173 baris pertama.
Enam puluh lima juta tahun lalu…
saat dunia masih berupa tempat berbeda…
satu burung yang berani
menukar sayap…
dengan sirip…
dan tak pernah menyesalinya.
Delapan belas spesies penguin…
kini telah menjadi master
atas lautan…
dan daratan.
Sekarang…
dari koloni penguin termegah di Bumi,
sains baru mengungkapkan
bahwa pengetahuan tentang penguin melebihi bayangan kita.
Di sini sudah cukup.
Otak burung mereka
mungkin saja cemerlang.
Sulit dipercaya,
mereka bekerja sama bagai tim.
Salah satu hal terbaik yang pernah kulihat di alam.
Keberanian.
Kekuatan super mereka.
Dan di sini,
di Antarktika…
Ayo.
…tempat terdingin di Bumi.
Semoga sukses, Penguin Kecil.
Saat dunia penguin kaisar
mulai meleleh di bawah kaki mereka…
Ayo, Nak.
…kisah tak terceritakan tentang generasi anak penguin baru
mengungkapkan bagaimana ikatan mereka dengan keluarga dan teman-teman…
Mana mungkin mereka berpikir untuk melompat dari situ?
…membentuk takdir mereka.
HATI KAISAR
Tiap tahun, saat musim dingin berawal,
lautan sekitar Antarktika membeku…
sehingga membentuk dataran es yang meluas.
Di sini, 20.000 penguin kaisar naik ke daratan
untuk membesarkan keluarga.
Anak penguin kaisar satu-satunya hewan yang bertumbuh
di tengah musim dingin paling gelap dan dingin di planet ini.
Namun, itu baru awal kisah mereka.
ANTARKTIKA TELUK ATKA
Musim dingin telah berakhir
dan anak penguin ini kini berusia lima bulan.
Orang tuanya telah menjaganya tetap aman dan kenyang.
Namun, kini mereka harus pergi.
Kembali ke samudra untuk makan dan mengumpulkan tenaga
demi mengulangi proses ini lagi tahun depan.
Penjelajah National Geographic dan sinematografer pemenang penghargaan,
Bertie Gregory,
sedang hidup bersama koloni ini
dan mendokumentasi bagaimana generasi anak tahun ini
akan menghadapi tahap penting ini.
Enaknya.
Nikmatilah hidangan itu, Kawan.
Karena hidanganmu berikutnya harus kau cari sendiri.
Anak yang malang.
Bayangkan seumur hidupmu kau diberi makan oleh orang tuamu,
lalu mendadak, mereka bilang,
"Kini kami akan berhenti.
Omong-omong, hidangan berikutmu berjarak 48 kilometer ke arah sana
di tengah samudra.
Silakan cari sendiri."
Dia belum tahu
orang tuanya tak akan kembali,
tetapi dia merasakan ada yang tak beres.
Walau dia mungkin tak akan pernah melihat orang tuanya lagi…
mereka sudah mempersiapkan dia
sejak awal.
Ini momen terbesar dalam hidup singkat mereka.
Bersama-sama, mereka harus mencari tahu cara masuk ke lautan,
cara berburu sendiri,
pokoknya cara menjadi penguin.
Tiap tahun, itu makin sulit.
Ada penguin yang masih balita di sini.
Sangat kecil, jauh lebih kecil dari anak penguin lainnya.
Aku agak kaget anak sekecil itu ditinggalkan sendirian.
Mungkin orang tuanya tak berhasil kembali saat sedang berburu.
Walau dia sangat imut karena begitu mungil…
aku agak khawatir, karena ramalan cuaca memprediksi akan datang badai besar
dan dia jauh lebih rentan daripada anak-anak lainnya.
Hatiku sedih.
Angin makin kuat.
Suhunya menjadi dingin sekali.
Aku tak melihat anak balita itu. Entah ke mana dia.
Penguin dewasa bertahan melalui badai dengan cara berdekatan agar tetap hangat.
Namun, kebanyakan sudah pergi
dan anak-anak ini berserakan,
panas tubuh mereka mulai hilang dengan cepat.
Mereka akan selamat jika ingat
bahwa mereka harus bergerak dan saling menolong.
