200 baris pertama.
Kenapa?
Kenapa semuanya jadi begini?
Kumohon, siapa saja.
Siapa saja, tolong jawab aku!
2 Jam yang Lalu
Oke. Semuanya sudah siap, 'kan?
Ayo kita pulang.
Sial.
Tak kusangka bakal ketiduran di ruang ganti saat tengah musim dingin begini.
Musim dingin, mending digiring.
Mendingan kau saja yang digiring.
Kita harus waspada agar tak sampai masuk angin, ya.
Tunggu, sepertinya ada hal penting yang kelupaan.
Eh?
Ayo rayakan kemenangan kita!
Mana bisa!
Kenapa?
Pertandingan kedua kita dimulai lusa!
Mulai dari pertandingan ketiga, kita akan bertanding setiap hari!
Biarpun menang, tak ada waktu untuk merayakannya!
Kedengarannya boleh juga.
Kalau begitu, ayo kita makan malam bersama!
Apa?
Soalnya memulihkan tenaga juga hal yang penting.
Untuk itu, kalian harus makan yang teratur dan tidur yang cukup!
Merayakannya atau tidak, besok kita juga niatnya mencari tahu tentang lawan kita berikutnya.
Tapi di mana? Makan di luar itu pasti mahal, 'kan?
Rumahku jauh, sih.
Maaf.
Sebenarnya, rumahku dekat dari sini.
Eh?
apabila hatimu telah siap
shoudou ga atte
hadapilah segala kebohongan yang ada
usopacchi ni idonde
karena kita berdua adalah tokoh utama dalam lagu cinta ini
boku to kimi to ga shujinko no Love Song
By GRANRODEO
mari melangkah dengan perlahan namun pasti
dondon ikimashou
walau terus menerus disalahkan oleh orang lain
ssuyoki de semeraretanda
dan menjadi bahan tertawaan di antara teman-teman
nakama uchi no warai banashi de wa
selalu merasa khawatir tanpa henti
monmon toshiten daze
itulah yang selalu kulakukan seorang diri di kamarku
jibun no heya itsudatte
sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis
hontou wa yowaki na Peach Mind
sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis
hontou wa yowaki na Peach Mind
apa semua sikapmu karena kau memendam perasaan padaku
ki no aru soburi ka
ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka
tada no omoi komi ka
ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka
tada no omoi komi ka
namun bagi sang gadis manis itu
baretenda ano ko ni wa
aku hanyalah seorang pemuda yang selalu berusaha
ganbare otoko no ko
kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya
kono mama jya sanjuu go renpai
kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya
kono mama jya sanjuu go renpai
aku akan menjadi pria sejati bila itu demi dirimu
kimi dake no boku wa Go to Guy
wahai bintang idolaku, yang selalu berubah-ubah
hengenjizai no Magical Star
akankah kau keberatan bila kau tak berubah untuk sekali ini saja
idai naru manneri datte iin jyanai
apabila kesedihan yang kau rasakan saat ini
itomero aosa wo
adalah karena cinta yang masih belum terbalaskan
mada michinu koi naraba
mada michinu koi naraba
maka akan kuberikan
zenbu ageruze
seluruh sumpahku padamu
kimi ni chikau
ZainuddinAri
mempersembahkan
Tolong Ajari Aku
Quarter 44
Ge...
Gede!
Silakan masuk.
Kagami, kau tinggal di sini sendirian?
Rencana awalnya aku tinggal bersama ayahku, sih.
Kagami, ternyata kau orang yang menyebalkan, ya.
Aku akan berhenti menjadi bayanganmu.
Kenapa?
Tapi, apartemen yang sederhana, ya.
Beberapa perabotan, bola basket, dan majalah.
Di kepalamu itu isinya benar-benar hanya makan, tidur dan main basket saja, ya.
Eh? Riko di mana?
Pelatih ke dapur membawa bahan masakan.
Kau ini bagaimana?
Memangnya kau sudah lupa dengan apa yang terjadi saat musim panas, ya?
