Love Story

Love Story

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

Love Story 2026 S01 DSNP WEB h264-ETHEL
Komentar oleh tedi
Retail ADSNP | 9 eps Resync for DSNP

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2026-03-27
Unduhan: 70
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata.

Sejumlah tokoh dan peristiwa

telah didramatisasi atau direkayasa untuk kebutuhan cerita.

Ini mimpimu yang sering muncul?

Ya.

Di mimpi itu, kalian berdua naik konvertibel

dalam iring-iringan di Dallas, tapi hanya kau yang terluka.

Kau pakai baju apa?

Pakai baju yang sama seperti ibunya.

Setelan wol merah muda dan topi pillbox.

Dia tak suka pakai topi.

Ya.

Itu jelas sesuai

dengan apa yang kita bahas di sesi kita.

Bahwa kau harus menanggung konsekuensi dari ketenaran dan ambisi John.

Itu juga menunjukkan ketakutan yang besar dalam menghadapi dunia nyata.

Jangan langsung menghakimi dulu, ya.

Mungkin jika aku di rumah, kami tidur seranjang,

dia takkan bermimpi buruk.

Kau yang pergi, tapi kini kau bilang

masalahnya karena kau tak ada?

Ya, supaya bicara kami tak kebablasan.

Jalan-jalan saja, John. Jangan malah pindah.

- Aku tak pindah. - Kau pergi, lalu…

Kau tak kembali.

- Menurutmu itu apa? - Astaga.

Jika instingmu adalah lari saat keadaan sulit,

yakin kau takkan terus begitu?

Aku sudah perjelas bahwa tak boleh ada kata cerai.

Jadi, aku harus terima saja keputusanmu yang sepihak itu?

Itu artinya yang kupikirkan hanyalah membuat pernikahan ini berhasil.

John, ada perbedaan antara tak ingin kita gagal

dan ingin kita berhasil.

John melihat pernikahan kami lewat lensa media.

Yang dia pikirkan cuma citranya, bukan permasalahannya.

Kita tak bisa mengabaikan fakta

bahwa kita terus disorot hanya karena itu tak nyaman.

Aku tak bisa jadi orang ketiga dalam pernikahanku.

Menghabiskan hidupku bersaing dengan semua orang di dunia,

warisan keluarganya, atau majalahnya.

Ini mungkin terdengar berlawanan arah,

tapi berdasarkan semua yang kudengar,

kusarankan perpisahan sementara.

Maaf, apa?

Saranmu untuk pernikahan kami adalah perceraian?

Bukan.

Kurasa salah satu alasan kalian tak menemukan kejelasan

karena kalian terjebak dalam ketidakpastian,

dan mungkin jika kalian memutus komunikasi untuk sementara,

kalian bisa tahu apa yang kalian rindukan

tentang apa yang kau lewatkan atau seperti apa hidupmu tanpa yang lain.

Berapa lama?

Ya, satu, dua pekan?

Sebulan, mungkin dua.

Kau sedang kebanyakan klien atau…

Bukan. Maksudku, kalian tetap menemuiku, tapi kalian tak saling bertemu.

Aku tak sanggup tak bicara sebulan dengan istriku.

Ya, aku juga tak mau.

Aku tak sanggup meski kau suruh.

Kalian tak mau bersatu dan tak mau melepaskan juga.

Kalian hanya bertahan mati-matian di pernikahan ini,

padahal makin hancur.

Satu rokok seharinya bagaimana?

Kita minum di bar murah

di tengah hari kerja setelah konseling pernikahan.

Disiplinku sudah berantakan hari ini.

Tahu hal lucu tidak?

Saat aku di Stanhope, mengenang hidup kita bersama,

aku tak pernah mengulang kenangan buruk itu.

Yang kuingat cuma masa bahagia kita,

tertawa, selalu saling menggenggam.

Berada di ruangan yang sama pun terasa kurang.

Kita harus saling merasakan agar tahu kita sungguh hadir.

Tapi setiap kali bersama,

kita cuma bisa mengungkit semua pertengkaran lama.

Kurasa kita tak sepenuhnya salah.

Konselor pernikahan kita…

- membenci kita. - Ya.

Kurasa dia akan menjadi mediator perceraian karena kita.

Tahu apa yang kupikirkan tempo hari?

Perjalanan kita ke Honduras, saat sekujur tubuhmu kena poison ivy,

tanganmu sampai kubungkus kaus kaki agar kau tak terus menggaruk.

- Losion kalamin dioleskan ke mana-mana. - Ya, tubuhmu jadi warna pink.

Kacau sekali.

Kalau saat kita bercinta di atap di Paris

dan kau hampir tersetrum?

Itu sepadan.

Andai kita tahu saat itu.

Apa?

Betapa indahnya masa-masa itu.

Kita harus pergi.

Satu gelas lagi di sini, kita resmi jadi cerita tragis.

- Hei. - Maaf.

Tak apa-apa.

Boleh aku mampir mengambil blazer linen itu?

