I Love You Silly

I Love You Silly

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

I Love You Silly WEB-DL S01E04
Komentar oleh Aurora Patandean

Tag

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Diterbitkan pada: 2021-07-09
Unduhan: 5
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

197 baris pertama.

Jourdy, berjauhan lagi.

Sukanya berdekatan.

Aku tadi pagi masak nasi goreng untuk dia makan siang.

Tidak usah berlebihan!

Jourdy!

Aku menyukai Lily.

Kau jangan sok tahu...

soal persahabatanku dan Lily.

Kalau memang kau tidak bisa membahagiakan Lily,...

tolong, mundur.

Berikan jalan untuk yang bisa.

Tugasmu untuk sebulan ke depan.

Aku memintamu untuk jadi berguna.

Agar kau tahu rasanya jadi orang yang berguna itu bagaimana.

Aku mulai capai, Mira.

Aku senang ada di dekat Lily.

Aku senang lihat dia ada di sekolah. Aku senang jemput dia pagi-pagi.

Aku bahagia melihat Lily bahagia, Bibi.

Kau tahu anaknya Andre, 'kan?

Jourdy?

Berarti kau tahu apa yang harus kau lakukan.

Kau menyayangiku?

Sayang.

Kau mau menjadi pacarku?

Kenapa diam?

Pacaran seperti di film-film?

Di film-film?

Seperti di drakor.

Ya, seperti di drakor.

Bedanya apa?

Kalau kita pacaran,...

yang boleh menjagamu cuma aku.

Hore!

Berarti kalau pacaran, kita bisa...

Seperti di film-film?

Ya, boleh.

Tapi cuma aku yang boleh.

Terus nanti kita bisa berdansa seperti di film-film?

- Boleh. - Ayo, berdansa.

Tidak di sini.

Tidak ada musik di sini. Tidak bisa berdansa.

Tapi di drakor bisa berdansa di mana saja.

Lily, itu di film.

Jadi, bagaimana?

Mau?

Mau.

- Benar? - Mau.

Berarti sekarang sudah boleh bilang...

Saranghae, Oppa (aku mencintaimu).

Sudah sampai.

Sudah sampai, Lily.

Sudah sampai, ya?

Enak berpelukan?

Baik.

Awas.

Masih saja dipeluk.

Memang tidak boleh?

Senang, ya?

Sangat.

Ya sudah. Aku temani dulu.

Sebentar.

Menelepon siapa?

Sebentar, ya.

Sini.

Sini.

Sudah seperti di film-film, 'kan?

Akhirnya bisa merasakan seperti yang di film-film.

Senang?

Sangat.

Terima kasih, Jourdy, sudah membuat Lily bahagia.

Ya sudah. Sekarang istirahat, ya?

Harus pisah, ya?

Besok aku jemput, ya?

Dah.

Dah!

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu, Silly.

(Bilang kepada ayahmu jangan mengajak kami perang...)

(atau semua orang yang kau sayang bisa kami sikat.)

- Ros. - Ya?

- Lihat Lily? - Tidak.

- Nat, Lily ke mana? - Tidak tahu.

Aduh.

Gia.

Lily mana?

- Kenapa memangnya? - Lily mana?

Aku tidak tahu.

Barangkali sudah pulang.

Lily!

Lily!

Lily!

Lily!

- Jourdy. - Bibi.

Lily sudah pulang?

Belum. Dia seharusnya bersamamu.

Tadi ada yang datang ke sini?

Tidak ada.

Siapa yang mau datang ke sini?

Baik. Bibi di sini. Aku cari Lily dulu.

Cari Lily?

Jourdy!

Jourdy, ada apa?

Jourdy, jawab!

Jourdy!

Ke mana Lily?

Ke mana Lily?

Lily.

Ya ampun, Kak Jo. Kenapa, Kak?

Tadi Mira titip pesan. Ponselmu mati, ya?

Ya, memang mati. Belum diisi dayanya.

Makanya jangan terlalu sering menonton drakor di ponsel.

Karena Lee Min Ho ganteng.

Ya sudah.

Tadi Mira bilang kalau dia tidak bisa ikut denganmu makan bakso siang ini.

Ada janji dengan Rama.

Tidak jadi makan bakso?

Siapa bilang?

Denganku saja, yuk. Di tempat yang biasa, 'kan?

- Serius, Kak? - Benar.

- Baik. - Terima kasih, Kak Jo.

Sama-sama, Lily.

=I Love You Silly=

Sial!

Aduh.

Rama, ini diminum.

Terima kasih, Bibi. Tapi Bibi jangan repot-repot.

Nanti aku yang tak enak.

Ini bir, Bibi?

Asyik.

Rama sukanya bir?

Tidak, Bibi.

Lebih suka teh.

Salah bicara.

Terima kasih, Rama,...

sudah mau membantu membenarkan mainannya Ben.

Mudah-mudahan mainannya masih bisa dibenarkan.

Bibi sudah bilang kepada Mira. Kalau rusak, jangan dibeli.

Aku akan berusaha, Bibi.

Sebisa mungkin.

Memangnya Mira lagi di mana, Bibi?

Tadi Mira bersama Ben.

Coba Bibi...

Kenapa berbunyi?

- Matikan suaranya! - Mira!

- Kau melakukan apa? - Mobilmu berbunyi.

Kau memukulnya, jelas ini berbunyi.

Apa? Hanya kukenai air.

- Tadi kau memukulnya. - Aku cuma menyiramnya.

Memang seperti apa konsep mobilnya?

- Mira! - Kalau dibawa keluar, tiba-tiba hujan?

Mati juga mobil ini? Berbunyi?

Mira, jangan marah-marah begitu. Ini salahmu.

Lagi pula, kau sedang apa?

Mira mau mencuci mobil si jelek ini, Bu.

Apanya yang mau dicuci, Mira? Habis aku poles kemarin.

Terserah kepadaku. Rumahku, aturanku.

Mira!

Kenapa begitu?

- Ben menangis. - Sudah, Mira. Ibu saja.

Kau di sini saja.

- Mobilmu butuh, tahu? - Mira!

Jangan ditendang.

Kelihatannya saja mahal, padahal butut.

Mira!

Kau terus menendang dan memukulnya.

Halo, Jourdy.

Lily?

Kenapa memangnya?

Barangkali baterai ponselnya habis.

Lagi makan bersama Kak Jojo di tukang bakso dekat kolam renang.

Ya sudah.

Kenapa Jourdy?

Ingin tahu saja.

Dia sahabatku. Wajar aku ingin tahu.

Lily, aku pergi dulu.

- Jangan lupa ponselmu. - Ya.

- Bertemu di kolam, ya? - Baik.

Dah.

Pelan-pelan makannya.

Ini sudah paling pelan makannya. Biasanya lebih cepat dari ini.

Tapi, Lily, kalau makan sebelum berenang bukannya tidak baik, ya?

Kata siapa?

Kata...

Aku pernah dengar.

Justru makan sebelum berenang itu enak.

Berarti makan setelah berenang tidak enak?

Enak juga. Jadi, tidak apa-apa juga.

Jadi, sebelum berenang, kau makan,...

setelah berenang, makan lagi?

Masih masa pertumbuhan, 'kan?

Dari mana saja?

Tidak dari mana-mana.

Lagi makan.

Bisa balas pesan?

Lagi diisi dayanya.

Tahu orang khawatir? Kau mengabariku tadi?

Aku tidak ke mana-mana. Di sini saja.

- Pulang. - Masih banyak baksonya.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left