Wine Country

Wine Country

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

Wine Country 2019 NF WEB-DL
Komentar oleh Putra14
Netflix Retail.

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Diterbitkan pada: 2019-05-10
Unduhan: 17
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

PERSEMBAHAN NETFLIX

Sudah kucek banyak rumah, dan kurasa kutemukan yang terbaik.

Sempurna. Akan kukirim tautannya.

Dan kita langsung bayar saja

karena itu yang terbaik.

Abby, rumahnya indah sekali .

Aku antusias membayangkan tripnya.

Tapi memasuki usia 50 bukan hal besar bagiku.

Ada pasienku yang cemas akan usia 40 tahun.

Umpan balik yang kuberikan ke dia, meski terdengar klise,

"Umur hanyalah angka."

Tua itu masalah yang dirasa, 'kan?

Kenapa dipusingkan?

Sialan, panas!

Aku suka Hawaii.

Aku pernah melayani pesta ulang tahun Jack Johnson.

Dia izinkan vilanya kupakai.

Ini pilihan terbaikku, Napa...

resor di Arizona, atau Napa.

Syukurlah kau merencanakan ini.

Brian tak akan mau rayakan ulang tahun Rebecca yang ke-50.

Brian cuma akan mengajaknya ke Macaroni Grill,

lalu Rebecca harus menyetir karena Brian terlalu mabuk.

Brian sialan.

Perjalanan ini terdengar asyik.

Luar biasa semua bisa berkumpul.

- Kau ikut, 'kan? - Tidak.

Mama perlu berpesta pora.

Mama juga perlu berhenti menyebut diri dengan kata ganti orang ketiga.

Coba kurangi intensitas pestanya.

Aku ingin ini terasa seperti liburan biasa.

Hanya duduk-duduk, mengobrol,

minum anggur, tertawa, dan memakai muumuu ...

Lalu usiaku beranjak 50 tanpa sadar.

Aku hanya ingin pestanya santai,

- tak heboh... - Mati kau!

Brian, bisa kecilkan volumenya?

Maaf, Rebecca, tapi ini sangat penting.

Ini umur setengah abadmu.

Tak akan kubiarkan berlalu tanpa pesta heboh.

Baiklah. Aku akan memotong poniku.

Aku ingin bisa datang. Jujur, aku bersyukur

masih diundang meski aku tak datang sebelumnya.

Masalahnya naik pesawat dan rumah asing.

Itu membuatku gelisah.

Kamar mandi orang lain. Astaga!

Selimut aneh...

Kau masih mau aku datang, 'kan?

Karpetnya, remote -nya...

Andai aku tak menonton Dateline

soal pemakaian lampu UV untuk cari bekas sperma.

Apa bunga di rambut berlebihan saat makan malam sendiri?

Aku perlu menjajal lutut baruku.

Ya, Val, latih lutut barumu itu!

- Keluar! - Aku ingin bertemu wanita baik.

Lalu kami berciuman dan bercumbu mesra sejenak...

Dari bercumbu, bisa berujung posisi 69 yang menggairahkan.

Pernah mencoba posisi bernama 1.000?

Itu posisi seksi.

Itu saat 1.000 anak di kasurmu,

dan yang kau rasakan hanya kaki kecil berkeringat di punggungmu.

Soal seksi, aku tidur dengan pompa oksigen.

Ada saja topik kita.

Aku di H&M mencoba pakaian pesta.

Aku tak sabar bertemu dan mencubit bokong kalian

asal diizinkan.

Sampai jumpa!

Soal uang bisa kita bahas di sana.

Sabarlah sampai kita bersua.

Dah, aku sayang kau!

- Apa? - Aku sedang telepon.

Dah, ingat, jangan heboh.

Aku bilang sayang ke sopirku.

Ayo tutup teleponnya.

Aku sayang kalian. Dah!

Entah aku datang atau tidak.

Baiklah.

Kita sampai.

Kuharap rumahnya bagus.

Entahlah, ulasannya sangat bagus di internet.

Aku memilah lokasi dan banyak tempat yang jelek.

Tapi seharusnya ini bagus.

Katanya ada kolam renangnya.

Lihat kolamnya?

Ini luar biasa! Ini sempurna.

- Hapuslah kecemasanmu itu. - Atau memendamnya?

Baiklah, mari masuk?

Bunga yang bisa dimakan!

Aku lihat itu.

- Astaga. - Dari mana kau tahu itu bisa dimakan?

Apa? Ini bisa dimakan.

Kau ingin jadi pelindung, penjaga, dan segalanya,

tapi biarkan dia menghadapinya.

