Beauty in Black

Beauty in Black

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 2

Informasi rilis

Beauty in Black S02 COMPLETE NF WEB h264-ETHEL
Komentar oleh tedi
Retail NF (16 eps)

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-03-26
Unduhan: 83
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Kau baik-baik saja?

Tidak.

Perlu kupanggil dokter?

Tidak.

Kau tak bisa membantuku.

Tapi kau sudah bantu.

Kau yakin soal itu?

Kau bercanda?

Kau tahu betapa ini membuatku gembira?

Kau tak terlihat gembira sekarang.

Tidak. Kanker…

Kankerku menggerogoti tubuhku, tapi jiwaku bahagia.

Kau lihat raut wajah mereka?

Ya.

Mereka terlihat benar-benar kecewa.

Dan itu membuatku ingin berjuang untuk hidup

agar bisa menyaksikan itu tiap hari.

Aku punya anak-anak yang berengsek.

Mereka semua.

Apa mereka sejahat itu?

Kau tidak mengerti.

Kimmie akan baik-baik saja?

Ada banyak ketentuan di wasiat ayahku.

Jika mereka mencelakainya, mereka takkan mendapat warisan.

Mereka takkan menyakitinya.

Itu sebabnya aku tidak dibunuh hingga sekarang.

Oke, aku aman, tapi bagaimana dengan adikku dan Rain?

Jangan khawatir.

Tidak.

Aku mau ada ketentuan yang melindungi mereka.

Oke.

Wasiat ayahku tak bisa diutak-atik…

tapi wasiatku bisa.

Oke, aku akan…

Akan kusertakan nama mereka agar dilindungi.

Itulah yang kuinginkan.

Dan Angel?

Angel baik-baik saja. Ya.

Di mana dia?

Aku tidak tahu.

Kau harus cari dia.

Aku ingin menemuinya.

Baiklah.

Akan kutelepon dia.

Kau bilang aku bos baru mereka. Kita juga harus membahas soal itu.

Kau lihat raut wajah mereka saat kukatakan itu?

Ya, tapi…

Kau mau dia mengelola perusahaan?

Horace, aku tak tahu cara mengelola perusahaan.

Tak apa-apa. Sudah kusiapkan orang-orang yang tepat untuk membantumu.

Siapa?

Nanti kuberi tahu. Aku perlu istirahat sekarang.

Baiklah.

Dan cari Angel.

Dia tak menjawab.

Kami akan mencarinya.

Cari dia.

Oke, pergilah ke rumah.

Rumah?

Ya.

James, kepala pelayanku, ada di sana.

- Kau punya kepala pelayan? - Ya.

Dia sudah menyiapkan tempat untuk kalian semua.

Tunggu, apa?

Ya.

Aku tak sabar pergi dari sini.

Ada sopir di luar. Namanya Alex. Dia bekerja untuk Jules.

- Tidak mau. - Dengar dulu.

Aku sudah memeriksanya.

Dia polisi sungguhan. Dia baru terlibat masalah.

Dia punya keahlian khusus yang ingin kugunakan.

Tidak. Aku tak ingin terlibat dengan anak buah Jules.

Benar.

Tidak, dengarlah.

Ini bukan tentang siapa yang bisa dipercaya

karena mereka semua tak bisa dipercaya.

Ini tentang pengaruh,

dan kita tahu aibnya.

Oke?

Sekarang…

hal pertama yang akan kuajarkan padamu

akan menjadi pelajaran tersulit bagi kau dan Angel.

Orang yang berpikir pendek sangat mudah dipermainkan,

tapi aku akan mengajarimu cara membaca situasi

dan melihat ke masa depan.

Pengaruh adalah kuncinya.

Bajingan.

Siapa gadis itu?

- Kau ingin jelaskan, Roy? - Mallory, tenang.

Harus ada yang jelaskan padaku.

Bagaimana denganmu, Jules?

Silakan jelaskan.

Sebaiknya kita pergi ke rumahmu untuk membahas ini.

Aku setuju.

- Baiklah. - Aku tak mau ada kau di rumahku.

- Roy… - Kenapa kau biarkan ini terjadi?

Karena aku tidak tahu.

Omong kosong.

- Dia tak tahu. - Kau sok tahu, ya?

Dia tak tahu, oke? Dia sudah memperingatkanku.

Jika tidak tahu, bagaimana bisa dia memperingatkanmu?

Aku sungguh tak tahu begini jadinya.

Aku juga baru tahu pagi ini.

Ini omong kosong.

Istriku meninggal, dan dia menikah.

