Bagai harum tilak yang jadi kegilaan seluruh dunia.

Semangatmu menyebar ke segala penjuru.

Oh! Gadis Tamil!

Tetaplah segar engkau! Tetaplah murni juga!

Bersoraklah! Terpujilah engkau orang Tamil yang baik, awet muda selamanya! Pesona!

Terpujilah engkau!

Terpujilah engkau!

Kini, Yang Mulia Gubernur akan memimpin pengambilan sumpah.

Batalkan pengambilan sumpah!

Turunkan wakil rakyat!

Turunkan pemerintahan korup!

Saya, Lalgudi Karuppiah Gandhi (LKG) ...

Keadilan tak hanya menghukum politisi yang salah, tapi juga orang yang memilihnya.

Mari, putera Tamil! Datanglah dengan kepala tegak!

Mari, puteri Tamil! Datanglah untuk mengatur dunia!

Mari, putera Tamil! Datanglah dengan kepala tegak!

Mari, puteri Tamil! Datanglah untuk mengatur dunia!

Mari, putera Tamil! Datanglah dengan kepala tegak!

Mari, puteri Tamil! Datanglah untuk mengatur dunia!

MelsBatakJogja Mohon Ratingnya :)

Ya Tuhan, jangan kesal, aku hanya punya kuil kecil untukMu...

Akan kubuat besar dan kudirikan patung seharga puluhan juta untukMu.

Aku butuh berkat dariMu untuk mewujudkannya.

Saat ini aku hanyalah DPRD.

Aku mau jadi DPR sepertimu...

...menjadi presiden dan mengepalai kantor tetap.

Bahkan seorang anakpun tak bisa menghasilkan banyak uang dipermainan bisnis.

Tapi kau menghasilkan banyak uang dan menggelapkannya.

Ajari aku caranya.

Berkati aku.

Kakek, tak masalah jika aku tak jadi seperti mereka.

Uang yang sudah tak laku pun bisa dijadikan karangan bunga.

Aku bersumpah aku tak akan jadi anak sia-sia.

Tak pernah! Tak pernah! Tak pernah!

Menunggu kembalinya pemimipin kami, katakan...

Bhojappan cemas dalam sebuah wawancara.

'Suara Ibu Pertiwi.'

'Thirukural (syair kuno Tamil). '

Ayah!

Ada apa, ayah?

Yah, apa kau sakit?

Kau mau minum?

Kau orang bodoh, beraninya kau sebut kami aturan minoritas.

Peraturan kami adalah demokrasi.

Jika kutangkap kau, artinya kau selesai.

Telah kuhabiskan malam tanpa tidur merindukan kasih sayangnya.

Satu hari tak cukup untuk menceritakannya.

LKG Berdiri.

Kau tak dapat surat edarannya?

Kenapa orangtuamu tak datang?

Aku tak punya ibu.

Ayahku menghadiri pertemuan lainnya.

Apa yang lebih penting dari ini?

Hari ini anggota partai berkumpul di dekat rumah ibu.

Apakah ayahmu yang pidato?

Ya,. Dia pun pidato saat tidur.

Ayah muridku berpidato.

Kudengar dia hebat dalam berpidato.

Kalian pihak oposisi, dengar!

Pemimpinku bisa jadikan wanita manapun sebagai peliharaannya.

Apa masalah kalian? Urusan dia mau punya satu atau banyak.

Kenapa kalian yang pusing?

Kalian hanya bisa mengintip dan buat masalah.

Kalian jangan menghakimi.

Mau kubawakan sinar penerang...

Kasar sekali bahasanya, tak bisa diterima.

Anak-anak biasanya bangga pada ayah mereka.

Tapi aku malu pada ayahku.

Ayah, aku ingin sekolah lebih tinggi.

Aku butuh surat pengantar.

Sekolah mana?

Aku selesai tahun lalu.

Ingat, aku gagal di matematika.

Gagal di matematika? Bodoh kau!

Hanya pendidikan yang bisa bedakan antara bijak dan bodoh.

Aku siap dipukuli, tapi mohon jangan baca Thirukkural.

Aku lulus ujian.

Beri aku surat rekomendasi dari seseorang yang berpengaruh.

Siapa yang paling berpengaruh di Lalgudi melebihi aku?

Maka, kau bisa menuliskannya untukku.

Kampus mana? / Kampus Rajappa Engineering.

