200 baris pertama.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Lampu...
Kamera...
Beraksi!
Die Hard...
Ini film laga.
...film laga terbaik.
Oh ya ampun.
Ini salah satu film terhebat yang pernah diciptakan.
Film penuh ledakan...
letusan senjata...
Dia memegangnya dengan tangan yang lemah.
...dan penuh ahli film kelas tinggi ini...
Bagus sekali.
...tidak dibintangi oleh jagoan berotot seperti biasanya.
Saat cuplikannya keluar penonton tertawa.
Pria ini tampak lemah.
Sebelum air mata mengalir di pipi Bruce yang lembut...
tak ada yang mau bergabung.
Tak ada yang mau.
Siapa yang tahu Alan Rickman?
Rasa takut di wajahnya sungguh nyata.
Die Hard menjadi sensasi film laga yang luar biasa...
Sakit.
...membuktikan bahwa aktor yang tak dikenal...
Bisa kita biarkan satu penjahat lolos?
...bisa pecahkan rekor box office.
Tiba-tiba dia menjadi bintang laga.
Inilah kisah penciptaan sebuah genre.
Die Hard di bus...
di gunung, di Gedung Putih...
Juga penghancuran banyak hal lainnya.
Oh, sial.
Oh, sial. Tidak.
Yipee-ki-yay---
Aku tak mau bilang.
DIE HARD
THE MOVIES
Inilah film-film yang membentuk kita.
Die Hard, kisah seorang polisi New York yang datang ke Los Angeles
- untuk berbaikan dengan istrinya... - John.
...tapi terlibat dalam pencurian dengan sandera.
Berpikir, sialan.
- Dia punya teman baru... - Aku di sini, John.
Dia punya musuh baru...
yang dijatuhkan dari gedung...
yang meledak.
Katakan kau mendapatkannya.
Dia peluk temannya,
dia cium istrinya...
DIE HARD
...tamat.
Agar tahu cara mencapainya,
kita harus melihat lagi sejarahnya.
Sedikit mundur...
hingga ke tahun 1966,
saat seorang jagoan bernama Roderick Thorp menulis sebuah novel.
Buku terlaris Roderick Thorp.
SANG DETEKTIF
Ini bukan novel biasa,
kisah detektif yang seru dan menegangkan ini
menjadi film dua tahun kemudian.
Joe Leland, Detektif,
berkeliling di kota penuh pecandu, pelacur, dan orang cabul.
Bintang film itu adalah sang Ol' Blue Eyes.
Pria, Kaukasia, berbaring bugil di lantai.
Mungkin bukan bagian itu.
- Aku mau muntah. - Tidak.
Penggambaran Sinatra usia 52 tahun akan Detektif Joe
sangatlah... sukses.
Sinatra mendekati ayahku,
dan dia ingin Ayah menulis sekuel The Detective.
Ambil memonya.
Jika Frank ingin sekuel, dia akan mendapatkannya.
Kau hancurkan tengkoraknya, 'kan?
Tapi tak seperti The Detective,
Takkan sedewasa dan terbuka seperti film lainnya.
Ayahku tak tertarik mengerjakan cerita yang sama lagi.
Dia ingin hal yang berbeda.
Ayahku bilang, dia ingin membuat buku laga.
Jadi Robert Thorp beraksi.
Butuh beberapa tahun, jelas.
Tentu saja.
Sebenarnya, 10 tahun.
Saat itu, Ol' Blue Eyes telah menua.
Buku itu berjudul Nothing Lasts Forever.
Dan meskipun butuh waktu lama,
saat itu selesai...
kisah tentang seorang pria di Malam Natal...
terjebak di gedung...
melawan teroris...
tergantung di terowongan elevator,
dan melompat dari atap dengan selang.
Itu juga...
Tentang pria berusia 60 tahun
yang menjatuhkan putrinya yang berusia 40 tahun,
dari gedung di Wilshire Boulevard, dan dia tewas.
Jadi, jagoan buku ini berusia 60-an, dan akhirnya agak berbeda.
Tetap buku yang bagus.
Setelah penjualan yang buruk
dan tanpa Frank di naskahnya...
Dia terlalu tua untuk digantung di terowongan elevator.
20th Century Fox menekan tombol jeda
untuk sekuel The Detective selama delapan tahun,
sampai suatu hari...
