200 baris pertama.
Karena topan pertama tahun ini,
perjalanan kelas ke Destinyland dibatalkan.
Tidak!
AKU MAU KAU MENGANDUNG PEWARISKU
GIM YANG LUAR BIASA
Apa itu tadi? Ilusi?
Aku Mau Kau Mengandung Pewarisku.
Aku Mau Kau Mengandung Pewarisku.
Aku Mau Kau Mengandung Pewarisku.
Sekuel baru, Sengoku Koi Emaki: Aku Mau Kau Mengandung Pewarisku!
Judul itu gila.
Apa yang dimaksud "pewaris" itu...
Kurasa artinya persis seperti kedengarannya.
Ini gim untuk semua umur,
jadi jika ada adegan dewasa, aku yakin adegan akan diputus.
Tapi sekuel biasanya hadiah yang memenuhi semua keinginan pemain gim otome ,
memungkinkan mereka menikah dan menikmati hidup sebagai pengantin baru.
Jadi, sepertinya Bu Tanaka akan tidur dengan Hitotose.
-Berapa probabilitasnya? -100%!
Tapi itu hanya terjadi di gim,
jadi itu bukan masalah besar, Murai.
Jangan meremehkan gim ini.
-Adik, lakukanlah. -Siap.
Sengoku Koi Emaki adalah serial populer dengan enam judul termasuk yang baru ini.
Kesuksesannya berkat alur cerita yang luar biasa.
Di industri gim otome ,
konon setiap karya penulis ini dijamin akan populer.
Dia bahkan menulis naskah untuk drama sejarah.
Di sekuel ini, tantangan sebenarnya adalah tak tidur dengan karakter gim.
Orang-orang sepertimu berpikir gim otome hanya gim percintaan untuk wanita.
Jangan jelekkan gim itu tanpa tahu apa-apa.
Kau tak harus suka atau memahaminya,
tapi hormatilah sebagai seni ciptaan seseorang yang mendedikasikan hidupnya.
Jika kau tak bisa lakukan itu, kau tak berhak menghakimi!
Ingatlah itu!
Aku akan mengingatnya.
Lalu bagaimana, Murai?
Sudah bagus kau bisa menggigit pipinya,
tapi jika mereka , Hitotose akan menang.
Tampaknya tak ada cara menghentikannya.
Kau harus beli tiap salinan gim agar hanya kau yang menguasainya.
Dengan uang keluargamu, kau bisa melakukannya.
-Itu dia. -Apa?
-Aku hanya bercanda. -Itu dia, Hirai!
Tidak, bukan itu!
Aku akan menguasainya.
Kali ini, aku tak akan hanya meniru Hitotose,
tapi menyerap Hitotose.
Aku akan merasuki Hitotose!
Gambar hanya untuk referensi.
Hei! Berarti kau juga akan tidur dengan Hitotose?
Aku tak mau melakukannya!
Aku ikut saja terakhir kali, tapi yang pewaris ini aku tak mau!
-Kiri... -Kiwi.
Aku akan ikut selama yang kau mau, Murai.
Aku siap melahirkan sekitar 5.000 bayi.
Apa? Kalau begitu aku juga ikut. Jangan tinggalkan aku.
Hitomi, Yuuka, kapan gimnya dirilis?
Bulan depan.
Prapesan selesai.
Aku berangkat ke sekolah.
Hati-hati di jalan!
Kau lupa tasmu.
Waktunya berkumpul.
Semuanya, pakai baju kalian dan duduk.
Tidak boleh ada kembang api di kelas.
Apa?
- Duduk rapi. -Kenapa semua duduk dengan benar?
Benar juga. Ini kelas persiapan kuliah.
Budayanya tampaknya berbeda dari jurusan seni atau Kelas B.
Yoshiki Yamakado, 32 tahun. Ketua Guru.
Guru pengganti untuk kelas 2-1.
Sepertinya kalian semua duduk tepat waktu. Sebenarnya agak menakutkan.
Bisakah beberapa orang berdiri dan berjalan-jalan?
-Pak Yamakado! -Ya?
-Di mana Bu Tanaka? -Dia cuti.
Apa? Kapan dia akan kembali?
Tenanglah.
Aku ingin menamparnya seperti dirimu.
Jangan samakan aku dengan Bapak!
Maaf.
Bu Tanaka sedang cuti dan aku lupa kapan dia akan masuk lagi.
Informasi itu seharusnya cukup bagimu.
Apa alasan dia cuti? Kunjungan keluarga? Bapak tahu, kan?
Kau pikir aku agen CIA?
Tidak juga.
Sungguh? Baguslah kalau begitu.
Aku akan keluar dari sini begitu kubacakan pengumumannya.
Bersabarlah sebentar, sekitar 30 detik.
Apa-apaan ini?
Hanya karena Tanaka mengambil cuti,
anak itu terus mencecarku. Menakutkan!
Tunggu, kalau dipikir-pikir, Tanaka bersikap agak...
Tunggu...
Pak Yamakado, sudah 30 detik.
Bapak belum membaca pengumuman apa pun.
Tidak perlu dipikirkan.
Tidak ada pengumuman.
Omong-omong, Murai, ada waktu sebentar setelah ini?
Kegembiraan telah tiba.
Kegembiraan telah tiba.
Apa alasanku mengambil cuti?
Tentu saja, untuk menikmati kegembiraan memainkan gim ini!
Aku tak peduli apakah kurir itu tahu kalau aku seorang otaku atau bukan.
Dia dan aku pada akhirnya akan mati.
Segala sesuatu di dunia bersifat sementara.