- Dia sedang apa? - Dia terlalu supel.

...kau ingin mengurus mereka dan menjadi pahlawan,

tapi kadang kau perlu mundur,

membiarkan keluargamu bertindak.

Dia mungkin akan mengajaknya ikut trip kita.

- Itu bukan hal buruk... - Itu buruk.

Jaga dirimu.

Aku harap adikmu bisa memindahkan makam ibumu.

Aku akan coba resep manicotti itu. Terima kasih.

Siap?

- Untuk Rebecca. - Untuk Rebecca.

Baiklah!

Terima kasih telah

memasuki usia 50

- dan menyatukan kita semua. - Ya.

Terima kasih.

Aku tahu usaha kalian agar ini terwujud.

- Terutama Catherine. - Hidup itu perlu membagi waktu.

Aku menghargainya.

Rebecca menghargainya.

Kenapa aku mewakili Rebecca? Pidato bersulang ini payah. Maaf.

Kuharap rumahnya nyaman. Ayo mabuk. Selamat ulang tahun.

- Selamat ulang tahun! - Bersulang untuk kita!

Jika boleh memberi umpan balik,

aku ingin akhir pekan ini semua senang, bukan aku saja.

Astaga, kapan terakhir kali kita bertemu?

Di pernikahan Abby.

- Apa? Bukan. - Mungkin.

Andai kalian ke pesta perceraianku. Band-nya bagus.

- Ternyata sudah lama. - Astaga.

Bagus.

Teman-teman...

waktu berlalu sangat cepat.

Aku sangat membutuhkan ini.

- Aku memikirkan kalian... - Adrian, koma,

kirim ulang tautan ke Top Chef , titik.

Tak bisa dibuka, titik.

Paragraf baru.

Juga, koma, tanyakan kepada produser

apa beda acaranya kali ini tanda tanya, titik, titik, titik.

Maafkan aku.

Pekerjaanku sedang banyak.

Aku akan matikan.

Fokus berada di sini.

Kirim.

Omong-omong, aku membuat jadwal perjalanan.

- Apa? - Ya.

Tak perlu dibaca sekarang.

Silakan baca saat sempat, tapi tolong,

disempatkan sedikit, agar bisa membacanya.

Ini ikhtisar aktivitas trip kita setiap menit.

- Jangan khawatir, lihat saja. - Ini luar biasa.

- Tak ada paksaan. - Kapan kau membuatnya?

Aku jarang bekerja belakangan.

- Mana mungkin. - Baguslah.

Ya.

Kita terlihat muda.

Astaga.

JUMAT

Mari berfoto bersama.

- Ya. - Ya!

- Ya! - Kita butuh foto baru.

- Ini malam seribu swafoto. - Ya.

- Bisa agak ke atas? - Ke atas.

- Ke atas lagi. - Semua lihat ke bawah,

hitungan ketiga, lihat ke atas. Wajah ceria.

Wajah ceria.

- Satu, dua, tiga. - Satu…

Bagus.

Tunggu.

Apa...

Itu hantu?

Itu hantu!

Itu hantu Amelia Earhart, dan dia menggendong bayi.

- Sedang apa kalian di rumahku? - Astaga.

Aku bercanda.

Aku Tammy, pemilik rumah ini.

Kubawakan kayu bakar kering,

untuk menyalakan perapian.

Terima kasih.

Dia Tammy.

Dia pemilik rumah ini.

Aku Abby. Aku yang berkirim surel.

Surelmu banyak.

Benar.

Jadi...

siapa pengantin barunya?

Pernikahan kedua, atau ketiga mungkin?

Bukan. Kami merayakan ulang tahun Rebecca. Ini...

yang ke-50. Lima puluh.

Merayakan dengan kumpul berpesta, ya?

Kami kemari untuk berlibur. Ulang tahunnya biasa saja.

Jadi, kalian teman apa?

Tim tenis SMA, tim menari, atau...

kalian secara ajaib cocok?

Apa yang menyatukan kalian?

Kami semua bertemu di Chicago,

pramusaji di restoran piza Antonio's,

dan kami ditakdirkan karib.

Chicago, ya? Aku pernah ke sana.

Kami di sana tahun '90-an.

Ini kelompok kami.

Sebenarnya, Catherine membuka waralaba piza sendiri, Cutie Pies.

Astaga! Itu milikmu?

Aku belum pernah ke restorannya,

tapi aku suka piza beku buatan kalian.

Terima kasih.

More Indonesian subtitles for Wine Country

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left