Informasi rilis

당신이 소원을 말하면 If You Wish Upon Me E07 220831-NEXT-VIU
당신이 소원을 말하면 If You Wish Upon Me E08 220901-NEXT-VIU
Komentar oleh RuoXi
Ep. 7

Tag

other
Diterbitkan pada: 2022-09-01
Unduhan: 26
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

"Ruang Perawat"

Aku melihat semuanya.

Melihat apa?

Aku melihat semuanya.

Apa yang kamu lihat?

Kamu tidak pernah bisa membodohiku.

Apa yang kamu tangkap kali ini?

Kamu ketahuan.

Kamar 403.

Kenapa?

Seseorang terbaring di kamar itu.

Aku kebetulan melihatnya.

Siapa itu?

Siapa lagi? Tentu saja pasien.

Pasien?

Kamu bilang itu gudang untuk menyimpan peralatan medis.

Ya. - Kenapa kamu membohongiku?

Lagi pula, kamu akan ketahuan.

Lagi pula, Pak Kang bilang ada hantu yang tinggal di sana.

Dia terus mengubah topik.

Itu bukan kebohongan.

Mulai sekarang, itu kamar VIP.

Tapi kami mengkhawatirkan pasien lain.

Itu mungkin membuat mereka merasa tidak nyaman.

Kenapa aku harus menjelaskan ini kepadamu?

Kamu jelas bingung.

Kamu jelas bingung. - Sama sekali tidak.

Kamu banyak tergagap. - Berhenti.

Baiklah,

anggap saja itu ruang VIP.

Tapi ini aneh. Kenapa Pak Hwang masuk ke sana?

Karena itu kenalan Pak Hwang.

Sudah puas?

Berhentilah bertanya. Aku sibuk.

Tunggu. Kamu tidak terlihat sibuk.

Meskipun itu kenalannya,

dia bukan perawat atau dokter.

Bahkan ada kuncinya.

Kamu terlalu memperhatikannya.

Lagi pula, kamu akan segera pergi.

Urus urusanmu sendiri.

Jadi, kamu mengubah topik?

Baiklah.

Pak Kang berjanji akan mengatakan yang sebenarnya.

Dia bilang ingin membicarakan hal serius denganku.

Kalau begitu, tanyakan sendiri.

Berhenti bertanya kepadaku.

Jangan lupa latihan CPR. Sial.

Astaga.

Kena kamu.

Pak Kang berjanji akan mengatakan yang sebenarnya.

"If You Wish Upon Me"

"Episode Tujuh"

Bu Yeom. Kamu melihat Pak Kang?

Pak Kang? Tidak.

Aku jadi ingat, aku belum melihatnya seharian.

Baiklah.

Ke mana dia pergi?

"Perawat Seo"

Apa yang akan dia katakan kepadanya?

Kamu melihat Pak Kang?

Tidak.

"Bangsal, Ruang Santai, Kantin"

Pak Kang bilang

dia akan mendaki.

Baiklah.

Mendaki?

Ke bukit di belakang rumah sakit?

Kenapa tiba-tiba?

Kenapa kamu terkejut?

Orang-orang khawatir karena babi hutan itu.

Dia bilang akan memasang perangkap.

Begitu rupanya.

Pak Cha Yong Po mengalami luka baring.

Kamu harus memeriksanya.

Baiklah.

"Suaranya lembut dan menantang."

"Itu mengandung ancaman sensual"

"yang bagus."

"Dia membuka kancing jinnya dan perlahan-lahan"

"dan perlahan melepasnya."

"Dia bergumam"

"dan mencium pahaku."

"Lalu dia perlahan bangkit setelah mencium pahaku."

"Di pakaian dalamku..."

"Novel paling menegangkan dalam sejarah"

Ini untuk dewasa.

Bukankah ini novel pornografi?

Kenapa kamu menyuruhku membacanya?

Pornografi? Itu seni.

Dia benar.

Seharusnya kamu lebih tahu.

Bagaimana kamu akan bersaing dengan dr. Yang?

Untuk apa aku bersaing dengan dr. Yang?

