200 baris pertama.
Translate By Phetel Batlow
Sumonggo Wilujeng Midhangetaken
Disana ada wanita muda yang sangat cantik menyeberang jalan,..
..dan kupikir dia mungkin akan kemari.
Kebetulan, aku baru melihat catatan terbarumu dari pekerjaanku.
Benarkah?
Jujur aku tak bisa mengucapkan selamat kepadamu.
Deteksi adalah, atau seharusnya, ilmu pasti.
Pengamatannya ditekan, deduksi, subjek dingin dan tanpa emosi.
Kau telah mencampurnya dengan romantisme,..
..yang memiliki banyak efek yang sama seperti kisah cinta atau,..
..kisah kawin lari Euclid.
Siapa itu?
Ada wanita muda ingin menemuimu Tn. Holmes.
Mary Morstan.
Aku tidak ingat namanya.
Jangan pergi Dokter, aku mungkin memerlukanmu.
Baiklah.
Terima kasih.
Nn. Morstan.
Selamat siang.
Aku datang menemuimu Tn. Holmes karena kau pernah membantu majikanku,..
Ny. Cecil Forrester,..
..mengungkap suatu masalah kecil.
Dia sangat terkesan dengan kebaikan dan keterampilanmu.
Terima kasih.
Aku hampir tak bisa membayangkan sesuatu yang lebih aneh,..
..lebih-lebih bisa dijelaskan,..
..daripada situasi di posisiku saat ini.
Utarakan kasusmu.
Jika mau, aku permisi.
Jika rekanmu tetap disini,..
..mungkin akan bermanfaat bagiku.
Tentu.
Singkat saja fakta-faktanya.
Ayahku adalah seorang perwira di resimen India.
Ibuku meninggal saat aku masih kecil,..
..dan dipaksa untuk mengirimku pulang,..
..meskipun aku tidak punya kerabat di sini.
Aku ditempatkan di sebuah apartemen nyaman
Di Edinburgh, dan aku tetap di sana..
..sampai umur 17 tahun.
Pada tahun yang sama ayahku,..
..yang adalah seorang kapten senior resimennya,..
..memperoleh cuti 12 bulan dan pulang ke Inggris.
Dia mengirim telegram padaku dari London bilang bahwa sudah tiba dengan selamat,..
..dan menyuruhku untuk menemuinya segera,..
..memberikan alamat tempat tinggalnya di Langham Hotel.
Pesannya, seperti yang aku ingat,..
..penuh kasih dan kebaikan.
Saat tiba di London aku langsung pergi ke Langham Hotel
dan diberitahu bahwa Kapten Morstan tinggal di sana,
tapi dia keluar malam sebelumnya dan belum kembali.
Jadi aku menunggu,..
..sepanjang hari..
..tanpa kabar darinya.
Dan malam itu,..
..atas saran dari manajer hotel,..
..aku menghubungi polisi,..
Hari berikutnya kami iklankan di semua surat kabar.
Pengumuman kami tidak ada hasil.
Sejak hari itu tak pernah ada kabar dari,..
..ayahku yang malang.
Dia pulang dengan hati yang begitu penuh harapan,..
..untuk menemukan kedamaian,..
..kenyamanan,..
..tapi malah sebaliknya.
Tanggalnya?
3 Desember,..
..tepat 10 tahun yang lalu.
Kopernya?
Masih di hotel.
Tidak ada petunjuk di dalamnya,..
..hanya beberapa pakaian, buku,..
..dan sebagian besar pengetahuan dari Kepulauan Andaman.
Ayahku menjadi salah satu petugas yang bertanggung jawab atas narapidana di sana.
Watson tempat ini berantakan. Apakah dia punya teman di kota?
Hanya satu yang kami ketahui,
Mayor Sholto, resimen lamanya,
Infanteri ke-34 Bombay.
Tentu saja, kami menghubungi Mayor,..
..tapi tampaknya dia tak tahu bahwa ayahku berada di Inggris.
Ini kasus janggal.
Aku belum jelaskan kepadamu
bagian yang paling aneh.
4 tahun kemudian iklan muncul di Times
meminta alamat Nn. Mary Morstan,
dan menyatakan bahwa hal ini akan menguntungkan dirinya.
Tidak ada nama terlampir.
Aku menerimanya saat baru bekerja di keluarga Ny. Cecil Forrester
sebagai pengasuh.
Atas sarannya aku mencantumkan alamatku
di kolom iklan.
Pada hari yang sama ada kiriman melalui pos
berupa kotak kardus kecil yang ditujukan kepadaku,
dan kutemukan isinya
berupa mutiara yang sangat besar dan berkilau.
Tidak ada surat didalamnya.
Dan sejak saat itu setiap tahun pada tanggal yang sama
selalu muncul kotak yang sama,
berisi mutiara yang sama,
dengan tidak tahu siapa pengirimnya.
Mutiara-mutiara itu kata seorang ahli sangat langka
dan harganya sangat mahal.
