Musim 1

Informasi rilis

40 Merasa Begitu Gembira
Komentar oleh Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tag

other
Diterbitkan pada: 2014-04-04
Unduhan: 15
Tuna Rungu: Yes

Pratinjau subtitle Indonesian

195 baris pertama.

Ignite Pass

Kai!

Jadi begitu, ya?

Rupanya kau sudah jadi lebih menarik sekarang, Tetsu.

Apa kau yakin?

Berdiri sejauh itu dariku.

Yang berkembang bukan hanya anak-anak kelas satu.

Dasar jamur peminta maaf.

Bagus, kita bisa menang!

Dengan begini peluang kita menang cukup besar!

Jangan terlalu cepat senang begitu, dong.

Habisnya kami baru saja mau mulai.

Aomine dan si kecil itu berhadapan one-on-one?

Sayang sekali, Tetsu!

Dasar bodoh!

Kaukira teknik yang sama bisa mempan dua kali terhadapku?

Jangan terlalu mengecewakanku, Tetsu.

Kalau ini jawabanmu untuk mengalahkanku, biar kuberi tahu saja saat ini juga.

Itu usaha yang sia-sia.

Sial.

Sial.

Sial.

apabila hatimu telah siap

shoudou ga atte

hadapilah segala kebohongan yang ada

usopacchi ni idonde

karena kita berdua adalah tokoh utama dalam lagu cinta ini

boku to kimi to ga shujinko no Love Song

By GRANRODEO

mari melangkah dengan perlahan namun pasti

dondon ikimashou

walau terus menerus disalahkan oleh orang lain

ssuyoki de semeraretanda

dan menjadi bahan tertawaan di antara teman-teman

nakama uchi no warai banashi de wa

selalu merasa khawatir tanpa henti

monmon toshiten daze

itulah yang selalu kulakukan seorang diri di kamarku

jibun no heya itsudatte

sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis

hontou wa yowaki na Peach Mind

sesungguhnya hal itu merupakan pemikiran seorang pesimis

hontou wa yowaki na Peach Mind

apa semua sikapmu karena kau memendam perasaan padaku

ki no aru soburi ka

ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka

tada no omoi komi ka

ataukah semua itu hanya pemikiranku belaka

tada no omoi komi ka

namun bagi sang gadis manis itu

baretenda ano ko ni wa

aku hanyalah seorang pemuda yang selalu berusaha

ganbare otoko no ko

kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya

kono mama jya sanjuu go renpai

kalau terus begini, maka akan jadi kegagalan untuk ke-35 kalinya

kono mama jya sanjuu go renpai

aku akan menjadi pria sejati bila itu demi dirimu

kimi dake no boku wa Go to Guy

wahai bintang idolaku, yang selalu berubah-ubah

hengenjizai no Magical Star

akankah kau keberatan bila kau tak berubah untuk sekali ini saja

idai naru manneri datte iin jyanai

apabila kesedihan yang kau rasakan saat ini

itomero aosa wo

adalah karena cinta yang masih belum terbalaskan

mada michinu koi naraba

mada michinu koi naraba

maka akan kuberikan

zenbu ageruze

seluruh sumpahku padamu

kimi ni chikau

ZainuddinAri

mempersembahkan

Merasa Begitu Gembira

Quarter 40

Bukannya aku meragukan dia,

hanya saja, kalau dia sampai tak kembali, maka celakalah kita semua.

Entah sudah berapa kali aku ditolong oleh dia yang bertubuh kecil itu.

Percayalah padaku, tapi jangan berharap apa-apa.

Seirin

Perguruan Touou

Sampai dia kembali, kita tak boleh sampai tertinggal terlalu jauh.

Entah bakalan menang atau kalah melawan Aomine, semua itu sudah tak penting lagi.

Kali ini, akulah yang akan menolongnya.

Ke sini!

Ah, sial!

Bagus!

Nice shot!

Apa hanya perasaanku saja, ya?

Saat turun ke lapangan tadi kukira kau sedang berniat untuk mengalahkanku.

Berisik!

Posisi Kiyoshi tadi hanya sedang kebetulan bagus saja.

Tenang saja.

Karena aku ini tak pernah berniat untuk lari!

Perubahan kecepatan dribble.

Itu adalah salah satu kemampuan yang dimiliki Aomine.

Meski timing-nya bisa diprediksi, mustahil untuk menghentikannya.

Daripada itu, yang membuatku penasaran...

Kuda-kuda Kagamicchi.

Kuda-kudanya terlihat sangat santai dan alami,

seolah sangat mirip seperti Aominecchi!

Ini dia.

Riko.

Apa kau ingat aku pernah bilang kalau bertingkah saling mendukung bukanlah kerja sama tim?

Ya.

Hal ini sangat terlihat terutama pada Kagami.

Sebenarnya potensinya bisa dibilang mampu menyaingi Kiseki no Sedai.

Tapi sampai saat ini, dia belum pernah bisa menang saat berhadapan one-on-one melawan mereka.

