Tower of God

Tower of God (神之塔 -Tower of God-)

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

Tower of God - 04
Komentar oleh Inisial ZA
April Hijau

Tag

other
Diterbitkan pada: 2020-07-29
Unduhan: 38
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Nirwana begitu tinggi nan jauh sekali

Ten takaku haruka kanata he

Menjulang tinggi anak tangga yang kutanjaki bersama perasaan ini

Sobietatsu kaidan wo miageidaku kono omoi wo

Takdir yang tak dapat dilawan

Sakerarenai Destiny

Hingga ini berakhir, segalanya akan kupertaruhkan

Kono mi hateru made subete wo kakete

Tak kulepas dirimu, tak kulepas dirimu

Never let you go, never let you go

Perjalananku kan berlanjut hingga cahaya menerangi

Saranaru hikari ga terasu made I go

Bisa beri tahu?

Can you tell me?

Sampai di mana kita bisa hidup?

Doko made oretachi ga ikeru ka tte

Sampai tak seorang pun tahu tingkatan yang kita capai?

Daremo ga shiranai Level mezashite iku

Jawaban ini buktikan kita menanjak dengan sepenuh jiwa

Kotae nara kono mi de shoumei noboritsume zenshin

Lampaui lagi tantangan yang kan datang

Hade ni mata chousen shite koeru tsuukaten

Ya, cuma perlu dihadapi saja

Yeah, norikoete iku dake

Bukan mustahil bepegangan tangan satu sama lain

Tagai ni tetori kaeru fukanousa he

Walau sesuatu terjadi, kita takkan berhenti

Tatoe dou nattemo tomaranai

Siap melawan

Ready for fight

Tetap teguh ialah bukti perkataanku

I’ll be last one that standing

Nirwana begitu tinggi nan jauh sekali

Ten takaku haruka kanata he

Menjulang tinggi anak tangga yang kutanjaki bersama perasaan ini

Sobietatsu kaidan wo miageidaku kono omoi wo

Takdir yang tak dapat dilawan

Sakerarenai Destiny

Hingga ini berakhir, segalanya akan kupertaruhkan

Kono mi hateru made subete wo kakete

Tak kulepas dirimu, tak kulepas dirimu

Never let you go, never let you go

Perjalananku kan berlanjut hingga cahaya menerangi

Saranaru hikari ga terasu made I go

Tak ada jalan kembali

No turning back

Maju saja

Go up

Jangan lihat ke belakang

Furikaerazu

Lihat ke atas langit, dan teruskan

Look up in the sky, keep up

Maju saja

Go up

Tak kulepas dirimu, tak kulepas dirimu

Never let you go, never let you go

Perjalananku kan berlanjut hingga cahaya menerangi

Saranaru hikari ga terasu made I go

Ha?

Rachel!

Rachel!

Rachel? Gadis yang kaucari?

Ya, tapi bukan dia.

Karena, kalau dia...

Kalian semua mendengarkan?

Karena para penantang tak lagi bisa bertarung, kita akan lanjut ke gim berikutnya.

Nah, kalau kalian ingin ikut, silakan tekan tombolnya.

Tunggu! Tunggu!

Anaak, dengarkan!

Itu adalah tempat untuk orang lemah di tim, sepertiku.

Sebagai anggota yang paling kuat, kau seharusnya melindungiku.

Paling kuat?

Kau diam saja!

Anu, kalau orang yang mengenakan mahkota,

meninggalkan takhtanya, maka timnya akan kalah.

Apa? Aku tak tahu itu.

Penjelasan tentang peraturan itu ditempel dalam ruang tunggu.

Apa?

"Kalau kembali ke ruang tunggu ketika gim berlangsung maka akan gugur."

"Memasuki ruang tunggu tim lain juga akan gugur."

Wah, buaya juga bisa membaca?

Sialan!

Jadi, maksudmu salahku asal menekan tombol tanpa baca itu?

Benar sekali.

Cukup obrolannya. Mari kita mulai.

Hoi!

Oke.

Kalau begitu, tolong tekan tombolnya,

kalau kalian ingin ikut gim berikutnya.

Tim kita terpecah belah!

Apa yang kau galaukan, Shibisu?

Ha?

Kita bisa melindunginya dengan teknik pedangku dan teknik pembunuhmu.

Teknik pembunuh?

Apa? Kau percaya itu?

Memercayai teman adalah hal yang biasa dilakukan, bukan?

Hatz, aku suka kau!

