Forever

Forever

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

Forever S01E09 6AM HDTV LOL by mifae
Komentar oleh mifae

Tag

HDTV
hdtv
HD
Diterbitkan pada: 2014-11-20
Unduhan: 138
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Aku pesan yang seperti biasa

ditambah apapun yang diminum wanita muda ini.

Sebenarnya

aku akan membayarnya dengan hutangmu padaku.

Ayolah, Bung. Sekarang begitu?

Ya, Izzy. Begitulah, Kawan.

Tenang, Rudy.

Keberuntungan seseorang baru saja tiba.

Lain kali aku kemari

aku akan traktir semuanya.

Kau punya rencana gila macam apa kali ini?

Minumnya lain waktu, ya.

Semoga berhasil menguangkannya.

Terima kasih. Kami akan kembali 10 menit lagi.

Tetaplah tersenyum

karena kau yang akan membayarnya.

Itu benar.

Akhirnya sudah kutemukan. Bukti yang kuat.

Kini dunia akan tahu

pengusaha macam apa Al Rainey itu.

Peraturan tetap peraturan, Henry.

Tak ada opera sebelum pukul 8.00.

Ini sudah pukul 10.15.

Sepertinya kita harus buka toko.

Habis lembur?

Bukan. Kepagian.

Aku akan baik-baik saja setelah meregangkan otot.

Kau juga harus mengendurkan otot. Kelihatannya kaku.

Aku hanya kurang suka musik populer yang baru.

Jadi maaf jika aku tidak mau

"menaruh barangku, melempar, dan membaliknya".

Jenis musik yang salah.

Itu musik Rap. Ini musik Jazz.

Semuanya sama saja bagiku.

Maksudku, dimana melodinya?

Harmoninya? Strukturnya?

Apa yang kalian anak muda dengarkan sekarang

bukan musik, tapi suara bising.

Apa katamu?

Kau mau yang lebih kencang?

dr. Henry Morgan.

Syukurlah!

Ya, aku tahu benar dimana itu. Baiklah.

Aku akan ke sana sekarang.

Panggilan tugas.

Mereka baru saja menemukan jasad lainnya di daerah utara.

Tolong usahakan agar musiknya tetap pelan.

Aku tak mau kau mengganggu tetanggamu.

Ya, terserah kau saja, Yah.

Dapat sesuatu?

Kemungkinan sumber api.

Kemungkinan bahan yang mudah terbakar.

Kecuali pria ini meminum bensin

pasti ada penyebab lainnya.

Semacam akseleran.

Apapun yang membakar pria ini

sangat panas dan cepat.

"Lebih baik hangus terbakar daripada menghilang."

Puitis sekali.

Bukan kalimatku. Neil Young.

Ia seorang penyair?

Henry, kami perlu tahu sebab kematiannya.

Cukup jelas, kan?

Cara kematian tak pernah jelas.

Yang terpenting adalah konteks.

Taruhan ia akan bilang pria ini dibunuh.

Pria ini dibunuh!

Tidak adil. Ia selalu bilang begitu.

Lalu dibakar setelah ia mati.

Itu hal baru.

Bagaimana kau tahu semua itu?

Tak ada bekas jelaga di mulutnya.

Atau lubang hidungnya.

Jika pria ini masih hidup ketika dibakar

ia pasti menghisap udara super panas

yang menyebabkan kerusakan api cukup parah

dan jelaga dalam mulut serta lubang hidungnya.

Baiklah, tapi kita masih butuh bukti kejahatan

untuk menjadikan ini kasus pembunuhan

dan yang kulihat hanya abu.

Di situlah letak kesalahanmu.

Di bawah lapisan kulit berkarbon ini

ada lapisan otot dan jaringan halus yang sangat bersih.

Membakar jasad tak menghancurkan bukti

seperti yang orang duga, melainkan mengawetkannya.

Pembunuh pria ini sudah menolong kita.

Benarkah?

Katakan itu padanya.

Diterjemahkan oleh mifae :)

Bagaimanapun cara kita hidup atau mati

kita semua akan berakhir sama

yaitu dalam kebisuan.

Semua harapan dan impian kita saat hidup

hanya tinggal gema dari kisah yang terputus.

