200 baris pertama.
Sebelumnya dalam The Shield...
Ada pembunuhan pelacur di seluruh Sisi Timur.
Kau bisa lupakan rencana membuat dirimu terkenal
sebagai pemburu pembunuh berantai yang hebat?
- Dia membawa pisau. - Klienmu?
Aku memasangkannya kondom.
Lalu bajingan itu memukulku dan berusaha memerkosaku.
- Masukkan dalam kantung. - Masukkan dalam kantung.
- Masukkan dalam kantung. - Masukkan dalam kantung.
Jalanan tak pernah melihat narkoba sekuat ini
sejak Grand Master Flash.
Kau yakin ada enam kotak?
Enam atau tujuh. Sudah pasti lebih dari empat.
Di mana Mackey?
- Ada di mana? - Aku tak tahu apa maksudmu.
Hei, silakan saja geledah semuanya jika kau mau.
- Aku butuh barangku dan kau ambil. - Benar.
Menjauhlah dariku dan mejaku.
Aku terkejut dengan apa yang kulihat.
Astaga. Berapa usia yang ini, 13?
Astaga.
Pelacur? Berposisi telungkup seperti empat korban lainnya?
Tampaknya begitu.
Aku sudah memperingatkanmu soal pria ini.
Ya, benar.
Ada pasangan di bukit yang melihat mobil hijau
berputar-putar di sini sekitar satu jam yang lalu.
- Mereka tahu jenis atau modelnya? - Mereka hanya bilang itu hijau.
- Bagaimana dengan pengemudinya? - Saat itu terlalu gelap.
Lampu belakangnya rusak.
- Kanan atau kiri? - Mereka tak bilang.
Kembalilah. Interogasi lagi. Tanyakan setiap detail.
Ini terjadi di bawah pengawasan kita.
Jika kau memberiku sumber dayanya, aku akan menangkap pria ini.
Sumber daya apa?
Tiap opsir yang bisa dikerahkan selama mungkin.
Kita sudah kekurangan personel.
Aku butuh 48 jam.
- Aku tak bisa melakukannya. - Ada predator berdiri di sini
kurang dari dua jam lalu.
Seberapa besar komitmen kita untuk menangkapnya?
Selama 24 jam ke depan, inilah satu-satunya kasus kalian.
Laporan awal koroner menunjukkan
korban berusia antara 12 sampai 14 tahun.
Pelacur berusia 12 sampai 14 tahun.
Frank, kau dan anak buahmu, kumpulkanlah
tiap muncikari dan pelacur yang bisa kalian temukan.
Bawa mereka kemari untuk aku interogasi.
Tetangga sekitar melihat sebuah mobil hijau berpintu empat
melewati taman itu satu jam sebelum mayat ditemukan.
Lampu belakang kanannya mati.
Periksa tiap pompa bensin, tempat cuci mobil,
tiap petugas valet di pemukiman sekitarnya.
June, buatkan pamflet tawaran hadiah
berisi foto gadis itu, beserta deskripsi mobilnya.
Sebutkan soal lampu belakangnya yang mati.
- Baik. - Ada kunci di dalam tasnya.
Vic, kau dan anak buahmu, carikan tukang kunci
yang bisa melacak nomornya.
- Maaf? - Tanyakan ke tukang kunci.
Jika kau mencariku, aku akan berada di jalanan
sambil mencari bedebah yang melakukan ini. Ayo.
Kita harus mendapatkan pelakunya dalam 24 jam berikut.
Jika tidak, tak ada kesempatan lagi sampai dia kembali membunuh.
Ayo bekerja.
Vic!
Ya, Tn. Wagonbach?
Jika kau keberatan aku yang memimpin,
silakan ambil cuti.
Kukira kau ingin kasus ini diselesaikan.
- Memang benar. - Tidak.
Kau hanya ingin menjadi orang yang memecahkan kasus ini.
Saat aku pecahkan, aku tak mau kasus ini ditolak oleh pengadilan
karena taktikmu yang ilegal.
Pahamilah ini, Dutch.
Ada yang masuk ke daerah kekuasaanku dan membunuh seorang gadis,
aku akan melibatkan diri.
Aku akan memecahkan kasus ini dengan atau tanpa bantuanmu.
Sepertinya itu harus dengan bantuanku.
Investigasi ini harus melewatiku.
Jika kau menemukan sesuatu, segera laporkan kepadaku.
Jika aku membawa orang itu, kau orang pertama yang aku kabari.
Orang di sini menganggapku lelucon. Mereka tak tahu aku yang sebenarnya.
Aku tak yakin skuad ini siap melihat dirimu yang sebenarnya.
- Aku bukan lelucon. - Aku tahu itu.
Kini mereka juga akan tahu itu.
Aku akan menangkap pria ini.
Ini masih terlalu dini untuk menjanjikan sesuatu, bukan?
Satu hal yang mereka hargai adalah kesuksesan.
Kalau begitu, kurasa kita harus menangkap pelakunya.
Apa informasi terbarunya?
Mayat ditemukan tengah malam.
Mobil hijau terlihat di taman pada pukul 23.00.
Korban tak memiliki tanda pengenal.
Pelacur. Usia 12 sampai 14. Menyukai makanan manis.
Pil KB.
Gadis 12 tahun zaman sekarang berbeda dari zaman dulu.
Aku ingin tahu perkembangan kasus Tim Serbu.