Temanku yang punya.

Aku sudah pidato beberapa kali di sana.

Akan kutelpon polisi.

Siapa ayahmu?

Dia pembicara di partai nya.

Pemilik kampus ini adalah temannya.

Aku pemiliknya.

Dia sudah berpidato beberapa kali di kampusmu. Kau ingat?

Namanya Azhagu Meiyappan

Omong kosong!

Dia tak diijinkan menginjakkan kaki di sini.

Dia sendiri tak berguna, dan kau datang dengan surat pengantar darinya?

Akan kupastikan kau tak diterima di universitas manapun.

Ada apa?

Kau diterima?

Bisakah ayahmu menuliskan surat pengantar juga untuk abangku?

Tentu! Aku juga bisa membantu abangmu.

Hidup Pak Menteri!

Meskipun sudah jadi politisi selama 30 tahun,

dia tak menerima ketenaran, kekayaan ataupun kehormatan.

Dia pecundang.

Aku bersumpah, tak akan sepertimu.

'Hormatilah orang bijak, atau tanggung akibatnya.'

Selamat pagi. / Selamat pagi, paman.

Pak tua, silahkan ke depan.

Beri dia jalan.

Apa?

Berilah dia bantuan, itu akan sangat membantu.

Siapa ini? Pacarmu?

Suamiku. / Malu ya?

Akan kujelaskan.

Kak, ada apa?

Mereka tetangga baru ku...

...mereka bilang mereka jatuh cinta.

Cinta?

Kami jadi bahan tertawaan di desa.

Kami sudah lapor polisi.

Kenapa ke polisi jika dia di sana?

Kau sudah lulus kuliah?

Ya. Tahun lalu.

Kau? / Kuliah, tahun ke-2.

Apakah kau sungguh-sungguh mencintainya? / Ya.

Bukan pura-pura?

Jangan berpura-pura. / Tidak.

Kau di sini sebagai keluarga.

Berikan HP mu.

Berikan punyamu.

Periksalah sosmed nya malam ini.

Lakukan yang sama dengan HP nya.

Untuk apa?

Bukankah kau sungguh mencintainya? Beranilah dan berikan HP mu.

Jangan...

Kau menanti telpon dari wanita lain?

Bukan begitu.

Jika besok pagi kalian masih saling mencintai...

...akan kunikahkan.

Apa yang telah kau perbuat?

Mereka akan putus nanti malam.

HP itu akan mengurusnya.

Jika kita persatukan mereka, kita adakan pemungutan suara.

Sekarang aku bisa hitung suara dari kedua keluarga ini

Super!

Lama sekali bayi itu menangis, bawa sini!

Haruskah kuberi dia nama?

Akan kunamai dia gadis Tamil pemberani.

Julie

Dia laki-laki. / Apa?

Sudah kami beri nama, Arav.

Oh ya?

Ini, Arav. Ambil ini.

Lalu, apa masalahnya?

Aku butuh akte kelahirannya...

...tapi Discapil minta tandatanganmu.

Segera kutelpon, kau baru saja punya bayi...

Halo!

Dia diputar-putar.

Dan kau minta surat dariku.

Kau minta aku mengirim permohonan dari tempat tinggalmu terlebih dahulu.

Aku hanya bilang, aku sendiri yang akan memilah masalah mereka.

Ku rasa kau punya pendengar.

Tolong tangani, jangan sia-siakan waktu mereka.

Baiklah. / Super!

Ambil Surat Permohonannya.

Datanglah pada hari Jumat.

Pekerjaan Corporate itu? Akan kuselesaikan.

Aku harus hadiri rapat menteri, aku pergi sekarang.

Perhatikan keadaan jalan di sekitar daerah pemilihan Kepala Menteri (Presiden) .

Jika presiden lewat jalan darat.

Mereka naik helikopter.

Hidup Pak Menteri!

Siapa kontraktornya? Kelihatannya banyak yang dikorupsi.

Dia kerabatmu.

Dia sudah lama sekali jadi kontraktor.

Orang-orang ini sembrono, mendemo dan merusak jalan.

Ya!

Apa kabar, professor?

Baik-baik saja.

Tumpukan berikutnya sudah siap?

Seolah tak kuberi tahu, kalau sudah siap.

Hidup!

Halo, pak.

LKG subtitles in other languages

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left