200 baris pertama.
TMENG
XIANG BROS STUDIOS
Bagus.
Hebat.
Bagus! Bagus!
Tolong! Tolong!
Tolong! Tolong!
Tolong! Tolong!
Tolong! Tolong!
PEMBURU NAGA
Tuan muda!
Tadi itu besar sekali!
Apanya? Apa kau mimpi buruk?
Berapa kali sudah kubilang?
Jangan membangunkanku selagi aku bermimpi.
Aku tak tahu kalau kau sedang bermimpi.
Yang aku tahu, sebagai seorang biksu, harusnya kau bermeditasi sekarang.
Sudah.
Seperti Guru besar Liuzu katakan, ada banyak cara untuk menerima pencerahan.
Kenapa aku harus bermeditasi? / Kau tak tahu apapun soal ini.
Dan lagi, siapa bilang kalau aku ini biksu?
Tuan Muda, kau disini sudah lebih dari setengah tahun.
Akan kubawa pulang jika kau tak dinobatkan.
Secara teknis, aku ini tak punya rumah!
Keluargaku semua sudah dibunuh. Kemana lagi aku harus pergi.
Seperti yang dikatakan ayahmu,
jika kau gagal jadi biksu
aku akan membawamu pulang dan memulai bisnis denganmu.
Gini, katakan pada pamanku
lebih baik aku mati saja, tak perlu mengkhawatirkan aku lagi.
Biksu itu tak punya pelayan 'kan?
Omong kosong, aku akan tetap disini sampai kepalamu benar-benar digunduli.
Aku kesini untuk mencari pencerahan,
bukan untuk potongan rambut baru.
Aku bukan boneka kayu.
Bel kuil baru saja berbunyi.
Sepertinya ada sesuatu yang datang.
Sudah kuduga aku ditakdirkan disini untuk ditugaskan.
terjemahanmahsunmax
Kenapa aku bisa sampai kesini?
Di tempat antah berantah ini.
Bagaimana kalau disini ada orang jahat.
Aku takut, takut sekali.
Ya ampun! Kenapa bisa aku disini?
Lebih baik aku segera pergi.
Gadis kecil, jangan takut. Aku bukan orang jahat.
Kenapa tak kuantar kau pulang saja.
Tidak usah ya! Jangan ganggu aku.
Aku bisa susah payah perginya jika kau tak berhenti.
Diam saja jika kau capek. / Tuan, kenapa kau mengikutiku?
Apa karena aku cantik?
Aku cuma ingin mengantarkan kau pulang.
Seorang gadis cantik di tengah hutan seperti ini
apa kau tak takut aku berubah jadi siluman?
Aku sudah lama bersama siluman.
Sungguh aroma tajam seekor rubah.
Aku telah berjalan ratusan mil untuk menjadi santapanmu.
Sudah kuduga kau bukan manusia.
Mau kemana kau?
Sial aku tersangkut. / Biar aku membantumu.
Siluman sigung!
Yang paling menjijikkan dan bau di dunia.
Aku berkewajiban melakukan sesuatu terhadap ini.
Ewww, bagaimana caraku menghilangkan bau busuk ini?
Sungguh bau sekali.
Siluman sigung ini
yang menimbulkan birahi, banyak wanita yang menjadi korbannya.
Banyak terkandung racun bangkai busuk di dalam didirinya.
Itu menyebabkan bau busuk ini.
Sudah lama aku berniat membunuhnya.
Tapi dia terlalu cerdik.
Kebetulan, kita berencana untuk menggoda dia.
Wanita sungguh bisa memakai riasan.
Sana pergilah segarkan dirimu.
Guru, kau suka penampilanku?
Guru, dengan sigung, kita makin dekat dengan target 100 siluman
dan nanti kau akan tak terkalahkan.
Guru besar!
Cucu perempuanku dibawa oleh siluman.
Dia pergi menggembala domba di gunung,
dan tak pernah kembali.
Aku cuma menemukan 1 sepatunya.
Nyonya, cucumu hilang,
tapi kenapa kau yakin itu perbuatan siluman?
Semacam banteng air besar!
Itu lenyap dalam kedipan mata.
Saat itu aku kerja di ladang,
makhluk itu hilang begitu saja dalam kedipan mata.
Kenapa kau berkedip?
Kenapa kau tak fokus membajak saja tanpa berkedip?
Bukan itu maksudnya. Begini,
hanya satu kedipan mata, makhluk yang sangat besar bisa hilang begitu saja!
Itu pasti siluman.
Pasti! / Aku penasaran kenapa dia harus berkedip?
Oh sayangku!
Walau suamiku kecil,
dia selalu menyentuhku dengan tubuh lembutnya yang ramping
sebelum tidur.
Dan dia akan berbaring di payudaraku
lalu kemudian jatuh tertidur.
Tapi sekarang,
yang tertinggal darinya hanya tempurung yang menyedihkan ini.
