200 baris pertama.
Mari kita mulai. Sang Jimmy McCabe yang tak terkalahkan..
..dari Klub Tinju Union Street.
Dia melawan Brian Reigate. Sejauh ini sudah lima pertandingan dia menangkan.
McCabe sangat diunggulkan di sini.
Reigate tinggi dan memiliki jangkauan panjang..
..dan kurasa dia takkan mengambil resiko menyerang dari dalam.
Dia harus selalu berusaha menjauh dari Jimmy McCabe..
McCabe cenderung menyerang,,
dan memukul dengan kedua tangan.
Dan belum bisa benar-benar melakukan itu pada sesi awal ini.
Kedua pemuda ini baru berusia 16 tahun.
Dan berakhir! Kemenangan yang bagus di sana bagi Jimmy McCabe di babak pertama.
Dan pemuda ini benar-benar orang yang perlu diperhitungkan kedepannya.
Nomor tiket BA224,
lanjutkan ke jendela dua.
Dua jendela untuk 20 orang.
Tutup jendelanya...
Ada 20 orang disini, kau tutup saja jendelanya.
- Permisi! - Maaf, Sayang.
Mereka mencoba mengambil rumahku. Tolong, dua menit.
Bisakah kau beri tahu Tuan Frintham Jimmy McCabe ada di sini?
Aku perlu berbicara dengannya. Dia tahu siapa aku.
Oke, Tuan. Tolong duduk tenang...
Ya, tolong! Jangan bermain-main denganku, oke?
Dia mengurus kasusku. Katakan padanya aku di sini, tolong.
Tuan Frintham sudah keluar kantor, tuan.
Apa maksudmu, keluar kantor? Ini rumah sialanku!
Ini rumahku!
- Mengerti? Aku dibesarkan di sini. - Tuan...
- Mengapa aku harus pergi? - Tuan, aku tidak tahu detai daril...
Tidak, tentu saja tidak. Tapi aku mengatakan itu padamu.
Tangan kirimu tidak tahu apa yang dilakukan oleh tangan kananmu.
- Aku rasa anda harus pergi, Tuan. - Apa?
Aku akan memanggil polisi, Tuan. Kami tidak ingin ada keributan.
Aku tidak agresif.
Panggil polisi...
Oh, pergilah. Tolong, pergi saja. Aku baik-baik saja. Tolonglah..
Apa? Apa yang kau inginkan?
Apa yang kau inginkan?
Apa yang kau lihat? Jangan berdiri menatapku.
Kuperingatkan. Jangan bertindak layaknya gangster terhadapku.
Apakah kau mengerti? Pergilah.
Pergilah.
Pergilah!
Halo, Tuan. Apakah Anda ingin pindah ke ruangan yang tenang?
Silahkan.
Semua orang ingin menjadi gangster sekarang.
Yeah, baiklah.
Baiklah, jadi kau mengambil alih sewa apartemen ibumu setahun yang lalu?
Ya. Aku tinggal di sana sepanjang hidupku.
Dikatakan pada beberapa kesempatan, Anda telah ditawarkan akomodasi alternatif.
- Aku tidak ingin alternatif. - .. dan Anda telah menolaknya
- Itu rumahku. - Secara hukum,
..mereka hanya harus menawarkan tiga alternatif kepadamu.
Semua bangunan properti sedang diratakan.
Bisa menjadi situasi yang tidak sangat menyenangkan untuk hidup.
Dengar, aku tidak akan pergi. Ini adalah rumahku.
Aku tidak ingin pindah.
Tuan McCabe, anda sudah diberi peringatan.
Mereka akan mengusirmu. Secara paksa, jika harus.
Aku mencoba membantu Anda, Tuan McCabe.
Apa yang mereka lakukan di sini? Apakah mereka ada di sini untukku?
Tidak, ini hanya tindakan pencegahan.
- Tunggu di sini dan biar kuselesaikan. - Tidak, aku pergi.
- Silakan duduk. - Suruh mereka jangan menyentuhku.
- Mr McCabe, tolong... - Tinggalkan aku sendiri. Tinggalkan aku sendiri.
- Halt! - Menyingkir kau!
Berhenti berkelahi
Tenanglah!
Kau ditangkap.
Tolong tanda tangan disini, Tuan McCabe.
Salut.
Petugas akan mengeluarkanmu. Berhati hatilah.
Terima kasih.
Banyak yang harus kau buktikan dibandingkan dengan orang lain.
Menyenangkan. Berikan aku tiga.
Dan lagi.
Pelan-pelan, Nak. Kau bisa membangunkannya di lantai bawah.
Ayo, bekerja. Sepuluh terakhir.
Betul. Bernapaslah dalam-dalam.
Hoover bangkrut.
Bill.
Kau baik-baik saja?
Bill, apakah kau keberatan jika aku berlatih, kumohon?
Lihat siapa yang datang kemari.
Baiklah, Jimmy, Nak?
Kau sehat, Eddie?
- Apa kabar? Kau baik? - Ya, aku baik.
Kupikir aku akan ikut berlatih. Apakah itu tidak apa-apa?
Ya, teruskan lah. Pergi dan ganti bajumu.
