175 baris pertama.
SERIAL NETFLIX
BAB SATU QUINCEAÑERA
Dahulu kala, saat sihir mengubah dunia,
di masa yang tak bisa diingat, tapi hati tak akan pernah lupa,
di kerajaan melewati puma ganas di Pegunungan Emas,
tepat di atas tengkorak mematikan dari Daratan Hutan,
dan tepat di bawah ayam jantan ajaib Pulau Luna,
berada di atas danau rahasia kuno,
terletak Kerajaan Teca yang legendaris.
Di sana, orang zaman dahulu menceritakan ramalan besar,
bahwa Elang Perkasa
dan tiga jaguar pemberani
suatu hari akan mengalahkan penguasa gelap dunia bawah!
Tapi ketahuilah, walau ramalan bisa memberi harapan,
pertempuran akan tetap terjadi,
karena kemenangan bergantung pada para pahlawan!
KERAJAAN TECA
Lihat! Itu Elang Teca!
Jaguar, kalian bawa paketnya?
Dalam perintahku, kita beraksi. Siap?
Uno, dos…
-¡Tres! -¡Tres!
Selamat Hari Penobatan, Maya!
Hei, mungkin lebih keras.
Selamat Hari Penobatan, Maya!
Lance, ayo!
Adik tercinta, Maya,
kakakmu, Lance, selami Samudra Terkutuk,
nyaris dimakan monster laut, dan membawakanmu Mutiara Emas!
Daggers, ayo!
Minggir.
Kakakmu Daggers menyerang kapal perompak yang terbakar,
melawan Ratu Bandit jahat,
dan mencuri anting-anting permata!
Shield, ayo!
Dasar amatir.
Kakakmu yang paling berani, Shield, pergi ke dalam Hutan Terkutuk
lolos dari badai salju maut,
dan menemukan burung toska megah untukmu.
Lihatlah kemegahannya yang agung!
Pertama,
kalian terlambat.
Tapi Sayangku…
Dan kedua...
-Astaga! -Penyihir mengubah…
Maya menjadi kalkun!
Suami, putrimu pergi semalaman.
Ini bukan sikap putri Teca.
Maya!
Dan pada hari kelahirannya.
Tenang, Sayang. Sifat memberontak Maya begitu menggelora
seperti sifatmu.
Menjijikkan.
Baik. Pergi dan siapkan penobatan.
-Kalian bertiga bau… -Kemenangan!
Ayo. Pergi ke pemandian.
Penobatan Maya tak bisa ditunda.
Masih ada waktu.
Aku tahu siapa yang bisa membawanya kembali.
Chiapa, tolong!
Kau kucing perang. Bersikaplah seperti itu.
Bawa Maya kembali secepatnya.
Kurasa kau tahu ke mana gadis itu kabur.
Maya. Kuharap dia aman.
Ini akan luar biasa!
Jika aku selamat.
Penggemar Perkelahian Bare-Knuckle ilegal,
sambutlah juara yang tak terbantahkan,
Bear Killah!
Tantangan!
Siapa berani menantang Bear Killah?
Aku.
Ya. Aku!
Ini bukan tempat wanita!
Pulanglah, Gadis Kecil!
Hei! Kau bukan pria!
Ya. Kau bisa, Maya.
-Siapa namamu? -Kaki Elang!
Tidak, cakar. Cakar lebih baik.
Cakar Elang!
Dengan kedutan di telinga Penantang baru telah tiba
Kau sudah buktikan keberanianmu. Mundur.
Suatu kehormatan bisa melawanmu, Tn. Bear Killah!
Siapa pun yang paling tidak mati, akan dapat hadiah emas!
Bertarung!
Aku paham maksudmu. Tiga Kali Tinju Kehancuran.
Itu klasik!
Tiga Kali Tinju Kehancuran!
Kombinasi hebat, Bear Killah.
Sekarang, rasakanlah Pukulan Elang!
Aku suka yang itu.