Lloyd Levin, yang merupakan eksekutif pengembangan,
dia tahu bahwa inilah pondasi film laga.
Jadi, mereka cari penulis naskah yang bisa beradaptasi...
Hei, aku bisa.
Ini Jeb Stuart.
Aku pemain tenis, dan aku menulis cerita pendek dan novel.
Dan Jeb diminta untuk mencoba...
mengadaptasi Nothing Lasts Forever.
Mereka beri proyek itu padaku.
karena kurasa mereka tak berharap banyak.
Mereka tak tahu apapun.
Itu tugas Jeb untuk mencari tahu.
Saat aku selesai membaca dan menutupnya,
aku sadar aku tak tahu bagaimana membuatnya jadi film.
Dia tak tahu bahwa pada suatu malam,
cerita... akan menghantamnya.
Aku sangat lelah pada malam itu.
Lima menit berada di rumah, aku bertengkar dengan istriku.
Aku keluar rumah, kembali ke mobilku...
dan saat tiba di jalan bebas hambatan, aku berpikir...
"Dia benar, aku salah. Aku harus meminta maaf."
Jadi, aku memikirkan apa yang ingin kuucapkan
dan aku tak sadar mobil lain meninggalkan jalur di depanku.
Tiba-tiba ada kulkas
dan aku terjebak.
Satu-satunya pilihanku
adalah menabraknya dengan kecepatan 65 km per jam,
berpikir bahwa aku akan mati.
KULKAS
Dan itu kosong.
Jeb mendapat hidup baru,
dan mungkin mobil baru juga.
Tapi, yang lebih penting,
dia dapat Inspirasi.
Aku tahu apa itu Nothing Lastes Forever.
Ceritakan.
Ini bukan tentang pria tua yang menjatuhkan putrinya dari gedung.
Ini tentang pria 30 tahun
yang harus meminta maaf pada istrinya
karena hal buruk terjadi.
Jadi, Jeb pulang dan meminta maaf kepada istrinya.
Tidak, aku pergi ke kantor
dan menulis 25 halaman pertama dari Nothing Lasts Forever.
Dan empat minggu kemudian...
Mereka menerimanya.
Aku terkejut.
Mereka akan buat filmku.
Dan "mereka" termasuk
produser aksi ledakan, Joel Silver.
Dia punya filosofi dasar.
Jika itu membuatnya bergairah, maka itu bagus.
Lalu... dia bergairah?
Hal pertama yang dikatakannya,
"Kita ubah nama film menjadi Die Hard."
Bagus. Tidak ada bedanya bagiku.
Jadi, Joel sangat bahagia.
Satu hal lagi, bagian atas gedung harus diledakkan..
karena ini film laga.
Bukan sekedar film laga,
film laga Joel Silver.
Aku juga harus keluarkan pria itu dari atas gedung.
Aku bilang, "Bagaimana caranya?"
Katanya, "Aku tak tahu, tapi kau lakukan itu."
Sementara Jeb dan Joel berseteru...
satu hal sudah jelas.
Takkan ada yang terjadi sebelum ada sutradara.
Lebih mudah bicara daripada bekerja.
Setelah sutradara RoboCop, Paul Verhoeven, menolaknya,
Joel Silver mencari target baru.
PENARGETAN
- Target! - Siap.
Haruskah kita taruh airmu di meja?
Kenapa?
John McTiernan dan Joel Silver pergi jauh.
Kami baru menyelesaikan Predator.
Film tentang monster berotot...
dan pria ini.
Joel pikir John McTiernan orang yang tepat untuk ini.
Tapi apa yang dipikirkan McTiernan?
Aku menolaknya.
Karena itu film teroris.
Tapi Joel ingin mendapatkan McTiernan.
Jadi dia bertanya lagi.
Aku tolak lagi.
Ayolah.
Lakukan.
- Dan lagi. - Tidak.
- Dan lagi. - Lakukan.
- Tidak, aku tidak mau. - Ayolah!
Joel mengirim naskahnya, tiga kali.
Lakukan!
Tanpa kenal lelah,
Silver terus memburu McTiernan...
Dia pria yang sulit.
...hingga dia menyerah terhadap gangguan yang terus menerus.
No comments yet. Be the first to leave one.