Kenapa bisa begitu?

Jawabannya sederhana.

Karena jauh di lubuk hatinya, dia selalu mengandalkan Kuroko.

Untuk dapat mengalahkan Kiseki no Sedai,

mungkin dia berpikir kalau kekuatan Kuroko akan dibutuhkan,

dan sebenarnya, justru pemikiran itulah yang membatasi kemampuannya.

Bisa dibilang, ini adalah sebuah dilema.

Selama dia masih bergantung pada Kuroko Sang Pemain Keenam,

Kagami takkan pernah bisa berkembang dengan sempurna.

Akan tetapi, kalau seandainya dia telah berhasil meraih 100% dari kekuatannya,

maka dia sendiri sudah lebih dari cukup untuk menghadapi Kiseki no Sedai.

Apa?

Apa kekalahan yang dialami oleh Kuroko, melepas penghalang kemampuannya?

Apa dengan berpindah dari yang diselamatkan menjadi penyelamat,

membuat kekuatan yang selama ini dia tahan tanpa sadar terlepas?

Inikah

kekuatan Kagami yang sesungguhnya?

Bagus sekali.

Akhirnya kau mulai bersemangat juga, ya.

Jujur saja, awalnya aku tak terlalu berharap padamu, tapi ternyata perkembanganmu lumayan juga.

Kali ini

mungkin aku bisa bermain dengan sedikit lebih serius.

Cobalah untuk membuatku terhibur, Kagami!

Selama ini aku sudah merasa kalau dia itu sangat cepat,

tapi dia masih bisa lebih cepat lagi?

Ini...

Alley-oop pada Wakamatsu!

Oke! Serahkan padaku!

Jangan membuat kesimpulan seenaknya begitu.

Mana mungkin aku melakukan hal seperti itu!

Apa-apaan itu? Dia melempar sambil membelakangi ring?

Tanpa melihat ring?

Ditambah, dia mencuri bola dari rekan setimnya sendiri!

Kau ini bikin bingung saja, dasar Aomine!

Sudah kubilang, tak perlu melakukan hal yang bukan-bukan.

Kalau aku lagi memegang bola, jangan sampai menghalangiku!

Apa?

Akhirnya muncul juga orang yang bisa kusebut sebagai lawan.

Jangan menghalangiku!

Wakamatsu!

Screen?

Eh?

Bukan hanya berhasil dihindari, bisa dibilang Screen-nya sama sekali tak berpengaruh!

Dia tak mencoba untuk melewatiku!

Sialan!

Si Kagami itu, dia mampu berhadapan dengan sepadan melawan Aomine?

Kagami, apa barusan aku melakukan hal yang tak perlu?

Eh? Tidak, kok.

Hanya saja menurutku keberadaanmu tak akan mengubah hasilnya.

Apa?

Maaf, tapi bisa tolong serahkan Aomine padaku?

Tinggal sedikit lagi. Tinggal sedikit lagi aku akan bisa mengalahkannya.

Di saat para mantan anggota Kiseki no Sedai berhadapan,

hal seperti ini selalu saja terjadi.

Tapi tak kusangka kalau akan terjadi dengan Kagami juga.

Pertarungan yang mengerikan!

Ingin membantu pun, kemampuan mereka jauh lebih tinggi dariku!

Tapi keseimbangan ini sebentar lagi akan rubuh.

Meski sudah bermain dengan sekuat tenaga, kekuatan mereka berdua masih belum keluar sampai 100%.

Tapi kalaupun itu terjadi...

Jujur saja, aku tak bisa membayangkan Aominecchi akan kalah.

Wah, lagi-lagi dia melakukannya!

Formless Shot!

Kagami!

Apa?

Shot Aominecchi yang sedang serius berhasil dihalaunya?

Hal yang sangat sulit dipercaya.

Ataukah...

Kemampuan Kagami berada di atas Aomine?

Aku sih tak keberatan, kalau kau memang mau diberi hiburan.

Tapi itu kalau kau bisa mengatasinya dengan mudah.

Sialan!

Serangan Aomine berhasil dihentikan?

Luar biasa!

Nice defense, Kagami!

Sebenarnya apa yang terjadi?

Kenapa Kagami bisa mengikuti gerakannya?

Apa, Kagami mampu membaca gerakan Aomine?

Tidak, itu mustahil.

Meski begitu,

kecepatan Aomine bukanlah sesuatu yang bisa dihalau kalau harus menunggu dia bergerak terlebih dahulu.

Sulit menjelaskannya dengan kata-kata, tapi aku merasa kalau aura Kagamicchi saat ini

sangat mirip dengan seekor binatang buas.

Entah dari mana dia mempelajari kemampuan seperti itu.

Ya. Saat masih muda pun, kita selalu kesulitan saat menghadapi pemain seperti dia.

Begitu rupanya. Dia pasti menemui Alex.

More Indonesian subtitles for Kuroko's Basketball

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left