Informasi rilis

Oslo 31 August 2011 720p BluRay DD5 1 x264-NorTV
Komentar oleh betepe
Tribute to my friend "kucing gaul" IDFL.US

Tag

BluRay
x264
720p
720
Diterbitkan pada: 2012-06-04
Unduhan: 127
Tuna Rungu: Yes

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Original English sub by ViolentVinnie

For more movies updates Visit and Join: IDFL.US

Aku ingat melakukan penyelaman pertama di Oslo fjord pada satu Mei.

Aku ingat menyetir ke Oslo pada hari Minggu saat matahari terbenam.

Kotanya benar-benar kosong.

Aku ingat seberapa tinggi pohon-pohon terlihat dibandingkan pohon di Utara Norwegia.

Aku ingat saat berpikir, "Aku akan mengingat ini."

Aku ingat ayah duduk di dapur, merokok.

Minum kopi, mendengarkan radio.

Aku tidak terlalu ingat Oslo, orang-orangnya yang aku ingat.

Kami pindah ke kota. Kami merasa sangat dewasa.

Aku ingat berjam-jam di trem, bus, metro, -

- berjalan di sepanjang jalan tak berujung ke beberapa pesta mistis, -

- di mana kamu tidak pernah tahu apakah kamu diundang atau tidak.

Aku teringat seberapa bebas aku rasa saat pertama kali tiba di Oslo.

Lalu aku sadari betapa kecil Oslo.

Aku ingat ibuku menunjukkan di mana ia pernah menyewa sebuah kamar.

- Hanya ada perkantoran sekarang. - Setiap pertandingan sepak bola telah aku mainkan, -

- bersama teman yang aku punya. Dan karena aku berasal dari Oslo.

- Aku ingat canda tawanya. - Aroma garam pada kulitnya.

Semua orang yakin kita akan menang. Aku ingat kekecewaannya.

- Aku ingat salju pertama. - Semua orang merokok saat itu.

Betapa ia bersikeras "melancholy" lebih keren dari "nostalgic".

Kami punya banyak waktu di genggaman kami.

Betapa tempat tidurku tidak muat ke dalam apartemen.

- Aku ingat berjalan melewati apartemennya. - Aku ingat mempunyai teman baik.

- Sekarang menjadi tempat parkir. - Aku tidak pernah melihatnya lagi.

Aku ingat saat mereka meruntuhkan bangunannya Philip.

- Semakin banyak porsi makanmu, Gisle? - Diamlah.

Aku tidak pernah merasa ketika aku keluar sebelumnya.

Tapi aku merasakannya, aku tidak tahu mengapa. Karena aku melakukan hal yang besar di sini.

Tapi satu atau dua bulan terakhir, -

Aku mulai khawatir.

Karena... Aku mulai ketakutan.

Takut akan masa depan?

Itu seperti saat aku pertama kali menggunakan obat.

Seolah-olah aku kembali di sekolah dasar secara emosional.

Si hitam itu...

Void, atau...

Seperti terasa kembali.

Dan kelegaan -

dari kebebasan sudah hilang.

Jadi aku memiliki keraguan yang serius tentang cara aku akan hidup sekarang.

Bagaimana hidup dengan itu.

Terima kasih.

Beberapa hari yang lalu aku tidak pernah lagi...

Aku belum punya perasaan yang kuat ke arah mana pun.

Aku merasa lelah, tapi itu karena aku tidak tidur dengan baik.

- Kau punya wawancara kerja besar hari ini. - Ya.

Apa kau ingin membicarakannya?

Tidak terlalu banyak yang perlu dibicarakan.

Ini untuk perjalanan kembali. Ingatlah untuk memberitahu mereka masuk melalui Losbyveien.

Taksi dari Oslo selalu kesulitan menemukan kami di sini.

Aku akan menemuimu kembali ke sini nanti.

Selamat tinggal dan semoga sukses.

- Halo? - Hai, ini Anders.

Wow. Hai, Anders. Masuklah.

Kau kenal orang disini?

Hai.

Hai.

Hai.

Masih ingat aku?

- Aku baru saja di lingkungan. - Keren. Masuklah.

- Apa sekarang waktu yang buruk? - Tidak sama sekali.