Kau dapat melihat sendiri
mutiara-mutiara ini sangat indah.
Kasusmu sangat menarik.
Ada sesuatu yang lain yang terjadi padamu?
Ya, dan akhirnya baru hari ini.
Itu sebabnya aku datang kepadamu.
Surat ini tiba melalui pos pagi ini,
kau mungkin bisa membacanya sendiri.
Tolong amplopnya.
Cap pos London, 7 Oktober.
Sidik jari jempol pada sudut,
mungkin dari tukang pos.
Kertas kualitas terbaik.
Enam pence per paket.
Seorang pria terhormat kelihatannya.
Watson.
Datanglah ke pilar ketiga dari kiri
di luar Teater Lyceum malam ini pukul 7.
Jika kau curiga ajaklah 2 teman.
Kau adalah wanita malang dan harus mendapatkan keadilan.
Jangan bawa polisi.
Jika kau melakukannya, semua akan sia-sia.
Teman sephia mu.
Ya, ini masalah yang sangat cantik.
Apa yang ingin kau lakukan, Nn. Morstan?/ Itu persis apa yang ingin kutanyakan.
Kalau begitu kau dan kami akan pergi bersama-sama.
Dr. Watson sangat tangguh.
Pengirimmu bilang 2 teman.
Dia mau ikut?
Aku akan bangga dan senang jika bisa membantu.
Kalian berdua sangat baik.
Kehidupanku sunyi dan tak memiliki teman yang bisa kumintai bantuan.
Jika aku datang pukul 6, bagaimana?/ Ya, jangan sampai terlambat.
Sampai jumpa Nn. Morstan./ Sampai jumpa Tn. Holmes.
Au revoir./ Au revoir (sampai jumpa).
Beli bunganya, sayang.
Belilah bunganya.
Ayolah sayang.
Permisi.
Seorang wanita yang sangat menarik.
Ini sangatlah penting,
untuk tidak membiarkan penilaianmu menjadi penghalang karena pribadinya.
Klienku adalah sebuah unit, faktor dalam masalah.
Holmes, kau seorang robot dan mesin penghitung.
Adakah sesuatu yang lebih manusiawi dari pendapatmu itu?
Kuyakinkan padamu, wanita yang paling kukagumi yang pernah aku tahu
digantung karena meracuni 3 anak kecil demi uang asuransi mereka.
Dan orang yang paling memuakkan bagiku,
adalah seorang dermawan yang menghabiskan hampir
seperempat juta bagi orang miskin di London.
Namun, dalam kasus ini,
aku tak pernah membuat pengecualian.
Pengecualian merusak aturan.
Aku keluar dulu. Sampai ketemu sejam lagi.
Apakah dia punya teman di kota?
Hanya ada satu yang kami tahu,
Mayor Sholto, resimen yang sama.
Tidak ada misteri besar dalam hal ini
fakta muncul hanya sebagai penjelasan.
Jadi kau sudah memecahkannya?
Aku menemukan, dari berkas Times,
bahwa Mayor Sholto, Upper Norwood, mantan Infanteri ke-34 Bombay,
meninggal 6 tahun yang lalu.
Ny. Hudson, cangkirmu dibelakang.
Aku mungkin sangat bodoh, Holmes, tapi aku gagal memahaminya.
Benarkah?
Kau membuatku terkejut. Sekarang dengar.
Kapten Morstan menghilang.
Satu-satunya orang di London yang bisa dia kunjungi adalah Mayor Sholto.
Mayor Sholto menyangkal bahwa Kapten Morstan di London.
4 tahun kemudian Sholto meninggal.
Setelah seminggu kematiannya,
putri Kapten Morstan menerima hadiah berharga,
yang diulang dari tahun ke tahun dan sekarang sudah berakhir,
yang menggambarkan sebagai seorang wanita yang dirugikan.
Sekarang apa yang salah mungkin itu bisa merujuk,
kecuali kekurangan ayahnya ini?
Pita ukur,
Pistol.
Dan kenapa hadiah ini dimulai segera setelah kematian Sholto
kecuali ahli waris Sholto tahu sesuatu misteri
dan keinginan untuk memberikan kompensasi pada Nn. Morstan?
Kau sudah siap Watson?
Tentu saja.
Kau punya teori lain dari fakta tadi?
Tapi kompensasinya yang aneh!
Dan sangat aneh dibuat!
Jam berapa sekarang?
Pukul 7 kurang seperempat.
Malam, Ellis./ Selamat malam, tuan.
Kenapa seseorang menulis suratnya baru sekarang, bukannya 6 tahun yang lalu?
Sekali lagi, surat itu bicara tentang memberikan keadilan padanya.
Keadilan apa yang dia miliki? Ini terlalu berlebihan mengira ayahnya masih hidup
dan tak ada ketidakadilan selain itu seperti yang kau tahu.
Didalam kesulitan,
selalu ada kesulitan.
No comments yet. Be the first to leave one.