200 baris pertama.
E P I S O D E Y A N G L A L U . . .
Sebelumnya dalam "Salem".
Increase Mather, kupanggil engkau dari neraka.
Penyihir yang kaubunuh berjalan di jalanan Salem.
Bantu aku untuk kalahkan dia selamanya.
Aku ingin kau mencuri Kitab Bayangan milik ayahmu.
Ada rahasia di kitab itu..
Rahasiamu dan aku butuhkan.
Pembunuh penyihir,...
...kau takkan membunuh penyihir malam ini.
Aku juga ingin melihat Mary Sibley berguling-guling di bola rasa sakit.
Aku sangat suka memakai...
...kecantikan seperti yang akan jadi milikmu.
Kamar ini, hanya darah yang bisa membukanya, ini perlindungan kita.
Baru kali ini aku melihat cacar seperti ini.
Kau tak pernah melihat cacar penyihir.
Ini seperti empedu memakan korban ini dari dalam.
Dewa kegelapanku sudah di dalam diri anak itu.
Dan datang komet itu.. Kita harus membiarkannya keluar.
Kau sudah mati. Aku sudah membunuhmu.
Kusuruh kau memata-matai Countess, bukan bergentayangan di jalanan Salem...
...seperti hantu-hantu dari balada murahan.
Kau bilang, sekali kau yakin,...
...kau akan memberi tahuku rahasia menghancurkan Countess Marburg.
Kau bicara mengenai benda. Lalu?
Increase..
Katakanlah, atau akan kulempar jiwamu ke neraka dalam sekejap!
Bisa kukatakan cara menghancurkannya..
Dengan syarat.
Sebutkan syaratnya.
Aku harus bicara dengan anakku Cotton.
Mengenai aku? / Bukan.
Mengenai aku dan dia, orangtua dan anak.
Kau takkan mengerti.
Kau boleh menemui anakmu asalkan kau katakan dulu semuanya.
Konon katanya...
...Countess Ingrid Palatine von Marburg...
...sudah pernah hidup ketika Lucifer jatuh...
...dan dia yang pertama kali memanggilnya Dewa.
Mencium bibirnya agar menjadi pengantinnya,...
...dan dia masih memimpikan kekasihnya kembali...
...dan bekerja tanpa henti untuk itu.
Tak ada yang tak bisa dia lakukan, dia bisa membunuh siapa saja.
Pria, wanita, anak-anak, bahkan penyihir untuk mengembalikan iblisnya.
Siapa bisa tahu ketika pertama dia mati atau bagaimana?
Tapi di hari tersebut ketika sihir itu masih awet.
Tubuhnya yang disegel di sarkofagus bukan hanya membusuk tapi...
...energi dari jiwanya, yang bagaikan bara yang...
...menyalakan kembali energinya berulang-ulang kali.
Macam-macam hukuman mati..
Ditenggelamkan, dibakar, dipenggal..
Dapat memadamkan api nerakanya penyihir itu.
Konon, dia mati berulang-ulang kali...
...senantiasa kembali mengutuk dunia dengan susuknya...
...dan melanjutkan usahanya...
...untuk menjadikan dunia ini kerajaannya dan berkuasa bersama iblisnya.
Dan dia nyaris berhasil beberapa tahun silam,...
...ketika aku pertama kali menemuinya.
Dia berusaha bersembunyi dariku dengan kekuatan pesonanya...
...untuk menyamar di antara anak-anak pengungsi.
Tapi..
Aku menemukannya.
Increase Mather..
Kau akan terbakar di neraka karena ini.
Bila pengorbananku harus begitu untuk membunuhmu, Penyihir, biarkanlah.
Lebih hebat selain kau sudah mati dan aku masih di sini.
Aku membawa rasa sakit setiap hari dalam hidupku.
Meski sudah kubunuh, kotak yang dipegangnya masih aman tersembunyi.
Di mana kotaknya sekarang? / Haruskah kupercaya lebah....
...tanpa menyengat? Tidak. Aku temui dulu anakku.
Tidak, beri tahu aku dulu.
Atau apa?
Tak ada yang bisa kau ancam dariku.
Aku sudah mati dan ditakdirkan ke neraka. Tapi kau, kau, kau sudah banyak kehilangan...
...termasuk hidupmu. Jangan lupa,...
...dia sudah banyak membunuh penyihir daripada aku.
Jadi mungkin waktunya kau belajar sesuatu yang baru..
Kepercayaan.
Subtitler by: BACK IDs a.k.a. BakhidSanjaya
S o n g: C u p i d C a r r i e s a G u n B y: M a r i l y n M a n s o n
Season 2 Episode 8 ==Dead Birds==
Tidur, kebetulan bermimpi.
Sungguh penglihatan menarik, menyaksikanmu mendesah-desah.
Kau memimpikan aku?
Tentu saja bukan.
Pergilah sekarang juga.
Bangsawan tidak menyelinap ke dalam kamar wanita./ Aku bukan bangsawan.
Apa maumu?
Berhentilah gemetaran.
Apa pun mauku, bukanlah keperawananmu.
