Informasi rilis

Queen In Hyuns Man E08 450P ok
Komentar oleh joelzr
Resync to 450P sub by : lordcadaz @IDWS

Tag

other
Diterbitkan pada: 2015-01-28
Unduhan: 37
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Apa-apaan ini?

Aku memperdebatkan tentang bagaimana membalas kebaikanmu.

Kudengar aku dapat membantu.

Jadi aku datang.

Temanmu mengatakan padaku untuk memainkan peran sebagai kekasih yang baik.

Aku tidak tahu apa yang harus dilakukan,

tapi aku akan mencoba yang terbaik.

Dari mana kau mempelajari ini?

Tingkah polos seperti ini sering muncul ratusan kali di dalam komik.

Ta-da! dan kau tiba-tiba muncul! Benar-benar sangat norak.

Apa artinya 'norak'?

Apa kau mengomeliku lagi?

Itu pujian.

Kalau kau mau sukses berperan sebagai kekasihku,

maka teruskan melakukan hal yang norak.

Aku benar-benar suka sesuatu yang norak.

Mau kemana kau? Hei, kau harus ganti baju dulu!

Kita tidak punya waktu.

Datanglah dalam 5 menit.

Apa rekonsiliasinya berjalan lancar, Yang Mulia?

Hei, kalau kita sudah selesai traktir aku minum.

Traktir kau apa?

Aku terdiam. Kau kehilangan muka dan datang padaku untuk kenyamanan?

Dua orang yang sedang menjalin hubungan,

dan mereka mencampakanmu?

Jangan langsung pulang ke rumah, paham?

Ah, Tuan Han Dong Min, apa masalah kemaren sudah diselesaikan?

Ya, Sutradara. Jangan khawatir.

Oh iya, sutradara...

Aku punya ide yang sangat bagus.

Bagaimana kalau meracuni Ratu In Hyeon sampai mati?

Kurasa itu akan benar-benar menakjubkan!

Bukan aku yang mengusulkan, Sutradara. Tolong jangan salah paham.

Itu ideku. Bagaimana menurutmu?

Kenapa membunuh Ratu In Hyeon?

Karena aku lelah dan muak padanya.

Lelah dan muak, ingin membunuh mantan istrimu....

Itu namanya orang gila, bukan raja.

Tapi Sook Jong itu gila, kan?

Berapa kali dia mengubah pikirannya tentang kedua istrinya?

Dia mencampakkan satu, dan hidup sejahtera dengan yang lain.

Mantan istri membunuh istri baru, menurutmu itu benar?

Sutradara! Sutradara!

Hei, kau tak boleh langsung pulang ke rumah. Kau harus mentraktirku!

Mohon Maaf aku terlambat.

Kudengar hal itu sudah dibicarakan.

Apa? Ah, iya.

Maaf mengkhawatirkan kalian semua.

Kenapa dia tidak mengangkatnya?

Setelah mengerjai orang seperti itu, kemana kau pergi?

Ini... Ambillah ini.

Apa ini?

Kau tau Pak Jun Ho sunbae yang berperan jadi Jang Hui Jae dibawa ke rumah sakit, kan?

Jadi naskahnya diubah.

Ini dari penulis hari ini.

Tidak bisakah dia segera dinyatakan sembuh?

Tidak, akan makan waktu sebulan.

Apa yang akan terjadi sekarang?

Kenapa terlalu banyak perubahan?

Pak Sutradara, Aku mau bertanya tentang naskahnya.

Ada apa?

Bukan hanya adegan Jang Hui Jae yang dihilangkan,

adeganku juga banyak perubahan.

Aku ingin tahu kenapa ada banyak perubahan?

Apa yang diubah?

Bagian akhir peristiwa Gabsul Hwanguk...

Bukankah sudah pernah diubah sekali?

Awalnya Min Am menyuap seseorang bernama Ha Min Hwan,

agar mengkhianati Sook Jong. Tapi Sook Jong mengetahuinya.

Ha Min Hwan?

Siapa Ha Min Hwan?

Maaf?

Gabsul Hwanguk awalnya tentang anak buah Min Am,

yang berkhianat dengan menyerahkan surat dari Min Am ke Raja.

Tidak, bukan seperti itu.

Bukan?

Apa ada yang berubah? Sesuatu yang aneh?

Tidak. Hanya pada bagian Jang Hui Jae yang dimodifikasi.

Aku sangat yakin tentang ini.

Karena aku sangat tertarik...

Aku mengingatnya.

Mungkin kau salah?

Tidak, naskahnya aneh...

Apa yang akan kau lakukan di Seoul?

Aku ingin membereskan beberapa masalah dengan Perdana Menteri Kanan.

Perdana Menteri Kanan? Min Am? Membereskan apa?

Apa?

Ah, bukan apa-apa. Aku pasti sedang bingung.

Aku minta maaf... Semuanya, selamat menikmati makanannya!

1694, tahun Gabsul, malam hari ke 27 bulan ke-3.

Anak buah Min Am mengambil kesempatan pada saat gelap dan masuk ke istana.

Dan menyerahkan surat Min Am pada Sook Jong dengan menembakkkan anak panah.

Surat itu mengungkapkan rencana konspirasi Min Am dengan Jang Hui Jae.

Isi rencananya adalah menghentikan pemulihan status Ratu In Hyeon dengan cara membunuhnya.

Malam itu, Sook Jong mengirim penjaga istana untuk menyelidiki.

Para pembunuh yang menyerang kediaman Ratu In Hyeon berhasil dibunuh.