Jadi, untuk saat ini, aku ingin nikmati hidup yang singkat ini.
Sepanjang hidupku sebagai otaku , sudah berapa lama kunantikan momen ini?
Aku ingin menyanyikan lagu penghargaan kepada semua dewa di seluruh dunia!
Mulai gimnya!
RUANG SERBAGUNA
Bapak ingin berbicara denganku?
Aku akan menanyakan pertanyaan yang cukup spesifik.
-Kau suka pasta kacang merah manis? -Ya.
Kedengarannya kita tidak akan cocok. Tidak, bukan itu.
Ada apa? Apa aku melakukan kesalahan?
Tidak, ini hanya intuisiku yang sangat terasah.
Apa kau dan Tanaka kekasih?
Apa?
Maaf jika aku salah.
Tapi setelah hidup beberapa dekade, kita bisa mengetahui hal-hal semacam itu.
Atau aku saja yang begitu?
Bapak salah.
Lalu kenapa kau begitu kesal dia mengambil cuti?
Karena aku meminta Bu Tanaka untuk meninjau proyekku
berdasarkan penelitian pribadiku tentang sejarah budaya makanan Jepang.
Begitu rupanya.
Itu alasan yang bagus mengingat aku menanyakannya tiba-tiba.
Kenapa kau begitu yakin itu bohong?
Karena matamu bergetar seperti kepakan sayap kupu-kupu.
Tapi Bapak tidak punya bukti.
Belum. Itu sebabnya aku bertanya kepadamu di sini.
Sebelum kau salah bersikap dan meninggalkan bukti.
Kunci emosi hormonal remaja itu dalam penjara pikiranmu.
Tunggu ...
Sebagai anak di bawah umur, kau akan dilindungi,
tapi Tanaka akan tamat.
Dia akan dijebloskan ke penjara sungguhan.
Aku tak mengerti semua ini.
Kau pikir aku ini siapa?
Aku mungkin terpilih lewat lemparan anak panah, tapi aku tetap ketua guru.
Kepala Sekolah.
Baik itu anak menyebalkan sepertimu
atau Tanaka, dengan sikapnya yang tak pantas sebagai guru baru,
tugasku adalah melindungimu.
Pelajaran berikutnya akan segera dimulai, aku permisi dulu.
Satu hal lagi.
Beri tahu temanmu, si bodoh di Kelas B,
untuk berhenti menonton film porno selama pelajaran.
Kepalaku pusing.
Ada apa? Kau sedang datang bulan?
Hei, diamlah.
Pak Yamakado mungkin mengetahuinya.
Mengetahui apa? Maksudmu aku menonton film porno di kelas?
-Dia jelas tahu itu. -Astaga.
Yang mungkin dia ketahui adalah perasaanku terhadap Bu Tanaka.
Bahkan, dia hampir yakin akan hal itu.
Astaga, kau dalam masalah. Yamakado si guru sastra klasik?
Pembimbing klub kaligrafi dan ketua guru,
alias Hades, Dewa Dunia Bawah. Dengan kata lain, kau sudah tamat.
Tapi dia tak sepenuhnya tahu, kan?
Dia tidak punya bukti, kan?
Benar, tapi mataku bergetar saat mencoba mencari alasan.
Kau tidak akan suka ini, Hirai, tapi aku punya ide bagus.
Tak apa-apa. Aku sudah terbiasa dengan hal-hal seperti itu darimu.
Tidak boleh! Berengsek!
Kenapa aku harus meminjamkannya agar bisa berperan sebagai pacar Murai?
Hei, aku bukan milikmu. Aku juga bukan objek yang bisa dipinjamkan.
Tapi apa kau sungguh tak keberatan dengan ini? Dia menolakmu, ingat?
Aku tak keberatan.
Saat teman dalam kesulitan, wajar untuk menolongnya.
Aku keberatan dengan ini!
Aku mau bantu Murai, tapi aku cinta kau! Yayoi, kau menggemaskan!
Aku mau berkencan denganmu dan melakukan hal-hal nakal!
Bagaimana menurutmu perasaanku saat kau lakukan itu dengan sahabatku?
Ayolah. Aku tak tahu apa yang kau bayangkan,
tapi Murai hanya perlu menunjukkan kepada Hades bahwa dia punya pacar.
Tak satu pun delusimu akan terjadi.
Diam. Senyummu sangat mencurigakan.
Kurasa ini tak akan berhasil.
Lagi pula, aku tak mau bersikap mesra kecuali dengan Bu Tanaka.
Murai, apa yang kau bicarakan?
Kurasa kau tak mengerti situasi yang kau hadapi,
jadi biar kujelaskan.
Kau menghadapi eksekusi.
Jika tak mau orang tercintamu dipenggal, lebih baik lakukan saja.
-Lakukanlah. -Ya.
Kita biasa bermain pura-pura saat masih anak-anak, ingat?
Aku jadi ibunya dan kau ayahnya.
Ini sama saja, hanya saja di depan orang lain. Mudah, bukan?
Ya, aku bersedia melakukannya.
Kalau begitu, aku jadi teman sekantor ayah yang bekerja sambilan sebagai pembunuh.
Kalau begitu, aku jadi kekasih gelapnya ibu.
Baik, ayo kita selesaikan akting ini
agar bisa ke tempat Hirai dan main gim otome!
Siap!
Permisi!
Siapa kau? Itu bukan seragam sekolah kami. Apa kau penyusup?
Bisa Bapak beri tahu aku di mana ruang kelas 2-1?
Aku mencari pacarku.
No comments yet. Be the first to leave one.