Lama tak berjumpa.

- Mau minum kopi, Anders? - Yah, tentu.

Kami minum yoghurt, jus, bir. Ingin segelas bir?

Tidak, lebih bagus kopi.

Terima kasih.

Kau punya bir? Dia tidak biasa minum saat makan siang.

Kau menyelesaikan programnya?

Aku punya waktu dua minggu, lalu aku selesai.

- Kau pikir itu membantu? - Yah...

- Apa itu troll? - Aku kira begitu.

Mengapa kau menggambar troll?

- Kau melihat Anders? - Karena itu sangat besar.

Sangat besar, kan. Anders pernah menjadi troll obat.

Pernahkah kau mendengar heroin dan cepat dan seterusnya? atau itu?

- Kau pernah mendengar "cat"? - Ya.

Ayah biasa berpesta dengan Anders sekali-sekali.

Tapi sekarang aku harus bersamamu dan ibu, ini sangat menyenangkan.

Kau ingin memberi dia lukisanmu?

- Apa ini untukku? terima kasih banyak. - Sama-sama.

Dia sepertinya menyukaimu.

Ada seorang lelaki di rumah, -

- yang sangat menyedihkan, yang biasa bermain dengan Thomas.

- Apa yang kau maksud? - Kita bermain peran, psychodrama.

Ini bagian dari pengobatan. Para penghuni lain memainkan orang -

dalam kehidupanku, seperti saudariku dan kamu.

Jadi si pemabuk memainkanku?

"Si pemabuk." Jadi, bagaimana melakukannya?

Nah, kau harus berimprofisasi.

Mereka berdiri dalam lingkaran, mencoba menggodaku dengan barang.

"Anders, masih ingat bagaimana obat membuatmu hangat dari dalam."

"Kamu hanya bisa merokoknya, tidak perlu menembak ke atas."

Nah, hal seperti itu, kau tahu.

Dan... Tapi orang yang memainkanmu, tidak banyak melakukan...

- Tidak banyak yang bisa? - Tidak ada pengalaman yang terkait.

Mereka seharusnya menggodaku dengan sesuatu yang lebih terpelajar.

Tapi mereka tidak tahu.

"Aku punya buku yang bagus disini, sebuah buku yang sangat keren. Adorno..."

- Sepertinya mereka menangkap kerumitanku. - Dia menggodaku dengan akademisi nya.

Aku tidak percaya kau terperdaya olehnya.

Itu selalu berakhir dengan cara yang sama, dengan kata yang sama:

"Aku mencintaimu, Anders. aku memaafkanmu."

Seperti sesuatu yang mereka semua pikir mereka perlu tuju.

Tapi cukup dengan itu.

- Kau terlihat baik. - Kau pikir begitu?

Aku tidak cukup tertidur tadi malam.

Aku punya sebutan pertama "cuti malam hari".

Aku bertemu Malin. Dia pindah ke Stockholm.

- Malin? Apa aku mengenalnya? - Bagaimana mungkin kau?

Anders menarik begitu banyak wanita kau tidak bisa melacaknya.

- Aku tidak berpikir kau sudah bertemu. - Inilah aku, merasa bersalah padamu.

Terlihat begitu lelah. Tapi kau hanya bermain-main dengan gadis Swedia.

Aku tidak tahu.

Aku tidak sampai di sana.

Mungkin aku terlalu berharap.

Aku tidak merasakannya.

Proust berkata, "Berusaha memahami hasrat dengan melihat seorang wanita telanjang" -

- "seperti anak kecil yang membongkar jam untuk memahami waktu."

Jeez. Dia berusaha untuk menjadi pribadi, dan kau memukulnya dengan kutipan!

Jadi jika dia pribadi, Aku juga begitu?

Tapi sudah bertahun tahun sejak aku tidur bersama gadis Swedia

Tapi maksudnya adalah kebalikan dari kutipan Proust kamu.

Dia bilang dia tidak merasakan keinginan.

Setidaknya dengarkan yang ia katakan

tentu, tapi... Proust adalah Proust.

Bunyikan bel dan aku akan membantumu dengan bahan makanannya.

Maaf.

Ini gila.

