200 baris pertama.
- Pak Víctor, apa kabar? - Baik, terima kasih.
- Hei, selamat. - Terima kasih.
Bagaimana ibumu?
Tak begitu baik, seperti biasa.
SERIAL NETFLIX
Bagus, Pizarro!
Pak Mario menawariku lima juta peso untuk membunuhnya.
Istriku menderita kanker saat itu.
Aku butuh uang itu.
Istrinya tak mengidap kanker saat itu.
Dia menjalani operasi.
Mungkin dia berutang banyak.
Tidak, operasinya gratis. Program perawatan kesehatan.
Dengar, kita tak bisa memastikan pembunuhnya bekerja untuk Medina.
Kita tak punya cek, tanpa kutipan,
tanpa deposit,
Kita tak punya apa-apa.
Kau pernah menandatangani kontrak kerja saat tukang memperbaiki pipa rusak?
Kalau dengan tukang kebun?
Tidak, tukang kebunku tak punya kontrak, tapi tak ada satu pun saksi.
Aku tak pernah melihatnya.
Bahkan di komunitas tertutup.
Setelah aku meninggalkan warnet,
aku meneleponnya, seperti yang dia minta.
Namun, dia menutup teleponku.
Beberapa hari kemudian,
dia bertemu denganku di dekat kantornya.
Dia hanya membayarku dua juta peso.
Tak ada yang menempatkan Medina
dalam dugaan pertemuan itu.
Tak ada yang mengikutinya.
Namun, ada pria warnet itu.
Dia melihat pria yang menelepon. Dia bisa mengenalinya.
Itu tidak ada.
Dia menghilang.
Dengar,
tanpa bukti yang cukup
untuk membangun kaitan antara pembunuh dan Medina,
kasus ini tak akan diadili.
Pria itu akan bebas.
Kameranya, sedang dianalisis?
Jelas. Hanya itu yang kita punya.
Aku memberimu pembunuh yang mengaku!
Apa lagi yang kau butuhkan?
Tanda terima, tiket untuk pembunuhan?
Akan kutemukan pria warnet itu.
Hei, serahkan itu kepada kami.
Kami punya cukup masalah karena menjelaskan kenapa kau ada di sana
pada hari kami menangkapnya.
Kenapa aku di sana? Aku di sana karena aku menemukannya.
Itu aku.
Pizarro!
Makin sering kau muncul,
makin sulit bagi para juri untuk memercayainya.
Biarkan kami yang bekerja.
Jangan ikut campur.
Oke. Lenganku amat pendek.
Mari lihat.
Di sana?
Tunggu, mungkin diperbesar.
- Tidak, Ibu, ayo. - Itu sebaliknya.
Apa ini bisa memotret?
- Berdiri. - Ini dia, Emi! Naik!
Hati-hati.
Di sana?
Emi, kau takut?
- Tidak. - Kau yakin?
- Dia berani. - Putarannya!
Putaran Moskow!
42 DAYS OF DARKNESS
Kau akan kehilangannya di danau.
Sudah kubilang bokongmu akan basah.
- Ini dia. - Apa kataku?
Apa kita bersenang-senang?
Baik, Emi menonton kartun. Tebak, Kari sedang apa?
Dia menelepon.
Mereka tak akan menyusahkanmu.
Tenang. Kapan gadis-gadis itu bermasalah?
Tak pernah.
- Bergembiralah, ceritakan semuanya besok. - Tentu.
Bukankah Mario ke luar kota?
Ya, dia di pabrik selulosa, masih ada dua hari lagi.
- Aku harus bagaimana? - Tenang.
Akan kuurus jika dia butuh sesuatu. Tenang saja.
- Ya? - Pergilah.
Dengar, "Jelajahi lanskap rimbun Laut Karibia
dengan kapal pesiar mewah kami, semua sudah termasuk."
Kau tak apa?
Kutinggalkan Mario bersama anak-anak. Aku tak tahu apa itu baik.
Namun, dia ayah mereka.
Kenapa itu tak baik?
Entahlah.
Kau juga butuh istirahat!
Tentu itu tak apa, biarkan dia mengurusnya.
Ayo, rilekslah!
Kita mau ke mana?
- "Tur Hutan Eksotis," seru, ya? - Aku suka.
Baik. "Jelajahi hutan tropis yang rindang
di Belize dan hewan liarnya."
- Belize? - Di mana Belize?
