Go!

Go!

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

Go 2020 1080p WEBRip x264-RARBG Indonesian
Komentar oleh nortwing
Netflix Official Subtitle , runtime 1:43.09 , 24.000 fps

Tag

webrip
web
x264
BRip
1080
Diterbitkan pada: 2020-03-14
Unduhan: 24
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

PERSEMBAHAN NETFLIX

SELAMAT DATANG DI BUSSELTON

Semakin dekat, tapi tidak semakin baik.

Wah.

Tak terlihat seperti ini di internet.

Ya, aku tak ingat warnanya seperti sosis.

Astaga, ini tempat sampah!

Tidak terlalu buruk.

Bisa diperbaiki.

Kita mulai dengan itu.

Oke, itu kotak terakhir, Bu.

Terima kasih, Jack. Aku akan lihat toko baru.

Bagaimana jika kita bertemu di sana?

Tenang, Bu.

FESTIVAL BUSSELTON

Hei.

Butuh bantuan?

Sebenarnya, kau dapat undangan.

Ibunya tahu kita pindah ke sini.

Gokart itu untuk anak-anak, Bu.

Kau masih anak-anak.

Lebih baik main gokart daripada lakukan cupcake di mobil Ibu.

- Itu disebut aksi donat. - Aku tahu apa namanya.

- Hentikan itu. - Aku bahkan tak kenal siapa pun.

Itu intinya. Kau akan ke sekolah dengan mereka setelah liburan berakhir.

Entahlah.

Ini pilihanmu. Kau pergi ke pesta,

atau kau diam di sini dan membantuku sepanjang sore.

Kau tahu, karena platypus bertelur, lalu menghasilkan susu,

dia satu-satunya hewan yang bisa membuat puding sendiri.

Tunggu. Kau tertawa bersamaku atau menertawakanku?

Bersamamu. Ya.

Aku Colin. Colin Faber.

Jack. Jack Hooper. Senang bertemu denganmu.

Mereka sangat cepat.

Benar, bukan?

Aku agak gugup soal mengendarai gokart.

- Aku belum pernah melakukannya. - Sama.

Tapi aku yakin kita bisa.

Ayo. Kita bertualang.

Siapa pria keren itu?

Dean Zeta.

Juara kart wilayah. Dia akan juara Nasional tahun ini.

Ingat saat kutanya kau menertawakanku atau bersamaku?

Satu menit yang lalu.

Dia dan teman-temannya menertawakanku.

Minggir.

Aku tahu. Mereka vulgar,

tapi aku lebih suka abaikan mereka dan lanjutkan hidupku.

Ayo.

Itu memalukan.

Ya!

Bagaimana kabarmu?

Aku datang, Bung!

Ayo.

Minggir!

Jangan takut, Kawan.

Hai, Patrick.

Mike.

Terima kasih sudah adakan pesta di sini. Kuhargai bisnisnya.

Ya, tentu saja.

Sudah kau pikirkan soal melatih anakku?

Tak bisa.

Dean dapat peluang di Nasional tahun ini.

Dia butuh pengalaman agar siap.

Kau akan jadi aset besar bagi tim kami, Patrick.

Seperti kataku, itu

- takkan terjadi. - Kenapa tidak?

Karena anakmu tak cukup berbakat dan

aku tak bisa ajarkan itu.

Ya.

Hei.

Sudah berapa lama kau karting?

Sekitar sepuluh menit.

- Sungguh? - Ya.

Kau cukup hebat.

Aku tak tahu. Maksudku, aku tergelincir.

Karena kau pergi ke luar jalur.

Di sana banyak kelereng.

Ada kelereng di lintasan?

Bukan kelereng seperti itu.

Semua kotoran dan karet dari ban tersapu ke luar,

dan saat kau melindasnya, itu sangat licin.

Oh. Aku Jack.

- Mandy. - Senang berkenalan.

Jadi kau

balapan karts?

Ya, tapi aku lebih suka membuatnya lebih cepat.

Jadi, kau semacam montir?

Mereka sebenarnya disebut teknisi, tapi ya.

Aku ingin bekerja di Formula 1 nanti.