Kalian punya lima detik untuk bisa ikut.

Saatnya berburu Kadal.

Empat.

Belum.

Tiga.

Ini belum waktunya, Buaya.

Tolong, jangan berikan aku musuh atau kasih saja yang lemah!

Dua.

Kalau itu maumu, kasih aku batang cokelat, nanti aku menurut.

Satu.

Ya, ya.

Kau lapar banget, ya?

Nol!

Waktu sudah habis.

Ada pintu lagi yang terbuka.

Babak Kedua kini dimulai!

Apa tim terkenal kita yang menyeberang berdarah

lewat Air Ilahi sudah bubrah?

Aku ogah gabung dengan pecundang sepertimu.

Jadi, kau sekarang satu tim dengan pria bertanduk itu, ya?

Mana yang satu lagi?

Ha? Oh.

Untuk pria pecundang sepertimu, kita berdua saja sudah cukup!

Kau benar sekali.

Tapi meskipun mati, aku takkan kabur!

Pria pecundang itu bisa gigih, lo.

Jangan remehkanku, Nenek Tua!

Biasanya, mauku bertarung dengan adil dan jujur.

Jangan berprasangka buruk, Pemuda Pendekar Pedang.

Yang kita mau adalah

mahkota itu!

Clocker, hentikan pergerakan bocah itu!

Serahkan padaku!

Sial! Trik ampas!

Wah, hebat.

Bagaimana mereka menghentikannya?

Cukup bicaranya. Kalian semua, majulah!

Ini saatnya menggunakan Pukulan Super Infernoku.

Sial!

Matilah!

Jangan pukul wajah perempuan!

Apa yang kaukatakan setelah mau menusukku?

Tusukan kecilku tak cukup untuk membunuhmu!

Apa-apaan itu?

Apa kau terkagum dengan penampilan kerenku ini?

Ha? Aku akan membunuhmu!

Aku akan menusukmu sampai mukaku tertutupi oleh darahmu!

Mulutnya memang bicara kotor. Tapi dia tak terpancing.

Mereka berdua memang tak sekuat yang kubayangkan.

Tapi yang satunya malah sedang tidur.

Bikin penasaran.

Celah!

Shibisu!

Kau pikir setim dengan monster itu, bisa bikin kau kuat, Mas Biasa?

Sial!

Maaf, Anaak! Hatz!

Hatz!

Mana ada yang tutup matanya ketika sedang bertarung.

Apa yang mereka lakukan?

Hoi, ke mana Pukulan Super Infernomu?

Kau memanglah temanku!

Aku sayang kau!

Menjauhlah.

Ke mana yang satunya?

Dia tidur di sana.

Tidur? Padahal temannya sedang bertarung mati-matian?

Ternyata, aku memang ingin memburu mereka.

Kenapa kau hentikanku, Kura-kura Biru?

Ini baru Babak Kedua.

Memang, biasanya kita akan bertarung.

Apa?

Mari kita ikut pertarungan ini.

Ha? Apa kau bodoh?

Kau pikir kalau ikut sekarang, kita akan bisa bertahan?

Yang bodoh itu kau.

Apa katamu?

Mari kita dengarkan perkataan Lauroe.

Di dalam gim ini, tim yang menduduki takhta itu apes,

sampai babak kedua, atau ketiga terakhir.

Kalau gim terus berlanjut, maka tim yang ikut juga akan bertambah.

Berapa pun tim yang bertarung merebutkan takhta itu,

tim lain akan ganggu mereka.

Yang terburuk,

mereka bisa mencuri mahkota itu dari mereka.

Daripada harus hentikan tim lain merebut takhta itu,

akan lebih mudah kalau menduduki takhta itu sekarang.

Lalu, kenapa kita tak ikut? Kenapa tak bertarung?

Karena Anaak sedang menduduki takhta.

Tapi aku ragu bisa mencuri takhta dari perempuan itu.

Aku bisa.

Apa?

Caranya serahkan padaku.

Tapi kalian harus jauhkan kedua temannya itu.

Sisanya biar aku saja.

Anaak, menghindarlah!

Itu Air Ilahi!

Dia pengendali ombak!

Seorang yang bisa gunakan Air Ilahi ternyata bersembunyi di antara kita.

Kalau kau menyentuh si manis, aku akan membunuhmu!

Anaak!

Apa dia baik-baik saja?

Baik dari mananya?

Ha?

More Indonesian subtitles for Tower of God

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left