Dia bahkan terserap oleh makhluk sekecil ini.
Betapa jahatnya si siluman itu.
Aku tak sadar kalau dia masuk dalam keong goreng.
Suamiku!
Kenapa kau tangisi keong yang hilang, sudahi dramamu, dasar pelacur.
Nyonya! Tak adil bila berkata begitu.
Putrinya masih hidup.
Banteng airnya juga masih hidup.
Tak seharusnya keong ini menebus nyawanya juga?
Setiap makhluk itu sama.
Bukan salah dia memperlakukan baik makhluk kecil ini.
Bukan salah dia membawa makhluk kecil ini.
Bukankah dia pantas dikasihani?
Akan kuberi dia napas buatan.
Kau dokter, kau lakukan dulu.
Aku berdarah! Kau saja.
Tidak! Tidak! Tak usah ya!
Tak kulepas keperjakaanku untuk dia.
Aku punya kekuatan, biar kucoba.
Kamu! Lebih baik pergi saja.
Sudah jangan bertengkar!
Xiuyuan.
Aduh.
Tak pernah kusadari kalau punya empati begitu besar pada orang lain.
Aku hampir meneteskan air mata.
Kau yang akan mengurusnya.
Terima kasih! Guru.
Tuan muda, ayo lakukan!
Lakukan dengan penuh keberanian.
Ada apa ini? Apa siluman datang?
Selamatkan diri kalian.
Aku akan menghajarmu.
Tampaknya mau hujan.
Wow! Guru!
Ini bukan siluman biasa.
Guru, aku bisa mencium baunya dari jauh.
Ayo kita hajar dia.
Hajar dia?
Kamu bercanda? Dasar rubah bodoh.
Siluman ini bahkan belum lahir.
Sebagai janin kenapa dia begitu hebat?
Siluman apa ini?
Ini raja semua siluman yang selama ini kucari.
Kau bisa memberiku kehidupan abadi setelah kau membunuhnya 'kan?
Itu soal gampang.
Kau harus pergi ke Desa Cantong mencari pria yang bernama Li Xiyuan.
Anu... apa istimewanya pria ini?
Bantuan dia sangat penting.
Kau lihatlah apakah ada tanda lahir naga pada dirinya.
Sana pergilah, sekarang. Kembalilah padaku dalam 3 hari.
Tolong.
Tolong.
Tolong! Tolong?
Siapa yang butuh pertolonganmu?
Guru! / Xiuyuan, kau mimpi buruk lagi.
Aku tahu kau sedang menderita. Semoga mantraku bisa mengurangi penderitaanmu.
Kau harus membaca mantra seperti ini?
Xiuyuan, ada kabar penting yang harus kusampaikan padamu.
Pada jaman dahulu
Raksasa Kegelapan,
iblis yang paling hebat di neraka
Buddha membawa dan memenjarakannya di neraka.
Dalam usahanya untuk mencegah Raksasa Kegelapan bisa membangkitkan kekuatannya
dan Buddha menyegel tongkat sakti si Kegelapan di kuil kita,
yang mengubah Kuil Guoqing menjadi sebuah benteng
melawan kekuatan kegelapan.
Tapi aku kalah pada seringnya kebangkitan
banyak siluman. Melukai orang disana dan disini.
Menurut pengamatan astronomiku,
ini bukan monster biasa sama sekali.
Xiuyuan!
Xiuyuan!
Ya? / Kau pergilah ke Kota Lin-an besok.
Tolong panggilkan Jago Pembersih. / Siapa Jago Pembersih ini?
Bagaimana mungkin kau belum pernah dengar nama alat rumah tangga itu?
Aku belum pernah dengar.
Sebenarnya aku juga tak kenal dia.
Tapi guruku bilang, ketika Kuil Guoqing dalam masalah,
carilah Jago Pembersih. Dia akan senang membantu kita.
Xiuyuan, aku yakin kau tak mau mengecewakanku.
Cepat cari dia!
Pegangan! / Seperti apa sih Jago Pembersih itu?
Dunia begitu luas, kemana aku bisa mencari dia?
Jangan pikirkan penampilannya
pastikan saja dia punya tanda lahir macan.
Dimana letak tanda lahirnya? / Tuan, jangan pergi tanpa aku.
Afu, pulanglah.
Sampai ketemu nanti.
Tanda lahirnya tumbuh di bokong kanannya.
Guru! Bukankah sudah telat memberitahu dia soal itu sekarang?
Ya juga ya?
Amitabha.
Kenapa kamu turun? / Kawan, kayaknya lebih cepat aku jalan kaki.
Akan makan waktu lama kita sampai ke Lin An.
Dasar kuda lembek.
Kau sebut dia "kuda lembek"? Nama dia "Si Cepat"?
Si Gledek, Kuda-Kilat.
Tunjukkan padaku kemampuannya.
No comments yet. Be the first to leave one.