Girl Most Likely

Girl Most Likely

Unduh Subtitle Indonesian

Informasi rilis

Girl Most Likely [BluRay] -YIFY-
Komentar oleh Ikude

Tag

BluRay
Diterbitkan pada: 2015-04-09
Unduhan: 47
Tuna Rungu: No

Pratinjau subtitle Indonesian

200 baris pertama.

Tak ada tempat seperti di rumah.

Tak ada tempat seperti di rumah.

Tak ada tempat seperti di rumah.

Maaf, aku...

Ini tidak bagus.

Apa lagi, Imogene?

Oke.

Aku tak tahu pendapatmu, Ny. Rossi,

tapi mana mungkin aku mau pulang...

...ke pertanian kumuh di Kansas.

Setelah melihat semua yang Oz tawarkan.

Maksudku, ini tidak masuk akal.

Kalian sependapat denganku, kan?

Memang begitu akhir ceritanya.

Cerita yang klasik!

Itu juga agak kedaerahan, jika kau tanya padaku.

Aku tidak tanya.

Bisakah aku sarankan alur yang lebih bagus?

Tidak! Ikuti alurnya seperti yang tertulis...

...atau kuberikan peran utamanya pada Stacy!

Tak ada tempat seperti di rumah.

Rumah itu sangat menakjubkan!

Rumah yang penuh kasih sayang!

Bla... Bla... Bla.

Joe, aku butuh taksi.

Tidak masalah.

Ini Peter. Tinggalkan pesan.

Hai, ini aku lagi.

Kau tak pernah pulang, jadi kukira kita bisa bertemu di sana?

Kuharap kau tidak keberatan.

Telepon aku.

Ini Peter. Tinggalkan pesan.

Hei, ini aku.

Jika kau tiba duluan, bisakah kau tunggu di luar?

Aku ingin sekali jalan bersama.

Ngomong-ngomong, aku barusan lewat di tempat...

...kau memegang tanganku pertama kalinya.

Telepon aku, kumohon.

Telepon aku.

Sial.

Ini Peter. Tinggalkan pesan.

Oke, aku baru sampai, dan berjalan masuk. Kau di sini?

Aku di sini. Ponselku di mode getar.

SMS saja jadi aku bisa menemukanmu. Aku di sini.

Hai. Imogene Duncan.

Dua tahun lalu, pemuda dari Newark...

...menerobos masuk ke Whitney Museum merusak jendela dengan bata.

Dia mengincar gambar-gambar itu.

Kejahatan yang terjadi malam itu tak ada hubungannya dengan memecahkan jendela,

atau tinggal di New Jersey.

Ini ada hubungannya dengan menyangkal anak.

Di mana saja kau?

Aku terjebak panggilan.

Dan itu sebabnya "Yayasan Seni" ini dibuat,

agar tak ada lagi anak, yang memecahkan jendela.

Ide itu muncul begitu saja, saat James dan aku berbulan madu.

Aku sadar kalau ingin menjadi lebih dari seorang istri,

dan penulis, dan desainer interior.

Aku sudah pikirkan hal yang sama.

Itu sudah jadi bebanku.

Tapi kau pernah menikah?

Hampir.

Kami hidup bersama, dan kami sudah bicara soal itu.

Keluarga Peter orang Belanda.

Ya, dan mereka orang yang sangat progresif.

Mereka percaya pada serikat rohani, seperti jiwa yang terikat.

Itulah yang ia katakan padaku, hal yang sangat romantis.

Seperti bagaimana orang gay bisa menikah.

Austen dan aku mulai beramal untuk itu.

Untuk kaum gay?

Adiknya lesbian,

dan kami cuma ingin ikut terlibat.

- Luar biasa! - Wow!

Aku tak sangka dia lesbian.

Aku sudah tahu dia lesbian. Maksudku, aku pernah ke Spence.

Kudengar Andover juga punya banyak yang seperti itu.

Ya, aku tahu.

Bukankah itu tempatmu bersekolah, Imogene?

Andover? Tidak, itu Peter.

Jadi, di mana kau--

Dia dari New Jersey.

Aku suka patung itu... Abe Lincoln.

Itu fenomenal...

Dia punya senyuman kecil.

Apa yang dia pikirkan?

Aku kekenyangan.

Mereka semua ingin keluar malam ini. Menyenangkan sekali.

Malam ini sungguh membuatku merenungi betapa beruntungnya kita.

Dan semua keindahan yang kita dapatkan.

Museumnya, tamannya.

Bangunan 100 tahun.

- Pepohonan... - Imogene,

aku harus pindah.

