200 baris pertama.
A Series Of Unfortunate Events S02E09 Carnivorous Carnival Part 1
Berpalinglah, berpalinglah.
Berpalinglah, berpalinglah.
Acara ini akan merusak siangmu, seluruh hidupmu dan harimu.
Setiap episode hanya mengecewakanmu.
Jadi berpalinglah. Berpalinglah, berpalinglah.
Baudelaires masuk karnaval orang aneh untuk sembunyi.
Count Olaf semakin jahat dibanding belakangan ini.
Singa di Hinterlands lapar dan keji.
Tidak ada acara lain yang lebih aneh dari ini.
Berpaling saja, berpalinglah.
Hanya ada horor dan kesusahan di sepanjang jalan.
Tanya orang waras, "Haruskah kutonton?" Dan mereka akan katakan...
Berpalinglah, berpalinglah, berpalinglah.
Berpalinglah, berpalinglah.
Berpalinglah, berpalinglah.
Berpalinglah, berpalinglah.
Untuk Beatrice.
Cinta kita mematahkan hatiku,
dan menghentikan jantungmu.
Markas VFD.
Masa lalu.
Frasa di sini yang berarti,
sebelum anak-anak Baudelaire lahir.
Aku Larry Pelayanmu. Telur Deviled?
Halo, halo, halo! Tentu saja.
Mamba du Mal adalah salah satu ular paling mematikan di dunia,
itu sebabnya aku melatih mereka untuk mengirim pesan rahasia.
Ucapkan sesuatu, Dr. Montgomery.
Seperti kata dari Biksu Ular Tibet yang bijak dan ternyata cerewet,
"Kehidupan adalah misteri esoteris."
Georgina! Kau tampak cantik. Bagaimana kau mendapat pria tampan?
Jelas bukan karena aku menghipnotisnya.
Itu tindakan salah dan sesuatu yang tidak akan kulakukan.
Gustav, tolong ambilkan aku minuman.
Ya, Sayang.
Oh, Ike, bukankah ini hebat?
Akhirnya, kita punya markas untuk organisasi rahasia kita.
Aku merasa tangguh dan kuat.
Mari bangun rumah di tepi tebing,
mari gunakan koma dan titik koma sembarangan.
- Mari punya anak. - Apa perkataan Marvin Gaye?
"Mari lakukan."
Aku merasakan kegelisahan yang perlahan mendekat.
Tentu saja.
Semuanya meminum root beer, dan adikku mencari-cari gadis.
- Dia harusnya sudah tiba. - Beatrice bisa menjaga diri.
Kita memanjat Gunung Fraught dengan permen karet dan garpu.
Dia tidak takut.
- Bahkan saat elang itu... - Minuman lagi?
Itu tidak membantu. Bagaimana jika kita salah?
- Habiskan minumanmu. - Tidak ada kelompok,
tidak peduli betapa mulia atau berwawasan,
- Siapa tahu root beer... - yang punya markas rahasia,
- ...bisa memadamkan api dunia. - ...bisa menyelesaikan masalahmu.
Olaf tahu.
Apa kau melihat wanita cantik yang berkostum capung?
- Dia di bawah sana. - Beatrice!
Beatrice! Count Olaf...
Kesepian! Putus asa. Kalah.
Kata-kata yang kusangka hanya akan kupakai saat membicarakan orang lain.
Sayang! Tidakkah sebaiknya kau melambat?
Pertama yatim piatu Baudelaire lolos dari genggamanku,
kini salah satu orangtua mereka mungkin masih hidup.
Apa kau tahu rasanya kehidupanmu tidak terkendali
seolah didorong niat kejam orang gila yang tak bisa ditebak?
Aku tidak bisa membayangkannya.
Mungkin kau cukup mujur...
tidak pernah terhimpit dalam bagasi mobil penjahat keji.
Namaku Lemony Snicket,
dan aku mengalami malam mengerikan di pesta topeng
saat pesan rahasia tiba terlambat untuk menolong wanita yang kucintai.
Jadi aku tahu rasanya saat kehidupan tidak terkendali...
seolah didorong oleh niat kejam orang gila yang tak bisa ditebak.
Yang seperti dirasakan Baudelaires
dalam mobil Count Olaf saat mereka bertanya-tanya ke mana tujuannya,
Ke mana tujuan kita?
Kita akan ke Karnaval Caligari.
dan apa yang akan mereka lakukan jika Olaf membuka bagasinya.
Kau merasa punya masalah?
Aku tidak akan pernah bisa temukan mangkuk gulaku.
Aku sama malangnya dengan singa lapar yang kita lewati.
Semoga Madame Lulu bisa mengubah situasi,
atau aku akan jatuhkan mobil ini dari tebing.
Mungkin wine akan menenangkan kita.
- Ya, Olaf. Wine. - Ambil Merlot dari bagasi.
Minum dan mengemudi? Kau gila? Itu sembrono.
Aku memang kehausan. Tapi itu bisa menunggu.
Jika Madame Lulu ini asli, kita akan buru Baudelaire yang selamat
dan merayakannya dengan wine bagasi sesuka kita.
Aku sudah mulai bersemangat.
Kita mujur Olaf memutuskan tidak minum sambil mengemudi.
Dan kita mujur bagasi ini berlubang untuk kita bernapas.
Kita mujur kita masuk mobilnya untuk kabur dari kebakaran.
Dan Count Olaf tidak memotong kepalamu.
Kita mujur sejauh ini.
Mobil ini akan segera tiba di Karnaval. Jika tidak ingin kemujuran kita habis,
kita harus pikirkan apa yang akan kita lakukan.
Kita tiba.
Karnaval ini tidak terlihat tren.
Roller coaster berkarat dan beberapa tenda.