Ciuman terbaik kita?

Pastinya ciuman pertama kita di luar apartemenmu.

Tidak, itu tak masuk hitungan.

Sebagai pasangan.

- Ada banyak. - Ya.

Jones Beach?

Yang mana?

Kalau dekat api unggun di pondok di Montana itu?

Aku ingat apa itu.

Sial! Aku sangat terlambat.

Hei, tunggu, cium aku.

Dah. Sampai nanti, ya?

Baiklah. Aku mencintaimu.

- Aku mencintaimu. - Dah.

Dah.

Bukan itu yang kupikirkan.

Ini, Sobat.

Pagi.

- Hai. - Hai.

- Maaf, aku tak mau membangunkanmu. - Tak apa.

- Aku tahu kau kurang tidur. - Tak apa.

Aku ada sarapan pukul 09.00.

Baiklah.

- Aku bisa batalkan. - Tak usah.

Aku hanya berpikir mungkin kita perlu membicarakan tadi malam.

- Ya? - Ya.

Kau merasa bersalah?

Tidak.

Entahlah.

Kau senang dengan situasi kita sekarang?

Ayo janjian makan siang.

Mungkin lebih baik kita membicarakannya di konseling.

Kita beri tahu Colleen?

Kita malah melakukan kebalikan dari yang dia minta.

John, aku bingung.

Kita ini mau cari pujian atau menyelamatkan pernikahan kita?

Aku tak mau dia berpikir kita lebih merusak diri sendiri

dari yang dia kira.

Kita bertemu di gala George?

Tidak, John, aku…

Aku tak bisa sekarang.

Berarti tak usah pergi ke pernikahan Rory, ya.

Aku mencintaimu, tapi kau masih tak paham.

Bagiku, ini jauh lebih sulit.

Apa yang sulit?

Berpura-pura semua baik-baik saja.

Sungguh, ini tak mudah bagiku.

Sampai nanti, ya?

Ya.

Aku belum ke sini lagi sejak kematian Ibu.

Kau tampak berantakan.

- Wah. Ibu benar-benar ada di sini. - Kau mulai beruban.

Ya, itu akibat stres.

Duduklah.

Ini berat.

Tapi kau harus tanya dirimu apa yang bisa kau kendalikan.

Dan apa yang bisa kau selamatkan.

- Dia tak mau memaafkanku. - Karena apa?

Karena menghancurkan hidupnya, anonimitasnya,

dan gagal melindunginya.

Aku ingat duduk di sini dengan Ibu

dan katanya wanita mana pun yang akan bersamaku

akan mengira kami menjalani hubungan setara,

padahal kenyataannya, dia cuma akan berputar di sekitarku.

Ibu menikahi Presiden Amerika Serikat.

Ibu cuma tahu berputar di sekitar pria hebat.

Tapi kau bukan Ayah dan Carolyn bukan Ibu Negara.

John, kau mengencani banyak wanita yang rela menjadikanmu

pusat dunia, tapi tak ada yang bertahan.

Lalu kau menemukan seseorang yang tak mau mengubah dirinya

seperti yang kau inginkan, dan kau jatuh cinta.

Kini saat sifat itu, semangatnya, dan kemandiriannya

tak lagi menguntungkanmu, kau protes?

Aku sudah berusaha semampuku untuk membuatnya bahagia.

Permintaannya terasa berlebihan

karena belum pernah ada yang memintanya padamu.

Seumur hidupmu, orang-orang rela menerima

apa pun yang kau berikan, tapi dia tidak.

Dia takkan pernah jadi orang seperti itu.

Aku tahu kau selalu merasa hidupmu sudah ditakdirkan,

tapi bukan berarti kau tak bisa mengubahnya.

Pertanyaannya, apa cintamu cukup besar untuk melakukan itu?

Terima kasih.

Terima kasih.

Aku bicara dengan John tadi.

Dia menelepon untuk menanyakan kabarmu.

- Kau bilang apa? - Angkat telepon

dan telepon dia sendiri.

Dia mau mengantarku ke Vineyard menuju pernikahan Rory.

Kau pasti luluh?

Kau mau?

Aku takkan menolak tumpangan di Jumat musim panas.

Kau seharusnya melihatnya saat aku turun tadi pagi.

Berangkat kerja seperti hari biasa.

Apa kau bilang, "Hei, bisa batalkan rapatmu?

Kita harus bicara"?

Seharusnya tak perlu.

Bukan tugasku membenahi dia.

Berarti kau juga tak terlalu ingin berkomunikasi.

Karena masalah kita dengan Ayah, kau pikir kepergiannya adalah…

- Lauren. - …pengkhianatan besar,

tapi kau cuma melampiaskannya ke John yang tak ada kaitannya sama sekali.

Jika kau benar-benar ingin memperbaiki hubungan ini,

turunkan egomu, berhenti merasa selalu benar,

dan lakukan yang terbaik untuk hubunganmu.

Love Story subtitles in other languages

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left