177 baris pertama.
Abigail semakin kuat. Seperti yang diucapkannya,
bertarung demi mendapatkan kendali penuh.
Pertempuran di dalam diri antara Maria dan sisi buruk Maria.
Untuk memutuskan siapa pemilik tubuh yang sebenarnya.
Berikan padaku.
Ahh! Mmm.
Oh, akhirnya.
Inilah yang kutunggu-tunggu.
Maria, kemana kau?
Hati-hati, sayang.
Memangnya aku ini "sayangmu?"
Menurutmu?
Tergantung sih. Belikan aku minuman, pelaut?
Ada banyak hal lain yang bisa kulakukan untukmu.
Dan membelimu minuman salah satunya.
Mmm.
Oh!
Ah
Whoa.
Lakukan dengan caraku.
Ah, terserah kau saja.
Aku sudah menahan diri selama 3.000 tahun.
Tentu saja aku tahu apa yang kumau.
Ah! Oh, panas.
Ini baru saja dimulai.
Abigail.
Di mana aku?
Maaf.
Makhluk Terkutuk akan selalu menggoda bagaimanapun caranya.
Memperdaya dan menipu kalian agar melakukan yang dia mau.
Amin.
Kalian harus berjuang di dalam diri kalian,
untuk menyingkirkan kejahatan yang sedang menelan kota ini.
Amin! Amin, atas khotbahnya, saudaraku.
Kalian tahu, maksud pendeta ini?
Ya, ya, ada kejahatan di kota ini,
Tapi, ada yang tidak diberitahukannya...
Kejahatan itu lebih dekat dari yang kalian duga.
Apa aku mengenal Anda?
Tidak, tapi aku kenal dengan Anda.
Jawab aku, apakah menyakitkan hidup di rumah Tuhan, dengan sisi gelapmu?
@
@s
@su
@sub
@subs
@subsc
@subsce
@subscen
@subscene
@subscene.
@subscene.c
Season 01 Episode 03 I See You
Banyak yang bilang :
Kita tidak selalu bertanggung jawab atas tindakan kita,
Dikarenakan... ada sisi buruk yang bersandar di bahumu
... dan berbisik di telingamu.
Bukan berarti harus mendengarnya sih,
... abaikan saja, meski terdengar indah.
Sepertinya pria itu menyukai kita.
Kau pakai pengaman, kan!.
Seharusnya kau bahagia. Kita menikmatinya.
Kaulah yang menikmatinya.
Dan yang kuterima hanya rasa malu.
Aku muak, kau selalu mempermainkan hidupku.
Lalu, siapa yang akan menghentikanku! Kau?
Yang benar saja.
Tak usah dengarkan ucapan si Pengkhotbah,
Sampai sekarangpun aku masih bisa memegang kendali.
Kita lihat saja nanti.
Kita dapat masalah.
Sudah dapat izin ngamen di sini?
Opsir Parsing.
Sedang berusaha mencari recehan.
Oh, nak.
Ada kenalanku di industri musik.
Mungkin bisa memudahkanmu mendapat uang kertas, dan bukan koin.
Dan apa urusanmu?
Sinisme itu mental tahanan, temanku.
Belajarlah untuk mempercayai orang lain.
Belikan makan siang.
Kenapa membawaku, ke rumah lamaku?
Enos mengirim seseorang ke gerejaku
Rumahku, di mana putriku tinggal...
Jadi kita harus masuk ke rumah Enos.
Mungkin kita temukan sesuatu, mungkin mengingatkan akan sesuatu,
Mungkin saja berguna untuk melawan Enos.
Sudah kukatakan, tak ada apa-apa di sini.
Rumah ini ditinggalkan karena sebuah alasan.
Tak seorangpun yang mau tinggal di rumah makhluk sesat.
Kapan terakhir kali kau ada di tempat ini?
Saat berumur 10 tahun saat kami pindah ke Sangolo.
Entahlah, apa aku akan sanggup.
Kau mau menyingkirkan Abigail, kan?
Sungguh sangat ingin.
Dengar, hanya ini satu-satunya cara.
Aku sudah melihat berkasmu.
Kau seorang Abascal, artinya kita berhubungan.
Ayahmu anggota Society of Sons.
... cuma sebentar sih, sama seperti ayahku.
Kita ini saudara.
Kita bukan saudara.
Ayahku tidak pernah menjadi bagian dari sesuatu yang aneh, gila...
Dan aku tidak mau menjadi bagian dari...
Yang perlu dipertanyakan mengapa dahulu, Enos meninggalkan Society of Sons.
Karena berbeda pandangan.
Jadi apa kalian,
Seperti Knights of Columbus?
Cuma sekumpulan orang-orang baik, berbuat baik, memuji Tuhan.
Ada banyak hal lain yang harus kufikirkan.
Boleh kutebak! Uang?
Obat terlarang?
Ya, kan?
Aku sedang berusaha untuk sembuh,
.... tapi si pengedar tidak mau melepaskanku.
Memainkan Carnegie Hall dan aku tidak bisa menjauh darinya.
Di mana dia tinggal?
Ini urusanku.
Sons mengurusi segala urusan.
Kenapa masih tetap di sana?
Bagaimanapun juga, kau tetaplah putriku.
Apa-apaan kau ini?
Maaf.
Ada seseorang yang membayar tagihan listriknya.
Tidak apa-apa, Sayang. Ibu baik-baik saja.
Ibu baik-baik saja.
Ibu baik-baik saja.
Ibu...
Ibu baik-baik saja.
Tinggalkan tempat ini!
Bawa benda ini, Maria.
Kau tidak apa-apa?
Aku takkan pernah mau kembali ke tempat ini.
Kubawakan sesuatu untuk kau koleksi,
Koleksi gigi yang lain.
Pasti milik salah satu langgananmu, kan?
Dan tepatnya, inilah hukuman dari SweetMouth.
Oh, sayang. Mmm, aku suka.
Wah ada emas di dalam giginya.
Yah, lihat siapa yang datang. Saudarimu juga ke mari...
... Tadi malam, dia terlihat sangat marah.
Lalu membuat kesepakatan... menakut-nakutiku, dan juga pacarku.
Baiklah akan kupotong hutangmu, asalkan....
Kedatanganku bukan untuk bersepakat.
Sepertinya aku akan dapat koleksi gigi yang baru.
Siapa kau! Sponsornya?
Ini.
David, pernah melihat mayat informan?
Kau pantas mati.
Sepertinya akan kudapatkan semua giginya.
Sumpah, aku tidak melaporkanmu.
Ada hal pribadi yang harus kita bicarakan.
Boleh aku tahu nomor ponsel saudarimu?
Oke.
Sudah diselesaikan.
Urusan kita selesai.
Nah, itu yang ingin kudengar.
Senang?
Ayo.
David?
Kau di rumah?
Apa-apaan kau ini!!
Lepaskan aku!
Ada apa ini?
Aku memergokinya sedang mengintip.
Maria, perintahkan pria ini untuk melepaskanku.
Bagaimana kau bisa tahu namaku?
Ini aku, Trevor... yang bekerja di Cadillac Blacks.
Kenal dengannya?
Ya, pernah sepintas melihatnya.
Apa maksudmu? Kita sering bertemu.
Dan tadi malam, kita bercumbu di Cadillac.
Biar kujelaskan....
- Trevin... - Trevor.
Trevor, aku yakin, kau pria baik-baik.
Tapi yang kemarin malam, itu bukan diriku.
Aku tahu. Sudah biasa sih...
No comments yet. Be the first to leave one.