Aku tak berselera dengan muda, tongkat kecil tak bepengalaman sepertimu.
Aku kemari untuk kitab itu.
Mungkin jika kutahu apa yang kaucari..
Jangan pura-pura, Anne.
Ibuku menginginkan Kitab Bayangan milik ayahmu.
Itu saja yang perlu kautahu.
Kau menyakitiku.
Serahkan kitab itu atau akan kumandikan ibuku dengan darahmu...
...untuk menghapus kekecewaannya.
Lepaskan aku.
Apa-apaan, Dasar sundal kecil.
Akan kumakan jantungmu. / Sungguh?
Ibumu akan bilang apa saat kau membunuh orang yang memberikan keinginannya.
Lantas aku harus bilang apa padanya? / Katakan kalau dia memang benar.
Kitab itu milikku dan aku takkan memberikannya sampai kuputuskan.
Ibu!
Ibu senang melihatmu John.
Cinta..
Kenapa sedih?
Kumohon jangan kirimkan aku jauh-jauh lagi.
Ibu takkan mengirmkanmu jauh-jauh lagi.
Kok kau bisa berpikian begitu?
Aku tak pernah melihat Ibu,...
...dan aku tahu ibu marah padaku saat makan malam itu.
Tidak.
Tidak.
Ibu sangat sibuk.
Ibu selalu memikirkanmu, selalu.
Segera pekerjaan ibu beres, kita akan terus bersama.
Ibu janji.
Tapi aku kesepian, Ibu.
Kenapa aku tak bisa keluar dan bermain?
Hanya karena kau tinggal di dalam, bukan berarti kita tak bisa main, paham?
Cara sempurna menumbuhkan imajinasimu, bisa jadi bakatmu juga.
Di usiamu, dunia adalah batu tulis kosong.
Kita harus cari cara terbaik menulis kebenaran untukmu.
Lihat?
John..
Ini tentang apa?
Burung-burung itu baru saja menemuiku.
Dia harus diawasi setiap saat.
Dia baik-baik saja denganku sekarang.
Dia gelisah, mudah diserang. Aku hanya mempedulikan anak itu.
Jika kau begitu khawatir pada anakku.
Inilah tugas yang cocok untuk kemampuanmu.
Aku yakin kelicikanmu bisa mencari cara menghapus tahi burung dari kainnya.
Cotton?
Anne.
Ada apa? Kau kelihatan sakit.
Yah, aku, aku..
Aku sangat terganggu semalam.
Aku, aku melihat..
Entah apa yang kulihat.
Mungkin hanya mimpi.
Jadi, aku..
Aku ingin tahu jika ini juga, hanyalah suatu mimpi,...
...bahwa kau berkenan menikahiku.
Kau yakin kalau cintamu padaku bukanlah mimpi...
...dia saat kau bangun dari hari apa pun?
Bukan di kehidupan ini atau setelahnya.
Hatiku selamanya untukmu.
Aku yakin soal itu.
Dalam cinta, aku mulai memahami iman,...
...dan imanku, aku..
Aku mulai memahami cinta.
Kenapa bisa?
Lompatan.
Dalam cinta dan iman,...
...bukti itu hanya akan membawamu jauh-jauh.
Dan kemudian..
Dan kemudian..
Setelah lompatan, lalu apa?
Jatuh?
Tidak.
Terbang.
Menurutmu kenapa Marburgs sangat mengingnkan kitab ayahku, Tn Jenkins?
Kurasa kau tidak tahu.
Ah!
Kukira kau sudah selesai denganku.
Belum.
Tapi bisa jadi.
Itu tergantung kau, Pemburu penyihir...
...entah tahu atau tidak betapa selarasnya ketertarikan kita.
Ketertarikan kita?
Penyihir dan aku?
Sulit melihat kita ada kesamaan.
Cinta dan pengkhiaatan.
Itulah kesamaan kita.
Kita berdua mencintai wanita yang sama dan dikhianati terus menerus.
Lalu kenapa mengabdi padanya selama ini?
Pilihan apa yang dimiliki budak selain mengabdi dan berkomplot?
Lalu bagian apa dalam komplotanmu aku?
Itu terserah kau, John Alden.
Ada begitu banyak yang kita bisa saling lakukan.
Kita berasal dari dunia yang berbeda.
Kita mungkin belum menjadi orang baru bersama. Pertimbangkanlah.
Bangkitkan lutut dan kakimu, Kawan.
Kita telah melihat apa yang terjadi pada korban wabah itu.
Mari lihat apa yang terjadi pada ratusan korban.
Cinta itu masih mengganggumu?
Nona Hale mengecewakanmu?
Tidak.
Dia telah menerimaku.
Berhati-hatilah dengan keinginanmu.
Menurutmu kita jadi apa setelah mati?
Bukan mati, Mather. Ini pernikahan belaka.
Untuk para korban cacar, aku berniat kita mencari tahunya di tebing.
Lalu sisanya?
Apa yang merubah pikiranmu ke kuburan?
Akan kukatakan sesuatu yang tak berani kubagikan dengan cintaku.
No comments yet. Be the first to leave one.