Yang ada bukannya kita pulih, tapi malah mati!
Sudah jadi!
Hidangan bergizi tinggi.
Yaitu nabe istimewa buatanku!
Sudah jadi.
Kelihatannya normal?
Kalian ini kenapa, sih?
Harusnya bilang, "Kelihatannya enak", dong!
Maaf, kami hanya kaget.
Kalau begitu, selamat makan.
Tunggu!
Kuroko, coba kau cicipi segigit dulu.
Cara Kapten bicara terlalu mencurigakan.
Kalau begitu...
Maaf, aku makan duluan.
Eh?
Kenapa bisa ada pisang?
Soalnya ada di kantong plastik belanjaan.
Itu untuk makanan penutup!
Dimasukkan sekulit-kulitnya, pula!
Tapi, pisang 'kan enak.
Kenapa bicaramu begitu?
Maaf, maaf.
Sejak kapan sifatmu jadi begitu?
Sudah, jangan dipikirkan, Hyuga.
Sisanya kelihatannya normal.
Makan saja lauk yang selain pisang.
Kenapa bisa ada stroberi?
Soalnya ada di kantong plastik belanjaan.
Sudah kubilang, itu untuk makanan penutup!
Ambil vitamin!
Kau memerintah kami dengan nada seperti itu?
Tolong tunggu sebentar.
Mungkin saja ini enak.
Dimakan?
Lumayan.
Yang benar?
Eh?
Rasa buahnya lumayan juga.
Benar juga, ini lumayan.
Kalau begitu...
Ehem!
Rasanya enak.
Jeruk!
Pe-Persik?
Ceri?
Halo.
Se-Sejak kapan kau di situ?
Sejak tadi.
Sial. Sudah lama aku tak mengalaminya.
Kagami.
Apa?
Terima kasih untuk hari ini.
Hah? Kenapa tiba-tiba kau bilang begitu?
Aku juga tak mengerti.
Setelah pertandingan selesai dan makan bersama yang lain,
tiba-tiba aku berpikiran untuk mengatakannya.
Aku benar-benar bersyukur telah bertemu denganmu, Kagami.
Dasar!
Kau ini selalu saja mengatakan hal yang memalukan dengan terus terang.
Begitukah?
Selain itu, kita tak boleh terus-terusan bersantai, loh.
Winter Cup baru saja dimulai,
tapi kita sudah memperlihatkan hampir semua kartu kita pada orang-orang.
Pasti, pertempuran kita ke depan akan jadi lebih sulit.
Kalau begitu,
kita harus jadi lebih kuat, ya.
Ya.
Kau benar.
Kuroko?
Ada apa? Hei!
Semuanya.
Mustahil.
Apa yang terjadi?
Jangan-jangan...
Apa hal ini mungkin terjadi?
Seolah mereka semua menjadi korban racun yang bereaksi secara perlahan.
Apakah efek samping dari nabe barusan baru terasa sekarang?
Tapi, kenapa bisa jadi begini hanya dengan sayur dan buah-buahan?
Yang benar saja?
Kenapa pakai dimasukkan suplemen segala?
Semuanya, setelah sampai rumah, langsung tidur, ya.
Kukira aku bakalan mati.
Kagami, aku pinjam toilet, ya.
Keluar dari sini, lalu belok kanan.
Sepertinya aku salah kamar.
Koga?
Hei, ada apa?
Kenapa berisik sekali?
Hm? Oh, Taiga, kau sudah pulang?
Kau, 'kan...
Aku kangen sekali padamu!
Hei, kalian ini siapa?
Kau sendiri ini siapa?
Kenapa tiba-tiba kau menciumku begitu?
Memangnya kenapa? Tak masalah, 'kan?
Kenapa kau bisa ada di sini, Alex?
Alex? Kalau tak salah, dia itu...
Kau mau latihan di Amerika sampai pas sebelum Winter Cup dimulai?
Di sana ada guru yang mengajariku bermain basket.
No comments yet. Be the first to leave one.