Baik! Mari kita kembali kepada hal ini.
Satu dua. Satu dua.
Bill, terimakasih telah mengizinkanku berlatih.
Aku tidak tertarik, Nak. Aku telah mendengarnya sejuta kali.
Jika aku menemukan minuman keras di sini...
- Bill, itu bukan milikku... - Maaf. Apakah kau berbicara dengan ku?
Jika kau punya sesuatu untuk dikatakan yang mungkin membuatku tertarik, lanjutkanlah.
Baiklah... Diam dan dengarkan aku.
Kau mendengarkan?
Jika kutemukan satu botol minuman di sini, satu saja, maka kau keluar.
Aku mencium bau minuman, sekali saja di gym ini,
..maka kau keluar. Kau mengerti?
Kau masih berhubungan dengan para mafia?
Kau bertarung secara ilegal?
- Tidak. - Kau tidak berhubungan dengan Joe?
Tidak, Aku tidak, Aku bersumpah.
- Benar begitu? - Benar, pegang kata-kataku.
Jika aku mendengar kau bicarakan itu,
dengan anak asuku, kepada siapapun,
..kau harus pergi. Apa kau mengerti?
Ya.
- Apakah kau baik-baik saja? - Ya.
- Ya. - Bagus.
Terima kasih, Bill.
Sekarang lari yang kencang. Yang kuat!
Lari kembali!
Seperti itu, Nak.
Hanya seperti. Ayolah.
Tidak...
Bajingan.
Kumohon, jangan.
Tidak!
Tidak! Tidak!
Tidak!
Baiklah, semuanya.
Mari gerakkan kaki kalian.
Ayo, gerakkan.. gerakkan kakinya.
Gerakkan kaki.
Terus bergerak. Buat selalu seperti itu.
Bagus, Nak. Jangan melompat-lompat. Bukan perlombaan. Bagus sekali.
Hanya seperti itu. Baik dan mudah.
Ayo, Nak. Kendurkan, kendurkan.
Tenang, santai.
Seimbangkan tubuhmu.
Terasa nyaman, bukan?
Jika kau melawan petinju yang bersiap sebelum melayangkan pukulan,
Kau berikan pukulan kombinasi. Tutup pukulannya.
Lalu..ping, ping, ping, ping!
Atau saat dia bersiap, kau bergerak. Mengeri?
Bergeraklah.
Ayo. Gerakkan kepalamu.
Ikuti aku.
Anak pintar. Benar begitu. Goyangkan tanganmu.
Aku ingin melihat bagaimana kau bergerak.
Yang serius. Pandanganmu. Lihat ke sana, tatap yang lurus.
Perhatikan lawanmu.
Saat kau melihat matanya, kau bisa lihat semuanya. Paham?
Bergerak, bergerak, bergerak.
Habisi aku. Aku kritis.. Bagus.
Silahkan masuk.
Sedikit kaku.
Ayo. Bergerak. Benar begitu. Kerja bagus..
Kenapa kau berhenti? Kau sedang liburan?
Bergeraklah. Nak. Bergerak. Terus bergerak.
Baik, istirahatlah.
Kemari.
Kemarilah, Nak.
Kau tak apa? Ada apa? Kau terlihat kurang sehat.
Baiklah. Kemari Nak.
Bernafas. Bernapaslah dalam-dalam. Hoover bangkrut.
Ayolah, Torvill dan Dean. Lebih ulurkan pukulanmu.
- Bagus. Lagi. - Lagi.
- Tinju. - Bang, bang!
- Pukulan bagus.. Lakukan lagi. - Bang, bang!
Bang!
Bang! Bang!
Bang!
Bang, bang! Bang!
Bang! Bang!
Bang! Bang!
Semuanya baik, Bill?
Kau mungkin ingin menggunakan itu.
Permisi. Permisi, sobat. Maaf mengganggumu.
Dengar, aku bukan seorang pengemis. Hanya lupa membawa telponku.
Aku harus menghubungi seseorang. Kau punya uang receh?
Entah apa aku punya sesuatu, Bung.
Cukup 1 pound. Berapa saja. Maaf merepotkanmu, Bung..
- ada satu pon - Thanks, sobat.
Terima kasih, sobat. Terima kasih.
Joe, ini Jimmy. Jimmy McCabe.
Aku baik, Joe. Sangat baik, terima kasih.
Joe, aku mau tahu apa aku bisa datang menemuimu.
Ya, kau tak keberatan? Terima kasih, Joe.
Tidak, aku siap. Besok aku ke sana. Aku sedang latihan, Joe.
Aku bisa menemuimu setelah dari gym jika kau bisa.
Ya. Bagus. Terima kasih, Joe.
Baik. Sampai jumpa. Sampai jumpa
Bang!
Bang, bang!
Bang!
Bang! Bang!
Bang!
Baik. Lagi.
Bagus. Menghindar, menghindar pada saat terakhir.
Menghindar. Bagus. Selesaikan dengan yang itu.
Menghindar, menghindar. Bagus.
Dua, empat, satu.
Jimmy. Kau masih punya pelindung mulutmu?
Ya.
Bersiaplah. Bill mau kau latih tanding.
No comments yet. Be the first to leave one.