Musim 1

Informasi rilis

Love Generation 1997 S01E07 1080p WEB-DL AAC H 264-NSBC
Komentar oleh Akogi
Viu

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Diterbitkan pada: 2020-10-08
Unduhan: 35
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Aku mengencani Uesugi.

Aku tidak mau merahasiakannya dari semua orang.

Boleh aku tahu siapa yang menelepon?

Kamu masih menunggunya pulang?

Menyedihkan sekali.

Dia bersamaku tadi malam.

Aku yakin dia pasti mengarang banyak kebohongan.

Begitulah dia.

Dia hanya ingin melindungi dirinya apa pun yang terjadi.

Dia hanya memedulikan dirinya sendiri.

Jika kamu tidak keberatan,

silakan menikah dengannya.

Jadi, kamu sudah pulang.

Rasanya agak kuat.

Aku dari wisata perusahaan. Ini hadiah dariku.

Terima kasih.

Ada apa? Tunggu.

Hei.

Apa yang terjadi?

Hei.

Tolong pergi saja.

Pergilah!

Aku datang.

Apa yang kamu lakukan?

Kurasa masih tersisa tiga film lagi.

Jadi, aku datang untuk berfoto denganmu.

Itu hanya alasan.

Aku datang untuk menemuimu.

Teppei, ayo berfoto bersama.

Ayolah. Mari berfoto.

Siap. Ini dia.

Senyum.

Aku akan memotretmu.

Lagi? - Sekarang sendiri. Lihat kemari.

Baiklah. - Ini dia.

Hei.

Ada apa?

Apa yang terjadi?

Kenapa kamu tampak begitu kesal?

Benarkah?

Tidak seperti saat kita mengumumkan hubungan kita.

Apa yang terjadi?

Bukan apa-apa.

Benarkah? - Ya.

Tidak ada yang terjadi? Benarkah?

Kamu sangat menyebalkan.

Kamu terus menggangguku. Aku akan memberimu pelajaran.

Astaga. - Cepat. Potret aku.

Baiklah.

Pastikan untuk tersenyum.

Ini dia.

Senyum. Siap. Senyum.

"Episode 7"

Teppei, lihat!

Ini berita eksklusif. Lihat.

Mari lihat. Apa ini?

Apa? Kamu melakukan ini saat aku tidak ada?

Akan bagus jika aku ada di sana.

Jangan bilang begitu!

Sepertinya Teppei akan menjadi pria yang dikuasai istrinya.

Hei, Katagiri.

Katagiri. - Ya?

Kemarilah.

Apa ini?

Perusahaan kita juga akan berpartisipasi

dalam penawaran merek baru Caruso Japan ini.

Bagaimana menurutmu?

Kamu mau mencobanya?

Begini...

Ya, izinkan aku menangani proyek ini.

Sejujurnya, aku masih khawatir.

Kenapa?

Selama kampanye musim dingin lalu,

kamu bersikeras minta semua orang mengikuti caramu.

Kamu menyinggung cukup banyak orang.

Jangan membuat kesalahan yang sama lagi.

Baiklah.

Ini. Ambil dan periksa detailnya.

Baiklah.

Teppei, ada undangan reuni kelas untuk lulusan

SMA Shizuoka Selatan tahun 1991.

Aku tidak punya waktu untuk itu sekarang.

Aku harus selesaikan pekerjaanku untuk penawaran kali ini.

Kamu sangat serius sekarang.

Ada yang bisa kubantu?

Jika kamu butuh bantuan, beri tahu saja aku.

Kamu terdengar bersemangat, seolah akan turun salju besok.

Aku akan buka pintunya. Aku janji akan membantumu.

Aku datang.

Selamat malam.

Ternyata kamu. Ada apa?

Masuklah. Mari bicara di dalam.

Kamu bicara seolah ini rumahmu.

Masuklah.

Maaf mengganggu kalian.

Silakan masuk.

Duduklah. Silakan.

Maaf, agak berantakan.

Kamu menakuti kami semalam

saat kamu dan So tiba-tiba mulai berdebat.

Semua baik-baik saja sekarang?

Ya.

Jangan ajukan pertanyaan yang tidak sopan.

Aku tidak bersikap kasar.