Ratu In Hyeon pun selamat.

Ini tidak dapat dipercaya, bagaimana bisa....

Di pagi harinya, Sook Jong memberikan perintah.

Min Am, begitu pula Perdana Menteri Gwon Dae Un,

dan Perdana Menteri Kiri, Mun Na Seon, semuanya diasingkan.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa peristiwa yang terjadi di Kantor Penasihat Khusus,

juga merupakan hasil konspirasi Min Am.

Kim Boong Do dan keluarganya dibebaskan dari pengasingannya dan kembali ke status resminya.

Aigoo... Kau mempelajarinya dengan serius.

Ya, Aku juga begitu ketika baru menjadi aktor,

Aku membaca buku sejarah untuk syuting film seperti ini.

Dan ketika drama tentang rumah sakit, aku membaca buku tentang kedokteran.

Tapi, setelah beberapa tahun...

Apa gunanya? yang kau perlukan adalah menghapal kalimatmu.

Terima kasih banyak, pak.

Halo?

Dimana kau?

Di Kafe. Kau terlalu sering menelpon.

Apa sebenarnya yang kalian berdua lakukan?

Ada yang perlu kami bicarakan, kau kerja keras saja pada dramamu.

Berbicara tentang apa? Bukankah sudah cukup kalau dia datang?

Apa lagi yang perlu dibahas?

Sudahlah. Bekerja keraslah disana.

Berikan telponnya padanya.

Kenapa?

Kau benar-benar tidak mendengarkan, ya?

Aku ini atasanmu.

Gadis busuk.

Benar-benar membuat frustasi...

Halo? Apa yang kau lakukan disana? Katakan saja kau sibuk dan pergi.

Dia akan mengatakan hal-hal aneh lagi.

Aku tidak keberatan.

Aku merasa seperti tenggelam dalam rawa disini.

Ditenggelamkan oleh orang yang suka usil pada urusan orang lain.

Aku disini karena aku memerlukan temanmu.

Kenapa kau memerlukannya?

Itu rahasia.

Apa? Rahasia?

Kita ketemu nanti.

Tunggu, Tunggu dulu.

Aku baru memeriksa.

Mereka mengubah naskahnya. Bagian yang menyangkut peristiwa Gabsul.

Kau melihatnya?

Apakah itu kau?

Orang yang tidak diketahui, yang menembakkkan anak panah beserta surat...

Antara orang itu dan aku adalah sebuah rahasia.

Aku harus menyelamatkan nyawaku sendiri,

tapi kalau aku mengubah takdir orang lain,

Aku khawatir dengan apa yang akan terjadi.

Jadi terkecuali diriku sendiri,

Aku mencoba untuk tidak mengubah takdir orang lain sebisa mungkin.

Tapi sekarang semuanya sudah dituntaskan aku merasa lega.

Rasanya seperti manusia yang merencanakan, dan Tuhan yang menentukan.

Bukankah begitu?

Ah, mungkin kau tidak mengerti.

Itu artinya...

Apa kau mempermainkanku sekarang?

Bagaimana denganmu, jelas-jelas kau tidak paham saat aku mencelamu.

Aku tidak pernah mempermainkanmu.

Aku hanya mencela diriku sendiri.

Tapi...

Perubahan sejarah...

Tahukah kau tidak ada yang menyadari adanya perubahan?

Sepertinya hanya aku yang tahu.

Seperti apa awalnya terjadinya peristiwa Gabsul.

Benar. Kurasa hanya kita berdua yang tahu.

Kenapa orang lain tidak tahu?

Aku juga tidak begitu yakin.

Kita bicarakan nanti saja.

Bagaimana bisa kau bicara seperti itu?

Nona Choi Hee Jin, Maaf aku terlambat.

Ok.

Pertama-tama, aku ingin berterima kasih padamu.

Tapi apa yang perlu ditanyakan harus ditanyakan, kan?

Para wartawan bertanya dan aku tidak tahu apa-apa.

Aku tidak bisa berkata sesuatu.

Ada banyak hal yang harus kupahami.

Sebenarnya kenapa kau tidak punya ponsel?

Karena aku tidak menggunakannya.

Tapi kenapa kau tidak menggunakannya?

Apa tidak ada cara menghubungimu?

Pada dasranya, memang tidak ada.

Kenapa?

Aku hanya mengenal sedikit orang disini.

Selain nona... Bukan, selain dari Choi Hee Jin.

Bukankah kau bilang kau tinggal di Bukchon?

Kenapa kau tidak mengenal seorang pun di Seoul?

Aku jarang di rumah.

Kau tidak tinggal disini?

Tidak, aku tidak tinggal disini.

Lalu dimana kau tinggal? Luar negeri?

Bukankah seharusnya kau belajar di universitas? Bagaimana dengan perkuliahanmu?

Maaf, aku tidak punya banyak waktu. Bisakah aku juga bertanya padamu?

Tentang apa?

Apa yang sangat dibutuhkan Choi Hee Jin saat ini?

Sangat dibutuhkan? Kenapa kau tanya?

Aku ingin memberikan padanya.

Kau ingin memberikannya hadiah?

Hee Jin... Dia sangat senang kau bisa datang kemari.

Sadarkah kau betapa sedikitnya harga diri yang dimilikinya?

Ini bukan tentang harga diri,

Dia cuma baik hati.

Hanya dengan makan bersama tidak bisa dianggap sebagai balas budi.

Jadi paling tidak kau tahu itu.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left