200 baris pertama.
Serial drama ini fiksi, dan tempat, individu, organisasi, latar,
serta peristiwa yang digambarkan pada serial drama ini adalah karya fiksi.
Para aktor cilik direkam dalam kondisi aman
atas persetujuan dan kehadiran wali mereka.
Seoul Busters
Dasar berengsek!
- Sudah cukup. - Aku tidak melakukannya!
Tidak apanya.
Lepaskan!
- Kau ditangkap atas pencurian khusus. - Detektif Seo!
Kenapa lama sekali? Aku bahkan harus masuk ke sini.
Maafkan aku. Akan kuambil alih dari sini.
Maafkan aku.
- Jangan bergerak! - Maaf...
Jiseok.
Sudah lama tidak bertemu.
Jangan bergerak, nanti kau bisa terluka!
Episode 11
Halo. Selamat datang di Studio Merajut Youngeun.
Aku kembali dengan benang beludru raksasa.
Tas dan pembawa acaranya sama-sama cantik
Kali ini, kita akan membuat bantal sederhana dengan ini...
Aku kembali.
Kau sudah menangkapnya?
Kerja bagus.
Kenapa kau sendirian? Di mana Detektif Seo?
Dia bertemu kenalan dan mengobrol dengannya.
Dia akan segera kembali ke kantor.
Kenalan? Siapa?
- Kalau tidak salah namanya Jinseop. - Namanya Jiseok.
Benar, Jiseok.
Ingatanmu bagus.
Aku mungkin pemalas,
tapi sebenarnya aku cukup pintar.
Maafkan aku.
Maaf soal itu.
Coba kuingat. Siapa Jiseok?
Jiseok?
Bedebah tak tahu terima kasih itu?
Kau mengenalnya?
Dahulu Minseo memacarinya saat masih menjadi polisi baru.
Minseo merawatnya dengan baik
saat pria itu bersiap untuk ujian PNS,
tapi begitu lulus ujian, Minseo dicampakkan.
Bajingan itu.
Intinya, ceritanya panjang.
- Cerita apa? - Cerita apa?
Maafkan aku.
Minseo, sadarlah, ya?
Aku punya firasat kita akan bertemu suatu hari nanti,
tapi aku tidak menduga di toilet pria.
Sudah sekitar dua tahun?
Itu...
Kurasa begitu.
Ada...
- sesuatu di rambutmu. - Rambutku?
Tadi kau bilang tinggal di Sejong?
Aku dipindahkan ke Seoul tahun lalu,
jadi, tinggal di sini sekarang.
Bukankah sulit bekerja di Tim Jatanras?
Terkadang bisa sangat intens, tapi aku menikmatinya. Seru.
Lagi pula,
itu memang impianmu.
Benar.
Aku akan menikah dengan Soyeong.
Pekan ini.
Kupikir aku yang harus memberitahumu.
Begitu.
Selamat.
Tidak perlu menyelamatiku.
Bagaimana denganmu?
Kau memacari seseorang?
Apa?
- Tidak? - Ya.
Benarkah?
- Siapa? - Dia...
Pokoknya ada.
Apa pekerjaannya?
Dia...
Dia pria yang baik.
Jadi, apa pekerjaan pria baik itu?
- Dia dan aku... - Bekerja di bidang yang sama?
Ya...
Semacam itu.
- Jadi, dia juga di kepolisian? - Maksudku...
Dia satu tim denganmu?
- Ya. - Baguslah.
Tadinya aku mencemaskanmu.
Tidak perlu.
Bagaimana kau tahu aku suka stroberi?
Aku tidak tahu.
Itu hanya tampak lezat.
Kau bohong.
Enak sekali.
Manis dan lembut.
- Sama sepertimu. - Anastasia.
Aku tidak manis atau lembut.
Kau bohong lagi.
Matamu selalu membuatmu mudah ditebak.
Tidak, aku pandai berbohong.
Julukan masa kecilku adalah Pinokio.
- Aku pergi, ya. - Tunggu.
Kau belum membalas pesanku.