Omong-omong, tidak ada susu dan sereal, bukan?

Bisa pergi membelinya?

Kenapa harus aku? Hanya kamu yang minum susu.

Sanae ada di sini.

Bukan begitu. - Tidak perlu mengusirku.

Jangan mengkhawatirkan kejadian semalam.

Soichiro dan aku bertengkar karena hal-hal sepele.

Kami berdebat tentang hadiah untuk pernikahan.

Itu saja.

Jadi, kamu menangis karena itu?

Dia menangis?

Apa Sanae menangis semalam?

Tapi kami sudah berbaikan.

Aku takut kamu cemas. Aku datang mau menjelaskannya.

Aku harus pergi sekarang.

Kamu sudah ke sini, mau kopi?

Buatkan kami kopi.

Tidak perlu. Sungguh.

Aku hanya lewat. Aku akan pergi sekarang.

Aku sudah menghabiskannya. - Baiklah.

Omong-omong,

kenapa kamu tidak memberitahuku

Sanae menangis semalam?

Kurasa itu tidak perlu.

Tapi... - Saat aku melihatnya menangis,

dia sangat bingung dan menghindariku.

Jadi, kupikir dia tidak ingin aku tahu.

Aku yakin dia juga tidak ingin kamu tahu.

Teppei, kamu sangat mengenal Sanae.

Jangan terlalu dipikirkan. Aku tidak cemburu.

Aku Katagiri, penanggung jawab proyek ini.

Senang bertemu dengan kalian.

Dalam penawaran untuk Caruso Japan 1998,...

Permisi.

Ya?

Tolong jangan ikut campur.

Apa?

Bukankah kamu mengacaukan penawaran sebelumnya?

Kamu keras kepala, asal bicara, dan hanya peduli diri sendiri.

Tidak ada yang mau bekerja bersamamu.

Kamu benar.

Hei, Katagiri!

Entah itu baik atau buruk, jangan menyinggung orang.

Bukankah kamu hanya melakukan hal yang sesuai seleramu?

Mungkin.

Tapi jika tidak memercayai standarmu sendiri,

apa lagi yang bisa kamu percayai?

Selama penawaran sebelumnya,

aku gagal menjaga semua orang di Departemen Kreatif.

Aku berjanji tidak akan membiarkannya terjadi lagi.

Kesampingkan prasangka dan bekerjalah denganku.

Karena aku terlibat dalam hal ini, aku harus menang.

Tolong jaga aku.

Terima kasih. - Terima kasih.

Sampai jumpa Selasa depan.

Terima kasih. - Baiklah.

Tidak masalah.

Baiklah. Terima kasih.

Sampai jumpa.

Katagiri Teppei tidak tahu caranya membedakan yang baik dan buruk.

Jangan sampai tumpah.

Terima kasih.

Kamu harus banyak bekerja sendiri?

Karena aku sudah berjanji,

aku harus menyelesaikannya. Bisa apa lagi?

Keren sekali.

Ini seperti "Golgo 13" dan "Hissatsu Shigotonin ".

Salah.

Aku akan kehilangan fokus. Tutup mulut dan diamlah!

Baiklah.

Teppei, mampirlah ke tempatku sesekali.

Apa?

Datanglah ke rumahku sepulang kerja.

Aku akan memijat bahumu.

Atau kamu mau layanan khusus?

Apa yang kamu pikirkan, Bodoh?

Kamu sangat ingin kucium?

Maaf soal tempo hari.

Polisi bertanya soal tersangka

yang kutangani... - Soichiro.

Keesokan harinya,

aku ditelepon.

Seorang wanita bernama Shiraishi menelepon.

Dia bilang kamu bersamanya hari itu.

Jadi, itu benar.

Sebenarnya,

aku masih tidak percaya

bahwa kamu akan tidur dengan wanita lain.

Aku bingung. Aku sama sekali tidak bisa memahaminya.

Katakanlah.

Apa yang harus kulakukan?

Lumayan.

Kurasa waktu terbaik untuk makan oden adalah di musim dingin.

Ini yang terbaik, bukan? - Ya.

Aku tidak peduli pakaianmu.

Tapi bisakah tidak memakainya di rumah? Terlihat sangat kuno.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left