200 baris pertama.
SmilyMADman Subs Diterjemahkan oleh Muhammad Khairul Septian
Bagaimana lautnya?
Cantiknya.
- Cantiknya. - Jreeng~
- Tebingnya hebat... - Lihat di bawah! Ngeri!
Kalau jatuh bakal keseret arus.
Kau merekam, Haruko? Berikan padaku.
- Tidak. - Biar kurekam kau. Biar kurekam.
Ini dia. Dewi kita, Haruko-san!
Juga Yotchan! Yay!
- Sayang sekali kalau di belakang kamera. - Ya, kan...?
Sayang cantiknya...
Wah, luar biasa. Tinggi sekali.
- Tinggi sekali. - Cantik.
Ya, indah. Berkilau-kilau!
Keren!
Coba lihat ini! Ngeri banget!
Ngeri lihat ke bawah...
- Cantiknya. - Warnanya sangat biru.
Ada apa?
Ada apa itu?
"12 Agustus 2005"
"Sebuah insiden serangan acak terjadi di Myogasaki."
"Dua orang tewas, satu orang luka berat."
OCCULT
"3 tahun kemudian."
KOJI SHIRAISHI - SUTRADARA
"Aku mulai mengumpulkan informasi seputar insiden itu agar insiden itu dapat diingat."
Ini dia. Dewi kita, Haruko-san!
Bagaimana dengan para korban tusukan?
Aku tak tahu lokasi persisnya, tapi...
HARUKO TOYODA Perekam Insiden
Saat aku melihat belakang dari situ, di area ini, ada seorang wanita...
SHINOBU KURIBAYASHI - ASISTEN SUTRADARA Ini tempat di mana dia ditusuk.
- Satomi mendapatkan mimpi. - Baik.
Di mimpinya dia sedang berada di Myogasaki.
"SATOMI YONEHARA, 17 TAHUN Tewas dalam insiden."
Di mimpinya Myogasaki sangat indah. Dia bilang itu adalah tanda...
MIHO YONEHARA - IBU SATOMI ...kalau sesuatu akan terjadi jika dia ke sana.
Sesuatu yang mengagumkan.
Begitu katanya.
Aku berniat untuk pergi ke sana dengannya, tapi...
...pemilihan waktunya buruk...
...dan dia juga terlihat sangat buru-buru...
...jadi akhirnya dia pergi sendirian.
Aku berniat untuk menikahinya...
...jadi aku membeli apartemen ini untuk kami.
NORIKO MIGITA, 25 TAHUN Tewas dalam insiden"
Suatu malam tiga tahun yang lalu, aku bersama Migi di apartemennya.
HIDEKI TANIGUCHI Berhubungan dengan Noriko
Migi itu pacarku. Begitu caraku memanggilnya.
Lalu, Migi melihat majalah yang terdapat gambar Myogasaki di dalamnya.
Dia bilang, "Oh, aku ingin ke sana."
Jadi kami membicarakannya dan sangat bersemangat,
lalu kami menyewa mobil saat tengah malam,
dan langsung pergi ke sana.
Sebelumnya aku tinggal bersama orangtuaku di Osaka,
bekerja paruh waktu.
Saat itu, kurasa mereka berpikir,
aku anak yang *****, jadi aku tak berani mengatakan apapun.
Seminggu sebelum kejadian aku berbaring di rumah.
SHOHEI ENO, 30 TAHUN Terluka dalam insiden
Saat kunyalakan TV, ada suara yang bicara padaku.
Suaranya seperti suara *****, dan menyuruhku pergi ke Myogasaki.
- Begitu aku mendengarnya. - Apa maksudnya?
"Pergi"
"Ke"
"Myogasaki"
"Pergi ke Myogasaki"
Suara itu, apakah itu halusinasi?
Begitu pikirku awalnya.
Dan kemudian ada acara jalan-jalan di TV.
Acaranya membahas Myogasaki. Aku terkejut saat melihatnya.
Kupikir, "Ada tempat seperti itu! Tempat itu sungguh ada!"
Jadi kurasa akan ada keajaiban jika aku ke sana.
Jadi kau pergi ke Myogasaki berharap melihat keajaiban.
Ya.
Apa ada banyak orang saat itu?
Tidak banyak juga.
Kami sedang berjalan, melihati lautan...
...lalu aku pergi sebentar ke toilet.
Kuminta dia untuk tunggu, lalu aku pergi ke toilet.
Cukup mengambil waktu.
Aku sedang berjalan-jalan, menunggu sesuatu untuk terjadi.
Lalu, aku mulai berjalan ke jembatan...
dan berhenti untuk melihat lautan.
Lalu ada suara di belakang kami. Saat aku berbalik...
aku mendengar suara teriakan.
Saat kulihat ke belakangku, dia sedang menusuk orang.
Aku sangat ketakutan. Aku mencoba untuk lari.
Tapi kakiku tak merespon. Kakiku tak bisa bergerak.
Jadi aku terjatuh.
Lelaki itu berusaha lari, jatuh dan menabrak diriku.
Saat kusorot dia dengan kamera, dia meminta tolong padaku.