Hasil penggeledahan apartemen tak menunjukkan adanya kokain.
Kita tak punya bukti jelas dia bersalah.
Itu tak berarti Vic dan anak buahnya tak mencuri narkoba itu.
Aku tahu, tapi tanpa bukti jelas
Aku melihat mereka mengantongi kokain itu.
Kau bisa menyuruh pencuri mobil itu bersaksi
dia menemukan kokain di dalam truk itu.
- Tak semudah itu. - Kenapa tidak?
Aku tak mau menaruhmu pada posisi yang harus memikul beban itu.
Kukira kau ingin Mackey ditarik dari jalanan.
Lebih dari yang kau tahu.
Itu sebabnya takkan kubiarkan kau menjadi orang yang melakukannya.
- Kapten, aku tak paham. - Tepat sekali. Kau tak paham.
Jadi, terimalah saranku dan lupakan ini.
- Kapten, aku melihat mereka - Julien.
Lupakan ini.
Bagaimana kabarmu?
Bekerja mati-matian.
Mungkin sudah saatnya kau berlibur.
Aku tak sanggup membayarnya.
Aku terpaksa menurunkan hargaku.
- Kenapa? - Kau mau bayar mahal untuk ini?
Kurasa nasibku bisa saja lebih buruk.
Ditemukan beberapa jam yang lalu. Kau tahu dia siapa?
Sepertinya dia bekerja di tempat khusus anak
- untuk temanku, Tracy. - Di mana?
Di seberang toko burrito. Di sebelah toko pencairan cek.
Kau tahu siapa muncikarinya?
Tidak.
Tapi Tracy pasti tahu.
Terima kasih.
Hei, pelakunya suka mengincar wanita pelacur.
Pastikan ada orang yang menjagamu.
Kukira itu tugasmu.
Aku tak mau melihatmu terluka lagi.
Aku takkan membiarkan itu terjadi dua kali.
Ada yang tahu siapa gadis ini?
Lihatlah.
Siapa yang kenal dia?
Hei, itu Sally.
Sally siapa?
Sally Struthers?
Film All in the Family.
Aku tahu siapa Sally Struthers.
Mungkin dia melihat salah satu iklan Selamatkan Anak-anak.
Terserah. Itu nama yang dia pakai.
Kabar baiknya, garis waktu kita sudah mulai lebih jelas.
Temannya berkata Sally biasa memulai sifnya pukul 22.00.
Tapi dia tak datang kemarin malam.
Ada yang bilang dia melihat Sally masuk ke apotek di Vermont
pada pukul 19.00.
Kau gadis muda, ini hari Jumat malam.
Apa yang akan kau lakukan di antara pukul 19.00 dan 22.00?
Berbelanja, makan, menonton film.
Jim Ryan, FBI.
Ada yang menelepon FBI untuk minta bantuan?
Aku. Dutch Wagonbach. Kau cepat tiba.
- Ini rekanku, Claudette Wyms. - Senang bertemu denganmu.
Jadi, ada pelaku tak dikenal yang membunuh pelacur?
Aku pernah mengalaminya.
Gadis ini hanya berusia sekitar 12 atau 13 tahun.
Kau melakukan hal yang benar saat menelepon kami.
Mayoritas polisi setempat takut kami akan datang
serta membuat mereka merasa tergusur.
Aku tak begitu. Aku tak sabar mempelajari cara berpikirmu.
Biar kuperjelas dulu. Ini kasusmu. Aku hanya datang untuk membantu.
Hei!
Kalian sedang makan apa? Daging bakar?
Kami sudah bersih.
Kau mau mencoba daging iga?
- Kau mau apa? - Ingat temanmu, Sally?
- Tidak. - Sungguh?
- Tak pernah menjadi muncikarinya? - Tidak.
Kau sama sekali tak tahu apa pun?
- Sama sekali tak tahu. - Sungguh?
Jadi, apartemen di Westen
tempat kalian menyimpan semua barang elektronik curian,
kau juga tak ingat itu?
Bagaimana, Kawan-kawan? Mau menang hadiah Divisi Perampokan?
Ya. Itu terdengar sangat bagus.
Aku akan meminta surat penggeledahannya.
Hei, Nona, di mana teleponnya?
- Di sebelah sana. - Ya, baiklah.
Benar? Kau muncikarinya?
Dia yang mendatangi kami. Kami menolongnya.
- Jadi, kau tak minta bagian? - Aku minta 20%.
Serta beberapa sesi gratis dalam sepekan.
Singkirkan senyum dari wajah kalian, dasar bedebah.
Kau tak bisa menyombong kepadaku soal meniduri anak usia 12 tahun.
Apa pekerjaannya sebelum mulai bekerja untukmu?
Kudengar dia bekerja di kelab seks.
Dia hanya anak kecil.
- Lalu? - Lalu pekerjaan macam apa
yang dia lakukan di kelab seks?
Tanyakan saja ke mereka.
Jangan cemas. Aku akan menanyakannya.
Aku terkesan kau berhasil meneliti pelaku ini.
Aku banyak melakukan riset dalam bidang kriminologi.
- Sains perilaku. - Memang terlihat.
Dutch, ada petugas pompa bensin di sini
yang bilang dia mungkin melihat mobil hijau yang kau cari.
Detektif, ada seorang pria yang melihat pamflet kita.
No comments yet. Be the first to leave one.