Aku ingin tahu siapa gadis itu dan semua tentang dia.

Kenapa dia menjadi bos kita?

Ya, bagian itu.

Dia istri Horace.

Horace bisa menunjuk siapa pun untuk jadi CEO.

Meski gadis itu tak tahu apa artinya CEO?

Atau cara mengejanya.

- Aku pernah melihat dia. - Di mana?

Entahlah, tapi pernah.

Aku tak percaya ini.

Seperti saranku, sebaiknya kita bahas ini di tempat lain.

Rain.

Jules.

Apa kabar?

Bagaimana kelihatannya?

Masih hidup.

Tidak semua orang seberuntung aku.

Kalian saling mengenal?

Ya.

Kami sudah lama saling mengenal.

Jadi, ingatlah dengan siapa kau bicara.

Ya.

Oke, siapa Alex?

Aku.

Ikut aku.

Kau mau apa dengannya? Dia sopirku.

Cari yang lain.

Dia bekerja untukku.

Dan kau bekerja untuk Kimmie sekarang.

Wow.

Benar, Jules?

Kimmie.

Panggil "Nyonya Bellarie", Berengsek.

Astaga, kasar sekali ucapanmu.

Dia bisa lebih kasar lagi.

Apa mereka anak-anakmu?

Sayangnya. Ya, mereka anak-anakku.

Maka kau pasti pernah mendengar yang lebih kasar.

Kita belum pernah bertemu.

Hai, aku Mallory.

Aku tahu siapa kau.

Selamat bergabung di keluarga.

Sekarang aku ingat.

Kau pernah menari striptis di Delinda's, 'kan?

Kau pernah keluar dari toilet bersama penari striptis pria

dengan bekas kokaina di hidungmu, sambil mengelap mulutmu, 'kan?

Dia pandai bicara. Aku mungkin menyukaimu.

Baiklah, aku menyukaimu.

Aku tak menyukaimu.

Horace ingin menemuimu.

Siapa? Aku?

Aku menatapmu.

Temui dokter. Aku akan kembali.

- Si jalang itu merebut sopirku. - Bakal lebih dari itu.

- Ini tak masuk akal. - Aku setuju.

Benar…

- Apa yang lucu? - Keluarga ini.

- Lalu kenapa kau ada dari keluarga ini? - Diamlah.

Astaga, benar juga.

Karena kau miskin. Tanpa aku, kau pasti sudah…

Diamlah. Tanpamu apa?

- Apa? - Kau dengar aku.

Ya. Aku sudah duduk di yacht bersama miliarder jika tanpamu.

- Di yacht bersama miliarder? - Pastinya.

- Sialan. - Sudah pasti begitu.

- Kau mau apa? - Aku mengizinkan. Silakan.

Kenapa kau lepas cincinmu?

Kau meremehkan kemampuan wanita cantik, Roy.

- Tidak. - Memang begitu.

- Tidak. - Terserah.

Dengar, kau mungkin akan berada di yacht itu selama sehari. Sehari.

Lalu miliarder itu akan membuangmu ke laut sebelum kau habiskan minumanmu.

Beginilah suamiku. Lihatlah dirimu. Ini sangat lucu.

Kau tidur dengan seorang pelacur yang tidur dengan ayahmu.

Kenapa kau biarkan Jules mempermainkanmu?

- Ini bukan ulahnya. - Kenapa kau biarkan?

Ini ulahnya karena kau meminta dia mencarikanmu pelacur.

Jules yang mengaturnya. Begitulah.

- Kau bisa diam, Mallory? - Tidak mau.

Jules memang menjijikkan. Dia menjijikkan.

Dia membuat kau dan Horace

meniduri pelacur yang sama yang bekerja di kelab striptis.

Menjijikkan, 'kan? Kau juga harus memberitahuku semuanya.

Tanpa terkecuali.

Aku tidak mau.

- Aku bakal mencari tahu. - Silakan saja.

- Seperti biasa. - Silakan.

Berhentilah mengancam. Lakukan saja jika kau mau.

- Kau cuma mengancam. - Bukan ancaman.

Kini wanita jalang ini bergabung ke perusahaan,

dan aku akan bertemu dia tiap hari.

- Dia takkan berbuat apa-apa. - Dia akan datang ke perusahaan.

Dia akan berada di kantor ayahmu, tepat di seberang kantorku.

Bagus. Akan kujatuhkan dia dari jendela.

- Seperti yang kau alami? - Benar.

More Indonesian subtitles for Beauty in Black

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left