Inside: USA

Inside: USA

Unduh Subtitle Indonesian

Musim 1

Informasi rilis

Inside USA S01 COMPLETE NF WEB h264-EDITH
Komentar oleh tedi
Retail NF (9 eps)

Tag

webdl
Diterbitkan pada: 2025-09-29
Unduhan: 52
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Sebelumnya di Inside.

Orang yang tereliminasi hari ini

adalah

Max.

Pilih seorang Insider dan ajak dia

ke Ruang Godaan segera.

Ekin bohong. Dia memilih Alissa.

- Alissa? - Ya.

Aku menawar 200.

TOILET

Ini uang Monopoli.

- Uang Monopoli? - Mereka harus disingkirkan.

Ekin, maafkan aku.

Dia mendorongku.

- Astaga. Ayolah. - Ada apa?

Dia tak boleh mendorongku.

Ke ruang utama.

Di hadapan kalian, kita punya delapan amplop.

Aisha orang terboros kelima.

Di sini tertulis Fannita orang terboros kedua.

Fannita dan Aisha, kalian berdua bisa tersingkir.

12 INSIDER

7 HARI

$1.000.000

Kalian akan bergiliran memberikan suara.

Bre, siapa yang akan kau eliminasi, dan kenapa?

Aku terpaksa mengeliminasi Aisha karena Fannita

adalah sahabatku dan tak ada alasan lain.

Terima kasih, Bre.

Zach, siapa yang akan kau eliminasi dan kenapa?

Fannita, karena aku tahu bahwa akulah target eliminasi mereka berikutnya.

Terima kasih, Zach.

Mark, siapa yang kau eliminasi dan kenapa?

Jelas ada kubu yang berseberangan di sini, pokoknya begitulah.

Banyak hal terjadi.

Aku akan mendukung kubu yang membuatku aman.

Aku sangat menyayangimu, Fannita, tapi aku harus memilihmu.

Terima kasih, Mark.

Ekin, tolong sebutkan nama dan kenapa.

Aku akan memilih...

Fannita karena aku merasa

kau sangat mendominasi permainan.

Sejak awal,

kau jujur pada cewek-cewek soal kau bayar $50.000 untuk kembali.

Jadi, kami memercayaimu.

Lalu semua yang kau incar telah tereliminasi.

Entah bagaimana, aku pun terpengaruh, dan mereka pergi.

Benar atau salah?

Pilihanmu dipengaruhi olehku atau murni?

Aku membahas soal permainan. Aku suka pribadimu.

Itu cuma sudut pandangku. Itu sah bagiku.

Jadi, itu alasanku.

Sydney,

jika kau memilih Fannita, dia akan dieliminasi.

Siapa yang kau pilih dan kenapa?

Jangan bebani aku.

Aku sangat menyayangimu,

dan aku ingin melihatmu sukses dalam hidup.

Tapi aku harus memilihmu, Fannita.

Terima kasih, Sydney.

Maka, Fannita, kau dieliminasi.

Silakan berkemas

dan tinggalkan Inside.

Sialan.

- Aku temui dia dulu. - Ya.

- Mungkin nanti saja. - Ya.

Nanti saja.

Oke.

Tak apa-apa.

Aku menyayangimu.

Aku sangat menyayangimu. Tak apa-apa.

Bisa kalian menjauh dariku?

Aku paham. Ini permainan, tapi aku tak mau diganggu sekarang.

Sudah kubilang, beri dia waktu.

Bukan masalah pribadi,

tapi aku punya integritas.

Cuma Bre dan Dwight yang kupercaya.

Aku bakal menangis karena aku sayang mereka.

Menurutku, Bre adalah cewek tangguh dan sangat keren.

Aku sayang Dwight.

Dia seperti ayahku, seperti kakakku.

Di sepanjang permainan ini, cuma mereka yang kupercayai 100%.

Aku sangat senang bisa bertemu mereka.

Aku mendukung mereka berdua.

- Fannita, maafkan aku. - Pelukan.

- Tak apa-apa, Say. - Aku terpaksa.

- Tak apa-apa. - Aku sangat menyayangimu.

Aku sangat senang bisa bertemu dengan Fannita.

Kami punya banyak kesamaan. Kami akan merindukannya.

- Aku menyayangimu. Maaf. - Tak apa.

Pengalaman ini, berada di acara ini, bersama orang-orang ini,

lebih berharga dari dana hadiah.

- Aku terjebak dengan mereka. - Aku sayang kau.

- Aku tahu. - Sialan.

- Semoga sukses, Say. - Makasih.

Karena mereka palsu.

Karena siapa diriku, kepribadianku, aku tahu

ini bukan akhir dari Fannita.

Kita akan jumpa lagi.

