194 baris pertama.
Ayase?
Kau di mana?
Asuka Tennouji
Aina!
Aina Mikage
Tennouji!
Aina, maaf.
Aku sedang buru-buru—
Ayase.
Tennouji?
Apa jangan-jangan itu Z/X?
ZainuddinAri mempersembahkan
kono te wo nobashitara dare ka ga nigiru no?
jika kuulur tanganku, apakah akan digenggam oleh yang lain?
koushoku suru sekai ga ignition overdrive
dunia yang saling terbelit ini, ignition overdrive
kasoku shita omowaku ni me wo tojinai de
jika prediksi sedang dipercepat, jangan pejamkan matamu
mirai no hajimari ni wa itsudemo "ima" ga aru no
karena awal dari masa depan selalu ada di "saat ini"
nukumori ni tokete shinjitsu wo shitta
aku percaya jika saat terlarut dalam kehangatan
mamoritai mono koko ni aru
apa yang harus kulindungi berada di sini
go activate, don't be afraid!
aktifkanlah, jangan takut!
kokoro ni yadoru hikari kara
dari cahaya yang tersimpan di hati
yasashiku tsuyoku kizuna wo tsumugareru
memutar ikatan yang kuat nan ramah
just be alive, get back the life!
hiduplah, kembali hidup!
sono chikara wo mune ni daite
dekaplah sumpah itu di dalam dadamu
bokura wa mirai wo torimodoshi ni yukou
kita akan pergi untuk mengembalikan masa depan
go activate, don't be afraid!
aktifkanlah, jangan takut!
seotta mono wa omokute mo
walau seberat apa pun beban yang kita bawa
sukui wo negau koe de kikoeru nara
asalkan doa kita terdengar, pertolongan itu pasti
just be alive, get back to live!
hiduplah, kembali untuk hidup!
nokosareta kono te wo totte
genggamlah tangan yang tersisa ini
ima koso jibun dake ga nigireru kara
karena saat ini, hanya kaulah yang dapat menggenggamnya
believe myself
percaya padaku
Setan Bengis Barbarus
Asrama SMA Seiryuu
27 Desember 06:25
Sudah lama aku tak mimpi itu lagi.
Selamat pagi, Ayah, Ibu!
Aina sudah tujuh belas tahun sekarang!
27 Desember 10:52 Cafe Broccolo
Eh? Jadi hari ini kau ulang tahun, Aina?
Harusnya bilang lebih awal, dong!
Habisnya, kalau cerita soal ulang tahun sendiri ke orang lain rasanya agak aneh.
Gawat!
Harus siap-siap, dong!
Pemilik Cafe Broccolo Maru
Selamat datang.
Selamat datang!
Ayase!
Selamat pagi, Aina.
Maaf, jadi mengganggu kerjamu.
Tak apa-apa, kok.
Ayase Kamiyugi
Aku sedang istirahat.
Kemarin kau sempat bilang kalau kerja di sini.
Jadi kau sengaja mencariku?
Bukan.
Aku minta maaf soal kemarin.
Aku tiba-tiba menghilang, 'kan?
Makanya, aku mau minta maaf.
Sudahlah, itu bukan masalah, kok.
Kau sendiri tak apa-apa pulangnya?
Ya, kurang lebih.
Wah, ada Ayase!
Sudah kubilang, jangan seenaknya panggil nama depanku!
Kenapa kau ada di sini?
Kenapa apanya? Aku kerja di sini, tahu.
Tunggu, jadi kalian sudah saling kenal?
Ya. Tapi baru ketemu kemarin, sih.
Oh.
Kebetulan sekali.
Ayase, kau ada waktu luang hari ini?
Aku belum ada rencana, sih—
Sudah kubilang, jangan panggil nama depanku!
Ah, maaf.
Kau pasti sengaja memanggilku begitu terus!
Kau bisa dengar kata orang tidak, sih?
Jadi memang Ayase yang kemarin dicari Tennouji, ya.