Tapi jika kita cukup beruntung

kisah kita akan terus hidup.

Lagu kita menemukan suara dalam hati-hati

orang yang mengingat dan menyayangi kita.

Tak ada tanda menghisap asap.

Kalau begitu kau benar.

Ia sudah mati saat mobilnya terbakar?

Kedua bagian ini

cocok dengan tanda tercekik.

Ia seperti dicekik memakai...

Entahlah. Mungkin kawat tipis?

Gunting.

Buluh dari sebuah alat musik.

Alat musik tiup dari kayu. Seksofon atau klarinet.

Kawat.

Mungkin kawat piano.

Kunci G.

Aku tak bisa mendengarnya.

Kalian berdua mau memulai kuartet kios pangkas rambut?

Hanya mau menunjukkan aku punya pitch sempurna.

Hanya satu dari 10 ribu orang yang punya pitch sempurna.

Mengenai identitas korban...

Aku sudah dapat dari nomor mobilnya.

Isaiah Williams. Usia 29 tahun.

Ya, ukuran dan beratnya cocok

dengan ukuran pria ini

sebelum dibakar.

Jadi waktu kematiannya?

Lucas?

Hampir kelupaan.

Suhu intinya.

Semakin lama raga mati, suhu intinya semakin dingin.

Hanya saja suhu inti pria ini bukan 37 derajat Celcius saat mati.

Suhu intinya sangat panas, terpanggang di dalam mobil.

Kita perlu tahu suhu intinya

yang dibakar akseleran

dan durasi kebakaran untuk tahu

suhu tubuhnya.

Dan dari grafik itu

kita bisa memperkirakan waktu kematiannya.

Lihat yang kutemukan.

Apa itu?

Selulosa.

Seluloid asetat, tepatnya.

Seperti dalam film lama. Sangat mudah terbakar.

Ini akseleran penyebab kebakaran

yang bisa terbakar sangat panas dan cepat.

Siapa yang masih memakai film?

Tak ada.

Hanya Steven Spielberg

Wes Anderson, aku sendiri.

Ya, dulu aku masuk jurusan film

dan melakukan percobaan film yang penting waktu kuliah

sebagian besar horor

tapi aku juga mencoba horor-erotis.

Tapi yang berselera bagus.

Kerabat korban sudah tiba. Perlu kusuruh masuk?

Ya. Terima kasih.

Kami boleh pakai kantormu?

Ya, silakan saja.

Akan kututupi jasadnya.

Aku bisa bawa proyektor film lama kapan saja

dan melakukan pemutaran film singkat...

Atau tidak.

Kami menemukan ini

pada korban.

Bisa jadi.

Izzy selalu memakai banyak sekali perhiasan.

Beberapa asli, beberapa palsu. Pokoknya...

Tak selalu sama.

Begitu ia dapat masalah keuangan

ia harus...

Kau mengenalinya?

Itu buluh seksofon.

Itu Izzy. Saudaraku.

Sejak usia 8 tahun, ia...

Ia tak pernah pergi kemanapun tanpa membawa satu di mulutnya.

Jadi ia seorang musisi.

Dulu Ayah kami pemain musik yang sebenarnya.

Ya, masih sampai sekarang, kurasa.

Siapa ayahmu?

Kalian pernah dengar nama Pepper Evans?

Belum. Siapa dia?

Musisi jazz terbaik yang pernah kalian dengar.

Kapan kali terakhir kau bicara pada saudaramu?

Semalam. Menelepon dari bar.

Tahu bar yang mana?

Ya, ada musik di latar belakangnya.

Izzy sangat bersemangat.

Katanya Ayah memberinya sesuatu

yang akan memudahkan jalannya.

Kau tahu dimana kami bisa bertemu Pepper?

Dari yang terakhir kudengar

ia ada pertunjukan

di 125th dan Broadway.

Permisi.

Pepper Evans?

Siapa yang bertanya?

Detektif?

Unit pembunuhan?

Ya.

Kami mau mengajukan beberapa pertanyaan padamu

tentang putramu, Isaiah.

Apa yang terjadi pada putraku?

Apa ada seseorang

yang mau menyakiti putramu?

More Indonesian subtitles for Forever

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left