- Keren. - Mandy.

Siap dengan kuenya.

Baik.

- Baiklah, sampai nanti. - Ya.

- Selamat ultah. - Terima kasih.

- Anjing bagus. - Terima kasih.

Sepertinya dia rabies.

Apa masalahmu?

Saat kau berputar, kau hampir membuatku keluar.

Kau marah karena aku hampir mengalahkanmu.

Itu tak akan terjadi.

Aku sudah menang.

Dan kau tahu itu.

Jangan menghalangiku.

Ini peringatan pertama dan satu-satunya.

Kelihatan sekali, ya?

Selamat ulang tahun

Selamat ulang tahun

Kenapa pakai rompi yang sama?

Ibu dan ayah Mandy.

Dia seperti pembalap mobil. Punya tim.

- Hip hip. - Hore!

Kenapa pria keren itu di sana?

Oh, Dean? Dia kakaknya Mandy.

Tentu saja.

Aku takkan mengalahkanmu, ya, Ayah?

POLISI

Selamat malam, Dennis.

Setelah semua yang terjadi di Sydney, kau bawa mobilku lagi,

dua hari setelah tiba di sini?

Ibu, aku di antah berantah.

Maksudku, tak ada lalu lintas.

Dan aku mengendarai mobil station wagon.

Bukankah begitu?

Kau lakukan aksi donat di tempat parkir kosong, Nak.

Tanpa SIM.

Maafkan aku, Pak. Takkan terjadi lagi.

Nah,

karena tak ada yang rugi,

kulepaskan dengan peringatan.

Peringatan keras.

Jika aku menangkapmu lagi, kau akan dapat masalah besar.

Paham?

Aku harus pergi.

Cabut.

Aku...

Opsir Barry Johansen,

- namaku. - Maaf. Christine Hooper.

Senang bertemu.

Kau baru pindah ke sini?

Ya, kami menyewa sebuah toko di Queen Street.

- Sungguh? - Ya.

Itu bagus.

Aku mungkin akan melihatmu nanti.

Di masa depan, mungkin.

Baik.

Selamat malam.

Terima kasih, Opsir.

- Sampai jumpa. - Jack!

Apa?

Kau melakukan donat lagi?

Ada apa?

Tak ada.

Kenapa kau terus lakukan itu?

- Entahlah. - Bukan alasan yang cukup bagus.

Suatu hari, keberuntunganmu habis.

Takkan berakhir baik.

Kuharap kita bisa bangun kehidupan di sini.

Kau bisa beri tahu aku apa saja, oke?

- Kau mau bicarakan Ayah... - Aku baik-baik saja.

Aku beli rasa sosis karena cocok dengan warna rumah ini.

Keren. Ini mahal sekali.

Jadi,

kau digigit oleh serangga balap.

Apa itu saat kau tak bisa berhenti pikirkan betapa cepatnya itu?

Dan kau merasa itulah tugasmu di bumi.

Itu dia.

Maka aku sudah kena.

Nah,

kurasa itu bagus.

Sekarang...

Sebaiknya kau berbalik,

pulang,

dan tak bicarakan ini lagi.

Maaf?

Ada balap tiga putaran di mana kau berputar dan selesai terakhir,

kini kau ingin jadikan itu pekerjaanmu?

Kau tahu apa yang lebih baik?

Kumpulkan semua dolar yang kau punya,

punya orang tuamu, dan teman-temanmu...

dan beli kapal terbaik yang kau bisa.

Parkir di tengah pelabuhan.

Ledakkan,

melihatnya tenggelam.

Itu masih lebih baik

daripada menjadi pembalap.

Wah.

Kau yang terburuk.

Menyerahlah, Nak. Kau tak mau cara hidup ini.

Dan hargamu terlalu tinggi.

Pantas tak ada yang datang.

Kami baru buka tiga jam lagi.

Oh, pantas saja.

Sebenarnya,

aku ingin kehidupan ini.

Bukan itu masalahnya.

Aku tak punya cukup uang untuk bayar sewa.

Maksudku, aku tak punya uang.

Ini bukan amal.

More Indonesian subtitles for Go!

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left