Pesanmu panjang sekali, aku malas membacanya.
Intinya, aku menyukaimu.
Ayo resmikan hubungan kita.
Kau ingat kencan pertama kita?
Ya.
Kita makan sup nasi tiram rumput laut bersama.
Itu lezat.
Aku ingin kau mengingatku
seperti sup nasi tiram rumput laut.
Membuat nyaman,
hangat, dan menyenangkan.
Tapi itu saja.
Cinta bukan untukku.
- Cinta untuk semua orang. - Kecuali aku.
Orang bilang
cinta itu seperti salju.
Awalnya indah,
tapi setelah itu akan berlumpur.
Begitulah aku melihat cinta.
Aku pamit.
Di luar dingin.
Joongryeok!
Awas, Pak!
- Pak. - Hei!
Kau tinggal di mana?
- Kenapa kau perlu tahu? - Pak!
Aku akan mengurusnya.
- Pak! - Hei.
Jiseok!
Tak apa-apa.
Maafkan aku.
Aku juga mencintaimu.
Jiseok.
Maaf membuatmu menunggu. Hari ini kacau.
Jangan khawatir. Santai saja.
Tidak ada yang lebih kunikmati daripada menunggumu.
Kau manis sekali.
Mau makan daging hari ini?
- Daging? - Ya.
Hari ini cukup dingin, mau makan tteokbokki saja?
Apa hubungannya tteokbokki dengan dingin?
Aku ingin makan daging.
Aku akan ganti pakaian secepatnya. Tunggu sebentar.
Tunggu...
Baiklah.
Kita sedang makan, kau habis dari mana?
Ini. Kau selalu mengeluh sakit perut jika makan terlambat.
Terima kasih. Kau yang terbaik.
Tampaknya ini sudah matang.
Makanlah, Opsir Seo Minseo.
Kelihatannya lezat.
Kau dahulu.
Ini.
Bagaimana? Enak, bukan?
Ayo makan daging sapi saat aku digaji bulan depan.
Tidak. Tunggu sampai aku lulus ujian, aku akan mentraktirmu daging sapi.
Potongan terbaik?
Potongan terbaik.
Seoul Busters
Mobil curian yang dipakai Yoon Jihun untuk perampokan
ditemukan di tempat parkir swalayan terdekat.
BFN sedang menganalisis rekaman kamera dasbornya.
Rekaman yang sudah disempurnakan akan dikirim paling cepat besok.
Baiklah. Kerja bagus.
- Detektif Jung, tolong selesaikan. - Baik, Pak.
Kasus kekerasan dalam pacaran meningkat di yurisdiksi kita.
Bagaimana kau mengurus itu, Detektif Seo?
Detektif Seo?
Kau tidak mendengarkan.
Maaf, Pak.
Detective Moo.
Detective Moo?
Semuanya terkendali, Pak.
Hanya karena kita di pusat penitipan anak, jangan bersikap seperti anak-anak.
Perlukah kuingatkan kalian untuk fokus saat rapat?
- Maaf, Pak. - Maaf, Pak.
Kalian harus menyerahkan surat permintaan maaf setengah
di penghujung hari.
Surat permintaan maaf setengah?
Tunggu, karena kalian berdua,
berarti surat permintaan maaf sepenuhnya.
Jika Detektif Seo dan Detektif Moo masing-masing menulis setengah,
maka akan menjadi penuh.
Kapten, kau membuatku tertawa.
Tapi aku tidak melucu.
Aku tahu. Leluconmu lucu, tapi itu tidak membuatku tertawa.
Baiklah, perhatikan, Semuanya.
Detektif Seo, ada berapa banyak
kasus kekerasan dalam pacaran di yurisdiksi kita sejauh ini?
Begini... Bisa berikan berkas di sana?
Yang di sebelah kiri sana.
Ya, yang itu.
Tolong segera datang.
Seseorang berusaha membobol rumahku.
Tolong cepat. Ya.
Pusat Penitipan Anak BAB Lancar
Kantor Polisi Songwon telah pindah ke lokasi sementara
No comments yet. Be the first to leave one.