200 baris pertama.
Hoi.
Tuan, dilarang menyentuh gadis itu.
Bukan begitu, Hitch.
Ini, soalnya ingatan Raksasa sering muncul kalau melakukan kontak.
Dengan begitu, mungkin aku bisa mendapatkan informasi penting.
Aku tak ada niat buruk, kok.
Ya, namanya juga cowok.
Jadi, wajar kalau ingin tahu informasi penting soal Annie.
Aku yang salah.
Tetapi tolong, jangan larang aku masuk.
Tenang saja.
Annie juga pasti bosan kalau lawan bicaranya cuma aku, 'kan?
Dasar, kau ini.
Kau padahal cuma tidur, tetapi populer banget.
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Nasibmu sendiri yang melihat
La-La-La-La-La vida sola vi-vivirás
Nasibmu sendiri yang melihat
La vida sola vi-vivirás
Nasibmu sendiri yang melihat
La vida sola vi-vivirás
Keadilan yang hidup
Justice, justice, la vivida
Mari mulai hidup baru dari kegelapan
Let's start a new life from the darkness
Hingga cahaya menyinari akhirnya
Until the light reveals the end
Wajah berdosa, kutukan yang tumbuh
Sinister faces, growing curses
Inilah perang terakhirku
This is my last war
La-La-La-La-La vida sola vi-vivirás Nasibmu sendiri yang melihat
Angels playing disguise Malaikat menyamar
La vida sola vivirás Nasibmu sendiri yang melihat
With devil's faces Memakai wajah iblis
La vida sola vivirás Nasibmu sendiri yang melihat
Children cling to their coins Anak-anak berpegang pada koin
Justice, justice, la vivida Keadilan yang hidup
Squeezing out their wisdom Menyerap semua kebijaksanaan
La-La-La-La-La vida sola vivirás Nasibmu sendiri yang melihat
Angels planning disguise Malaikat berencana
La vida sola vivirás (justice, justice) Nasibmu sendiri yang melihat (keadilan)
With devil's faces Dengan wajah iblis
La vida sola vivirás Nasibmu sendiri yang melihat
Children cling onto their Anak-anak mempertahankan
Justice, justice, la vivida Keadilan yang hidup
Very last coins Koin terakhir mereka
Destruction and regeneration Kehancuran dan regenerasi
You are the real enemy Kaulah musuh yang sebenarnya
Justice, justice, la vivida Keadilan yang hidup
Perang
War
Perang (milikku)
War
Perang (milikku)
War
Monster, monster, monster, monster
Penuntun
Boleh saja kalau kau menaksir dia.
Tetapi apa kau tahu dunia sedang apa?
Ya.
Baca ini.
"Pasukan Pengintai sangat terobsesi dengan kekuasaan,
hingga menahan Eren Yeager dengan tak adil."
Kecurigaan pada Pasukan Pengintai makin memanas.
Soalnya Pasukan Pengintai tak berikan jawaban memuaskan pada warga sipil.
Meski begitu, keberadaan Zeke dan Guncangan Tanah tak boleh diungkap.
Yang bisa selamatkan Eldia hanya Eren seorang.
Yang bisa membalas dendam para korban hanyalah Yeager.
Kekaisaran Eldia baru lahir berkat Eren Yeager.
Ini...
Katanya warga sudah mengepung markas Pasukan Pengintai.
Hoi, Hitch. Kau juga sini bantu kami.
Kerjaanku jadi bertambah.
Armin.
Mikasa.
Syukurlah, kau bisa kemari dengan selamat, ya.
Ya, kita tak bisa buang waktu yang sudah diberikan.
Ayo.
Pasukan Pengintai baru?
Kenapa mereka ada di markas?
Hari itu, aku pergi untuk menemui Eren.
Oh?
Aku minta maaf karena selama ini diam saja.
Oleh sebab itu, wajar kalau prajurit sukarela ditahan.
Lagi-lagi kau bersikap sangat patuh.
Aku berpikir,
kalian tak mengenal dunia.
Kalau keputusan ini terus ditunda, hasilnya akan terlambat.
Eren juga merasakan bahaya yang sama.
Jadi, Eren yang menyarankan menyusup ke pusat Marley,
dan menggerakkan para pasukan?
Aku tak bilang begitu.
Hanya saja, kita perlu pemicu untuk badan militer.
Cuma itu?
Dengan mengambil risiko yang ada,
artinya kau perlu memutuskan sesuatu yang konkret, 'kan?
Tepat sekali.
Kini, kami berada di posisi,
yang tak akan bisa bertemu dengannya, di tempat umum sekalipun.
Meski begitu, tindakanmu lancar,
berhasil membujuk Eren,
dan mendapatkan hasil yang diinginkan Zeke, ya?