Permisi, apakah kau melihat cincin pertumbuhan gigi Albert?

- Tidak, aku tidak ingat. aku tidak tahu. - Oke.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Oh, sial. Rebecca?

- Periksa pintu pendinginnya. - Baiklah. Terima kasih.

Dia mendapatkan giginya.

Dia perlu sesuatu yang dingin untuk menenangkan gusinya.

Selamat datang ke kehidupanku.

Aku melihat orang tuamu di hari yang lain. Di Taman Frogner.

Mereka tampak masih kasmaran, penuh perhatian, seperti model pasangan.

- Mereka menjual rumahnya. - Menjual Fagerborg? mengapa?

Mereka harus meminjam banyak uang.

Aku sudah kacau begitu parah secara finansial, kau tidak mengerti.

Ayah bilang dia memang berencana untuk menjualnya.

Untuk perjalanan lagi setelah pensiun. Justru mereka di Nice sekarang.

Jadi apa masalahnya? Kamu hanya keluar untuk bicara?

Aku akan menemui adikku nanti, dan...

Aku sebenarnya punya wawancara kerja.

Sebuah wawancara kerja? Keren.

Yah, aku tidak tahu.

Ini hanya sementara. Editorial asisten di Folio.

Tapi itu keren!

Tidak. Aku harus mengajukan sebagai bagian dari program yang mereka berikan.

Tidak, itu menakjubkan. Seperti...

Maksudku, jika kau punya tumpuan disana, kamu akan menjadi editor dalam waktu singkat.

Hei, hentikan omong kosong ini.

- Kau lebih pintar dari mereka. - Tidak.

Bagaimana dengan artikel yang kau tulis? - Itu enam tahun yang lalu!

Dan hanya karena aku bersama dengan Knut, bukan karena aku bisa menulis.

Aku sering khawatir akan sesuatu yang mungkin menimpamu.

Yang seseorang akan menelepon dan berkata, "Anders mengalami Overdosis."

Saat Iselin pergi, -

Aku hampir yakin hanya itu.

"Aku akan kehilangan Anders."

Kurasa aku menjauhkan diri darimu.

Mengapa tidak kembali ke Iselin?

Ku pikir...

Dia tidak ingin bicara denganmu.

Apa kau tidak merasa segala sesuatu telah berubah?

Iselin cukup kuat. Dia terus menghubungiku saat kau menghilang.

Memintaku untuk mencarimu.

Aku harus mengakui aku menyerah beberapa saat kemudian.

Tapi Iselin tidak pernah menyerah.

Ya, tapi begitulah. Bukan berarti cukup untukku.

Aku mengharapkan bertemu Malin.

Tapi ketika aku melihatnya, aku sama-sekali tidak tahu apa yang aku khawatirkan.

Iselin berbeda. Kau mencintainya.

Tidak.

Jangan bodoh. Kau sepenuhnya hilang dalam dirinya.

Itulah saat ketika aku mulai melesat.

Seperti, aku mendapat sejumlah uang hari ini.

Pikiran pertamaku adalah menggunakannya untuk heroin.

Ini hanya secara naluriah muncul di benakku.

Untuk kembali bukanlah pilihan.

Ini refleks. Ini bukan berarti kau akan melakukannya.

Tapi itu bukan soal heroin, tidak juga.

Lihat aku. Aku 34 tahun. Aku tak punya apa-apa.

Aku tidak bisa mulai dari awal. Tidakkah kau mengerti?

- Aku tahu ini tidaklah mudah... - Aku tidak ingin dikasihani.

Aku tahu itu. Aku hanya bilang kau masih bisa berbuat sesuatu.

- Berbuat apa? - Lebih banyak hal.

Kau punya keluarga yang mendukungmu, kawan, orang. Seperti, ayolah!

Lihat orang lain di rehabilitasi.

Mereka tidak memiliki kesempatan itu.

Tentu, tapi mereka bahagia.

- bekerja di sebuah gudang dan punya anak dengan mantan maho.

- Jadilah pecundang, jika itu maumu. - Tidak, bukan itu mauku.

Sial, aku tidak datang kesini untuk...

Aku tidak butuh nasihatmu supaya aku kembali berusaha.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left