Mahabharat

Mahabharat

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

Mahabharat Eps 168
Komentar oleh Khrisna Yoga
Versi You Tube > 'VOTE' if you like it!

Tag

other
Diterbitkan pada: 2014-08-18
Unduhan: 47
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

118 baris pertama.

Malam ini, Pandawa

akan membunuh Keechak.

Aku akan menunggu

suara pertarungan antara Bhima dan Keechak

terdengar di telingaku.

Kemudian kita akan menangkap mereka,

itu akan membuat kehidupan penyamaran dari Pandawa

menjadi sia-sia.

Ayo, Tuan Putri..!

Aku akan memberimu pelajaran tari Rudra Tandava malam ini.

Di tengah malam begini?

Ya, Tuan Putri.

Ini waktu yang tepat untuk belajar gerakan Rudra

sekarang, dan di tengah malam ini.

Pengawal, tetaplah di sini!

dan ingat

bahwa tidak ada yang diperbolehkan masuk ke ruangan ini.

Mengapa ruangannya begitu gelap, Sairandhri?

Apa yang kau lakukan?

Jika kau pikir suamimu bisa membunuhku

di sini, di ruangan ini

maka kau telah membuat kesalahan yang sangat besar.

Baiklah, aku..

akan menerangi ruangan ini.

Untuk bisa mendapatkan cahaya

seseorang harus tahan dengan panasnya api, Keechak.

Dan untuk menyingkirkan

kegelapan dalam pikiranmu,

Kau juga harus dibakar.

Bodoh ka!.

Ini bukanlah kerajaan Panchala atau Hastinapura,

ini kerajaan Matsya

dan keberanian untuk membunuhku

tak seorangpun yang berani, di sini.

Bhima?

Kau memang bisa mengenali Panchali

tapi tidak dengan aku?!

Apakah kau ingin bertarung denganku?

Jangan bodoh, Bhima!

Jika kau kalah

maka kau akan dibunuh.

Namun, jika aku kalah

maka kalian semua

harus menjalani masa pengasingan selama 12 tahun

lagi.

Akan lebih baik

jika kalian ada dalam perlindunganku

dan meninggalkan Dropadi di sini bersamaku.

Meski terjebak dalam lumpur,

seekor gajah masihlah makhluk yang besar, Keechak!

Seratus ekor anjing, tidak akan bisa menolongnya.

mereka juga tidak bisa membunuhnya.

Dan aku tidak sedang terjebak

Aku sedang bebas...

untuk menghukum mu!

Maka aku akan memanggil Duryodhana,

dan dia akan berada di sini segera.

Hanya jika suaramu bisa menembus ruangan ini,

maka Duryodhana akan dapat mendengarmu, bodoh!

Dengarlah suara tarian kaki Brihannala!

Alunan irama tari Tandava akan mengiringi kematianmu.

Dengarlah derap kaki kuda-kuda Damgranthi!!

Dengarkan baik-baik!

Gemuruhnya akan mengantarkan kematianmu segera.

Dengarlah lenguh sapi-sapi Tantripala!

Lenguhan nya akan mengumumkan hukuman matimu!

Dengarkan!

Kau tidak bisa pergi dari sini , Keechak.

Lalu bagaimana kau akan memberitahu Duryodhana?

Kau dengar itu, sayang?!

Siapa yang bisa membuat suara seperti itu di tengah malam begini?

Itu adalah Pandawa!

Pandawa?

Mengapa Pandawa membuat gaduh di tengah malam begini, paman?

Agar kita tidak bisa mendengar Jeritan Keechak,

saat mereka membunuhnya.

Mari kita pergi, sayangku.

Kita harus menyelamatkan Keechak.

Setelah membunuh Keechak

jika Pandawa menyembunyikan diri

maka kita tidak akan pernah dapat menemukan mereka.

Jika kita bisa memergoki Pandawa sekarang

maka kita yang menjadi tujuan kita akan berhasil.

Ayo, paman.

Mari kita pergi.

Panglima Keechak telah dibunuh ..

Siapa pun yang melakukan tindakan keji ini, pasti akan dihukum.

Raja Wirata

pergi dan tangkap para Pandawa itu!

Panglima Keechak telah dibunuh

oleh Pandawa.

Pandawa tidak ada di kota Wirata.

Mereka tidak ada di Kerajaan Matsya ini.

Dengan mengucapkan kata-kata sampah itu

jangan coba-coba untuk menyebar teror di kerajaan ini, Pangeran!

Raja Wirata!

Panglima Keechak

akan menghadirkan para Pandawa.

Pada pagi nanti,

semua pendatang dan tamu

telah diperintahkan untuk datang ke ruang istana oleh Keechak!

Pembunuhannya membuktikan

bahwa pelakunya dari Hastinapura

ada di kerajaan Anda.

Raja Wirata!

kami hanya ingin menemukan para penjahat kami

di kerajaanmu.

dan kami mohon ijin Anda untuk hal itu.

Tidak mungkin!

Aku tidak pernah menjanjikanmu apa-apa.

Orang yang memberi kalian janji, telah terbunuh.

Janji-nya itu, telah pergi bersama dengan kematiannya.

Dengan kata lain, Anda

membela para Pandawa itu

Yang Mulia?

Untuk itu, janganlah lupa

bahwa dia yang membangun rumah di samping tempat kremasi,

maka makanan nya

Mahabharat subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Mahabharat

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left