Kau yakin kita aman di sini?
Jika polisi datang, kita tidak bisa sembunyi.
Untuk apa kita sembunyi?
Tidak ada yang mencari orang mati,
dan Daily Punctilio memberitakan pemakamanku di halaman depan.
"Sedikitnya Pelayat Datang..."
Kita harus menunggu Madame Lulu menjawab pertanyaan kita.
Di mana Baudelaires sembunyi? Apa salah satu orangtua mereka selamat?
Tanyakan tentang mangkuk gula.
Untuk apa kita percaya pada wanita yang tinggal di tenda?
Bukan tenda biasa. Lihat.
Tanda bahwa kita di jalur yang benar. Ayo jalan.
- Bisa jadi tanda kita salah. - Bukan waktunya.
Selamat datang di Karnaval Caligari.
Madame Lulu telah menunggu kalian.
Kau sudah menunggu kami?
Aku mendapat penglihatan tentang kunjungan dari orang asing tampan.
- Dan kekasihnya? - Tidak, dia tidak terlihat.
Situasi aman.
Itu pasti Gunung Mortmain.
Ibu dan Ayah berjanji akan membawa kita melihatnya.
Bagaimana jika salah satu orangtua kita memang selamat?
Olaf cukup mempercayainya hingga menemui peramal.
Aku tidak pernah baca bukti bahwa peramal itu nyata.
Ini mungkin bukan peramal biasa.
VFD. Itu pertanda baik atau buruk?
Kita harus cari tahu apa yang dia katakan.
Siapa yang mau ramalan dari peramal, tolonglah?
- Aku, aku! - Aku dulu. Aku paling tua.
- Aku lebih tua. - Aku lebih berpengalaman.
Konsep giliran pertama tampaknya terlalu terpusat...
pada patriarki.
Tidak perlu bertengkar.
Aku meramal semuanya dengan biaya grup yang terjangkau.
Kau mengalami kehilangan besar.
- Benar, aku kehilangan rambutku. - Saudarimu mengandalkanmu.
Bagaimana dia tahu?
Kau... entahlah, ada banyak yang terjadi kepadamu.
Itu benar.
Saudarimu, dia mengandalkanmu.
Saudariku?
- Kau bukan pirang sungguhan. - Kau tidak bisa buktikan itu.
Trik pesta yang menarik, Lulu.
Setiap penipu bisa menebak itu.
Katakan sesuatu yang hanya bisa diketahui peramal asli.
Aku tahu kau dibawa ke sini oleh rentetan kejadian malang.
Teruskan.
Kau mengadopsi 3 yatim piatu, satunya kau coba nikahi,
hingga dia secara harfiah dan kiasan kabur dari genggamanmu.
Kau mengikuti mereka ke rumah seorang Herpetologis,
yang berhasil kau tipu, lalu akhirnya kau bunuh.
- Bagaimana kau bisa... - Kau mengunjungi danau besar
di musim liburan di mana kau menjalin asmara...
yang berakhir dengan pengkhianatan dan lintah.
Kau bertemu kekasih lama di pabrik kayu tua...
lalu kembali ke sekolah sebagai guru, di mana kau lembur tanpa dibayar.
- Astaga! - Kau bertemu rekan di griya tawang,
dan kau membunuh musuh lama di dekat sekelompok gagak.
Pria baik. Pria mulia.
Kata-katanya menghantuimu dari balik kuburnya...
dan bahkan kunjungan ke rumah sakit tidak menjadikanmu lebih baik.
Kau terus membakar, tapi tidak pernah cukup...
karena waktu melesat bak panah beracun dan takdir mengurung kita semua.
Wow!
Aku bisa lihat kau sesuai reputasimu. Seharusnya kami datang lebih cepat.
Itu hanya sedikit dari kekuatan Madame Lulu.
Aku bisa lihat bahwa kau seorang pria...
dengan pertanyaan besar.
Dan untuk pertanyaan besar, kau harus bertanya pada bola kristal.
Aku selalu mengira bola kristal sama palsunya dengan bulu matamu.
Tidak. Ini sama aslinya dengan permata di cincin pernikahanmu yang kecil.
Bagaimana cara kerjanya?
Oh, ini sangat sulit dijelaskan, tolonglah.
- Coba jelaskan padaku. - Baiklah.
Sekali sehari, saat arwah memanggil, kau boleh memberi satu pertanyaan
lalu arwah datang dengan asap dan api untuk menjawab...
hasrat hatimu.
Itu terdengar tidak masuk akal.
Itu masuk akal! Sangat bisa dipercaya.
Katakan, Olaf-ku.
Apa hasrat hatimu?
- Tanya di mana Baudelaires. - Tanya tentang mangkuk gula.
Itu mudah. Pinjamkan telingamu, Madame Lulu.
Ooh. Ini hanya anting gelang, tapi baiklah.
Apakah salah satu orangtua Baudelaire selamat dari kebakaran?
Kau akan dapat jawabanmu besok pagi.
Pagi?
Itu cara kerja bola kristal. Siang, malam, seperti pabrik.
Apa yang harus kita lakukan malam ini?
Kita bersulang. Untuk mendapat jawaban atas semua pertanyaan kita.
Dengan biaya grup yang terjangkau.
Oh.
Keluarkan wine bagasi!
Apa yang harus kulakukan?
Haruskah kutelepon dia? Bagaimana jika ayah tiriku menjawab?
Aku penasaran apa dia masih marah kepadaku.
Luar biasa. Madame Lulu tahu semua tentang kita.
Aku yakin bukan dari bola kristal itu.
Ramalannya mungkin tidak nyata, tapi informasinya dari suatu tempat.
No comments yet. Be the first to leave one.