Tolong! Tolong aku!
Saat aku tidak melihat Migi, aku panik dan mulai berlari.
Aku melihatnya terbaring di tengah jembatan.
Jadi aku berlari padanya...
...aku melihat dirinya berdarah.
Kulihat ke belakang dan pria itu berjalan ke arahku.
Dia datang dan menusuk, menyayat punggungku, di sekitar sini.
Kau tak apa-apa?
Haruko-san!
Tolong aku! Siapapun, tolong aku!
Siapapun!
Bukankah itu orangnya? Itu dia, kan?
"Pelaku melompat ke lautan. Jasadnya tak pernah ditemukan."
- Pelakunya berjalan hingga ke area ini. - Benar.
Kenapa kau tidak mencoba melarikan diri saat kejadian itu?
Yah...
Kurasa ada sesuatu yang penting...
Apa yang menurutmu penting di saat itu?
Itu...
Itu...
Aku tak tahu.
Kalau dipikirkan, kau tidak tahu.
Saat kami mulai membuat dokumenter ini,
aku merasa kalau ada sesuatu yang sangat penting dalam melakukannya...
...sama sepertimu, Toyoda-san,
aku pun tak tahu apa alasannya.
Akhir-akhir ini, Satomi...
...sering muncul dalam mimpiku.
Di mimpinya dia membunyikan bel pintu.
Lalu kubuka pintunya dan dia berdiri di baliknya.
Lalu dia berbicara pelan padaku.
Apa perkataannya?
"A"
"Hi"
"Ra"
"Wa"
"Ma"
Kurasa maksudnya, "Aku pulang (Tadaima)".
Begitulah menurutku apa yang ingin diungkapkannya.
Kubalas, "Selamat datang kembali", lalu...
Mulutnya... Mulutnya terbuka sangat lebar.
- Mulutnya? - Ya, mulutnya terbuka selebar ini.
Dan dia tertawa sangat kencang.
Lalu aku tertawa bersamanya.
Di saat itu, diriku merasa...
sangat menderita.
Tapi karena aku bisa melihat dirinya,
aku merasa lega.
Tunggu...
Maksudmu melihat Migi sebagai hantu, ya?
Tidak, bukan hantu. Aku bisa melihatnya secara nyata.
Tentu saja, dia sudah tiada, tapi aku punya fotonya.
Foto...?
Seperti fotografi hantu ya?
Bukan.
Foto ini di saat Migi masih hidup.
Oh, wanita di sebelahmu itu Migita-san.
Foto ini diambil temanku yang mengajak minum bersama.
"Foto diambil sebulan yang lalu"
- Apakah wanita yang di situ? - Ya.
Maksudmu ini Migita-san?
Benar.
Tak salah lagi, ini Migi.
Saat dia menusukku...
...dia melihat kepadaku dan berkata: "Sekarang giliranmu, ya?"
"Sekarang giliranmu, ya?"
Kau mendengar itu dengan jelas saat dia menyerangmu?
Sangat jelas.
- Mau lihat bekas lukanya? - Boleh, tolong..
Hanya aku yang ditusuk seperti ini.
Orang-orang yang lain ditusuk di leher.
Itu sangat aneh. Kenapa dia tidak membunuhku?
Kenapa pria itu tak membunuhku?
Sayang sekali kalau di belakang kamera.
PEMBUNUH, KEN MATSUKI 31 tahun di saat insiden
Saat mengingat masa sebelum insiden,
apa anda menyadari sesuatu yang menyebabkannya melakukan ini?
TATSUKICHI MATSUKI Ayah dari Ken Matsuki
Jadi, anda...
...tidak tahu, ya.
Bagaimana Matsuki menurutmu?
FUTOSHI KONDO Teman SMA Matsuki
Dia adalah orang...
...yang normal dan baik.
KEN MATSUKI SEMASA SMA Dia menyukai hal supranatural.
Seperti hantu,
kemampuan supranatural, UFO.
Dia sering membicarakan hal seperti itu.
Kau mendengar kalau dia melihat UFO?
Ya, dia sangat bersikeras dalam mengatakannya.
Oh, dan bagaimana itu?
Dia bilang saat malam hari ada benda terbang yang bersinar
di luar jendelanya.
Dia bilang benda itu terbang dengan gerakan yang aneh.
Awalnya dia melihatnya secara berkelanjutan.
"Tepat setelah insiden, Shohei Eno juga menyaksikan UFO."
Setelah penyerangan, aku terbangun di malam hari di ruangan rumah sakit.
Ada jendela dan ada pohon di luarnya.
Di atas pepohonan itu ada UFO yang besar.
Maksudnya kau melihat "Benda Terbang Tak Dikenal?" - Ya.
Kurasa panjangnya sekitar 30 atau 40 meter.
Dia menyorotkan cahaya oranye pucat padaku.
Beberapa saat masih terlihat, lalu menghilang.
Ibuku juga melihatnya.
FUMIE ENO - IBU SHOHEI ENO - Maksudnya UFO yang kami lihat?
Ya, benar. UFO itu.
No comments yet. Be the first to leave one.