PEMROSESAN

Fannita pergi,

dan...

Ekin masih bertahan.

Ekin di sini.

Rencana berhasil.

Fannita tereliminasi.

Aku menyayanginya, tapi rencanaku berhasil.

Aliansiku kuat. Kubuku sangat kuat.

- Dia pergi dengan kostum burger. - Ya.

Kasihan.

Dia seolah bilang, "Persetan," dengan kostum burger. Keren.

Aku menyayangi Fannita,

jadi berat rasanya terancam eliminasi bersamanya.

Tapi pada akhirnya, aku senang teman-teman mempertahankanku.

Kupikir itu artinya aku aman sekarang.

Astaga, dia pasti kaget Mark Ganteng memilihnya.

Aku tahu. Itu sulit.

Kita harus bangga sudah bertahan sejauh ini.

Tanpa Fannita, suasananya takkan sama lagi.

Aku sungguh senang bersamanya.

Aku sangat menyayanginya.

Aku sedih karena dia pergi, tapi...

permainan ini sangat berat.

Bagaimana perasaanmu, Bre?

Oh, aku lupa. Tak ada perasaan.

"Aku tak pernah bertemu Fannita."

- Sudah cukup perasaan malam ini. - Ya.

- Cukup untuk dua tahun. - Ya.

Kurasa sudah jelas bahwa aku target berikutnya

karena mereka terancam oleh Fannita dan aku.

Mereka bahkan secara resmi mengeliminasi Fannita dua kali.

$446.000

Oh, 45.

445.

- Bakal sampai 200.000. - Astaga.

- Turun terus. - 200.000, percaya deh.

- Kok bisa? - 200.000.

Aman.

- Sebelumnya berapa? - Ke bawah 400.

- Jangan ke bawah 400. - Aman. Apa-apaan...

200.000, percaya deh.

- Tidak mungkin. - 200.000.

- Kok bisa? - Tidak mungkin.

Ingat seseorang menawarkan jumlah besar di lelang?

- Itu sudah berlalu. - Sudah dipotong?

- Oke, berkurang $75.000. - Jangan diungkit. Sudah lewat, Say.

Fannita kembali dengan 50.000 lagi.

Kocak.

Sedih rasanya melihat dana hadiah terus turun seperti ini.

Jika kami terus boros seperti ini,

kami bakal keluar tanpa sepeser pun.

Jika sampai final tiga besar, aku mau kita yang lolos.

- Aku mau cewek semua. - Pasti asyik.

Itu luar biasa.

Dari cowok-cowok,

Zach, Mark, dan kita bertiga.

Aku mau kalian tahu bahwa menjelang besok,

apa pun percakapan kita dengan orang lain...

Aku katakan ini di sini.

- Bersumpah. - Bersumpah.

Untuk segalanya.

- Aku sayang kalian. - Aku sayang kalian.

Setelah Fannita keluar, rasanya cuma Bre yang tersisihkan.

Dinamika kekuasaan sudah jauh berubah hari ini,

jadi aku sangat ingin melihat

bagaimana ke depannya.

Seseorang pernah mengerjaimu di ruang ganti?

Mengencingi kakimu saat kau pakai sampo?

Astaga, tidak.

Tak ada yang lakukan itu.

- Aku hajar kau. Sudahlah. - Kau tak suka itu?

- Itu hal biasa di ruang ganti. - Tidak.

- Dia bilang itu hal normal! - Entahlah. Aku tak percaya!

Sob, jika rekan timku mengencingi kakiku,

aku bakal menamparnya.

- Apa-apaan? - Serius?

Maksudmu, kalau kita mandi setelah pertandingan,

kau bakal mengencingi kakiku?

- Ya. - Tidak!

Itu gila!

- Dia bilang, "Ya!" - Tidak.

"Mark dan Zach, waktu bersama kalian berakhir.

Kalian tak perlu lagi terborgol bersama."

Aku sudah menahan kencing dari tadi.

Aku berharap tak disentuh cowok saat aku kencing.

Lebih baik begitu.

Aku senang bisa tidur terpisah.

Kami kira borgolnya berlaku semalaman.

Ini tidak buruk. Maksudku, ini cukup menyenangkan.

Ya, ini sebenarnya asyik. Kami menghargainya.

- Kau bebas, Sob. - Makasih.

Maaf, Fannita. Aku tahu kau berharap itu kau.

Kalian berdua bikin aku aman.

Kalian juga.

Kalian bikin aku merasa

seolah aku harus menjaga kalian.

Begitu juga perasaanku padamu.

Aku merasa kalian menjagaku.

Ya, tentu.

Ini bagus karena sudah lama aku tak merasakan ini.

Inside: USA subtitles in other languages

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left