- Kau tahu, pesiar. - Itu dia.
- Jelas. - Ya, bersulang untuk itu.
- Bagaimana tripmu ke Santiago? - Baik, sudah siap.
Aku membeli tiket, membuat reservasi, semuanya.
Namun, Kari tak suka.
Kau seperti itu di usianya.
Seburuk itu?
Lebih buruk lagi. Kita dulu suka kabur, ingat?
Kau ingat masa itu?
Itu rahasia kita. Kita simpan itu.
Kasihan ibumu.
Setelah lima tahun, ada perubahan pada penyelidikan polisi nan kontroversial
atas pembunuhan Verónica Montes
yang di mana, setelah 42 hari pencarian intens,
jasadnya muncul di loteng rumahnya sendiri.
Seorang pria ditahan di rumahnya,
yang mengakui kejahatannya,
mengeklaim suami korban sebagai dalangnya.
Mario Medina, mantan bosnya, diduga menyewanya untuk membunuh
dengan imbalan sejumlah uang.
Bertahun-tahun mencari kebenaran atas apa yang terjadi pada Verónica Montes…
Hari ini, kami berharap keadilan akan ditegakkan.
Kami akan menuntut hukuman tertinggi
bagi mereka yang terlibat dalam kejahatan ini,
terutama untuk tersangka dalangnya, Mario Medina.
- Terima kasih, Penasihat. - Itu saja.
Terima kasih.
Jaksa Wilayah punya dua bulan untuk meninjau ini.
Saat itu, mereka harus mengumpulkan bukti bahwa Medina menyewa si pelaku.
Namun, pria itu mengaku.
Ya, tapi pengakuan itu hanya sebagian bukti.
Kita perlu membuktikan yang dia katakan itu benar.
Itu akan menjamin hukuman.
Benda yang di rumahnya adalah milik Vero, 'kan?
- Bukankah itu milik Vero? - Ya, benar.
Mereka memeriksa semua itu, terutama kamera video.
Di situlah kemungkinan motif kejahatannya.
Kita bisa bawa itu ke pengadilan.
Mario akan tetap di penjara, bukan?
Bagaimana Emi?
Takut.
Ayah akan bicara dengan pengacara
untuk pastikan segala kebutuhan kalian. Jangan khawatir.
Berapa lama Ayah akan di sini?
Menurut pengacara Ayah,
selama penyelidikan berlangsung, tapi…
Kurasa begitu sidang selesai,
maka kita akan bisa hidup damai dan kembali normal.
Kau memikirkan Ibu?
Sering.
Setiap hari.
Selalu.
Bukan Ayah pelakunya, 'kan?
Ayah tak pernah membohongimu.
Kau percaya Ayah?
Kari!
Bisa kau datang sebentar?
Ada apa?
Ibu mencoba mencetak ini.
Ibu pencet tombolnya,
tapi tak terjadi apa-apa.
Dan lampu itu sudah lama menyala.
- Ada tinta dan semuanya. Ibu bingung. - Baik, akan aku cek. Coba kulihat.
Baiklah.
Ibu!
Maukah kau membantu Ibu?
- Ya. - Terima kasih.
INFORMASI PRIBADI
RIWAYAT PEKERJAAN
Ibu ingin kembali bekerja.
Ibu mengirim resume.
Kenapa?
Karena…
Ibu ingin melakukan hal yang kusukai lagi,
yang kupelajari.
Aku tak boleh keluar karena harus di rumah,
tapi Ibu takkan di rumah. Aku takkan melihatmu.
Kau mencampur hal-hal yang tak ada hubungannya.
Ya. Aku tak bisa keluar karena Ibu mau aku bersamamu.
Bagaimana aku bisa bersamamu jika Ibu bekerja seharian?
Aku tak paham.
Bukan itu, Kari.
Karena kau anak perempuan
dan Ibu orang dewasa.
Ini berbeda.
Tak masalah, terserah Ibu saja.
Halo?
Permisi.
Halo.
Permisi, aku mencari…
Dahulu, ada warnet di sini, bukan?
Ya.
Namun, mereka tutup setahun lalu.
Mario, tolong kotaknya.
- Kau tahu pindah ke mana? - Entahlah.
Bagus. Sampai jumpa.
- Jaga dirimu. - Terima kasih, kau juga. Dah.
Nora.
Apa kabar?
Baik.
No comments yet. Be the first to leave one.