Bukan begitu maksudnya.
Aku hanya ingin dikenal Eren Yeager...
Tidak.
Bagi kami, Raksasa Pendiri yang dimiliki Eren,
adalah harapan yang akan menghancurkan Marley.
Dia, sesuai harapan kami,
sudah memberikan kerugian besar pada Marley.
Tidak,
tetapi lebih dari itu.
Hanya dengan seorang diri,
dia sudah jatuhkan hukuman pada Marley yang sudah siksa kami bertahun-tahun.
Pria dengan wadah sebesar itulah,
si pemilik Raksasa Pendiri.
Komandan Pixis,
Anda tahu saat ini kita sedang menyaksikan apa?
Kita, akan menyaksikan momen pergantian sejarah.
Dunia akan terlahir kembali oleh dua orang kakak-beradik.
Aku hanya ingin berada di dekat mereka untuk melihat itu.
Berarti, tujuanmu diam- diam bertemu Eren,
karena rasa ingin tahu?
Benar.
Prajurit sukarela yang lain tak tahu kalau aku bertemu secara diam-diam.
Semua ini tak lebih dari sekadar tindakanku yang gegabah.
Memang benar, aku sudah mengelabui kalian.
Tetapi semua tindakanku adalah untuk Eldia.
Aku juga ingin memercayai itu.
Beri tahu semua percakapanmu dengan Eren.
Kau tahu cara berbohong yang baik?
Yaitu, dengan sesekali mencampurkan fakta.
Astaga.
Aku kecewa, sudah sejauh ini malah dicurigai.
Kita ini rekan, bukan?
Dalam tiga tahun ini, kita sama- sama menumpahkan keringat,
membantu bikin rel dan perdagangan untuk memperkaya pulau ini.
Kami padahal sudah mengabdi pada Eldia.
Maaf.
Sejak pembukaan rel kereta 10 bulan lalu,
tak kusangka akan begini.
Benar-benar, deh.
Semuanya padahal sudah bersumpah untuk masa depan Eldia.
Apa?
Eh?
Yelena mengakui bertemu Eren secara diam-diam?
Benarkah?
Kau benar-benar tak tahu?
Aku tak tahu, sungguh.
Sepertinya kau memang benar-benar tak tahu.
Setidaknya menurutku.
Yelena...
"Yelena tak mungkin melakukan hal yang seperti itu."
Begitu maksudmu?
Apa kau berpikir kalau dia bisa melakukannya?
Bukan begitu.
Prosedurnya memang salah.
Tetapi kami punya alasan untuk menahan kalian.
Ceritakan semua hal yang kau tahu tentang Yelena.
Demi kita ke depannya.
Seperti yang diketahui,
yang membentuk prajurit sukarela adalah Yelena.
Awalnya saling curiga dan tak berjalan baik.
Tetapi dia sesekali mengotori tangannya,
serta memperlihatkan kesetiaannya pada organisasi dan Zeke.
Meski sahabat yang makan dan tidur di satu atap,
dia membunuh dan mengubur orang Marley yang mencurigakan sebagai kecelakaan.
Kami pun akhirnya percaya kalau itu demi tanah air kami yang direbut Marley.
Aneh.
Eh?
Dia mempertahankan hak asasi prajurit Marley sampai menentang badan militer.
Dia padahal dikenal tanpa ampun pada orang Marley.
Di pulau ini...
Baiklah.
Ikutlah denganku, Onyankopon.
Eh?
Seperti biasa Komandan Hange suka keliling ke sana kemari, ya.
Ya.
Ada yang harus dia pastikan.
Oh.
Kuizinkan dia membawa satu prajurit sukarela, tetapi...
Aku tak bisa membiarkanmu bertemu dengan Eren.
Kenapa?
Karena sudah jelas ada kontak antara prajurit sukarela dan Eren.
Eren menyembunyikan pertemuannya dengan prajurit sukarela,
lalu melanjutkan penyerangan Marley.
Saat sedang diselidiki siapa saja yang terlibat,
dan dalang yang merencanakan pertemuan tersebut.
Sampai pertemuan ini pun, Eren masih saja bungkam.
Waktu yang dihabiskannya seorang diri di Marley juga,
hingga kini masih belum diketahui.
Kami berspekulasi kalau Eren dikendalikan oleh Zeke.
Aku bilang begini karena percaya pada kalian.
Tetapi tolong rahasiakan ini.
Eren... Tak mungkin.
Nantinya Eren akan bagaimana?
Itu...
Hem? Bukan apa-apa.
Karena makan tempat, jadi, aku minta prajurit baru membawanya kemari.
No comments yet. Be the first to leave one.