Kamu akan tahu maksudku.

Sudah jelas bagi kami yang sudah tua.

Kamu tidak akan bisa membayangkannya.

Apa? Para biarawati di sini aneh.

Apa itu cocok untuk situasi ini?

Apa yang kamu bicarakan?

"Lalu..."

Tiba-tiba hujan.

Aku tahu.

Pantas saja lututku sakit pagi ini.

Sepertinya akan segera berhenti.

Cuacanya masih cerah.

Sopir taksi itu waspada.

Dia terus melirikku lewat kaca spion.

Dia terus bertanya apakah seseorang

benar-benar menunggu untuk membayar taksinya.

Aku akan mengajukan pertanyaan yang sama.

Kudengar penatu koin sudah biasa zaman sekarang,

tapi aku tidak bisa menemukannya

di area tempat kita menginap.

Terima kasih.

Selamat menikmati. - Itu hidangan mahal.

Kelihatannya enak.

Omong-omong, terima kasih sudah datang ke sini.

Berkat kamu,

musikal itu berjalan lancar dengan Pyo Gyu Tae.

Itu sebabnya aku memberimu makan.

Jadi, nikmatilah sebanyak yang kamu mau.

Bersulang.

Bersulang. - Bersulang.

Bagus.

Selamat menikmati.

Hei!

Kenapa kamu makan gurita sendirian?

Kamu makan banyak.

Aku menyimpannya untuk nanti.

Aku bahkan tidak mengunyahnya.

Astaga. Itu...

Halo.

"Fifty Shades of Grey"

Tidak.

Kamu sedang membaca?

Itu bukan milikku. Tapi wanita itu...

Apa ini Fifty Shades of Yoon Grey?

Hentikan.

Aku mengerti.

Benar. Kamu melihat Perawat Seo?

Entahlah. Telepon saja dia.

Dia meninggalkan ponselnya di sini. Aku tidak tahu ke mana dia pergi.

Aku khawatir karena babi hutan muncul di bukit belakang.

Halo.

Dia mencari Pak Kang,

jadi, kubilang dia memasang perangkap

di bukit belakang.

Apa?

Mungkinkah dia pergi ke bukit?

Apa? - Itu tidak bagus.

Perawat Seo? Seo Yeon Joo.

Seo Yeon Joo.

Perawat Seo?

Terima kasih atas makanannya.

Tunggu.

Apa?

Kamu tidak kaya. - Ini untuk taksi.

Astaga.

Jangan biarkan seseorang mengabaikanmu seperti waktu itu.

Dan jangan habiskan uang itu untuk minum.

Sampai jumpa. - Ayo.

Sampai jumpa, Tae Sik. - Sampai jumpa.

Perawat Seo!

Ke mana dia pergi?

Dia seharusnya lebih tahu.

Kenapa dia pergi ke gunung saat hujan?

Bahkan ada babi hutan.

Di mana dia?

Astaga!

Astaga.

Apa itu?

Babi hutan.

Seekor babi hutan.

Yoon Gyeo Rye?

Yoon Gyeo Rye!

Yang benar saja.

Di sini.

Yang benar saja!

Apa?

Yang benar saja.

Ada apa? Semua baik-baik saja?

Apa yang bisa terjadi?

Kenapa pergi ke gunung saat hujan? Itu berbahaya.

Ada babi hutan.

Tidak hujan saat aku tiba di sini.

Astaga.

Pusat kebugaranku di atas sana.

Aku kemari untuk berolahraga, lalu tertidur.

Kenapa kamu membuat pusat kebugaran di sini?

Berhenti berolahraga! Kamu berusaha menjadi sekuat apa?

Yang benar saja. Itu siksaan.

Kukira kamu diserang babi hutan.

Kamu tidak perlu marah.

Kamu bersikap seolah-olah ibuku bereinkarnasi.

Aku tidak tahu ada apa dengan orang-orang di sini.

Mereka selalu membuatku khawatir. - Astaga.

Ini membuatku gila.

Kamu sangat menyebalkan.

Siapa yang menyuruhmu mengkhawatirkan kami?

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left