Apa?

Aku sudah mulai mencari apartemen.

- Apa maksudmu? - Dengar,

aku bisa bantu dengan sewa beberapa bulan...

...sampai kau tahu harus bagaimana.

Kau serius? Peter!

Kau bilang jiwa kita terikat. Kau bilang begitu.

Kuceritakan pada semua orang!

Ini bukan tentang jiwa, oke?

Ini tentang apakah dua orang benar-benar ingin bersama.

Imogene? Libby ingin menemuimu di kantornya.

Sekarang juga.

Itu keluargamu?

Ya. Itu gengnya.

- Kebun anggur? - Tiap musim panas sejak aku lahir.

Bagaimana dengan keluargamu?

Aku dibesarkan di Atlantik dekat pantai, jadi...

Tiap hari seperti musim panas, kan?

Tidak seperti itu.

Tiap hari seperti tertusuk kayu, berulang-ulang.

Aku memanggilmu di sini...

...karena aku sudah baca blurbs-mu.

Tapi aku tak bisa ubah ini ke Dan.

Kenapa tak bisa?

Pertama, karena kau menyebut Dames di laut,

"Hal yang tak signifikan, kalau bukan menjengkelkan,

"bercampur lesu dan sitkom satu kalimat."

Kau sudah lihat? Karena itu ditempatkan sangat baik.

Bisa memenangkan Tony.

Dan, terus terang, kami tak peduli itu baik atau buruk.

Kau bukan peninjau.

Tugasmu hanya menggambarkan dalam lima kalimat atau kurang...

...dan membuatnya terdengar menarik.

Mungkin kau tak menyadari...

...kalau aku dapat beasiswa Hollingsworth untuk penulisan naskah,

atau New York Magazine menempatkanku sebagai penulis naskah mereka?

Aku tidak tahu. Terima kasih sudah mencuri perhatianku.

Sama-sama.

Oke.

Kami pasti tak ingin berdiri di caramu menulis perkembangan karirmu.

Jadi...

Ya.

Apa artinya, "Ya" itu?

Ya.

Kau boleh pergi.

Ini Peter.

Aku tahu harusnya tak menelpon di jam kerja.

Tapi, aku kehilangan pekerjaanku di majalah.

Dan aku...

Aku sekarang mengalami masa yang sulit.

Aku tahu ini bukan urusanmu, tapi...

Aku cuma berpikir mungkin...

...kau bisa datang dan menemaniku biar sebentar?

Imogene, aku...

- Aku sedang kerja. - Aku tahu, aku cuma...

Aku merasa tak percaya diri untuk sendirian sekarang.

Apa? Apa maksudmu?

Maksudku aku takut kalau kau tidak datang, aku mungkin...

...akan melakukan itu.

Imogene.

Atau mungkin sudah kulakukan.

Apa yang kau lakukan?

Peter...

kalau kau mencintaiku kau akan datang. Tolonglah?

Baiklah.

Selamat tinggal, dunia.

Hidupku hanyalah percikan cahaya dalam kegelapan.

Terlalu redup untuk ruangan.

Terlalu singkat tak seperti kobaran api.

Bagaikan angin penderitaan yang memadamkan cahayaku,

surga sambutlah aku dengan pelukan yang lebar.

Imogene?

Halo?

Kau di sini?

Imogene, kau biarkan pintumu terbuka.

Ada pesan di atasnya. Kurasa pemiliknya sedang kesal padamu.

Imogene, aku mampir untuk mengambil...

...anting Cartier yang kupinjamkan padamu.

Imogene.

Ya Tuhan.

Halo? Imogene?

Imogene, kau bisa mendengarku?

Ya Tuhan.

Ya Tuhan!

Oh, ya Tuhan!

Astaga, Imogene.

Halo. Ayah?

Ayah, ini Dara.

Astaga, ayah.

Imogene telah tiada!

Dia pergi begitu saja.

Aku tak tahu bagaimana memeriksanya!

Imogene.

Imogene.

Oh, astaga!

Bersulang.

Dan Penghargaan Tony kategori Penulis Terbaik jatuh kepada...

Imogene Duncan!

Aku penggemarmu!

Tidak. Akulah penggemarmu.

Terima kasih.

Oh, terima kasih banyak. Oh, astaga!

Begitu banyak orang yang ingin aku terima kasih.

Tapi yang paling penting, si luar biasa, suami Belandaku, Peter.

Aku akan mencintaimu selamanya. atau harus kubilang...

Ke-10 juta kalinya,

aku tak mencoba bunuh diri.

Komentar

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left