Eh? Kau bilang apa?
Ah, bukan apa-apa.
Wah, jadi tambah ramai!
Kau ke sini lagi?
Azumi Kagamihara
Pedang Laras Panjang Rigel
Aku mau makan kari.
Masih banyak tempat lain yang jual kari.
Akhirnya kalian datang lagi, ya?
Azumi, Rigel!
Rigel?
Mau makan kari buatan Master lagi?
Ya.
Rasanya enak sekali, 'kan?
Padahal kemarin lusa kau baru makan banyak.
Tapi Rigel belum sempat mencobanya.
Aku tak terlalu...
Masih banyak tempat lain yang jual kari, kok.
Tapi kau tetap menemani Azumi.
Benar-benar teman baik, ya?
Ya.
Teman?
Aku dengan Azumi?
Tentu saja!
Memang kenapa, Rigel?
Jangan panggil aku begitu.
Kenapa, sih? Kedengarannya lucu, tahu, Rigel—
Kutembak kau.
Baik!
Tennouji orangnya cepat berteman dengan siapa saja, ya.
Dengan Ayase juga, 'kan?
Aku tak pernah minta.
Aku orangnya pemalu dan gampang gugup kalau bicara.
Rasanya aku mau bisa jadi seperti dia.
Kenapa?
Orang yang baik, keren, dan kadang bisa konyol juga, ya?
Eh, itu...
Tak perlu ditutup-tutupi.
Kenapa kita jadi satu meja?
Tanya dia sana.
Sip, tinggal satu orang lagi!
Pelaku yang sudah mendorong Ichirou ke jurang ini,
membunuh Jirou dan membuatnya seolah terlihat bunuh diri,
dan membuat Saburou dikeroyok adalah...
Sang Kehormatan Fierte
Pelakunya adalah...
Fierte!
Bu-Bukan aku!
Bukan apanya?
Eh, tidak. Aku hanya bicara sendiri.
Ada perlu apa?
Kau bisa datang ke Cafe Broccolo sekarang?
Sekarang juga?
Pesta ulang tahun?
Benar.
Hari ini adalah hari ulang tahun Aina yang ke-17.
Kita akan merayakannya bersama-sama!
Azumi, pesta ulang tahun itu apa?
Kau serius?
Aku sudah pernah lihat di TV!
Waktu ada yang ulang tahun, semua orang berkumpul dan merayakannya, 'kan?
Benar.
Jadi orang-orang mengenang tanggal kalian diproduksi,
dan dirayakan ramai-ramai?
Itu tradisi yang aneh.
Memangnya Rigel datang dari negara mana?
Ah, dia datang dari tempat yang sangat jauh.
Ayo ikut, Rigel.
Ini pertama kalinya kau merayakan pesta, 'kan?
Tapi...
Pasti seru, deh!
Baiklah.
Pengalaman ini mungkin akan berguna untuk pertempuran yang berikutnya.
Apa boleh buat.
Ayase.
Ja-Jangan salah paham, ya!
Aku hanya merasa terganggu kalau bersama orang itu.
Aku rasa, pesta ini akan lebih seru.
Terima kasih.
Tapi kafenya...
Jangan cemas.
Master.
Hari ini tak banyak pelanggan yang datang.
Aku bisa mengurus semuanya untuk hari ini.
Tapi...
Sip, aku akan bikin kue, jadi semuanya ikut bantu, ya!
Pertama,
kita saring tepungnya.
Baik!
Berikutnya, kita kocok terlurnya.
Bagus, Rigel!
Eh, tunggu! Berhenti!
Sekarang kita panaskan menteganya di atas pemanggang.
Astaga!
Bukan begitu caranya, Fierte!
Nah, kita tuang adonannya ke panci, terus tinggal dipanggang!
Rasanya ada bau gosong.
Siapa yang atur suhunya jadi 280 derajat Celsius?
Eh, salah, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.