200 baris pertama.
Alih bahasa: maiapada
trimester pertama
Ayo bermain. Oscar, kau masuk tim kuning.
Gregory, tim biru.
Pilih temanmu.
Victor.
Hugo.
Thomas.
Cyprien.
Yoann.
Amaury.
Pilih salah satu dari mereka.
Thomas.
Damien.
Malam musim panas yang biru aku akan melewati jalan yang kasar,
yang penuh dengan gandum, menghancurkan rumput kecil.
Bermimpi, aku akan merasakan kedinginan ini di bawah kaki.
Aku akan membiarkan kebekuan ini membasuh kakiku yang telanjang.
Aku tidak akan bicara.
Aku tidak akan memikirkan apa-apa.
Tapi cinta yang tak terbatas akan tumbuh dalam diriku
dan aku akan mengembara jauh,
sangat jauh,
seperti seorang pengembara,
di alam liar, seperti menemani wanita.
Terima kasih, Damien.
- Hari yang indah? - Yeah, dan kau?
Flus. Dan ibu?
Rimbaud.
Aku lebih suka rambutmu panjang.
- Jaring nyamuk kita sudah datang. - Bagus!
Beberapa tentara kena malaria.
Minum Nivaquine?
Iya, dokter!
- Ingin aku pergi? - Iya, boleh.
Nanti, nak. Ayah menyayangimu.
Dia membuatnya romantis untuk kita.
Blus baru?
Suka?
Aku senang kau tahu.
Aku tahu segalanya.
Pulang untuk rayakan Natal?
Aku mendengar rumor tapi aku tidak mau mengecewakanmu lagi.
Aku akan merapikan untukmu. Aku merasa kesepian di kasur.
Memakai bra merah?
- Bagaimana kau tahu? - Aku tidak.
Hanya merasa.
Polo?
Jangan melompat.
Lindungi wajahmu atau kau akan kacau.
Itu satu pelajaran.
Yang kedua, jangan berhadapan langsung. Selalu dari samping.
Dan kau.... fokus pada kakimu.
Yang ketiga... jarimu.
Kalau begini, kau bisa mengalami patah tulang.
Lekukkan jarimu sedikit.
Paham?
Kali ini kau harus fokus pada kakimu.
Bersiap di posisi.
Serang.
Kau lebih rendah. Merasakannya?
Lebih keras, teruskan. Tekan, tekan!
Sialan, kau kena!
Teruskan dan tumbangkan aku.
Bagus.
Luar biasa!
- Jangan ubah dia jadi tentara yang bodoh. - Tentu saja tidak.
Aku ada panggilan darurat di Le Casset.
Jangan menunggu.
Hati-hati dengan saljunya..
- Aku sudah dewasa. - Semoga benar.
Jangan lupa dibayar!
Halo.
Dr. Delille?
Kita mau jalan kaki. Naik mobil tidak akan sampai.
- Akan sangat berat nanti. - Aku akan membantu untuk membaliknya.
Bagus, terima kasih.
Kita mau membawa dia ke sini. Lebih hangat.
- Jadi ada apa? - Aku merasa lelah.
Apa lagi?
Tarik nafas dalam-dalam.
Infeksi paru-paru.
Aku merasa mual di pagi hari, sudah beberapa minggu ini.
Mual di pagi hari?
Mulai satu bulan yang lalu. Kemudian aku merasa demam.
Kau bisa berbaring.
Aku menggunakan Metacam untuk demamnya.
Aku tidak tahu itu.
anti-radang untuk hewan.
Bukankah tidak apa-apa kalau kau menuruti dosisnya?
Secara praktisnya, kalau itu yang kau punya.
Bisa tapi sangat berbahaya.
Dia ingin jadi seorang dokter hewan.
Lucu sekali.
Aku tumbuh di daerah pinggiran.
Orangtuaku petani. Padi, bukan sapi seperti kau.
Apa kau alergi terhadap penisilin?
Kau berasal dari sekitar sini?
Tidak, aku dari Beauce.
Dokter!
Di sini.
Untuk berterima kasih karena sudah datang.
Dan karena membuat kami bisa membayar nanti.
Terima kasih, aku baik-baik saja.
Aku akan membunuhnya sendiri.
Apa ini tidak terlalu banyak?
Tidak, dia akan menyukainya.
Kemarilah.
Tahan, Damien.
Pakai ini.
Aku tidak mau kau sakit.
Halo.
- Kau datang jalan kaki? - Jalan kaki dan naik bus.
- Berapa lama? - Satu setengah jam.
- Tinggi sekali dedikasinya! - Aku suka gunung.
Aku siapkan antibiotik untuk ibumu hari ini. Aku akan menghubungi dia.
Selamat tinggal.
Minus 2x kuadrat....
ditambah...
ditambah 2x...
Minus 12.
Baiklah. Lalu?
Kemudian...
Ada yang bisa bantu?
Damien, ayo kerjakan di papan tulis.
Persamaan dua sudut.
Itu jadi... minus 2x kuadrat
plus 2x
plus 12 sama dengan nol.
Delta sama dengan B kuadrat
dikurangi 4ac.
Kau lebih bodoh dari yang kukira.
Tinggal dua lagi.
Absis dan persimpangan.
Dan koordinat.
Duduklah.
Semuanya, kembali kerjakan tugasnya.
Ada apa, Damien?
Ada apa denganmu?
Apa yang kau lakukan?
Aku jatuh.
Kau jatuh.
Kau pikir aku percaya?
Bagaimana dengan Damien? Dia tidak melakukan apa-apa?
Kau jatuh begitu saja?
Bagaimana?
Tidak ada. Dia tidak tersambung.
Tunggu....
Kemari dan lihatlah.
Siap?
Rasakan ini.
Untuk dibunuh.
- Aku tahu ayam itu. - Apa?
Aku melihatnya mati.
Rumah itu menghubungi peternakan.
Ny. Chardoul.
Chardoul?
Kau kenal Thomas?
Dia satu kelas denganku.
- Dibayar dengan ayam sekarang? - Bukan ideku.
Kau harus menolong seluruh dunia.
Aku bisa apa? Ini sudah jadi pekerjaanku.
Itulah kenapa kau harus dibayar.
Seperti apa dia?
Siapa?
Anak yang satu kelas denganmu itu. Thomas.
Selalu sendiri.
Meninggalkan sekolah pertanian untuk belajar ilmu pengetahuan.
- Dia anak adopsi. - Aku tidak tahu.
Dia ingin jadi dokter hewan.
Ibu sepertinya banyak tahu.
Ibu sangat menyukai dia.
Dia tampan.
Para gadis pasti menyukainya.
Dia tidak sedang suka pada gadis. Atau siapa pun.
Tolong antarkan obat untuk ibunya. Agar ibu tidak perlu mengantar ke sana.
Cara dia mematahkan lehernya!
Dan kau tertawa.
Yep.
Mencatat massa botol kosong
untuk menghitung kepadatan setelah itu.
Dari ibuku.
Maksudku, dokter.
Pukul itu.
Kenapa?
Agar mereka tidak melihat aku denganmu.
Damien...
Pukul wajahnya.
tangan terbuka, cepat.
Incar tubuhnya juga.
Sekarang tubuhnya.
Hentikan.
Lumayan.
Secara fisik kau ada kemajuan. Sekarang perbaiki sikapmu.
- Sikapku? - Kau terlihat kemayu.
Aku bawa obat untuk ibu.
Antibiotik dan paracetamol. Merasa baikan?
- Demamnya sudah turun. - Tidak, sama saja.
Jadi,
3 kali sehari kalau sakit.
No comments yet. Be the first to leave one.