Menarik sekali
melihat angin makin kencang.
Kebanyakan anak-anak penguin ini
tadinya berserakan di mana-mana.
Namun, saat angin makin kuat, mereka mulai bergerak bersama.
Sama seperti orang tua mereka…
anak-anak ini mulai berkerumun berdekatan sendiri.
Aku melihat si anak kecil itu sendirian di bagian pinggir kerumunan.
Ayo, Bocah.
Bagus.
Dia berhasil menempatkan diri di tengah-tengah lainnya yang lebih besar.
Orang tuanya mungkin sudah tak ada…
tetapi teman-temannya masih mendampingi.
Semoga kerumunan pemula ini cukup bagus untuk menyelamatkan mereka.
Kondisinya mulai berbahaya bagi kami.
Semoga sukses, Penguin Kecil.
Semoga penguin balita itu baik-baik saja.
Tidak.
Tidak.
Kasihan sekali.
Ini sungguh menyedihkan.
Dari ukurannya, penguin ini tampak
sedikit lebih besar daripada penguin balita tadi.
Mungkin yang ini hanya sendirian tadi.
Sungguh sedih, bukan hanya bagi anak ini, melainkan bagi orang tuanya juga.
Usaha keras mereka untuk membesarkan anak-anaknya.
Walau penguin kecil tadi sayangnya tak selamat,
aku sangat lega karena kebanyakan telah selamat.
Bersama-sama, mereka telah melewati
tantangan besar tadi.
Mustahil.
Penguin balita tadi berhasil selamat dari badai.
Dia tangguh sekali.
Anak-anak penguin lebih besar lainnya yang mengerumuni dia
telah membantunya bertahan.
Kerja bagus.
Namun, ini bukan satu-satunya hubungan yang akan mereka andalkan.
Bertie dan timnya mulai mendapati bahwa seluruh keberadaan mereka
bergantung kepada kemampuan mereka
untuk membentuk koneksi.
Semuanya berawal dari orang tua mereka.
Pada usia empat tahun,
betina muda ini sudah dewasa.
Kini dia pulang kembali.
Dia punya waktu sembilan bulan untuk berusaha membesarkan keluarga
sebelum daratan es meleleh lagi.
Dia cukup mampu menghadapi tantangan ini.
Pada tinggi 1,2 meter, spesies ini adalah spesies penguin tertinggi dan terkuat,
tetapi kesuksesannya bergantung kepada hal lebih mendalam.
Penguin kaisar tak memilih satu pasangan seumur hidup…
tetapi dia tetap harus membentuk salah satu ikatan terkuat di alam.
Dia menemukan sosok yang berpotensi.
Seperti beberapa burung penyanyi,
penguin kaisar bisa menghasilkan dua bunyi sekaligus…
sehingga masing-masing punya suara unik.
Mereka saling mempelajari untuk menunjukkan keseriusan.
Namun, pasangan kaisar tak hanya berkomunikasi dengan suara.
Mereka juga saling meniru.
Ini cara mereka berkata…
"Kau bisa mengandalkanku."
Tahap asmara berikutnya tak begitu… anggun.
Dalam dua pekan,
mereka akan menghadapi ujian besar pertama dalam hubungan mereka.
Membesarkan anak pada musim dingin Antarktika sangat berat.
Penguin kaisar hanya bertelur sekali dalam setahun.
Seukuran limau gedang.
Dalam masyarakat ini,
sang ayah yang menjaganya sampai menetas…
Dia melindungi telurnya dari es
dalam kantong tak berbulu yang disebut kantong pengeraman.
Namun, proses pengoperan dari ibu ke ayah
menguji kolaborasi dan kepercayaan mereka.
Jika telur menghabiskan lebih dari 60 detik bersentuhan dengan es,
anak di dalamnya akan mati.
Bagi betina muda ini,
belum ada tanda-tanda telurnya.
Namun, selagi pasangan ini menunggu,
tim National Geographic
menangkap perilaku yang tak pernah terekam sebelumnya.
Petunjuk yang menggambarkan cara mereka menguasai pengoperan.
No comments yet. Be the first to leave one.