Maafkan aku. Kau butuh waktu?
Lihat Tendangan Cakar Elang ini!
-Cakar Elang! -Kau baik-baik saja?
Apa…
Beruang tak bisa berdiri di depan prajurit Elang perkasa ini!
Cakar Elang!
Bantingan Elang Perkasa!
Dan sekarang, Siku Keluarga Teca!
Astaga.
Kurasa aku mengalahkan Bear Killah!
Aku menang!
-Cakar Elang! -Cakar Elang!
-Cakar Elang! -Cakar Elang!
Elang kecil ini belum siap.
Pembunuh Elang!
Elang sudah tamat!
Beruang menang!
Akhiri, Wasit.
Tetap di situ, atau aku harus menghancurkanmu.
Apa kau menyerah, Cakar Elang?
-Cakar Elang! -Cakar Elang!
Elang Perkasa belum tamat!
Demi para dewa, Maya!
Dia begini saat kau temukan, Chiapa?
Aku yakin dia akan baik-baik saja.
Lalu bahunya yang terkilir?
Kita tunggu tabib?
Aku tak menyelinap ke arena bertarung, sumpah!
Maya, kami sangat mencemaskanmu.
Kau bisa mati di ring itu!
Tolong katakan kau menang.
Ibu, aku mencoba…
aku mencoba memenangkan emas untuk panti asuhan.
Jangan jadikan itu alasan.
Kau cuma bertarung demi kejayaan.
Tak ada yang lebih manis dari kejayaan!
Dan itu bukan hal yang benar untuk dipikirkan.
Jelas.
Anakku, kuimpikan penobatanmu selama 15 tahun.
Aku tak mau jadi sepertimu.
Seorang diplomat yang hanya duduk dan berbicara
sementara para pejuang bisa berpetualang.
Menurutmu aku seperti itu?
-Ya. -Maya, hormati ibumu.
Ibu, kau kenapa?
Kau dahulu pejuang. Kau melatihku bertarung.
Untuk melindungi diri bukan bertarung di arena!
Hanya di sana aku bisa menjadi…
Menjadi Pejuang Elang sejati.
Tidak adil kakak-kakakku bisa melakukan pencarian besar,
tapi aku harus terkurung di istana karena…
aku seorang putri.
Anakku, bukan karena kau seorang putri.
Itu karena kakak-kakakmu adalah jaguar dari ramalan.
"Ramalan."
Raja Elang Perkasa, aku,
dan tiga putra jaguarnya, kakak-kakakmu,
kelak akan melawan para dewa kegelapan untuk menyelamatkan dunia manusia.
Bagaimana jika Ramalan Besar itu palsu?
Maya!
Ayah, bagaimana jika para dewa tak ada?
Cukup!
Ayo, Nak.
Menjadi pemimpin itu lebih dari sekadar bertarung.
Ini tentang pengorbanan.
Ini tidak adil!
Tak ada lagi omong kosong ini. Lihat aku, Nona.
Maya tak akan bertarung lagi.
Aku membencimu.
Andai kau bukan ibuku.
-Ibu, maaf. Aku tak bermaksud… -Pelayan, bawa Maya ke ruang gantiku.
Lakukan tugasmu agar dia terlihat seperti putri.
-Kau baru, bukan? -Ya, Tuan Putri.
Hei, itu melodi favoritku.
Sama.
Ada yang bilang itu ada sebelum dunia ada dan akan tetap ada setelah dunia berakhir.
Maaf jika aku lancang, Tuan Putri,
tapi orang tuamu jelas mencintaimu.
Para dewa memberkati kalian semua.
Kurasa.
Ibumu cuma ingin yang terbaik bagimu.
Seharusnya aku tak bicara begitu. Hanya saja, aku tak mau jadi diplomat.
Jika mereka memberiku kesempatan, aku bisa jadi Pejuang Elang yang hebat.
Maya, sang ratu telah banyak bertarung.
No comments yet. Be the first to leave one.